بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

MENGULAS TANYA JAWAB DENGAN USTADZ HAFILUDIN


Dalam konteks kali ini,kami mengajak para pembaca sekalian menyimak pembicaraan kami dengan para petinggi LDII.dalam mengungkap ada apa dengan LDII.diantara pembicaraan tersebut sebelumnya kami memperkenalkan orang yang telah bersuara tentang doktrin mereka sendiri.

Ustadz Hafiludien.

beliau adalah Pakubumi/Ustadz Senior (staf pengajar tetap pondok pesantren Pusat LDII KEDIRI).

Kami bertanya :ada beberapa jamaah resah dengan penyampaian mubalig yang mana mubalig tersebut menyampaikan kepada jamaah,begini pak selama ini kita mendapatkan ijtihad dari imam tidak boleh sholat dengan orang luar,tapi dari mubalig ini memperbolehkan sholat dengan orang luar.(bagaimana menurut bapak?).

Pak Hafiludien :ya..?! tidak boleh,

Kami bertanya :tetap tidak boleh ya?

Pak hafiludien :tetap gak boleh.itu keliru,kemanqulannya keliru,MANQULannya keliru.

Kami bertanya :jadi bagaimana kemanqulan yang pas pak,?

Pak hafiludien :tetap ga boleh,

Kami bertanya :tetap ga boleh sholat dengan orang luar ya?

Pak hafiludien :iya tetap ga boleh, kalau sudah terjadi supaya di ulangi sholatnya.

Kami bertanya :kalau umpama dia terlanjur sholat dengan orang luar,di ulangi lagi ya pak?

Pak hafiludien :ya di ulangi lagi,kalau terpaksa dan tidak bisa menghindar ya niatnya di niati sholat sendiri.bukannya kita bermakmum pada mereka. saat nabi ditanyakan oleh sahabat Hudaifah bin Yaman bagaimana kalau tidak menjumpai imam dan jamaah jawab nabi Fa’tazil tilkal firoqoh kullaha pisahilah semua firqoh yang ada.yang di pisahi apa? Yang dipisahi ibadahnya mereka.

Kami bertanya :berarti kita harus jauh dari mereka?

Pak hafiludien :iya.!kita tidak boleh beribadah bersama mereka. Fa’tazil tilkal firoqoh kullaha pisahilah semua firqoh yang ada.yang dipisahi maksudnya adalah ibdah bersama mereka.

Kami bertanya :berarti kita harus menyelisi dan punya dinding dengan mereka.?

Pak hafiludien :ya…untuk ibadahnya aja,tapi kalau urusan jual beli, pergaulan silahkan yang penting tidak terpengaruh.jangan ibadah bersama mereka,sholat bermakmum pada mereka,itu ga boleh.

Dan dalam jamaah sudah lazim,sudah sesuai kemanqulan,jangan merubah kemanqulan yang ada.

Kami bertanya :Insya Allah sudah cukup nanti kapan-kapan ada perttanyaan lagi kami akan bertanya lagi pada bapak ya?

Pak hafiludien :iya.

Demikian tanya jawab kami dengan Ustadz Hafiludien.dan

Menarik kesimpulan bahwa :

1.sholat dan bermakmum di belakang orang yang bukan

Kelompoknya maka tidak sah hukum sholat tersebut.wajib mengulanginya.

2. kalaupun terpaksa sholat berjamaah dengan orang luar maka niatnya berjamaah diganti dengan sholat sendiri.

3. jamaahnya harus terpaku dengan ilmu manqul,walau mungkin keliru ilmu manqul tersebut wajib diilkuti dan tidak bisa di ubah.

4. mereka masih mengkafirkan orang diluar kelompoknya.karna dari amalan saja orang luar tidak diterima.

Comments
15 Comments

15 Response to "MENGULAS TANYA JAWAB DENGAN USTADZ HAFILUDIN"

Anonim mengatakan...

wahhhhhhh ini hasil dari taqiyah mereka...sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga.... nabi kita tidak pernah mencontohkan berjuang dengan cara berbohong.......saya sangat setuju pada dewi parastina dalam membuka kedok mereka dalam mendangkalkan aqidah umat...
heran... ketika mereka yang di gubris mereka alihkan ke masyarakat pada umumnya....

SULTHON AULIA mengatakan...

Assallamualaikum...
wahai jamaahku... kepada satu2nya jamaah. dimanasaja, kapan saja, dan bagaimanapun keadaannya supaya mempelajari ISLAM dengan ilmu. (mangkul, musnad dan mutasil), oleh karenanya ikutilah AL-allama Syaikh yg ada di Makkah dan Madinah. ( sumber aslinya Islam )
Makkah/ www.al-islam.com
Madinah/ www.radiorodja.com (LIVE MADINAH)
Saudi Arabia/ www.islamhouse.com
Smoga Alloh paring Aman, slamat, lancar dan Barokah...
Menyampaikan salam2 dari saya kepada semua jammah dimanapun berada... Selamat berjuang...!

Dark-Blast mengatakan...

Semuanya HOAX semata, si pembuat blog bahkan tidak berani mencantumkan profil / biodata / alamat sebagai pertanggung jawaban di mata hukum.

Kalau semua hal yg di bicarakan memang benar, tentunya Si pembuat Blog ini dengan tenang akan membeberkan identitasnya sebagai kekuatan hukum atas pertangungjawabbannya semua yg di tulis.

ini cuman HOAX

Sumbernya benar2 gak bisa di percaya..

BUANG BUANG WAKTU AJA!

Anonim mengatakan...

Saya bersaksi bahwa Info ini adalah valid dan bisa dipertanggung jawabkan. Melihat ilmu agama dan seluk beluk yg diinfokan dimilis ini bisa diduga yg memberi masukan adalah termasuk Mubaligh senior dan orang yg dekat dgn pembesar islam jamaah ldii. Mengenai tdk memberikan profil data/bio data dsbnya adalah hak seseorang, yg jelas tdk seperti anggota islam jamaah ldii yg suka berbohong kepada orang diluar komunitasnya yg mereka sebut orang hum.

yudi suroboyo mengatakan...

dark blast. serem bangets... islam itu indah, rohmat jauh dari kegelapan.
dark blast = kegelapan.
serreemm rek...

gasaga mengatakan...

oke

Anonim mengatakan...

Blog sesat, ditulis oleh calon penghuni neraka. Iblis dajjal akan bersama bloger ini nanti di neraka jahannam.

sempur mengatakan...

LDII boleh2 saja sholat di belakang orng non LDII,buktinya di makkah

Anonim mengatakan...

Iya...

354 mau sholat di belakang orang luar...

tapi cuman di mekkah...

selain itu...???

RODDUN...!!!

Anonim mengatakan...

betul, di mekkah massa LDII mau bermakmum di masjid al haram. lalu bagaimana di indonesia pak atau di tempat selain masjidilharam?
bukankah diijtihadi oleh imam untuk tidak bermakmum dengan "orang luar"? kalaupun terpaksa bermakmum dengan orang luar bukankah diperintahkan untuk sholat munfarid ( secara fisik iya berjamaah dengan orang luar, tapi dihati diniati sholat sendirian, kan gitu tuh ajaran di 354). sholat munfarid ini justru tidak ada tuntunannya sama sekali, maka sholat munfarid ini adalah bentuk kebid'han. banyak sekali orang 354 yang rumahnya sangat dekat dengan masjid ( tapi masjid 'orang luar') malah memilih solat sendirian dirumah daripada sholat berjamaah dimasjid, padahal azan terdengar berkumandang. bukankah perintah Rasulullah adalah melakukan sholat berjamaah apabila mendengar azan?. massa 354/LDII akhirnya lebih mengindahkan ijtihad imam (dengan praktek tidak mau sholat berjamaah dengan orang islam diluar golongannya dari pada menunaikan perintah Rasulullah untuk sholat berjamaah di masjid).akhirnya, ijtihad imam mampu menggeser perintah Rasulullah. ini adalah pemberhalaan model baru. anda new comer ya pak di blog ini? ngga apa-apa, yang penting harus tahu pak, di blog ini isinya banyak kaum muslimin yang dulunya tulen banget 354. jadi insya Allah benar-benar tahu semua fenomena 354 dan bentuk-bentuk taqiyahnya.

Anonim mengatakan...

Mas Sempur..,
Anda kok seperti bilang ke orang2 yg baru saja di amar makrufi supaya mau masuk ke LDII. DI sini ini mantan2 LDII semua mas, petekol2nya malah. kok sampeyan ngomong gitu mas..mas..

Asal sampeyan tau, semua yg di bhitonahkan (dirahasiakan)di sini udah dikupas/ditelanjangi semua.

Anonim mengatakan...

mas sempurr baru baca postingan awal udah gatel banget pingin nimbrung.....lihat, dan baca terus mas sempur...insya Allah bermanfaat

Segala uneg2 yang bila ditanyakan ke mubaleg kelompok sampe mubaleg pusat, imam kelompok sampe imam pusat jawabanya "pokoe mangkule ngene yo ngene !!! jangan jadi seperti bani israel yang sering tanya!!!, ato malah dihukumi terpengaruh, ato malah dikatakan resolusi.."

NAH... disnilah tempatnya uneg-uneg tersebut dikeluarkan....kalo habis pertanyaanya silakan merenung dulu kemudian tanya lagi.....Insya Allah akan dijawab dengan jelas sejelas-jelasnya, dan tidak akan dikatakan kaya bani israel, tidak dikatakan resolusi, tidak dikatakan terpengaruh.....

richard mengatakan...

saya anggota LDII baru 1 tahun masih anak bawang, saya pernah pesantren NU waktu SMU, dan ikut holakoh orang2 PKS, pernah juga jadi kost binaan hizbuttahrir, tapi keilmuan tentang agama saya baru saya rasakan di LDII, saya tahu kutubussitah, zikir pagi sore, dan sunnah2 yang lain serta meningalkan bidah2 yang dulu di kerjakan. diakui atau tidak belum ada gerakan dakwah lain yang bisa memberikan ilmu agama se efektif LDII, biasanya hanya pengajian biasa sedangkan ilmu hadist dan quran hanya berputar di kalangan ulamanya saja. belum saya temui ada ulama yang mau datang kerumah memberikan ilmunya tanpa pamrih. mudah2an yang keluar dari LDII mendapatkan tempat menimba ilmu yang lebih baik, karena diluar sana tersebar ajaran ahli bidah, syiah, sufi,al assayariah dan kelompok lainnya.

Anonim mengatakan...

1.pengajian di LDII memang rutin dan rajin. tapi sayang di sana tidak dibudayakan seleksi hadits. sehingga meskipun anda pelajari kutubussittah dimungkinkan anda jadi keliru karena mengamalkan hadits lemah apalagi yang bertentangan dengan hadits shohih.juga di sana tidak dibiasakan mengkaji syarah hadits dari 'ulama yang mu'tabar. contohnya pada hadits "barang siapa mati dan tidak ada tali baiat di lehernya maka matinya jahiliyah" berkata muballigh LDII: matinya kafir. padahal tidak ada ulama yang berpendapat begitu.pemahaman ini senada dengan segolongan yang mudah mengkafirkan kaum muslimin karena dosa yang dilakukan,mereka adalah penganut bid'ah khowarij.
2. sebenarnya efektifitas menuntut ilmu sangat berkaitan dengan mujahadah masing-masing individu. kalau orangnya rajin, dalam beberapa tahun saja dia sudah menguasai materi dengan baik, menghafalnya. alangkah lebih baik kalau pemahaman tentang materi itu diambil dari ustadz yang berpedoman pada ijma' dan pendirian ulama yang mu'tabar.

Anonim mengatakan...

saya jujur keluarga dari ayah LDII. tapi saya alhamdulilah tidak mengikuti ajaran tersebut. memang betul informasi tersebut saya alami sendri sejak saya kecil. setelah saya SMA saya berani keluar dari ajaran aliran tersebut..
bahkan ajaran ini mengharamkan menyatukan cucian kaumnya dengan orang diluar LDII. katanya NAJIS.. islam kok gini