بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

COBALAH BERTANYA DALAM HATI KALIAN WAHAI JAMAAH MADIGOL....

Mengapa ketika Nabi kita memerintahkan sesuatu malah imam madigol mencegah perintah itu!!!
Mau buktinya...? Tunggu,saya akan beberkan satu persatu...
sholat berjamaah sedangkan imam sholat itu adalah orang luar/non 354 di anggap tidak sah,alasannya sholat kok di imami oleh orang kafir,imami oleh orang yang tidak pernah manqul,tidak pernah berbaiat,tidak jamaah,dan sebagainya.penyebab dari alas an itu mereka berkeyakinan sholatnya tidak akan di terima Allah.
Mengapa demikian keyakinan itu sampai ada pada mereka?
Pertama:mereka mengacu pada dalil tentang masalah bid’ah,salah satu contohnya dalil yang berbunyi aballahu an yaqbala amalan shohibi bid’ah hatta yad’a bid’atahu”Allah menolak amalan orang yang memiliki/beramal bid’ah sehingga dia meninggalkan bid’ahnya. Dalil seperti ini kemudian dijabarkan oleh Madigol bahwasanya sholat berjamaah dengan wong jobo/orang luar jamaah itu tertolak juga,tidak bisa di terima,kata Madigol”ai mardudun tai bonjrot”.
Kedua:mereka mengacu pada dalil…LA YAHILLU LITSALATSATIN…..(TIDAK HALAL BAGI TIGA ORANG YANG HIDUP DI PERMUKAAN BUMI KECUALI DENGAN MENGANGKAT SEORANG IMAM DIANTARANYA),dalil ini sebenarnya mereka gunakan untuk memvonis kafir pada kaum muslimin di luar golongannya.tapi juga dilarikan kepada maslahat sholat berjamaah,madigol berkata”karna orang luar jamaah(non LD**) sudah jelas hukumnya kafir maka tidak usah sholat bermakmum di belakang mereka “.
Ketiga:mereka mengacu pda dalil…Hudzaifah bin yaman…FA’TAZIL TILKA FIROQOH KULLAH”MAKA SEMUA FIRQOH HARUS DI HINDARI..dalil ini mereka artikan kalau sholat berjamaah hindari firqoh-firqoh alias hindari golongan islam yang lain.
Makanya jamaah dilarang sholat dengan orang luar,kalau sampai terjadi maka sholatnya tidak sah,wajib di ulang kembali”.ketika jamahnya melaksanakan sesuai perintah imam tetapi mengalami kendala di tengah masyarakat karna jamaah tidak mau sholat dengan orang luar yang akhirnya menjadikan insiden sebab doktrin yang dibawanya masjid mereka ada yang di bakar,dirobohkan dan sebagainya.laporan tersebut di ajukan kepada imam Madigolism untuk mencari solusinya,dan ternyata imamnya mengeluarkan ijtihad “tetap tidak boleh sholat dengan orang luar kalau terjadi harus di ulangi”.dan di waktu yang lain fatwa imam berubah lagi “ boleh sholat sendiri hanya saja niatnya di rubah dengan niat sholat munfarid/sholat sendiri”.
B E R S A M B U N G

WASIAT PALSU

Kali berikutnya...saya akan menceritakan tentang keadaan Pak Gober...mau tau kisahnya...

Pak Gober adalah Jamaah 354 yang udah gaek...tapi diantara keluarganya belum ada yang iman (tdk sejalan dengan Pak Gober)...ketika ajal Pak Gober telah tiba...keluarganya segera berkumpul,yahh mungkin mau dengar pesan-pesan terakhir....
tapi Pak Gober kedahuluan mati...

keluarganya,mulai membenahi semuanya,karna para tamu yang akan melayat segera tiba,,,eeehhhh mendengar pak Gober meninggal...para pengurus 354 tidak tinggal diam...mereka juga datang ke rumah kediaman Pak Gober meminta agar mereka yang akan mengurusi jenazahnya Pak Gober,pihak keluarga Pak Gober tak ada yang setuju kalau jenazahnya Pak Gober di ramut oleh 354.(bukan kenapa-kenapa)...

dan jamaah 354 meninggalkan kediaman Pak Gober,ternyata mereka bermusyawarah dan mendapat ide dari Mubalignya untuk membuat surat wasiat palsu yang isinya"pernyataan langsung dari Pak Gober,bahwa mayitnya tidak boleh keluarganya yang mengurus,yang wajib mengurus adalah jamaah 354",dengan di bubuhi materai 5000 dan tanda tangan di palsukan....Ide ini dia dapatkan dari imamnya.

akhirnya mereka kembali,tapi dengan wajah yang baru (pengurus lain yang datang bertandang)dan bermaksud menyampaikan surat wasiat yang telah di rekayasa,maklum...bohong karo wong jobo ora duso...halal-halal wae...
(kalau berjalan yang penting selamat,kalau berdebat yang penting menang,apa saja bisa di lakukan untuk wong jobo)
ternyata keluarganya Pak Gober menyerah dengan surat wasiat rekayasa....

apa di daerah anda pernah terjadi hal yang serupa...????

berikan komentar anda...

ustadz....JUM'ATAN KOK DI RUMAH....kok bukan di masjid...

ceritanya di awali ketika sugeng (nama samaran)dia adalah mubalig or ustadnya 354....kerjanya serabutan...maklum katanya baru pulang dari tugasan....di kampungnya tempat sambung dan masjid jamaah agak jauh jaraknya..dua kali naik angkot...
tapi....bagaimanapun keadaannnya sugeng dia harus tetap sambung...

nah...ketika keuangannnya sudah habis...sugeng mulai pinjam uang sana sini...uang yang di dapatkan dari hasil pinjem...tak lain di gunakan untuk transportasi mau sambung datangi pengajaian rutin...salut dech ama kefahaman sugeng yang tak ingin luput dari kehadirannya di masjid jamaahnya....

tapi deblek....

sugeng mulai mikir bagaimana dia nyauri utang-utangnya...

hari jum'at telah tiba...uang sugeng sudah tak cukup lagi untuk jum'atan...dia kelabakkan...suara azan di masjid yang berada di samping rumahnya sudah di kumandangkan... ....sugeng masih aja terlihat seperti orang linglung...mondar-mandir di depan rumahnya...

tetangganya berkali-kali ngajak sugeng...dengan panggilan "ustadz ayo sholat"...

tiba-tiba ibunya sugeng datang menghampiri sugeng dan memberi uang seadanya...

si sugeng ngambek ama ibunya sambil bergumam"dari tadi kek di kasih..."
tapi sudah terlambat...andaikata naik ojekpun sugeng sudah ga bisa jumpai sholat...

ibunya nyaranin sugeng agar sholat aja di masjid yang di samping rumah...sugeng malah mlototin ibunya yang gak se akidah dengannya...

ibunya bertanya"emang kenapa kau gak mau sholat jum'at di sini?"

gak kenapa...kenapa..." ujar si sugeng...

andi kemana bu?

ibunya menjawab" tuh...lagi persiapan mau sholat juga"...

sugeng pun memanggil adiknya "Andi...Andi...ayo temanin kakak mau sholat..."

Andi pun menyahut "iya kak"..

Andi keheranan...ketika melihat tingkah kakaknya yang lagi asik nggelar sajadah di dalam kamar...terus mengambil buku yang bertuliskan arab semuanya...(buku khotbah khusus intern 354)...

sugeng pun nyuruh adiknya untuk azan....Andipun hanya ikut2an apa yang di suruh oleh kakaknya...

setelah azan....Andi disuruh duduk di depannya sugeng...

sugengpun mulai membaca khotbahnya yang isinya tidak bisa di pahaminya apalagi di pahami si Andi adiknya...


Andi mulai gelisah...kok arab terus yang dibaca...kapan bahsa Indonesianya....
sambil bergumam Andi mengatakan "ustadz...JUM'ATAN KOK DI RUMAH...KOK BUKAN DI MASJID...

Andi mulai gak tenang...mikirin agamanya kakaknya kok lain...

setelah sholat di selesaikan....


Andi langsung beranjak pergi...

tapi Sugeng menahannya...sambil bertanya "kamu mau kemana?"

ga kemana-mana...kok sholat jumatnya dirumah? bukannya di masjid!!!!!"tanya andi kepada kakaknya

sugengpun menjelaskan..."adanya kakak gak sholat dengan mereka karna sholat dengan mereka tidak akan di teriama oleh Allah...karna mereka mengerjakan bid'ah...sambil membacakan dalil Aballahu an yaqbala amalan shohibi bid'ah hatta yad'a bid'atahu...Allah tidak akan menerima amalannya orang yang menegerjakan bid'ah sehingga dia mau meninggalkan bid'ahnya...meninggalkan bid'ah pun tidak cukup....setelah dia tinggalkan bid'ah dia harus berjamaah berimam berbaiat...kalau tidak! hidupnya tidak halal alias masih kafir...dalilnya (LIHAT DISINI)
itulah alasan kakak ga mau sholat dengan mereka...karna mereka kafir...

lebih baik jum'atan sendirian daripada jum'atan berjamaah

hari itu adalah hari jum'at dan waktu telah menunjukan jam 02.13 WIT...KM DOROLONDA berlabuh di pelabuhan Balikpapan...seperti biasanya warga 354 yang ingin menyeberang pulau dengan menggunakan kapal itu...sambil bercerita...pengurus berkata"di kapal ini ada mubalig kita (orang jamaah),dia di bagian dapur(sebut saja namanya Indra),jadi kalau makan kita gak perlu repot antri...nanti Indra yang senantisa menyediakan makanan kita...

saya pun ingin sekali bertemu dengan Indra....barangkali saya mengenalnya...eh ternyata bener..Indra berasal dari tanah Minahasa...
sambil bercerita dengan Indra...saya bertanya-tanya..."mas...di kapal ini ada berapa orang iman(orang jamaah)"?indra menjawab"wahh...hanya saya aja orang iman disini"...

terus kalau mas mau jumatan bagaimana...seperti hari ini....mas biasanya jumatan dimana? indra pun menjawab"saya ga pernah jum'atan..."

saya bertanya lagi"emang kenapa mas
"bagaimana mau jum'atan...disini kan ga ada jamaahnya..."jawab Indra



saya mencoba bertanya lagi..."loh...di di geladak paling atas ada musholahnya dan ada jumatannya kok"

sambil wajah sedikit cemerut indra menjawab"wah masa kita mau gabung dengan orang kafir...mending saya sholat sendiri..."