بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

ketika sunnah memelihara jenggot dilarang


sejarah ini tidak pernah usang di mata Madigoliyah...yakni pelarangan masalah memelihara jenggot...sebenarnya apa yang mereka ikuti...ketika sunnah untuk memelihara jenggot pun di larang...permasalahan larangan bukan karena haram atau tidak,akan tetapi hanya untuk memanipulsi zaman...

setelah ada insiden atau tragedi Bom Bali...banyak pihak yang menanggapi bahwa itu adalah teroris dan benar ulah teroris...setelah menemukan pelakunya ternyata hampir semua pelakunya adalah pria yang notabenenya berjenggot....sehingga yang di sebut2 jenggot itu di identikan dengan kawanan teroris

ceritanya ini menjadi arsip tersendiri bagi bangsa Madigol...bangsa yang memiliki jaringan bawah tanah....dengan semestinya arsip di di kelolah menjadi sebuah komite ijtihad imam yang harus di taat oleh bangsanya.

tak di elakkan,ijtihad pun turun tapi ijtihad ini tidak seperti manuver ijtihad pelarangan sholat berjamaah dengan orang luar jamaah...karna masih sebagian orang berjenggot dengan alasan variabel.tapi bukan alasan menegakkan sunnah...atau pula bolehnya memelihara jenggot asalkan dia tidak tersentuh dengan dunia luar,alias kehidupan dan kekehariannya ada di dalam pondok atau markaz...karna kalau keluar maka akan menyibak keadaan sehingga akan menjadi permasalahan mendalam.

konteksnya....semua pelarangan itu adalah bukti ketakutan mereka ketakuatan pada polemik yang berkembang bahwa ciri dari teroris adalah berjenggotdan takut apabila nyata2 terendus bahwa mereka adalah jelmaan dari ISLAM JAMAAH. hipokrit mulai bertabu....
padahal alasan yang sangat tepat di kemukakan dari pengikut sebelumnya,bahwa kita (warga Madigol sudah banyak masalah,maka jangan memperbanyak masalah),maksudnya dengan memelihara jenggot hanya akan mendatangkan kecurigaan yang sangat,karna jenggot masih tetap di identikkan sebagai komuni teror...itu lah yang dianggap memperbanyak masalah...

ingin lihat tentang jenggot...klik disini

Comments
90 Comments

90 Response to "ketika sunnah memelihara jenggot dilarang"

Anonim mengatakan...

assalamu alaikum....wah kalau menelusuri cerita yang di ceritakan di atas ada benarnya...kalau LDXX ada dalam masalah besar...karna jenggot telah mereka artikan akan mendapatkan masalah karna di identikkan dengan golongan teroris.lalu bagaiman kita dalam mencitai nabi kita keika sunnahny aterbengkali oleh karna pemikiran licik mereka..semoga saudara kita LDxx sadar atas kesalahannya

Anonim mengatakan...

Sayapun baru tahu alasan LDII yg sebenarnya mengenai masalah jenggot...hmm..makin kebuka kedok aslinya..

Anonim mengatakan...

saya pernah berbincang masalah ini dengan salah seorang yang lama hidup dilingkungan ldii bahkan salah seorang pengurus besarnya di luar jawa.

saya cuma bilang sama dia , kamu itu tidak konsekwen , bukankah ubaidah dan krewnya dulu pada berjenggot ??? ( si rumah orang tua saya ada foto itu yang dibuat dalam ukuran besar ).
bahkan sekarangpun para penggedemu banyak yang berjenggot .
kalaulah jenggot itu dilarang maka kenapa kamu mau mengikuti kata-kata penggedemu dan pendahulumu yang juga berjenggot.

itulah cara beragamanya orang bingung

Anonim mengatakan...

Abu faruq, di/pada 10 Oktober 2009 pada 15:14 Dikatakan: r

Sesungguhnya telah jelas antara HAQ dan BATIL sebagaimana SIANG dan MALAM. Kalo para asatidz salafy (wahaby) di indon&malay rujuk kpd AQIDAH AHLI SUNNAH WAL JAMA’AH ASY’ARIYAH maka pasti mereka akan kehilangan FULUS dr KERAJAAN SAUDI yg mana mereka ini menyediakan fasilitas bg tentara kafir AMERIKA CS utk membantai org2 ISLAM yg tdk sepaham dg salafy wahabi (SALAFY WAHABY TELAH MENYELISIHI PRINSIP AL WALA’ WAL BARA’ YG SELALU MEREKA DENGUNGKAN DI MAJELIS2 & KITAB2 MEREKA SENDIRI). Salafy mengklaim mereka adalah FIRQOTUN NAJIYAH/THOIFAH AL MANSUROH sebagaimana yg mrk tulis di majalah2 mereka, selain salafy semua masuk neraka sama dg pemahaman LDII di indon yg tlh difatwakan oleh MUI mereka adalah kelompok SESAT. S’moga sodara2 SALAFY WAHABY segera TOBAT KEMBALI KEPADA AQIDAH ASWAJA sebelum ajal menjemput. Ana lama di salafy t’rus keluar dr jamaah salafy stlh banyak melihat kerancuan2 didalamnya(NGAKU PALING AHLI SUNNAH TAPI GONTOK2AN MULAI ASATIDZ AMPE MURID2NYA DI DUNIA OFF LINE MAUPUN ON LINE LEBIH PARAH DR PREMAN NAUDZUBILLAH).

Anonim mengatakan...

buku mana yang mencatat perihal demikian? dan mana bukti fulus yang mreka dapatkan daei kerajaan saudi....buktikan kitab mana bro?

Anonim mengatakan...

Buku “Menyingkap Tipu Daya dan Fitnah Keji Salafi Wahabi” (1) : Wahhaby Penipu Ummat
Posted on April 10, 2010 by salafytobat

MENGELABUI UMAT ISLAM DENGAN MENGAKU SEBAGAI “PENGIKUT ULAMA SALAF”
Sudah diketahui secara luas, bahwa kaum Salafi & Wahabi ini mengaku sebagai “pengikut ulama salaf”. Dengan modal pengakuan itu, ditambah lagi dengan banyak menyebut rujukan kitab-kitab atau perkataan para ulama salaf, mereka berhasil meyakinkan banyak kalangan awam bahwa mereka benar-benar “salafi” dan ajaran Islam yang mereka sampaikan adalah ajaran yang murni yang tidak terkontaminasi oleh bid’ah.

Tahukah anda, bahwa itu semua hanya sebatas pengakuan yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Mereka tidak benar-benar mengikuti para ulama salaf, bahkan mereka sungguh tidak sejalan dengan para ulama salaf. Mengapa begitu, apa buktinya?

Jawabannya, karena kaum Salafi & Wahabi ini tidak menjadikan seluruh ajaran ulama salaf atau pendapat-pendapat mereka sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan beragama, tetapi yang mereka lakukan sebenarnya adalah memilih-milih (mensortir/menyeleksi) pendapat para ulama salaf yang sejalan dengan faham Salafi & Wahabi. Lalu hasil seleksi (sortiran) itu kemudian mereka kumpulkan dalam bentuk tulisan-tulisan yang menghiasi fatwa-fatwa mereka tentang bid’ah. Kemasan seperti ini berhasil menipu banyak orang, padahal fatwa-fatwa atau sikap beragama mereka banyak yang bertentangan dengan para ulama salaf. Contohnya:

a. Kaum Salafi & Wahabi yang mengaku beribadah selalu berasarkan sunnah Rasulullah Saw. sepertinya tidak suka memakai ‘imamah (sorban yang dililit di kepala), padahal itu adalah sunnah Rasulullah Saw. yang dikerjakan oleh para ulama salaf, seperti Imam Malik bin Anas (lihat Ad-Dibaj al-Madzhab, Ibrahim al-Ya’muri, juz 1, hal. 19).

b. Kaum Salafi & Wahabi menganggap bahwa membaca al-Qur’an di kuburan adalah bid’ah dan haram hukumnya, sementara Imam Syafi’I & Imam Ahmad menyatakan boleh dan bermanfaat bagi si mayit (lihat Fiqh as-Sunnah, Sayyid Sabiq, juz 1, hal. 472). Bahkan Ibnul-Qayyim (rujukan Kaum Salafi) menyatakan bahwa sejumlah ulama salaf berwasiat untuk dibacakan al-Qur’an di kuburan mereka (lihat Ar-Ruh, Ibnul Qayyim al-Jauziyah, hal. 33).

Anonim mengatakan...

c. Kaum Salafi & Wahabi berpendapat bahwa bertawassul dengan orang yang sudah meninggal seperti Rasulullah Saw. atau para wali adalah bid’ah yang tentunya diharamkan, padahal para ulama salaf (seperti: Sufyan bin ‘Uyainah, Imam Abu Hanifah, Imam Malik bin Anas, Imam Syafi’I, Imam Ahmad, Imam Ibnu Khuzaimah, Imam Thabrani, dan lain-lainnya) bukan duma membolehkannya, bahkan mereka juga melakukannya dan menganjurkannya (lihat Membongkar Kebohongan Buku “Mantan Kiai NU Menggugat Shalawat & Zikir Syirik”, Tim PCNU Jember, hal. 37-54).

d. Kaum Salafi & Wahabi tidak mau menerima pembagian bid’ah menjadi dua (sayyi’ah/madzmumah & hasanah/mahmudah) karena menurut mereka setiap bid’ah adalah kesesatan, padahal Imam Syafi’I (ulama salaf) telah menyatakan pembagian itu dengan jelas, dan pendapatnya ini disetujui oleh mayoritas ulama setelah beliau.

e. Kaum Salafi & Wahabi seperti sangat alergi dengan hadis-hadis dha’if (lemah), apalagi yang dijadikan dasar untuk mengamalkan suatu amalan yang mereka anggap bid’ah, padahal ulama salaf seperti Imam Ahmad bin Hanbal dan Ibnu Mahdi menganggap hadis-hadis dha’if sebagai hujjah dalam hukum. sedangkan para ulama hadis telah menyetujui penggunaan hadis-hadis dha’if untuk kepentingan fadha’il a’mal (keutamaan amal). (Lihat al-Ba’its al-Hatsis, Ahmad Muhammad Syakir, Dar al-Kutub al-’Ilmiyah, Beirut, hal. 85-86).

f. Para ulama salaf tidak pernah mengharamkan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. atau yang lainnya sebagaimana yang difatwakan kaum Salafi & Wahabi sebagai bid’ah tanpa dalil terperinci.

g. Para ulama salaf tidak pernah memandang sinis orang yang tidak sependapat dengan mereka, dan mereka juga tidak mudah-mudah memvonis orang lain sebagai ahli bid’ah, apalagi hanya karena perbedaan pendapat di dalam masalah furu’ (cabang). Imam Ahmad yang tidak membaca do’a qunut pada shalat shubuh tidak pernah menuding Imam Syafi’I yang melakukannya setiap shubuh sebagai pelaku bid’ah.

Anonim mengatakan...

Masih banyak hal-hal lain yang bila ditelusuri maka akan tampak jelas bahwa antara pemahaman kaum Salafi & Wahabi dengan para ulama salaf tentang dalil-dalil agama sungguh jauh berbeda. Jadi, sebenarnya kaum Salafi & Wahabi ini mengikuti ajaran siapa?

Pendapat para ulama salaf itu bagaikan barang dagangan di sebuah Supemarket, bermacam-macam ragam, jenis, dan warnanya. Kaum Salafi & Wahabi memasuki “Supermarket ulama salaf” itu sebagai pelanggan yang punya selera tertentu. Anggaplah bahwa pelanggan itu penggemar warna merah, dan ia menganggap bahwa warna merah adalah warna yang sempurna. Maka, saat memasuki Supermarket tersebut, ia hanya akan memilih belanjaan yang serba merah warnanya. Setelah itu ia bercerita kepada setiap orang seolah-olah Supermarket itu hanya menjual barang-barang berwarna merah.

Pada tahap berikutnya, ia meyakinkan orang bahwa dirinya adalah penyalur resmi dari Supermarket “merah” tersebut, sehingga orang-orang percaya dan merasa tidak perlu datang sendiri jauh-jauh ke supermarket tersebut, dan tentunya mereka merasa cukup dengan sang penyalur resmi “gadungan” dalam keadaan tetap tidak tahu bahwa supermarket “merah” itu sebenarnya juga menjual barang-barang berwarna hijau, biru, kuning, putih, hitam, orange, dan lain-lainnya.

Ya, kaum Salafi & Wahabi ini tampil meyakinkan sebagai “penyalur resmi” ajaran ulama salaf, dan mereka berhasil meyakinkan banyak orang bahwa ajaran ulama salaf yang murni adalah seperti apa yang mereka sampaikan dalam fatwa-fatwa anti bid’ah mereka. Pada akhirnya orang-orang yang percaya tipu daya ini mencukupkan diri untuk memahami ajaran ulama salaf hanya melalui mereka. Padahal, si “penyalur gadungan” ini sebenarnya hanya mengumpulkan pendapat ulama salaf yang sejalan dengan tendensi pemikirannya sendiri, lalu menyajikannya atas nama mazhab ulama salaf. Jadi, yang mereka sampaikan sebenarnya bukan ajaran ulama salaf, melainkan hasil seleksi, persepsi, dan kesimpulan mereka terhadap ajaran ulama salaf. Beda, kan?!!

Anonim mengatakan...

sy warga LDII ga pernah dengar bahwa LDII melarang untuk memelihara jenggot.....

Anonim mengatakan...

klo salafi sesatt...berarti org2 yg keluar dr LDII menuju salafi menuju kesesatan...memang ngepasi dalil "brg sp yg menyimpang mka akan disimpangkan oleh ALLOH".....munyerrr

Anonim mengatakan...

oh ya yang berhujjah bahwa salafi/wahabi itu sesat tolong kalau berhujjah disebutkan lengkap kutipannya, supaya ketahuan belangnya antum sekalian. ana telah rujuk sumber2 yang antum bilang itu, ternyata antum hanya menyimpukan perkataan ulama dengan pengelabuan dan dusta, megutip sebagian dan menyebutkan sebagain, benar kata pra ulama salaf dahulu, "ahli bid'ah itu berdusta dan mereka tidak peduli (tidak malu)".

Anonim mengatakan...

WAHHABI GUNA HADITH PALSU DALAM AKIDAH…apa hukumnya?!
Posted on March 25, 2010 by salafytobat

Bahaya Akidah Wahabi WAHHABI GUNA HADITH PALSU DALAM AKIDAH…apa hukumnya?! WAHHABI GUNA HADITH PALSU DALAM HAL AKIDAH…APAKAH HUKUMNYA WAHAI WAHHABI?! Kitab yang telah discan diatas adalah: KITAB WAHHABI BERJUDUL ‘FATHUL MAJID FI SYARH KITAB AT-TAUHID’. DALAM KITAB TERSEBUT AMAT JELAS WAHHABI BUAT HADITH PALSU MAKZUB DUSTA TERHADAP NABI MUHAMMAD DENGAN MENDAKWA NABI BERSABDA ‘ALLAH DUDUK [...]

Anonim mengatakan...

Bukti Al-bany Wahhaby Tidak percaya Izrail Malaikat Maut


Albany seorang ajam jahil yang diberi gelar kehormatan sebagi muhhadis oleh kaum wahhaby najd lagi lagi buat ulah. Tidak puas dengan merusak kurang lebih 1200 hadis, dengan mendoifkan hadis bukhary muslim dan sebaliknya meshahihkan haids hadis palsu dean doif. kini albany dan pengikutnya kembali menentang ijma ulama ahlusunnah dengan mengatakan bahwa : “Malaikat maut bukan bernama izrail”
Untuk membantah fatwa sesat golongan badui gunung najd wahhaby ini maka silahkan cek rujukan dibawah ini :

- Qadhi iyadh mengatakan bahwa : ” Konsensus / Ijma ummat bahwa malaikat maut bernama izrail”

(Kitab asyifa bitahrif huqub al mustafa, Juz 2)

Al-Qadhi ‘Iyadh al-Maliki (544 H) adalah ulama ahli fiqh dan hadist penulis kitab syarah muslim dengan judul Ikmal al-Mu’allim bi fawaid Muslim dsb. dan banyak lagi kitab kitab beliau lainnya.

- Ibnu kastir dalam tafsirnya menyebut nama malaikat maut adalah izrail.

- Hadis Riwayat Imam baihaqi dan athabrani menyebutkan bahwa MALAIKAT MAUT BERNAMA IZRAIL

- Imam al andalusi (Imam Tafsir alqur’an) menyebutkan bahwa “Malaikat maut bernama Izrail”. (kitab Bahr Al muhit dalam tafsir surat assajadah ayat 11).

- Bahkan Ibnu Taymiyah yang wahaby katakan sebagai imamnya. Dalam kitab Majmu fatwa ibnu Taymiyah katakan : “Maliakat pencabut nyawa bernama Izrail”.

- Bahkan pendiri gerakan sesat wahhaby Muhhamad bin Abdul wahhab Annajdy pun mengtakan : “Malaikat maut bernama Izrail” !. Lihat kitab tulisannya Ushul al iman.

-Lebih dari 22 kitab aqidah utama rujukan ahlusunnah pengikut 4 madzab sunni mengatakan bahwa malaikat maut bernama Izrail.

Ini bukti kitab kitab rujukan ahlsuunnah yang menyatakan Bahwa Maliakat maut bernam Izrail:

Anonim mengatakan...

Bukti Albany Palsukan dan mendhaifkan Kitab Hadis Imam Bukhary
Posted on February 23, 2010 by salafytobat

Bukti Albany Palsukan dan mendhaifkan Kitab Hadis Imam Bukhary

Saksikan videonya

Syaikhul islam DR. Muhammad Tahir Qadri menjelaskan kesesatan wahhaby (salafy palsu) dan kesesatan Syaikh Albany alwahhaby. Beliau menjelaskan dan membuktikan bahwa Albany telah memalsukan kitab adabul mufrad Imam Bukhary dengan:

- membuang hadis-hadis yang tidak sesuai denagn nafsunya

- MENDOIFKAN hadis-hadis yang telah dishahihkan Imam Bukhary dsb

Anonim mengatakan...

OOOOOOOOOOOOOOOALAAAHHH!!!!!!!!!!!! TERNYATA SALAFY IT KAYAK GITU THO.....AQ KIRO APIK TERNYATA DIANGGAP SESAT OLEH Syaikhul islam DR. Muhammad Tahir Qadri PADAHAL BELIAU ADALAH ULAMAK YG JOSS.....UNTUUUUUUNG AQ MASIH DALAM JAMAAH...SEMAKIN MANTAP DLM JAMAAH..JANGAN TERPENGARUH,SLALU TETP MNETAPI Q.H.J....KARNA ALLOH SAMPE MATI...

Anonim mengatakan...

xaxaxaxaxa.......... islam jama'ah udah gabung menentang manhaj salaf bersama kaum penyembah kubur .... saksikanlah Ya Allah !!!

Anonim mengatakan...

Untuk saudaraku ldii, coba andanya memberikan hujah atau dalilnya mengenai kewajiban ilmu manqul dan kalau bisa memberikan beberapa contoh dalil pengajian ldii yg isnadnya muthasil sampai kanjeng nabi Muhammad...itulah dari sekian masalah yg ditanyakan warga ldii yg kritis..

Anonim mengatakan...

menurut sy anda yg berkta "kaum penyembah kubur" punya akal n ilmu yg dangkal....banyak2 belajar boss..kubur kok di sembah......xaxaxaxaxaxa.....,ngaku2 manhaj salaf tapi kok yg di pake hanya yg sesuai nafsux aj..aplagi sampe berani MENDOIFKAN hadis-hadis yang telah dishahihkan Imam Bukhary dsb .......masaALLOH...SAKSIKANLAH YA ALLOH.....GA ISIN.........

Anonim mengatakan...

wajar aja klo LDII divonis oleh salafi banyak memakai hadist doif ,ternyata kyk gitu salafi kelakuanya....msaALLOH.....

Anonim mengatakan...

Wahabi Salafi Neo Khawarij
Khawarij dahulu dan Neo Khawarij saat ini (Wahabi)
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani
ditranslasi dari The Approaching to Armageddon
diambil dari http://mevlanasufi.blogspot.com


Aliran Khawarij muncul pada masa tabiin. Mereka kelompok besar yang
terdiri atas ribuan muslim, kebanyakan berasal dari para penghapal Alquran dan yang berlebihan dalam ibadah, salat ataupun puasa. Mereka menyatakan bahwa semua sahabat dan orang-orang yang tidak mengikuti mereka sudah keluar dari Islam (murtad), kafir, dan wajib diperangi. Praktik mengafirkan (takfîr) sesama muslim dan mengangkat senjata untuk menghadapi pusat otoritas Islam, yaitu kekhalifahan, merupakan dan akan terus menjadi ciri khas kelompok Khawarij pada masa lalu dan kini.

Al-Bukhârî dalam Shahîh-nya menyebutkan orang-orang yang menerapkan
ayat-ayat Alquran secara tidak benar, misalnya ayat yang diturunkan mengenai orang-orang kafir, terhadap orang-orang Islam yang berbeda pendapat dengan mereka. Ibn ‘Umar memandang mereka sebagai makhluk Tuhan yang PALING BURUK, dengan mengatakan: Sesungguhnya mereka memberlakukan ayat yang diturunkan mengenai orang-orang kafir terhadap orang-orang beriman.

Anonim mengatakan...

Pada masa sekarang, pemberontakan bersenjata dan praktik mengafirkan
orang Islam telah terjadi di wilayah Arab bagian timur laut pada
peralihan abad ke-19 seperti yang ditulis oleh para cendekiawan Islam: Istilah Khawarij berlaku bagi kelompok yang bersimpang jalan dengan orang-orang Islam dan menganggap mereka sebagai orang-orang kafir, seperti yang terjadi pada zaman sekarang ini dengan para pengikut Ibn ‘Abd al-Wahhâb yang muncul di Najd dan menyerang dua tempat suci umat Islam.

Al-Shawî mengatakan: Kelompok Khawarij telah menghapus penafsiran
Alquran dan sunah, sehingga mereka menganggap halal membunuh dan merampas harta seorang muslim seperti yang bisa disaksikan pada masa modern ini pada sebuah aliran di Hijaz yang menamakan diri kelompok Wahabi. Kedua kutipan tersebut bukanlah hal baru. Kategorisasi Wahabi sebagai kelompok Khawarij telah menjadi tema dominan yang sering dibicarakan dalam heresiografi (ilmu kebid'ahan) Suni selama 200 tahun terakhir.

Belakangan ini, beberapa ulama mengritik aliran Wahabi atau “salafî”
sebagai kelompok yang secara politik tidak benar. Praktik mengafirkan menjadi ciri utama yang bisa dikenali dari kelompok neo-Khawarij pada masa modern ini. Mereka kelompok yang senang menghantam orang-orang Islam dengan tudingan kafir, bidah, syirik, dan haram, tanpa bukti atau pembenaran selain dari hawa nafsu mereka sendiri, dan tanpa memberikan solusi selain dari sikap tertutup dan kekerasan terhadap siapa pun yang berbeda pendapat dengan mereka.

Mereka sama sekali tidak ragu-ragu menjatuhkan hukuman mati terhadap
orang-orang yang mereka tuduh kafir, sehingga mereka benar-benar telah meremehkan kesucian jiwa dan kehormatan saudara-saudara mereka sendiri. Imam al-Nawawî berkata, “Orang-orang ekstrem merupakan kelompok fanatik yang sudah melampaui batas, dalam ucapan maupun perbuatan,” dan “keras pendirian.” Melakukan praktik takfîr terhadap sesama muslim merupakan ciri kelompok Khawarij, entah mereka menyebut diri sebagai kelompok “salafi”, Syiah, atau sufi.

Adalah sangat menyedihkan melihat orang-orang Islam dewasa ini yang memanggil saudaranya sendiri dengan ucapan, “Hai kafir!” ‘Abd
Allâh ibn ‘Umar meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: Barang siapa
berkata kepada saudaranya, “Hai orang kafir!” maka salah satunya pasti kafir. Baik itu kalau perkataannya benar, atau kalaupun tidak, maka julukan itu kembali kepada si penuduh. Jika saudaranya itu bukan orang kafir, maka tuduhan itu akan berbalik ke si pengucap.

Anonim mengatakan...

ternyata salafi mengkafirkan sesama muslim....."br sp yg menghina mk dia tdk akan mati sebelum dia dihina" wes jan.....ngaku pol dewe.....sering menyesatkan muslim yg lain....ngaku2 manhaj salaf....ga malu....

Anonim mengatakan...

kutip sana kutip sini pokoknya yg kayanya dukung dikutip yg nggak, pura2 gak lihat...CKCKCKCKCK begitulah ahli bid'ah

Fajar mengatakan...

LDII terkenal ya, moga² Allah paring barokah dan kelancaran....... Amin

Anonim mengatakan...

itulah salafi ga bsa menerima nasehat org lain.........bisanya cma nasehat,memvonis kafir n sesat ormas islam yg lain....pol dewe..kyak surga milikny sendiri....

Anonim mengatakan...

LDII memang bener bener terkenal...
Terkenal penipu ulungnya, pemboongnya, dustanya...
Mo bukti...????!!!.

Anonim mengatakan...

klo LDII penipu ,,berarti salafi mbahnya PENIPU.....Mau bukti.....?????!!!

Anonim mengatakan...

ya silahkan buktikan kalau anda bisa, bukan hanya fitnah, bahwa salafi itu mbahnya penipu...

Anonim mengatakan...

bukti sdh ada dpan mata pura2 ga lihat....yg kelhatan cocok dipake yg ga cocok pura2 g tau...

Anonim mengatakan...

oalah kang kang....kalau andanya hanya membaca tulisan itu orang aza,terus kemudian andanya sudah bisa berpendapat/menghakimi, ya kami bisa menduga bagaimana kwalitas andanya gitu...coba baca tulisan yg seabrek dari ulama besar masjidil Harom..nah bandingkan dgn tulisan itu orang.., lah kalau perlu andanya kang bisa menanyakan ke ulama akang baik pak Kasmudi..atau yg saat ini berada di Khud yg sdg berguru ulama di Masjidil Harom yg nota bene adalah ulama salaf...Kecuali andanya tdk percaya lagi ama ulama masjidil Harom, padahal jelas rukyah LDII islam jamaah sendiri boleh sholat berimam dgn ulam tersebut...

Anonim mengatakan...

makanya pelajari bahasa arab hai LDII dan kuburiun
dimata ldii semua kafirtau...kita semua katamereka masuk neraka semua.emangnya sorga milik madigul nurhasan yang matinya ketabrakmobil...dan hobinya harley...mana ada ulama hobynya ahrley .itu budaya amrika....baca tuh kitab kitab hadis jadi tau manayang sahih dan doifjangan nurut aja ama amir bawah tanahmu...

Anonim mengatakan...

sama2 membaca kok merasa pol dewe it cma sdikit msh buuuuanyak lg yg ditulis oleh ulama msjidil harom bahwa salafi yg skrg it hanya memakai hadist yg sesuai nfsunya aj,salafi palsu,ngaku2 manhaj salaf,kerjaanya memvonis sesat ormas islam yg lain...yg kmu mrasa benar sndiri...sadarlah saudaraku...

Anonim mengatakan...

Mo nanya nih,kalau ldii itu golonganb salaf pa kagag sih..???. Pa ilmunya bener2 manqul pa kagag sih...???. Apakah pengangkatan serta bentuk keamiranya sdh sesuai dgn pemahaman Qur'an Hadistkah???.Ulama masjidil harom siapakah yg membenarkan pemahaman keamiranya..???.

Anonim mengatakan...

jjr aza, slm ngaji di ldii tdk pernah menuliskan isnadz yg muthasil sampe Nabi Muhammad SAW, meskipun doktrinya ilmu manqul adlh wajiibb . Ilmu agama tdk manqul tdk syuah. Kalo bener dihukumi salah, apalagi kalo slh..!!!.Setahu sy, jalur isnadz ilmu agama ldii tdk pnh dilakukan dikelompok/desa/daerah, kecuali dikutip dr hadist ttt. Pertanyaanya, knp ya kalo mewajibkan ilmu manqul, tp kok saat ngaji tdk dijelaskan sanadz ilmu agama yg diperoleh mubaligh/mubalighotnya gitu??. Ktnya gak blh taqlid, tp kalo mubalighnya ditanya, sering mubalighnya menegur jangan banyak tanya, seperti kaumnya nabi Musa sj yg banyak tanya.., apakah ini tdk bisa disebut mubalihghnya bodoh krn kekurang ilmunya ato apa memang maunya membodohi rukyahnya heh.. ldii.

Anonim mengatakan...

LDII, Ahmadiyah, dan Syi’ah Tak Diundang Kongres Umat Islam

Tuesday, 27 April 2010 13:51 Nasional

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan Kongres Umat Islam. Tapi Syiah, LDII dan Ahmadiyah tak diikutserakan

Hidayatullah.com–Majelis Ulama Indonesia (MUI) memutuskan tidak mengundang sejumlah ormas bermasalah pada acara Kongres Umat Islam yang akan berlangsung 7 - 9 Mei 2010 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, nanti.

Ketua MUI, KH. Cholil Ridwan mengatakan, ormas yang tidak diundang adalah Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII), Ahmadiyah (JAI ataupun GAI), dan kalangan Syi’ah yang tergabung dalam IJABI atau organisasi serupa lainnya. Cholil Ridwan mengatakan, hal tersebut diputuskan dalam rapat pimpinan MUI yang berlangsung pada Selasa, (20/4) pekan kemarin.

Cholil menjelaskan, pada mulanya rapat steering committee Kongres Umat Islam-MUI juga tidak akan mengundang Hizbut Tahrir Indonesia, Majelis Mujahidin Indonesia, Front Pembela Islam, dan Jama’ah Ansharut Tauhid. Namun rapat pimpinan MUI memutuskan ormas-ormas tersebut jadi diundang dengan syarat mematuhi tata tertib kongres.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memutuskan tidak mengundang sejumlah ormas bermasalah pada acara Kongres Umat Islam “Tapi itu tidak berarti kita menyamakan ormas-ormas itu dengan LDII. (Awalnya) mereka sama-sama tidak diundang, tapi masalahnya beda, » kata Cholil Ridwan kepada hidayatullah.com, Selasa, (27/4), pagi tadi.

Cholil mengatakan, alasan tidak diundangnya ormas-ormas tersebut bermacam-macam. Ada yang punya masalah tersendiri dengan MUI, ada yang karena dinilai terlalu keras, kepengurusan ganda, kontroversi, sampai pada masalah ajaran ormas tertentu yang menyimpang.

Menurut Cholil, ketiga ormas yang tak diundang yang tersebut di atas lebih karena adanya ajaran menyimpang dalam organisasi mereka. [sur/hidayatullah.com]

Lantas apa benar ldii islam jamaah telah diakui MUI spt klaim islam jamaah ldii dalam tex notulen yg dibacakan beberapa bulan yg lalu????. Kalau tex tsb. tdklah benar artinya bukankah ini salah satu bentuk pembohongan. Diboongi terus..diboongi terus...!!!! Capeklah jadi rukyah, kenyang dgn makanan boong..

Anonim mengatakan...

kalo ldii dilarang MUI knpa LDII TIDAK DIBUBARKAN OLEH MUI....????? BAHKAN TAMBAH BERKEMBANG AJ...!!!! MUNGKIN ITULAH YG DINAMAKAN PERTOLONGANYA ALLOH...ALLOHUAKBAR..!!!,yg bener pasti dpt pertolongan...ITU JANJINYA ALLOH...

Anonim mengatakan...

ldii...

Anonim mengatakan...

SEMOGA MUI CEPAT TANGGAP, KALO MEMANG SESAT LDII SEGERA BUBARKAN, BIAR RUKYAHNYA GAK KEBERATAN MBAYAR ISRUN ALIAS JATAH PERSENAN KE AMIR TIAP BULANNYA. KASIHAN TU WARGA LDII JADI LUMBUNG DUIT IMAM MADIGOL, EH SALAH MID'AL.

ABDULLOH mengatakan...

Hendaknya smua mubalerg ldXX membuka hatinya untuk ilmu. silahkan cari ilmu...,
dan kpd Em emi australia, sy sarankan untuk berhenti menjilat..., dan jgn mengolok2 ulama zaman ini.
Sunan addarimi, yg sampean sampaikan laa islamaa ila bi jamaah..., inti permasalahan ternyata hadits tsb ilatani ( ada 2 cacat ) dalam rowi. ini jelas2 tdk bisa di pakai hujjah, utk mengkafirkan muslim di luar ldXX.

Anonim mengatakan...

SY LIHAT SALAFI SAMA LDII SAMA AJA SAMA2 MENGKAFIRKAN ORANG DILUAR ANGGOTANYA...PODO AE...!!GA USAHLAH MERASA POL DEWE...KOREKSI DIRI SENDIRI AJ......JANGANLAH MNGOREKSI ORANG LAIN...SALAFI YO MERASA BENER..LDII JG MERASA BENER ..NU JG MERASA BENER..SEMUA MERASA BENER...KALO INI DIBAHAS TERUS Y GA ADA HABISNYA...MEMANNG JAMAN SUDAH MULAI RUSAK..GONTOK2N...OPO GA MERASA DOSA....

Anonim mengatakan...

na udzubillah....sadarlah ya akhi...salafy tidak pernah mengkafirkan kaum muslimin...hanyalah khowarij seperti kaliaan yang brani mengkafirkan...sadarlah dari dosa2...pelajarilah kembali kitab al bidayah wannihayah karya ibn katsir pasti kamu akan mendapatkan gemilangnya aqidah siapa yang khawarij....
LD** tidak mau atau enggan mau mengkajikan kitab tsb karna akan ketahuan belang manhajnya...
hanya lewat lisan saja mengakui kitab ibn katsir tapi hingga kini kitab tsb tidak di kajikan...cobalah berfikir ya akhi...mengapa pengurus kalian menyembunyikan ilmu yang seharusnya kalian tau....
jadilah orang yang adil...saya sampai sekarang di LD** tapi hati saya sudah tdk dgn mrk...alhamdulillah di jakarta sendiri banyak sudah orang yang seperti saya....semoga sadar kalian madigolisme

Anonim mengatakan...

Anonim mengatakan...

"kalo ldii dilarang MUI knpa LDII TIDAK DIBUBARKAN OLEH MUI....????? BAHKAN TAMBAH BERKEMBANG AJ...!!!! MUNGKIN ITULAH YG DINAMAKAN PERTOLONGANYA ALLOH...ALLOHUAKBAR..!!!,yg bener pasti dpt pertolongan...ITU JANJINYA ALLOH...".

LDII gimana akan dibubarkan. Lah mo dibubarkan gimana wong mengaku tdk ada kaitanya dg islam jamaah, dan bahkan membantah dan berani bersumpah didepan MUI tdk ada kaitanya dgn islam jamaah...Saya rasa begitu mengakui bahwa LDII adalah mantelnya jamaah/melindungi keberadaanya jamaah, begitu menyatakan dgn jujur, saya percaya langsung selesai keberadaanya..alias cutel. Kalau kagag percaya..silahkan pak Abdulah Syam ketua LDII ngomong dgn jujur...

Anonim mengatakan...

Amirnya ngajari bohong/tdk jujur, ketua LDIInya ngajari bohong/tdk jujur, wakil 4 dan paku buminya ngajari bohong/tdk jujur..., ibarat guru kencing berdiri, murid kencing berlari..lah rukyahnya jadinya apa gitu, kalu bos2nya ngajari tdk jujur alias bohong...

Anonim mengatakan...

salafi udah biasa gontok2an,jdi pinter bersilat lidah...

Anonim mengatakan...

Senin, 05 Oktober 2009
ORANG2 YG KELUAR DARI LDII MENTEROR LDII SETELAH MEREKA MENYATAKAN KELUAR DARI KELOMPOKNYA.
Beberapa hari setelah mengadakan dialog,tekad keputusan saya telah bulat untuk keluar dari anggota Madigolism dan kembali kepada pemahaman Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam dan para shahabatnya.dan sebab setelah resmi saya keluar dari LDII lewat pemberitahuan secara darurat kepada pihak LDII,menjadikan KAMI marah dan tidak sedikit dari KAMI ada yang mengancam,menuduh dengan tuduhan keji,dan menteror saya baik secara terang-terangan atu SECARA ONLINE dan SMS.
Kemurkaan KAMI benar-benar di tunjukkan pada LDII,terlihat sangat jelas pada KAMI yang tadinya mengenal MEREKA dengan baik berubah dengan kebencian yang amat mendalam bahkan tidak mau tegur sapa apa bila berpapasan di jalan.persahabatan menjadi permusuhan,perdamaian menjadi pertengkaran dan
KAMI lebih baik memilih menghindar serta lari bila bertemu dengan MEREKA.



INI YG SAYA RASAKAN SBG ORG LDII...SETELAH BEBERAPA TEMAN AKRAB SAYA KELUAR DARI LDII....
SEBENARNYA SAYA MSIH INGIN BERTEMAN...TP MEREKA MENJAUH BAHKAN ADA YG MEMBENTAK2 SAYA DGN MARAH....DLM HATI SAYA "KELUAR DARI LDII BUKAN TAMBAH BAIK KOK JADI PEMARAH"

Anonim mengatakan...

"INI YG SAYA RASAKAN SBG ORG LDII...SETELAH BEBERAPA TEMAN AKRAB SAYA KELUAR DARI LDII....
SEBENARNYA SAYA MSIH INGIN BERTEMAN...TP MEREKA MENJAUH BAHKAN ADA YG MEMBENTAK2 SAYA DGN MARAH....DLM HATI SAYA "KELUAR DARI LDII BUKAN TAMBAH BAIK KOK JADI PEMARAH"

Wong iki jan aneh tenan...,lah sopo sing menghujat lan murtadno pak Mauludin, mubaligh2 lan rukyah2 sing metu soko jamaah iku yo sopo horo..., cobo mocoen maneh tex notulen wulan2 kepungkur mengenai perintah gak entuk difasilitasi lan dikonco lan no HPne pak Mauludin iku sopo horo..pikir ndisik lur...!!!

Anonim mengatakan...

Menyimak foto Abah Nurhasan di waspada 354, baru tahu aku kalo abah selain sebagai kiyai dulunya juga penari ular/pawang ular ya...!!!!Atau jadi apa gitu ya...!!!

Anonim mengatakan...

iki jg pindah kesalafi malah pinter ngenyek alias menghina,sbnernya agak simpati ke salafi..tp kok kyk bgini..jdi tukang menghina.....astagfirlooh.......nauzdubillah mibndalik...!!!!!!!!!!...ahirnya aq ttp dlm JAMAAH....

Anonim mengatakan...

Kayak waktu diajarkan saat ngaji dijamaah, hidayah itu dari Alloh. Meskipun sdh ditunjukan kebenaran Quran dan sunahnya ,meskipun sudah ditunjukan penyimpangan yg dilakukan islam jamaah eldeii, dan bila mata, telinga dan hatinya sdh tertutup dari kebenaran...apapun tdk bisa mengubahnya..

Anonim mengatakan...

ya betul akhi...memanmg sprti wktu dinasehatkn dlam jamaah..orang yg sudah keluar dr JAMAAH..atau barang sp yg hatinya menyimpang mka akan ALLOH simpangkan..,betul...betull...betulll

Anonim mengatakan...

http://jatim.vivanews.com/news/read/151794-_si_codet__pemerkosa_bali_dikenal_religius wong ldii perkosa anak kecil amit2 deh

Anonim mengatakan...

membaca komentar diatas saya jadi ketawa sendiri ....

sekarang kuburiyun punya teman untuk mengeroyok hahaha......

anehnya lagi yang namanya ldii ini , ngapain juga ustadnya disuruh belajar ke arab yang notabene katanya wahabi dan salafy .....

kenapa nggak di cukupkan saja di kediri ????

dasar munafik

Anonim mengatakan...

itu berita fitnah,beritanya mengada-ngada,,,dasar kalian selalu memvitnah ldii

Anonim mengatakan...

berita itu memang benar,tapi sejak lulus SMP dia sudah tidak ngaji di LDII,jadi sudah di luar tanggung jawab organisasi dia berbuat demikian,lagian kenaps sich kalian membenci DLII

Anonim mengatakan...

http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=939192fa58b15ce12b540befe0ecdf97&jenis=b706835de79a2b4e80506f582af3676a,lumayan sich 15tahun penjara,daripada kalian yang sudah murtad dari ldii,wahhh lebih parah lagi...
kholidiina fiiha abada

Anonim mengatakan...

Pihak yg pro ldii bilang, itu fitnah, itu tdk benar, itu mengada-ada.....lah kalau itu fitnah, tdk benar dan mengada-ada....coba tunjukin mana fitnahnya, mana tdk benarnya....itu aza kok repot!!!.

Anonim mengatakan...

huh bertengkar melulu... fitnah melulu...
cape deeh...

Kalian Kalo mo mengajak - amar ma'ruf, alangkah santunnya dengan memberikan pencerahan dan kedamaian hati, bukan dengan menjelek2kan kaum lain.

BTW, siapa sih loe..? agen CIA yah..? atau MOSSAD..? amit2... naudzubillahi min dzalik... penghianat dan pemecahbelah kerukunan bangsa seperti anda memang sebaiknya tidak hidup di dunia manusia, masuk ke alam jin aja sana gih...

Gw orang LDII gak tau ada larangan memelihara jenggot..

oh iya, semua fitnah tuh... fitnah murahan yang beraninya cuma di web doang. perang opini di media elektronik dong biar seru...

kita tunggu aksi loe selanjutnya...

Anonim mengatakan...

alah lo sok tau... gw juga dulu ldii!!! emang di ldii waktu kemarin2 krn waktu rame2 salafi yang berjenggot, banyak pengurus pusat dan daerah intruksikan jama'ahnya supaya potong jenggot buat ngebedain ma salafi... menjelek2an atau apapun ini gw dukung deh supaya kaum muslimin laen gak terjerumus ma jama'ah sesat ini... btw org ldii gak ngakuin org selain kelompoknya sebagai org islam, jadi yang mecahbelah itu elo pade!!! enak aja main kafir2in org emang situ oke?!!!

Anonim mengatakan...

Dalam beberapa komentar di blog situs2 yg membahas islam jamaah ldii, pihak islam jamaah ldii sering meremehkan ahli hadist syaikh Albani, tapi sekarang dalam pengajian Ibnu Majah jilid ke 2, lah kok banyak memakai Syaih Albani dalam pembahasanya untuk mengetahui hadist itu syoheh, doif, bahkan palsu...Meskipun demikian saya mengucapkan syukur, islam jamaah ldii akhirnya mau mengakui ahli hadist yg diakui juga oleh ulama2 besar masjidil Harom..

Anonim mengatakan...

orang2 yg keluar dr LDII klo dilihat kok pd DENDAM sama LDII....BENCI sm LDII...APAKAH ITU ADA DALILNYA.......TUNJUKKAN DALILINYA UNTUK MEMBENCI UMAT ISLAM YG LAIN..........YO OPO REK....NGOMONGE DALIL TERUS...TP KOK GA NETEPIU DALIL....

Anonim mengatakan...

Yang membenci umat islam itu LDII.... mereka mengkafirkan orang Islam selain kelompoknya lho... ini kebencian yang sangat parah ... kalau mereka yang menulis blog2 ini, saya pikir bukan benci tp disebabkan pernah dijerumuskannya mereka oleh pihak2 LDII selama puluhan tahun dalam kebodohan, kesesatan dan kebohongan.. bahkan bukankah bukan kedzaliman org yang mmbalas kedzaliman?!!

Anonim mengatakan...

betulll...betulll..betulll

Anonim mengatakan...

sebenarnya bukan membenci LDII,akan tetapi membenci ajarannya yang seperti siluman namanya,seperti tupai wajahnya.makanya dikatakan mbahman....

Anonim mengatakan...

DASAR ULO KADOT....PINTER BERBELIT....

aku mengatakan...

orang2 yg keluar dr LDII klo dilihat kok pd DENDAM sama LDII....BENCI sm LDII...APAKAH ITU ADA DALILNYA.......TUNJUKKAN DALILINYA UNTUK MEMBENCI UMAT ISLAM YG LAIN..........YO OPO REK....NGOMONGE DALIL TERUS...TP KOK GA NETEPIU DALIL....

================

absolutely no hate LXXX.... would you please show me dalil that ORLU (but muslim) is kafir?...

Anonim mengatakan...

loh njaluk dalil padahal dee oRA NGERTI yang di perangi dan di benci ama LDXX adalah aqidah kwahrij mrk yang mengkafirkan kaum muslimin di luar kelompoknya..........
apa ada dalil sebutan"wong jobo,orlu,orang jerman"...


dan jelas aqidah kalian itu harus di perangi.....

Anonim mengatakan...

haleluya

++
++
++++++++++
++++++++++
++
++
++
++
++

wah menarik melihat blog ini,saya sependapat dengan LDII,karna komunitas kami juga di bangun seperti perjuangan LDII,majulah engakau LDII,jangan takut,tuhan memberkatimu

Anonim mengatakan...

walah ldii dpt dukungan dan doa dr orang nasroni...apakah karena memang ada kedekatan perjuangan/ pemahaman ldii dan nasroni, sepert halnya pengakuan dosa ldii mirip dgn nasroni..

Anonim mengatakan...

cdi sama saja dengan katok bolong, tukang ngicuh

Anonim mengatakan...

LDII itu bener dimusuhi apalagi salah....

Anonim mengatakan...

ldii itu bener????, dasarnya apa????!!.

Anonim mengatakan...

LDXX tidak salah,yang salah ajarannya yang dibawa,membawa ajaran dajjal al kadzdzab....
maka perangi saja aqidahnya lewat membuat forum milisi mantan dedekotnya

ABDULLOH mengatakan...

LDxx atau yayasan apapun dia tetap islam jamaah. dg berdasarkana dalil addarimi:\
innahu laa islama ila bi jamaah. dst...
(red. dalil cacat.terdapat 2 cacat didalamnya)

brantas khowarij, takfiri, pengkafiran umat islam.
brantas ldzz atau yayasan pondok wali grandong atau wali wali??

Anonim mengatakan...

ldii narikin infaq persenan. mana dalilnya...

Anonim mengatakan...

ldii merasa bener,NU merasa bener,apalagi salafi merasa pol dewe...setiap kaum pasti merasa bener....krna kbnaran itu hanya disisi ALLOH...KLO SDAH PD MATI BARU TAU MNA KEBENARAN YG SEJATI...SADARLAH Y AKHI...HENTIKANLAH GONTOK2AN INI....
Pdhal ad hadist walaupun seseorg itu melakukan dosa,mencuri,zina kmdian ktka akan mati mengucapkan LAILAHA ILLALLOH maka dia akan masuk surga....netepi agama itu jgan kaku..apalagi masing2 yg diamalkan punya DASAR..walaupun berbeda pemahaman...
LDII dikatakan salah y gak mau krna punya dasar yg mnurut LDII BENAR..SALAFI dikatakan salah y gak mau krn punya dasar yg menurut salafi benar bahkan paling benar..begitu pula ormas islam yg lain....yo mbok pdo sadar..

Anonim mengatakan...

kalo yang dikatakan mas bener berarti tidak usah ada amar ma'ruf nahi mungkar... jadinya kaya yahudi sebagaimana dikatakan dalam al-qur'an.

Anonim mengatakan...

makin ramai aja nih

Anonim mengatakan...

sory to say-akan lebih bijak gunakan sisa umur kita untuk melihat kedalam diri kita&anda akan kaget betapa masih banyak borok dalam diri kita yang untuk membersihkannya perlu usaha yang pol2an&waktu yang tidak sedikit.so buat apa buang waktu2 untuk menjelek2an golongan lain-iblis sudah beribadah 2000tahun tapi ternyata juga gagal jadi kekasihnya Alloh.

bukankah mendalami agama adalah untuk semakin mengendalikan ego&rendah hati.
bukannya semakin pintar ilmu agamanya,semakin besar egonya...?!

from: bodosedunia@yahoo.co.id

Anonim mengatakan...

Setahu saya, amar ma'ruf nahi mungkar itu adalah perintah wajib, kalau membiarkan seseorang atau sekelompok orang mau masuk jurang neraka dan dgn pengaruhnya malah mengajak- ajak kearah kesesatan kemudian kita diam saja mas,bahkan mendukung suatu kesesatan tersebut..itu apakah bukan perbuatan dosa mas.bukankah bisa jadi orang tersebut kawanya iblis gitu mas...

Anonim mengatakan...

para pembaca yang budiman….yang berada diseluruh nusantara…dengan tulisan ini saya hanya ingin lepas tangan/baroah dari kian lama saya berada didalamnya LDII/islam jamaah ternyata hanyalah kepalsuan dan kedustaan dari tokoh-tokoh mereka seperti kasmudeng,,,halal bisa dibikin harom harom bisa di bikin halal…dan sering dalil-dalil dari teks di sadur dari syaikh Al-albany…sejak kapan kakang nurhsan and kasmudeng belajar dari beliau,atau minimal kailan vbisa menunjukan bahwa kalian punya isnad dari Al-albany

Anonim mengatakan...

ASTAGFIRULLOH...YG SYA LIHAT ANDA2 INI BUKAN AMAR MAKRUF TAPI ANDA2 KELIHATAN SANGAT DENDAM..BAHKAN DENDAM ITU MEMBUTAKAN HATI ANDA,ANDA MERASA BENAR SENDIRI(ANDA MENYESATKAN ORMAS ISLAM YG LAIN,BUKAN CUMA LDII,TERMASUK PKS DAN LAIN2),BERANI MENGHINA ORANG LAIN,...ASTAGFIRULLOH.....

BPK MAULUDIN AJA GA SEPERTI ITU......

Anonim mengatakan...

kok yg sy baca dtlsan2 tsb kebnykan bkn mrpkan dendam kpd LDII, ttp kelihatan lbh bnyk mengkritisi perbuatan bid'ahnya, kebohongan2ya..ato synya bs anda tjkan dendam dan penghinaan kpd pihak LDII..

Anonim mengatakan...

ASTAGFIRULLOH...YG SYA LIHAT ANDA2 INI BUKAN AMAR MAKRUF TAPI ANDA2 KELIHATAN SANGAT DENDAM(klo anda benar2 niat karna ALLOH amar makruf jangan cuma di LDII,apakah anda jg tdk mrsa berdosa melihat bidah yg dikerjakan org2 disekitar anda spt ktk ada acra tahlilan tp ga spt yg dicntohkan nabi,ada acra 7hari,40hari dll,klo tulisan anda ini bener..
-(Setahu saya, amar ma'ruf nahi mungkar itu
adalah perintah wajib, kalau membiarkan seseorang atau sekelompok orang mau masuk jurang neraka dan dgn pengaruhnya malah mengajak- ajak kearah kesesatan kemudian kita diam saja mas,bahkan mendukung suatu kesesatan tersebut..itu apakah bukan perbuatan dosa mas.bukankah bisa jadi orang tersebut kawanya iblis gitu mas) itu yg sy nmakn anda dendam...!!bukan mengkritisi..!!


..BAHKAN DENDAM ITU MEMBUTAKAN HATI ANDA,ANDA MERASA BENAR SENDIRI(ANDA MENYESATKAN ORMAS ISLAM YG LAIN,BUKAN CUMA LDII,TERMASUK PKS DAN LAIN2),BERANI MENGHINA ORANG LAIN...(bgmn bukan menghina msak bpk ky.hi kasmudi anda bilang kasmudeng,& msih banyak lgi yg mkin anda tidak melihatnya,INI HANYA CONTOH KECIL).,...ASTAGFIRULLOH.....

sy sampe skarag masih ingat dgan pesan bpk mauludin ktk itu sy bertanya tentang 'bgmn hkumnya sholat/bermakmum dibelakang imam selain LDII..beliau menjawb itu hukumnya boleh n syah,n beliau mewanti2 sya''APAPUN YG TERJADI DLAM JAMAAH ANDA JANGAN MENINGGALKAN JAMAAH'

Anonim mengatakan...

InsyaAlloh yg sy lihat dr bnyk tulisan tsb diatas jauh dr dendam. setahu sy terminologi dr dendam scr umum adlh rasa ingin mbls sesuatu hal yg
dialami seseorang maupun sekelompok org. Kalo konotasi negativ ya mempunyai hasrat/keinginan utk membalas perlakuan yg menyakiti seseorg/kelompoknya krn dirinya/kelompoknya pernah disakiti, alias bukan karena Alloh.
Sy sendiri bs memaklumi bahwa utk blog disini bnyk membahas yg ada kaitanya dgn LDII/islam jamaah. Sy kira mengenai bid'ah2 yg masih dilakukan umat islam kebanyakan, dibahas diblog lainya. Wah kayknya kalo andanya mrs sebutan kasmudeng menghina, sy kira itu tdk utk maksud menghina beliaunya, ya sekedar kesal saja gitu he3....Hanya kok tumben andanya mrs terhina, lah padahal bertutur kata taek bonjrot utk menyebutkan ulama diluar umat islam yg tdk sepemahaman itukan sdh biasa dikomunitas islam jamaah LDII. Bahkan bukan hanya itu saja, bukankah org islam diluar islam jamaah LDII itu disamakan dgn kafir.., apakah ini bkn mrpkan suatu penghinaan bro..
Mengenai bpk Mauludin, bknkah komunitas islam jamaah LDII sdh mencap murtad..yg sama artinya dicap bkn jamaah lagi dan yg anda samakan dgn org kafir..
Mewanti wanti tdk meninggalkan jamaah, apakah jg wewanti wanti tdk meninggalkan bid'ahnya..???. Coba tanyaken sendiri kepd beliaunya bro..Apakah maksud beliaunya bgt..

wong ga pinter mengatakan...

mungkin saja maksudnya mnghormati asas praduga tidak bersalah,
jadi kasmudi menjadi kasmudeng
nurkasan jadi nur dakocan
madigol jadi bigol...
itu mungkin azas praduga tidak bersalah.... mungkin nur hasan salah, bisa jadi juga nurhasan tetep salah...jadinya serba salah juga ya..

fajar mengatakan...

dilematis berat atau ironis saja yang di alami oleh ldii,sudah bukti terkuak tapi ga ngaku juga salah.inginnya sempurna yang dia minta

Anonim mengatakan...

Ternyata Ungkapan Rumus : 3P+ 1P
Itu dah tampak, Koreksi diri yaa, 1.Pemasok artikel
2.Pengelola Artikel
3.Simpatisan
4.yang di dalam dan yang sudah keluar

Anonim mengatakan...

3P
1. Pejuang
2. Penjilat
3. Penjahat

1P
Penghianat

Maka: Tetapila" Adil, Rofiq, Muksin" bagi Para Pemimpin.... dan "Taat bil Ma'ruf Karena Alloh" bagi Yang Dipimpin,

Anonim mengatakan...

" Ternyata Ungkapan Rumus : 3P+ 1P
Itu dah tampak, Koreksi diri yaa, 1.Pemasok artikel
2.Pengelola Artikel
3.Simpatisan
4.yang di dalam dan yang sudah keluar

29 Juni 2010 17:20
Anonim Anonim berkata...

3P
1. Pejuang
2. Penjilat
3. Penjahat

1P
Penghianat

Maka: Tetapila" Adil, Rofiq, Muksin" bagi Para Pemimpin.... dan "Taat bil Ma'ruf Karena Alloh" bagi Yang Dipimpin,".

Saat orang islam telah mengucapkan syahadat, yg konsekwensinya menjalankan syari'at islam sesuai dgn Alloh dan Rosul berdasarkan alqur'an dan sunah nabi dgn pemahaman yg benar, maka yg diperbuat harus karena Alloh. penghianat, penjilat dan penjahat adalah umat islam yg mengerjakan bukan karena Alloh, melainkan karena seseorang yg ditokohkan.

Anonim mengatakan...

kalo umat islam sudah melaksanakan rukun islam dan yakin mestinya tidak akan menggubris omongannya islam jamaah. tapi ketika tidak PD dengan keyakinanya dan islam jamaah melaksanakan standar yang lebih keras (walaupun untuk intern)ini menimbulkan kecemburuan, rasa minder ketika dekat-dekat dengan islam jamaah dan merasa dinajiskan, merasa dikafirkan. sehingga berupaya untuk menghapus standar keras yang diterapkan oleh islam jamaah.