بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

LAMBAT TAPI PASTI BELANG KESESATAN MEREKA TERUNGKAP






alhamdulillah perjuangan ini sedikit demi sedikit setidaknya telah membuahkan hasil walau menurut kami belum maksimal,kendati demikian kami tidak akan mundur dan berupaya menjelaskan kepada masyarakat agar mereka kenal dengan islam jamaah aliran sesat yang bernaung di bawah (LEMBAGA DAJJAL IBLIS INDONESIA).karena aqidah takfiri (menvonis kafir kepada kaum muslimin yang tidak atau belum berbaiat pada amirnya)dan takiyah (perbuatan seseorang yang menampakkan sesuatu berbeda dengan apa yang ada dalam hatinya, artinya nifaq dan menipu dalam usaha mengelabui atau mengecoh manusia. Taqiyah adalah satu prinsip dari prinsip-prinsip kesesatan mereka. Taqiyah memiliki kedudukan yang luar biasa, mereka telah menempatkannya dalam tempat pengagungan dan pengkultusan, hingga mereka menjadikannya sebagai asas dalam agama mereka, dengan taqiyah seorang hamba akan mendapatkan pahala dan ihsan dari Allah.) jadi boleh di kata aqidah islam jamaah adalah aqidah MBAHMANAN = DISINI SENANG DI SANA SENANG karna dari kolaborasi manhaj mereka yang membuat mereka jauh dari petunjuk Allah dan Rasul.

perhatikan saja aqidah takfiry adalah sifat dari kaum khowarij (pemberontak) sedang taqiyah sifat dari ibadahnya kaum syiah,dan kalau di tilik secara ilmiah dengan sunnah sungguh mereka syiah dan khowarij masih bersaudara karna pencetusnya sama Abdullah Bin Saba tapi belakangan dua sekte ini saling berseberangan juga.

di Indonesia demikian pula sekte khowarij dari LDII yang merasa bahwa merekalah adalah pemegang tongkat estafet kebenaran membuat kebanyakan dari mereka menjadi buta akan nasehat bahkan melarang para jamaahnya membaca buku-buku kitab para ulama selain kitab yang telah di manqulkan. lambat tapi pasti belang kesesatan mereka terungkap sudah,tidak dari pengungkapan kami semata akan tetapi secara tidak langsung mereka memberi jawaban yang pasti bawa mereka LDII masih aseli dari Islam Jamaah. pemikiran mereka,perjuangan mereka militansi mereka masih aseli dari aliran sesat islam jamaah.
mengapa saya berkata demikian????? anda sendiri yang akan menilainya.
APABILA ANDA SIAP COBA RANGKUM PERTEMANAN ANDA DENGAN MEREKA VIA FACEBOOK,DENGAN PENCARIAN TEMAN "JOKAM"DALAM TAUTANNYA INI SILAHKAN LIHAT STATUS AGAMANYA MEREKA BERAGAM LAIN DARI PADA YANG LAIN ADA YANG MENCANTUMKAN AGAMANYA "354,JOKAM,MBAHMAN,ISLAM JOKAM,ISLAM MBAHMAN"

adalagi teori pengkaburan dalil masalah infaq persenan (10 persen) yag di anggap tidak menyelisihi sunnah dan bahkan masalah infaq persenan mereka coba sembunyikan tapi mereka sendiri perlahan membuka tabir kesesatannya,lihat bantahannya mereka disini,inilah pengakuan secara tidak langsung dari mereka.

dan lihat dalil ini menjadi acuan mereka untuk mengkafirkan kaum muslimin yang tidak berbaiat pada imamnya atau orang yang keluar dari jamaahnya di vonis murtad dan halal unutk di bunuh.di bawah ini adalah kutipan dalil yang saya ambil dari blog mereka http://dinulkholish.blogspot.com
فَإِنَّهُ مَنْ خَرَجَ مِنَ اْلجَمَاعَةِ قِيْدَ شِبْرٍ فَقَدْ خَلَعَ رِبْقَةَ اْلإِسْلاَمِ مِنْ عُنُقِهِ
sesungguhnya siapa saja yang keluar dari jamaah walau hanya sejengkal maka sungguh dia telah melepas tali agama islam dari lehernya.

Comments
144 Comments

144 Response to "LAMBAT TAPI PASTI BELANG KESESATAN MEREKA TERUNGKAP"

Anonim mengatakan...

Prikitiw...

Emang enak ditelanjangin...!!!

Tp walaupun udah banyak bukti2 kesesatan yg diperkuat dalil2 & hadist2 shohih, tetep aja orang2 galipat kepala batu...

Semoga di bulan yg suci ini mereka semua dibukakan mata hati nya oleh Allah SWT...
Amin...

Anonim mengatakan...

http://dinulkholish.blogspot.com <---ini orang buka aib sendiri.aduh...aduh...sok2 bikin blog bantahan. ARE GO BLOG ENOUGH ??

Anonim mengatakan...

http://dinulkholish.blogspot.com <---ini orang buka aib sendiri.aduh...aduh...sok2 bikin blog bantahan. ARE YOU GO BLOG ENOUGH ??

Anonim mengatakan...

Buka terus akhi tabir kegelapan itu, biar jelas semua, bagaimana hakekat LEMBAGA DAJJAL IBLIS INDONESIA (terlalu over ga' yah, kayaknya sih ga' juga ah). BTW, ada ga' akhi, situs yang seperti ini tapi bongkar AGAMA AHMADIYAH buatan MIRZA GHULAM SANG PENDUSTA. Biar penganut agama itu juga melek dan sadar gitu. Ana doakan semoga Allah membantu perjuangan akhi dalam membongkar hakekat LDII yang sebenarnya.

Anonim mengatakan...

http://dinulkholish.blogspot.com -->> ancur dah, bithonah dikeluarin semua. yang niatnya belain dajjal eh malah ngelanggar perintah imamnya sendiri supaya tidak bocorin bitonah. cak aziz, nih ada rukyahmu yang bocorin bitonah sampeyan. blog http://dinulkholish.blogspot.com adalah sebuah keterusterangan siapa sebenarnya LDII/jamaah 354 melalui mulut rukyah setianya sendiri, bukan dibuka oleh 'oposan'

Anonim mengatakan...

ya... smoga l*** menghilangkan dg tulus tuk menganggap kafir kaum muslimin...
ALHAMDULILLAH di tempat sy satu lagi jama'ah, sudah tdk menganggap kafir adik kandung nya, saudara2nya, pegawai2nya, ortuanya...

ALHAMDULILLAH, ini sedikit kemajuan, walaupun masalah taqlid ke imaman masih melekat lengket,
ini memang harus sabar, yg penting pemahaman khowarij > pengkafiran. bisa dihapus dari hati2 saudara kita ldxx, shingga kita yg dianggap murtad oleh mereka ldxx tidak lagi dikatakan kafir alias masih saudara muslimnya mrk ldxx.

kepada kawan2 yg slalu amarmakruf nahi munkar blogger, smoga ALLOH memberikan kebaikan yg banyak pada antum semua.
aamiin.

Anonim mengatakan...

Semua menjadi ternetralisir kalau melihat di http://dinul-kholish.blogspot.com/

Anonim mengatakan...

Kalau melihat di http://dinul-kholish.blogspot.com/ isinya penuh ro'yu..antara Guru yg bergelar luar biasa dan murid yg bergelar eh bernama wong pinter sama saja..

Anonim mengatakan...

"alhamdulillah perjuangan ini sedikit demi sedikit setidaknya telah membuahkan hasil walau menurut kami belum maksimal,"
Silahkan bro, Tapi ingat ente berusaha, Alloh juga berusaha dan Alloh sebaik-baiknya yg punya usaha. Yg pasti sampai ketemu di akhirat qta buktikan siapa yg benar...
Eh tapi katanya dah membuahkan hasil, hasilnya apaan bro. Buktinya sampai sekarang Alloh kasih kelancaran bwt mereka. Bahkan ilmu mereka semakin sempurna, hati2 bro dlm mengklaim.

Anonim mengatakan...

bro.. mau bukti kesesatan agamanya l***bro.. tanya saja bro ama cholil suromadu bro... dia sudah mendapat banyak nasehat dari gurubesar gurune jagad.

eits.. bukan mubaleeek gurene jagad? mubalek.. wong bahasa arab nya aja bletat bletot? mau ngartiin AL-JAMA'AH... malah diartikan pake hadits cacat (sunan addarimi), stelah kebongkar cacatnya, l*** berkata itu dalil tidak absolud..?

okey itu dalil kalo tdk absolut jangan dipake lagi! innahulaa islama ila bi jamaah wala jamaata ila bi imaroh walaa imarota ila bi baiah wala baiata ila bi toaah..

kita mau tau, ompong gak.. ini khowarij (menganggap or luar bukan islam, padahal jelas2 masih sholat lho..)
DALIL PALSUNYA HILANG SATU!!!

Anonim mengatakan...

Weleh weleh... ada yang
kebakaran jenggot
nih.... yang selama ini diem hanya menyimak akhirnya sekarang mulai bangun... setelah di simak yang di http://dinul-kholish.blogspot.com/ cukup beralasan dan dapat difahami...

Berjamaah ala hizb Albaniyah (salafi palsu)

Konsep jamaah tanpa imam digadang-gadang oleh hizb salafi indon akhir-akhir ini. Entah niatnya ingin menyesatkan atau memang sudah terlanjur salah dan gengsi untuk itba pada jalan salafush shalih yang sebenarnya, konsep jamaah tanpa imam ini terus didengungkan hingga hari ini. Ibarat disuruh menggambar, hizb ini bagaikan menggambar seeokor ayam tanpa kepala. Dan dengan Pede (dan bebal) berseraya: Ini lho ayam utuh, ayam terbaik, ayam pilihan.

Tetapi yang ngaco adalah, tiba2 sang hizb Albaniyah dengan gaya "selonong boy" nya langsung berujar: "karena saya pede bahwa saya sesuai dengan nabi dan para sahabat, berarti sayalah jamaah yang dimaksud, meskipun saya tidak punya imam".

Di mana ngaconya?
Hadits di atas hanyalah salah satu dari sekian hadits yang mendeskripsikan jamaah. Jadi si keledai (analogi saya tadi) seharusnya jangan keburu nafsu berkata "sayalah kuda, karena kaki saya 4". Si keledai ini sudah seharusnya mencari deskripsi tambahan supaya jangan malu-maluin. Ternyata di hadits lain jelas sekali misalkan di hadits Muslim ada deskripsi: "Tetapilah jama'ah dan imam mereka". Coba lihat tulisan saya sebelum ini tentang hadits hudzaifah mengenai jaman khoir dan syar. Di situ juga jelas tertulis: "jamaah dan imam". Jadi ternyata di hadits lain sangat jelas diterangkan bahwa jamaah itu PADANANnya ialah imam.
Apakah hadits ini bertentangan dengan hadits " aku dan para sahabatku berada di atasnya?" Tentu tidak sodara2ku. Hadits ini sebagai PELENGKAP deskripsi tentang jamaah. Apa buktinya? Nabi dan para sahabat berjamaah dengan mengangkat imam. Jaman nabi, tentu imamnya nabi sendiri. Setelah nabi wafat, diteruskan 4 kholifah sebagai imam, dst. Jadi yang dimaksud aku dan para sahabatku berada di atasnya adalah: Nabi dan para sahabat melakoni jamaah dengan mengangkat imam.
Balik ke analogi keledai tadi, rupanya sang keledai tidak cermat bahwa di kesempatan lain kuda itu dideskripsikan dengan telinga yang kecil (tidak panjang seperti keledai). Keledai tetaplah keledai yang bertelinga panjang meskipun berkaki 4.
Kalau masih ngotot jamaah itu tidak perlu imam, mungkin memang anda hizb Albaniyah sudah ditakdirkan sebagai keledai yang tidak punya urat kemaluan lagi.

Intinya: jangan cepat mengambil kesimpulan karena saya sudah ikut pengajian salafi bodong otomatis saya sudah jamaah tanpa perlu mengangkat seorang imam.

NB:
sedikit tambahan, point nomer 1 mengenai "jamaah adalah berkumpulnya ahli haq meskipun sedikit", akan saya kupas di tulisan yang lain (insya Allah). Tetapi saya beri sedikit clue: hujah ini menunjukkan bahwa KEGEMARAN hizb albaniyah mensubstitusi (secara serampangan) kata "imam" dengan "penguasa negara", ternyata memang merupakan pemerkosaan arti jamaah itu sendiri. Di sini jelas sekali bahwa "jamaah adalah berkumpulnya ahli haq meskipun sedikit" justru men-support argumen: untuk mendirikan jamaah tidak perlu dimulai dengan skala negara. Tetapi itu akan dibahas lain waktu, insya Allah.

Anonim mengatakan...

Weleh weleh... ada yang
kebakaran jenggot
nih.... yang selama ini diem hanya menyimak akhirnya sekarang mulai bangun... setelah di simak yang di http://dinul-kholish.blogspot.com/ cukup beralasan dan dapat difahami...

Berjamaah ala hizb Albaniyah (salafi palsu)

Konsep jamaah tanpa imam digadang-gadang oleh hizb salafi indon akhir-akhir ini. Entah niatnya ingin menyesatkan atau memang sudah terlanjur salah dan gengsi untuk itba pada jalan salafush shalih yang sebenarnya, konsep jamaah tanpa imam ini terus didengungkan hingga hari ini. Ibarat disuruh menggambar, hizb ini bagaikan menggambar seeokor ayam tanpa kepala. Dan dengan Pede (dan bebal) berseraya: Ini lho ayam utuh, ayam terbaik, ayam pilihan.

Tetapi yang ngaco adalah, tiba2 sang hizb Albaniyah dengan gaya "selonong boy" nya langsung berujar: "karena saya pede bahwa saya sesuai dengan nabi dan para sahabat, berarti sayalah jamaah yang dimaksud, meskipun saya tidak punya imam".

Di mana ngaconya?
Hadits di atas hanyalah salah satu dari sekian hadits yang mendeskripsikan jamaah. Jadi si keledai (analogi saya tadi) seharusnya jangan keburu nafsu berkata "sayalah kuda, karena kaki saya 4". Si keledai ini sudah seharusnya mencari deskripsi tambahan supaya jangan malu-maluin. Ternyata di hadits lain jelas sekali misalkan di hadits Muslim ada deskripsi: "Tetapilah jama'ah dan imam mereka". Coba lihat tulisan saya sebelum ini tentang hadits hudzaifah mengenai jaman khoir dan syar. Di situ juga jelas tertulis: "jamaah dan imam". Jadi ternyata di hadits lain sangat jelas diterangkan bahwa jamaah itu PADANANnya ialah imam.
Apakah hadits ini bertentangan dengan hadits " aku dan para sahabatku berada di atasnya?" Tentu tidak sodara2ku. Hadits ini sebagai PELENGKAP deskripsi tentang jamaah. Apa buktinya? Nabi dan para sahabat berjamaah dengan mengangkat imam. Jaman nabi, tentu imamnya nabi sendiri. Setelah nabi wafat, diteruskan 4 kholifah sebagai imam, dst. Jadi yang dimaksud aku dan para sahabatku berada di atasnya adalah: Nabi dan para sahabat melakoni jamaah dengan mengangkat imam.
Balik ke analogi keledai tadi, rupanya sang keledai tidak cermat bahwa di kesempatan lain kuda itu dideskripsikan dengan telinga yang kecil (tidak panjang seperti keledai). Keledai tetaplah keledai yang bertelinga panjang meskipun berkaki 4.
Kalau masih ngotot jamaah itu tidak perlu imam, mungkin memang anda hizb Albaniyah sudah ditakdirkan sebagai keledai yang tidak punya urat kemaluan lagi.

Intinya: jangan cepat mengambil kesimpulan karena saya sudah ikut pengajian salafi bodong otomatis saya sudah jamaah tanpa perlu mengangkat seorang imam.

NB:
sedikit tambahan, point nomer 1 mengenai "jamaah adalah berkumpulnya ahli haq meskipun sedikit", akan saya kupas di tulisan yang lain (insya Allah). Tetapi saya beri sedikit clue: hujah ini menunjukkan bahwa KEGEMARAN hizb albaniyah mensubstitusi (secara serampangan) kata "imam" dengan "penguasa negara", ternyata memang merupakan pemerkosaan arti jamaah itu sendiri. Di sini jelas sekali bahwa "jamaah adalah berkumpulnya ahli haq meskipun sedikit" justru men-support argumen: untuk mendirikan jamaah tidak perlu dimulai dengan skala negara. Tetapi itu akan dibahas lain waktu, insya Allah.

Anonim mengatakan...

Weleh weleh... ada yang
kebakaran jenggot
nih.... yang selama ini diem hanya menyimak akhirnya sekarang mulai bangun... setelah di simak yang di http://dinul-kholish.blogspot.com/ cukup beralasan dan dapat difahami...

Berjamaah ala hizb Albaniyah (salafi palsu)

Konsep jamaah tanpa imam digadang-gadang oleh hizb salafi indon akhir-akhir ini. Entah niatnya ingin menyesatkan atau memang sudah terlanjur salah dan gengsi untuk itba pada jalan salafush shalih yang sebenarnya, konsep jamaah tanpa imam ini terus didengungkan hingga hari ini. Ibarat disuruh menggambar, hizb ini bagaikan menggambar seeokor ayam tanpa kepala. Dan dengan Pede (dan bebal) berseraya: Ini lho ayam utuh, ayam terbaik, ayam pilihan.

Tetapi yang ngaco adalah, tiba2 sang hizb Albaniyah dengan gaya "selonong boy" nya langsung berujar: "karena saya pede bahwa saya sesuai dengan nabi dan para sahabat, berarti sayalah jamaah yang dimaksud, meskipun saya tidak punya imam".

Di mana ngaconya?
Hadits di atas hanyalah salah satu dari sekian hadits yang mendeskripsikan jamaah. Jadi si keledai (analogi saya tadi) seharusnya jangan keburu nafsu berkata "sayalah kuda, karena kaki saya 4". Si keledai ini sudah seharusnya mencari deskripsi tambahan supaya jangan malu-maluin. Ternyata di hadits lain jelas sekali misalkan di hadits Muslim ada deskripsi: "Tetapilah jama'ah dan imam mereka". Coba lihat tulisan saya sebelum ini tentang hadits hudzaifah mengenai jaman khoir dan syar. Di situ juga jelas tertulis: "jamaah dan imam". Jadi ternyata di hadits lain sangat jelas diterangkan bahwa jamaah itu PADANANnya ialah imam.
Apakah hadits ini bertentangan dengan hadits " aku dan para sahabatku berada di atasnya?" Tentu tidak sodara2ku. Hadits ini sebagai PELENGKAP deskripsi tentang jamaah. Apa buktinya? Nabi dan para sahabat berjamaah dengan mengangkat imam. Jaman nabi, tentu imamnya nabi sendiri. Setelah nabi wafat, diteruskan 4 kholifah sebagai imam, dst. Jadi yang dimaksud aku dan para sahabatku berada di atasnya adalah: Nabi dan para sahabat melakoni jamaah dengan mengangkat imam.
Balik ke analogi keledai tadi, rupanya sang keledai tidak cermat bahwa di kesempatan lain kuda itu dideskripsikan dengan telinga yang kecil (tidak panjang seperti keledai). Keledai tetaplah keledai yang bertelinga panjang meskipun berkaki 4.
Kalau masih ngotot jamaah itu tidak perlu imam, mungkin memang anda hizb Albaniyah sudah ditakdirkan sebagai keledai yang tidak punya urat kemaluan lagi.

Intinya: jangan cepat mengambil kesimpulan karena saya sudah ikut pengajian salafi bodong otomatis saya sudah jamaah tanpa perlu mengangkat seorang imam.

NB:
sedikit tambahan, point nomer 1 mengenai "jamaah adalah berkumpulnya ahli haq meskipun sedikit", akan saya kupas di tulisan yang lain (insya Allah). Tetapi saya beri sedikit clue: hujah ini menunjukkan bahwa KEGEMARAN hizb albaniyah mensubstitusi (secara serampangan) kata "imam" dengan "penguasa negara", ternyata memang merupakan pemerkosaan arti jamaah itu sendiri. Di sini jelas sekali bahwa "jamaah adalah berkumpulnya ahli haq meskipun sedikit" justru men-support argumen: untuk mendirikan jamaah tidak perlu dimulai dengan skala negara. Tetapi itu akan dibahas lain waktu, insya Allah.

Anonim mengatakan...

Weleh weleh... ada yang
kebakaran jenggot
nih.... yang selama ini diem hanya menyimak akhirnya sekarang mulai bangun... setelah di simak yang di http://dinul-kholish.blogspot.com/ cukup beralasan dan dapat difahami...

Berjamaah ala hizb Albaniyah (salafi palsu)

Konsep jamaah tanpa imam digadang-gadang oleh hizb salafi indon akhir-akhir ini. Entah niatnya ingin menyesatkan atau memang sudah terlanjur salah dan gengsi untuk itba pada jalan salafush shalih yang sebenarnya, konsep jamaah tanpa imam ini terus didengungkan hingga hari ini. Ibarat disuruh menggambar, hizb ini bagaikan menggambar seeokor ayam tanpa kepala. Dan dengan Pede (dan bebal) berseraya: Ini lho ayam utuh, ayam terbaik, ayam pilihan.

Tetapi yang ngaco adalah, tiba2 sang hizb Albaniyah dengan gaya "selonong boy" nya langsung berujar: "karena saya pede bahwa saya sesuai dengan nabi dan para sahabat, berarti sayalah jamaah yang dimaksud, meskipun saya tidak punya imam".

Di mana ngaconya?
Hadits di atas hanyalah salah satu dari sekian hadits yang mendeskripsikan jamaah. Jadi si keledai (analogi saya tadi) seharusnya jangan keburu nafsu berkata "sayalah kuda, karena kaki saya 4". Si keledai ini sudah seharusnya mencari deskripsi tambahan supaya jangan malu-maluin. Ternyata di hadits lain jelas sekali misalkan di hadits Muslim ada deskripsi: "Tetapilah jama'ah dan imam mereka". Coba lihat tulisan saya sebelum ini tentang hadits hudzaifah mengenai jaman khoir dan syar. Di situ juga jelas tertulis: "jamaah dan imam". Jadi ternyata di hadits lain sangat jelas diterangkan bahwa jamaah itu PADANANnya ialah imam.
Apakah hadits ini bertentangan dengan hadits " aku dan para sahabatku berada di atasnya?" Tentu tidak sodara2ku. Hadits ini sebagai PELENGKAP deskripsi tentang jamaah. Apa buktinya? Nabi dan para sahabat berjamaah dengan mengangkat imam. Jaman nabi, tentu imamnya nabi sendiri. Setelah nabi wafat, diteruskan 4 kholifah sebagai imam, dst. Jadi yang dimaksud aku dan para sahabatku berada di atasnya adalah: Nabi dan para sahabat melakoni jamaah dengan mengangkat imam.
Balik ke analogi keledai tadi, rupanya sang keledai tidak cermat bahwa di kesempatan lain kuda itu dideskripsikan dengan telinga yang kecil (tidak panjang seperti keledai). Keledai tetaplah keledai yang bertelinga panjang meskipun berkaki 4.
Kalau masih ngotot jamaah itu tidak perlu imam, mungkin memang anda hizb Albaniyah sudah ditakdirkan sebagai keledai yang tidak punya urat kemaluan lagi.

Intinya: jangan cepat mengambil kesimpulan karena saya sudah ikut pengajian salafi bodong otomatis saya sudah jamaah tanpa perlu mengangkat seorang imam.

NB:
sedikit tambahan, point nomer 1 mengenai "jamaah adalah berkumpulnya ahli haq meskipun sedikit", akan saya kupas di tulisan yang lain (insya Allah). Tetapi saya beri sedikit clue: hujah ini menunjukkan bahwa KEGEMARAN hizb albaniyah mensubstitusi (secara serampangan) kata "imam" dengan "penguasa negara", ternyata memang merupakan pemerkosaan arti jamaah itu sendiri. Di sini jelas sekali bahwa "jamaah adalah berkumpulnya ahli haq meskipun sedikit" justru men-support argumen: untuk mendirikan jamaah tidak perlu dimulai dengan skala negara. Tetapi itu akan dibahas lain waktu, insya Allah.

Anonim mengatakan...

To Mantan LDII :

1. Terima kasih atas pujiannya berupa olok-olok, umpatan dan menjelek-jelekan LDII semoga kami semakin tumbuh berkembang dan bisa memberikan kontribusi terhadap Agama dan Negara.

2. Adanya anda adalah skenario Sang Pencipta untuk terus menggegeri dan merintangi LDII karna Kemurnian akan selalu mendapatkan cobaan tersebut dan pertolongan Allah pasti datang. Ingat ribuan rintangan jutaan pertolongan milyaran kemenangan Surga pasti !!!

3. Berbanggalah kalian atas title Mantan LDII, dan jangan lupa kalian besar di LDII karena adanya perantara andil Isrun Warga LDII.

4. Kami berharap kalian kembali untuk bersama-sama memelihara kemurnian QH beserta ahli family dengan syarat isi Surat Taubat dulu ya, jangan lupa shodaqoh semampunya.

5. Kami ucapkan selamat berpisah, anda bebas untuk merokok kembali karena setelah sekian lama terkekang didalam LDII tidak bisa merokok, mungkin mulut anda tidak kuat asem.

6. Bentuklah wadah organisasi Anda, berikan kontribusi kepada Negara dan Agama, tentunya jangan warga LDII saja yang diambil untuk membesarkan anda, cari dari Organisasi lain yang sakit hati juga khan masih banyak.

7. Jadilah Mantan LDII yang baik, klo mau kembali ya kembali, jangan mengikuti perkembangan LDII ya atau bisa disebut Mata-mata, itu namaya iri hati tanda tak mampu. (karna LDII dari dulu isunya ya itu-itu saja ga berubah dari jaman Jadul s/d Modern)

8. Semoga anda lekas sembuh. Terima kasih.


GREEN DAKWAH :

1. Marilah kita sikapi perbedaan dengan arif dan bijaksana, dan jangan terpropokasi untuk dipecah belah.

2. Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan bantahan yang baik (An-Nahl : 125)

3. “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka , karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (Al-Hujurat : 11-12)

4. “Tidak akan masuk surga bagi Al Qattat (tukang adu domba).” (HR. Al Bukhori)

5. LDII adalah BINTANG KEJORA
(BIN = Banyak Ilmu Nya, TANG = Tangguh, KE = Kuat Ekonominya, JO = Jujur Orangnya RA = Ramah-ramah) :)

http://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_Dakwah_Islam_Indonesia
http://www.ldii.or.id/
http://www.ldii-online.com/
http://ldii.info/
http://nuansaonline.net/

Anonim mengatakan...

mas...aku gak abis pikir selama aku jadi jamaah dan dapuan saya mubalegh juga wakil imam sampai hari ini ya +- 20 tahun gak pernah dapat mangkulan istilah salafus sholeh itu apa terus fatwa-fatwa ulama kibar seperti syeh bin baz,syeh ustaimin,syeh fauzan al fauzan itu apa aja kok tahu2 akhir-akhir ini muncul blog http://dinulkholis.blogspot.com dan linknya wong pinter keblinger sama toghut wedus gembel setlah saya baca lho...lho...lho kok isinya ro'yu melulu ini mangkul dari mana mas..?kok malah menghujat syeh albani dan salafi di nisbatkan albaniyah,"wallahul musta'an",sampeyan membahas hadis tentang infak,shodaqoh,zakat dan hadis2 tentang imamah,masyaallah seolah-olah layaknya ahli hadis gak taunya ahli ro'yu bahkan pak kasmudi aja kalah gro'yunya dengan yang bikin blog ini.mas...mas sadarkah antum sudah seberapakah ilmunya paling2 cuma khatam kutubu s sittah aja blum semua kok sudah sombong sadarkah bahwa sampyan ini justru menyesatkan jamaah. saya mas waktu ngaji sdikit menyampaikan tentang akidah salafus sholeh,pengrtian salaf dan mengenalkan ulama2 ahlussunnah baik yang sudah wafat misal 4 imam besar syafi'i hambali hanafi maliki higga penerus2nya pada skhir abad ini seperti syeh bin baz syeh ustaimin syeh albani rahimahumullah atau yang masih hidup seperti syeh sholeh fazan al fauzan atau yang lainya hafidhahumullah yang suka datang ke indonesia eeee...malah saya disidang sama imam daerah sak wakilnya katanya saya dah terpengaruh salafi ilmunya gak sah di sampaikan karna saya gak mangkul.... lha ternyata isi blog ini(dinulkholis dan linknya) lebih2 ro'yu.ini sebenarnya gimana sih jamah ini mau di bawa kemana... keneraka ya...?kok antara tokoh tokoh pusat daerah dan mubalegh2 yang sok pinter saling bertabrakan dalm menjelaskan masalah agama tapi yag pasti saya nunggu pak KHOLIL dkk untuk meluruskan penyimpangan2 jamaah tunggu saja tanggal aksinya supaya kita tahu kebenaran yang sesungguhnya. perlu diketahui saya masih aktif lho... tapi akidah saya sudah ruju mengikuti akidah salaf dan manhaj salaf.

Anonim mengatakan...

kok masih nunggu pak kholil. pak kholil sudah bikin mukhtasor jamaah wal imamah, mbok ya baca-baca

ammad mengatakan...

ALHAMDULILLAH, sebab mukhtasor cholil inilah saya gak ikuti lagi pemahaman ldii. ALHAMDULILLAH AYy SYUKURILLAH, orangtua dan mertua dah baca mukhtasor ini dan terjawablah semua masalah yg membengkak di otak saya ttg jama'ah.
silahkan saudara2 ku ldii atau bukan utk melihat kitabnya.

http://354hijrah.blogspot.com
di label SUBHAT DAN BANTAHAN

MEMBEDAH KESALAHAN

KITAB " MUKHTASHOR AL-JAMA'AH WA AL-IMAMAH"

(DENGAN RUJUKAN KITAB ITU SENDIRI)
بسم الله الرحمن الرحيم

إنَّ الحمد لله ، نحمده ونستعينه ونستغفره ، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا ، من يهده الله فلا مضل له ، ومن يضلل فلا هادي له، وأشـهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، وأشـهد أنَّ محمداً عبده ورسوله .

} يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ{.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاءً ، وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَتَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً .

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً .

فإنَّ أصدقَ الحديثِ كلام الله ، وخيرَ الهدي هدي محمد j ، وشرَّ الأمور محدثاتها ، وكلَّ محدثةٍ بدعة ، وكل بدعةٍ ضلالة ، وكلَّ ضلالةٍ في النار .

وبعد :

Ikhwany Fiddiin, Pada umumnya ahli bid'ah sangat takut bila subhat-subhat mereka kemudian hari dapat dibedah dan dirinci secara ilmiah, maka akan terbongkarlah dan terurailah kedustaan-kedustaan itu satu demi satu, Proses pembedahan ini bukanlah atas landasan kebencian kepada pribadi seseorang, tetapi murni atas kesalahan fatal pemahaman yang sudah kronis, yakni menyangkut sendi-sendi aqidah di dalam beragama yang berpuluh tahun didoktrinkan kepada pengikutnya dan selalu ditutup-tutupi dengan mngisolasi semua informasi kebenaran dari luar Jama'ahnya serta mengkanalisasi informasi yang benar mutlak hanya dari para 'ulama-ulama mereka.

Kemudian pada perkembangannya ternyata Jama'ah354 ini tidak bisa lepas dari Kitab-kitab Ahlussunnah dari zaman ke zaman, artinya mereka mau tidak mau juga terpaksa mengambil pemahaman dan hujjah dari ulama-ulama ahlussunnah di dalam kitab mereka masing-masing, Bahkan mengaku " Kitalah yang berada pada Manhaj Salaf " Namun yang menjadi illat/penyakitnya adalah Jama'ah354 akan selalu membuat wazan/timbangan kaidah Apa-apa yang telah menjadi pakem/doktrin jama'ah dijadikan ushul sedangkan Penjelasan Kitab-kitab para ulama dijadikan furu', artinya bila pemahaman itu sesuai dipakai dan bila tidak sesuai ditinggalkan, disembunyikan dengan seenaknya tanpa pembahsan ilmiah ( pokoknya manqulnya begini...) dan atau disimpangkan maknanya (dighatuk-ghatuk-kan). Sikap yang semacam inilah yang membuat si-empunya akan selalu jauh dari kebenaran, karena ia selalu merasa bahwa barang haq/ kebenaran itu hanya berada disekitarnya dan orang lain tidak memiliki kebenaran sedikitpun......inilah kata vonisnya.

Dan untuk membentengi dari pengaruh Dakwah Salaf yang perlahan mulai menggerogoti dakwah 354, maka Jama'ah354 mengeluarkan kitab Mukhtashor Al-Jama'ah wa al-imamah tulisan Pak. Kholil Dkk dan materi ini disampaikan oleh KH.Kasmudi pada Minggu Sore jam 2.00 – 4.00 tanggal 29 Maret 2009 saat acara qiro'atu as-sab'ah.

Sebenarnya bila warga Jama'ah354 memanfaatkan fitrah yang baik dan mau sedikit punya perhatian dengan agamanya, maka ia akan bertanya secara detail atas kejanggalan kitab tersebut, namun sayang sikap kritis di dalam beragama dikalangan Jama'ah354 sudah sejak lama dibunuh....bila antum berselisih sedikit saja maka akan mulai dicurigai............

Lihat Kelanjutannya di http://354hijrah.blogspot.com/ pada LABEL subhat dan bantahan. klik dan cari di posting bawah sebelumya.
smoga manfaat.

Anonim mengatakan...

Kenapa ya saya sering liat orang2 eldehihi tuh nempel stiker bertuliskan "354"...???
Kenapa orang eldehihi gak nempel aja stiker bertuliskan "ldxx"...???

Sampeyan2 orang eldehihi apa orang 354?
354 kan identik dengan islam jamaah. Katanya eldehihi gak ada hubungan nya lagi dg islam jamaah...???

Anonim mengatakan...

ALHAMDULILLAH, semakin mendekati ahlussunah neh ldxx.
di blog nya ldxx ada syaikh bin baz, utsaimin, soleh fauzan ALHAMDULILLAH.
terus saja katakan dan ungkapkan siapa ulama2 tersebut..., agar jamaah354 semakin jelas keberadaan ulama' tersebut, dan semakin gampang menumpas pemahaman ldxx yg mengkafirkan sesama muslim.
aamiin.

Anonim mengatakan...

infak adalah segala bentuk pembelanjaan (dalam konteks ini pembelanjaan di jalan Alloh/fii sabiilillah), baik yang wajib dan tertentu yaitu zakat, baik yang cuma-cuma tanpa keharusan yaitu sedekah, dan segala hal yang di luar zakat dan sedekah. (dan juga bukan denda).
Infak adalah pengeluaran/penyisihan harta secara umum. Bisa berupa yang wajib, contoh zakat. Bisa berupa sedekah. Bisa juga di luar zakat dan sedekah (yang lainnya). Contoh apakah yang di luar zakat dan sedekah? Well, banyak. Seorang suami yang menafaqo (menafkahkan) hartanya untuk keluarganya merupakan contoh yang baik. Nafaqo akarnya sama: Nun Fa Qof. Suami wajib menafkahi keluarganya. Tapi berapa jumlahnya? Ya tidak ditentukan. Tergantung kesepakatan. Tergantung pula dari kemampuan. Ketika suami dan istri bermusyawarah, misalkan terjadi kesepakatan untuk menafkahi istri dan anak-anaknya Rp 1jt seminggu. Maka si suami wajib memberikan nafkah tersebut yang menjadi hak istri dan anak2nya. Bolehkan jumlahnya berubah? boleh-boleh saja. Lagi-lagi tergantung kesepakatan. Jikalau si suami naik pangkat dan rejekinya lebih, mungkin nafkah keluarganya jadi naik misalkan Rp 2jt seminggu. Kalau si suami pendapatannya berkurang (misalkan habis di PHK),laluhanya mampu Rp 500rb seminggu tentu sah-sah saja. Kalau penghasilan suami tidak menentu? Buat saja kesepakatan umpamakan 50% dari pendapatan untuk nafkah anak-istri. Jadi kuncinya: kesepakatan.
Lalu jika ada infak persenan yang diwajibkan oleh Imam kepada jamaahnya apakah boleh? Ya boleh-boleh saja. Yang jelas namanya tetap infaq (bukan zakat). Keleluasaan infaq boleh dimanfaatkan asalkan niatnya untuk fii sabiilillah dan bisa saja berubah sesuai mufakat. Infak ini menjadi wajib, tetapi bukan zakat (tidak ada yang diperbaharui di sini). Wajib karena sudah disepakati. Dan tidak melanggar karena niatnya memang untuk fii sabilillah.
Berikut cuplikan menyesatkan dari blog terkenal Hizb Albaniyah dan argumen saya tentang sesatnya tulisan tersebut:
1. Harta yang disetorkan bukan merupakan hak dan merupakan kebathilan karena haram memakan harta muslim lainnya.
Argumen saya: orang ini kebangeten. Seenaknya main taruh dalil dan memplintirnya. Memang betul mengambil harta muslim lainnya haram. Tetapi penyerahan infak bukanlah perampasan harta. Namanya saja infak, kok disamakan dengan merampas. Infak persenan yang merupakan hasil musyawarah antara jamaah dan imamnya dan digunakan untuk kegiatan fii sabilillah adalah sah-sah saja.
2. Sebuah kezhaliman, karena zakat saja harus menunggu 1 tahun dan infak 10% jauh melebihi persentase zakat.
Argumen saya: Zakat memang tidak bisa diutak-atik. Sudah final. Tetapi infak, tidak ada hubungannya dengan besarnya zakat. Infak bisa saja berupa iuran perang. Misalkan ajakan Nabi untuk membiayai perang, Nabi mengajak untuk berinfak. Nature dari infak memang tidak terikat waktu. Tidak mesti menunggu 1 tahun. Besarannya pun juga tidak terikat, bisa lebih besar, bisa lebih kecil. Infak perang bisa saja melebihi dari zakat mal. Jadi jangan mempermasalahkan berapa besarannya dengan membandingkan dengan zakat. Karena memang tidak ada hubungannya. Hanya orang bodohlah yang berpikiran seperti itu merupakan suatu kezhaliman. Lagian, seingat saya ada juga kok zakat yang 10%. Periksa saja ndiri.
3. Perkara yang diada-adakan. Bid'ah
Dasar gendheng. Kalau membuat zakat fitrah itu menjadi 100liter per kepala itu baru bid'ah (merubah syariat). Atau mewajibkan sedekah 100rb rupiah per-minggu. Tetapi infak? Infak itu, kembali pada definisinya adalah penyisihan harta umum. Tergantung kesepakatan, bagaimana me-mobilisasi dana untuk kepentingan fii sabilillah.
Dan mau tau lucunya?
Ternyata Hizb Albaniyah/Salafi Indon ini juga menggunakan istilah infak yang ditentukan jumlahnya tidak ada "dicontohkan" nabi (lihat gambar di bawah). Hehehe... jadi ahli bid-ngah juga dong :-D

Sumber http://www.blogster.com/wongpinter/infaq

wong meluruskan mengatakan...

MASALAH INFAK, Bokyao kalo wong pinter cek dulu kata2 nya.

kalimat terakhir isi wongpinter:

" 3. Perkara yang diada-adakan. Bid'ah Dasar gendheng.

Kalau membuat zakat fitrah itu menjadi 100liter per kepala itu baru bid'ah (merubah syariat). Atau mewajibkan sedekah 100rb rupiah per-minggu".

KALIMAT DI ATAS MENUNJUKKAN BAHWA BILA KETENTUAN ZAKAT ataupun INFAK shodaqoh YG TDK ADA DALAM QURAN HADITS ADALAH BID'AH> WALAUPUN DG DALIH "INI IJTIHAD IMAM", BOLEH DHONK..., IMAMKAN PUNYA HAK... BOLEH DHONK..."
Ini menyangkut masalah syariat agama. Membuat ketentuan utk menjalankan agama.

Dari kalimat ini saja wong pinter politik sudah tahu bahwa sebenarnya infak yg di tentukan oleh manusia 2.5%, 5% 7.5% atau 10% tidak pernah kita temui dalam KITABILLAH ALQURAN DAN ASSUNNAH (HADITS)

bukankah spt wong pinter katakan tadi... Kalau membuat zakat fitrah itu menjadi 100liter per kepala itu baru bid'ah (merubah syariat).
kalo infak ditentukan 2.5% - 10%??

coba renungkan saudara2ku jamaah354..

begitulah penjelasan nya wong pinter....

ruju sumatra mengatakan...

coba saudara jama'ah dengar penjelasan wakil4, wong jujur, wong amanah, pakubumi, yg mengamalkan ilmu yg didapat, tidak khianat dg ilmunya.
satu2nya pakubumi yg tidak terlibat dalam RIBA maryoso, bliau dan keluarganya tdk tersentuh oleh rayuan dunia, RIBA maryoso.

dan tiba2 sebab meluruskan beliau dalam pemahaman kita yg salah ini, bliau di keluarkan dlm jama'ah. beliau th 2008 di katakan, murtad dari islam/ jama'ah, terpengaruh salafy.
th 2010 ini di jama'ah kita dengar dg jelas bahwa penasehat2 berkata2: "jama'ah kita inilah yg salafy?
akhirnya jama'ah tambah bingung, dan ketemulah saudara2ku di bloger ini yg dg ikhlas meluruskan pemahaman yg selama ini tdk terasa menyimpang.
jazakumullohukhoir...

http://waspada354.blogspot.com/2010_06_01_archive.html

silahkan teliti sbagai jama'ah yg kritis dan adil dalam mengambil kesimpulan..

Anonim mengatakan...

saya dengar sulton aulia terlibat RIBA maryoso juga?

apa benar....?

Anonim mengatakan...

"bulan ramadhan ini, LDII berencana mengadakan itikaf akbar di istiqlal.semua ini tak lain tak bukan hanyalah politik citra dengan nama budi-luhur"


---
hayo sekalian aj undang ulama2 Salafi. mumpung lagi pada ngumpul tuh warga ldii, sekalian aj dikasih pencerahan

Anonim mengatakan...

Adapun perlu pembaca ketahui, Syechul Islam Ibn Taimiyah ini merupakan ulama besar rujukan para salafi rakitan. Namun apa daya, ternyata Syech Mekkah Abdul Aziz Bin Baz yang juga menjadi rujukan para salafi rakitan melontarkan fatwa yang berbeda dengan Syech Ibn Taimiyah diatas. Mau bukti? Silakan baca baik baik sambil nyeruput teh hangat di sore hari ini:

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah ditanya:
“Semoga Allah memberikan kebaikan kepadamu. Hadits Nabi Shallallahu’alaihi wasallam dalam hal perpecahan umat: ‘…Akan berpecah umatku menjadi 73 golongan. Semua di neraka kecuali satu… dan seterusnya.’ Apakah Jamaah Tabligh dengan kesyirikan dan bid’ah yang mereka miliki, juga jamaah Ikhwanul Muslimin dengan kekelompokan mereka dan ketidaktaatan kepada penguasa… Apakah dua kelompok ini masuk ke dalam kelompok-kelompok yang binasa?”

Jawab:
“Masuk ke dalam kelompok yang 72 (tujuhpuluh dua). Dan siapa saja yang menyelisihi aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah maka masuk yang 72 kelompok. Yang dimaksud dengan kata ‘umatku’ adalah umat ijabah, yakni umat yang menyambut seruan Allah Subhanahu wata’ala dan menampakkan diri bahwa mereka mengikuti Nabi Shallallahu'alaihi wasallam. Mereka ada 73 golongan. Yang selamat adalah yang mengikuti beliau Shallallahu’alaihi wasallam dan istiqamah di atas agamanya. Sedangkan yang 72 golongan, di antara mereka ada yang kafir, ada yang ahli maksiat, ada yang ahli bid’ah, bermacam-macam.”

Penanya: “Yakni, dua kelompok ini termasuk dari 72 golongan itu?”
Jawab: “Ya, termasuk dari 72 golongan itu.”

(diambil dari salah satu rekaman pelajaran Al-Muntaqa di kota Tha‘if, 2 tahun sebelum wafat beliau)

Walhasil, yang tadi niatnya mau "menyerang" warga QHJ, eh, malah mengadu domba para syechnya sendiri. Karena itu artinya syech Ibn Taimiyah berpendapat bahwa orang seperti syech Ibn Baz termasuk orang yang menyelisihi al Kitab, Sunnah, dan Ijma' para sahabat.

Aduhai salafi rakitan, kok mikir pake dengkul terus sih? Sampai kapan tipu daya ini? Ah, lagi-lagi Rikrik. Malu-maluin dunia persalafian aja sih loe

http://airmatakumengalir.blogspot.com/

Anonim mengatakan...

Adapun perlu pembaca ketahui, Syechul Islam Ibn Taimiyah ini merupakan ulama besar rujukan para salafi rakitan. Namun apa daya, ternyata Syech Mekkah Abdul Aziz Bin Baz yang juga menjadi rujukan para salafi rakitan melontarkan fatwa yang berbeda dengan Syech Ibn Taimiyah diatas. Mau bukti? Silakan baca baik baik sambil nyeruput teh hangat di sore hari ini:

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah ditanya:
“Semoga Allah memberikan kebaikan kepadamu. Hadits Nabi Shallallahu’alaihi wasallam dalam hal perpecahan umat: ‘…Akan berpecah umatku menjadi 73 golongan. Semua di neraka kecuali satu… dan seterusnya.’ Apakah Jamaah Tabligh dengan kesyirikan dan bid’ah yang mereka miliki, juga jamaah Ikhwanul Muslimin dengan kekelompokan mereka dan ketidaktaatan kepada penguasa… Apakah dua kelompok ini masuk ke dalam kelompok-kelompok yang binasa?”

Jawab:
“Masuk ke dalam kelompok yang 72 (tujuhpuluh dua). Dan siapa saja yang menyelisihi aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah maka masuk yang 72 kelompok. Yang dimaksud dengan kata ‘umatku’ adalah umat ijabah, yakni umat yang menyambut seruan Allah Subhanahu wata’ala dan menampakkan diri bahwa mereka mengikuti Nabi Shallallahu'alaihi wasallam. Mereka ada 73 golongan. Yang selamat adalah yang mengikuti beliau Shallallahu’alaihi wasallam dan istiqamah di atas agamanya. Sedangkan yang 72 golongan, di antara mereka ada yang kafir, ada yang ahli maksiat, ada yang ahli bid’ah, bermacam-macam.”

Penanya: “Yakni, dua kelompok ini termasuk dari 72 golongan itu?”
Jawab: “Ya, termasuk dari 72 golongan itu.”

(diambil dari salah satu rekaman pelajaran Al-Muntaqa di kota Tha‘if, 2 tahun sebelum wafat beliau)

Walhasil, yang tadi niatnya mau "menyerang" warga QHJ, eh, malah mengadu domba para syechnya sendiri. Karena itu artinya syech Ibn Taimiyah berpendapat bahwa orang seperti syech Ibn Baz termasuk orang yang menyelisihi al Kitab, Sunnah, dan Ijma' para sahabat.

Aduhai salafi rakitan, kok mikir pake dengkul terus sih? Sampai kapan tipu daya ini? Ah, lagi-lagi Rikrik. Malu-maluin dunia persalafian aja sih loe

http://airmatakumengalir.blogspot.com/

Anonim mengatakan...

Adapun perlu pembaca ketahui, Syechul Islam Ibn Taimiyah ini merupakan ulama besar rujukan para salafi rakitan. Namun apa daya, ternyata Syech Mekkah Abdul Aziz Bin Baz yang juga menjadi rujukan para salafi rakitan melontarkan fatwa yang berbeda dengan Syech Ibn Taimiyah diatas. Mau bukti? Silakan baca baik baik sambil nyeruput teh hangat di sore hari ini:

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah ditanya:
“Semoga Allah memberikan kebaikan kepadamu. Hadits Nabi Shallallahu’alaihi wasallam dalam hal perpecahan umat: ‘…Akan berpecah umatku menjadi 73 golongan. Semua di neraka kecuali satu… dan seterusnya.’ Apakah Jamaah Tabligh dengan kesyirikan dan bid’ah yang mereka miliki, juga jamaah Ikhwanul Muslimin dengan kekelompokan mereka dan ketidaktaatan kepada penguasa… Apakah dua kelompok ini masuk ke dalam kelompok-kelompok yang binasa?”

Jawab:
“Masuk ke dalam kelompok yang 72 (tujuhpuluh dua). Dan siapa saja yang menyelisihi aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah maka masuk yang 72 kelompok. Yang dimaksud dengan kata ‘umatku’ adalah umat ijabah, yakni umat yang menyambut seruan Allah Subhanahu wata’ala dan menampakkan diri bahwa mereka mengikuti Nabi Shallallahu'alaihi wasallam. Mereka ada 73 golongan. Yang selamat adalah yang mengikuti beliau Shallallahu’alaihi wasallam dan istiqamah di atas agamanya. Sedangkan yang 72 golongan, di antara mereka ada yang kafir, ada yang ahli maksiat, ada yang ahli bid’ah, bermacam-macam.”

Penanya: “Yakni, dua kelompok ini termasuk dari 72 golongan itu?”
Jawab: “Ya, termasuk dari 72 golongan itu.”

(diambil dari salah satu rekaman pelajaran Al-Muntaqa di kota Tha‘if, 2 tahun sebelum wafat beliau)

Walhasil, yang tadi niatnya mau "menyerang" warga QHJ, eh, malah mengadu domba para syechnya sendiri. Karena itu artinya syech Ibn Taimiyah berpendapat bahwa orang seperti syech Ibn Baz termasuk orang yang menyelisihi al Kitab, Sunnah, dan Ijma' para sahabat.

Aduhai salafi rakitan, kok mikir pake dengkul terus sih? Sampai kapan tipu daya ini? Ah, lagi-lagi Rikrik. Malu-maluin dunia persalafian aja sih loe

http://airmatakumengalir.blogspot.com/

Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...

wah... ahli bid'ah juga masuk komentar neh...
ldxx berkata or luar yg tahlilan yasinan adalah ahli bid'ah e.. ternyata setelah pulang haji buat sertifikat ganti nama???

setelah tahu ini dilakukan oleh imam ldxx, 3 nama diajukan, nanti imam yg memberi nama, krn imam punya ilham yg bagus...,

setelah ada fatwa bahwa ini bid'ah dari Mufti kerajaan saudi arabia tempat ldxx belajar..., sy langsung good bye ldxx... ternyata kita bid'ah tdk terasa ya...
ternyata sy taklid, tanpa menanya dalilnya dulu.
bid'ah menurut ldxx, keluar dari islam spt keluar rambut dari adonan roti.

dari pada sy keluar dari islam, lebih baik sy keluar dari ldxx...

Anonim mengatakan...

KALO ORANG SALAFI MENGATAKAN ORANG LDII SUKA MENGECAP KAFIR GOLONGAN LAIN APAKAH SAAT INI DALAM BLOG INI SALAFI TIDAK MENGKAFIRKAN LDII.TERNYATA SAMA SAJA....WAH HANCUR NIH ORANG-ORANG ISLAM DI INDONESIA.MASIH MENDING LDII ADA ORGANISASI SAHNYA,KALAU SALAFI KAYAK UCULAN

Anonim mengatakan...

Kalo sy menilai dengan infak persenan orang LDII itu mandiri dalam pembiayaan peribadahan mereka.Itulah yang saya salut, sehingga membangun masjid dll tidak meminta-minta dari pintu ke pintu, minta di jalan-jalan sambil ngatungkan ember.wah kalo yg lewat kebetulan bukan orang islam dalam hatinya tertawa.WONG ISLAM KERE-KERE YO..KANGGO IBADAH AWAKE DEWE WAE NJALUK-NJALUK.itu sangat memalukan orang islam secara umum.jadi kalo saya pernah dengan di LDII ada infak persenan untuk pembiayaan peribadahan mereka saya rasa kita tidak perlu iri dan malah perlu kita contoh sehingga agama islam ini kuat dan tidak ngisin-ngisini.CUMA KOMENTAR ORANG NETRAL

Anonim mengatakan...

komentar anonim tadi:

"bid'ah menurut ldxx, keluar dari islam spt keluar rambut dari adonan roti".

dalilnya: laa yaqbal li shohibi bid'ah.... dst artinya tdk diterima amalnya ahli bid'ah"
sampai ke akhir hadits: mereka ahli bid'ah keluar dari islam, sbg mn keluarnya ramput dari adonan roti.(islamnya tdk berbekas, alias bukan islam, alias kafir...)

ternyata hadits yg sering di nasehatkan ke pengajian2 di ldxx ini PALSU.

silahkan saudara2ku cek di:

SILSILAH HADITS DHA'IF dan MAUDHU' karya Muhammad Nasharuddin Al-Albani.

Anonim mengatakan...

Sepertinya di asrama IBNI MAJAH bulan april 2010 ini, slalu di sebut nama albani oleh penyampai, bp imam sulton aulia, dan pengkoreksi gurubesar kh.kasmudi.
ALBANI= SOHIH
ALBANI= DHA'IF

apakah albani yg di sebut2 ini Muhammad Nasharuddin al-albani?
amalsolih di jawab mas..

Anonim mengatakan...

ya...ya lah siapa lagi kalo gak almuhadist syeh nasirudin al albani rahimahullah. tapi lihat ciri ciri ahli bid'ah dari ahli hadisnya ldii yang nyebut dirinya wong pinter keblinger malah menghina syeh albani dengan penisbatan albaniyh.jadi ternyata mangkulanya sang imam abdul aziz bertabrakan dengan ahli hadisnya sendiri yang ngaku wong pinter keblinger.he...he...he dasar ahli bid'ah khawarij lagi.

Anonim mengatakan...

jadi albani ini ahli hadits yah.
saya dah dapat bukunya silsilah hadis doif dan maudu' jilid 1 sampai jilid 4. jazakaulohkhoir...
saya baru baca 1 buku, MasyaAlloh..., banyak hadis doif kita pakai..?!

Anonim mengatakan...

Poor you! I've just read the contents of this blog. And I'm classifying that this blog is just like a spam which is so meaningless! Don't judge something only by its cover. You'd go purifying your minds before you talk/write something!. So far, I obviously truly know that Jokam's legal organization that had been admitted by MUI. I'm sorry, I prefer to choose being jokam than being the member of this random organization. Sorrily, I am sorry. You can't prove us completely. Ok, this blog is awfully annoying! Such an useless spam blog! Please, be wise! Don't be a gorgeous liar jerk!
Regards, anonymous!

Anonim mengatakan...

Poor you! I've just read the contents of this blog. And I'm classifying that this blog is just like a spam which is so meaningless! Don't judge something only by its cover. You'd go purifying your minds before you talk/write something!. So far, I obviously truly know that Jokam's legal moslem organization that had been admitted by MUI. I'm sorry, I prefer to choose being jokam than being the member of this random organization. Sorrily, I am sorry. You can't prove us completely. Ok, this blog is awfully annoying! Such an useless spam blog! Please, be wise! Don't be a gorgeous liar jerk!
Regards, anonymous!

Anonim mengatakan...

Songong dah lo, ngejelek-jelekin ormas Islam lain kaya gini. Darimana lo tau ld** sesat? Songong abes gue baca blog ini, malahan gue ngerasa blog lo yang sesat. Kalo ld** sesat, kenapa lo dulu mau masuk & jadi member? Ngapain lo post foto-foto pengurus ld** juga di blog ini, emang siape lo! Miris gue, ini sih sama aja lo ngejelek-jelekin ormas Islam lain. Sorry, gue labil, tapi gue ga suka sama taktik lo bikin blog beginian. Semoga Allah SWT memberi hidayahnya buat elo elo pade!

Anonim mengatakan...

"Sorry, gue labil, tapi gue ga suka sama taktik lo bikin blog beginian"

jawab:
samm...a', gw jg lg labil neh..
stelah mendengar penjelasan beliau.

mending kita ngaji adja yuk ke www.radiorodja.com

gak jelek2in orang/organisasi muslim yg lain...
Regards.

Anonim mengatakan...

Saya rasa wajar sepertinya pembuat blog melakukan ini, karena mungkin sudah bertahun2 atau belasan tahun atau bahkan puluhan tahun di dlm jamaah354, ia merasa tertipu, aqidah nya di pelesetkan tidak terasa.

contoh: dia di perjalanan dari yogya menuju ke jakarta, di tengah perjalanan ia bertanya pd ssorg dijalan, ditunjukkan ke arah timur (sharusnya ke barat), kemudian sesudah perjalanan panjaaaang (tanpa boleh bertanya2 setelahnya dg mangkul tsb) sampailah ia ke banyuwangi. hampir ke bali ...
stlah dia tau, bagaimana terpukulnya ia.
kemudian bliau mau memberitahu saudara2nya jangan sampai tertipu oleh orang di pinggir jalan tadi.

jadi wajar lah...

ini menurut pendapat saya lho...!!

rusliansyah mengatakan...

nasehat di bawa dengan hikmah,bukan mempelesetkan dalil kemudian pengertian di larikan pada kepentignan kelompoknya bukan pada kepentingan kaum muslimin pada umumnya,banyak sekali dalam 354 hal demikian yang di jumpai...contoh dalam pembahasan masalah baiat,setiap kelompok apabila memahami dalil ini mereka akan jatuh kedalam taashub pada kelompoknya sehingga mereka mengannggapp bahwa kelompoknya dalah yang pertama kali,yang di terima allah, selain dari mereka hanyalah roddun di tolak dan tidak sah bahkan pemahaman mereka sampai ke tingkat takfiri (yang tidak berbaiat pada imamnya adalah kafir)
sehingga bisa anda lihat ke taashuban sebagian dari mereka telah menutupi mata hati tanpa mengkaji seindah mungkin tulisan para ulama tentang masalah baiat.kalau saja mereka mau membuka diri untuk mengkaji kitab ulama salaf salah satunya imam asyathibi insya Allah ini akan menjadi solusi dan mereka tidak akan taashub pada kasmudeng (nama samaran) dan tan toyyibung (nama samaran)

Anonim mengatakan...

Jamaah 354 itu keliru dalam memaknai apa arti ‘jamaah’ itu. Jamaah dalam arti sebenarnya adalah jamaah muslimin. Jamaah muslimin adalah 1.sedangkan jamaah 354 itu adalah jamaah minal muslimin,bukan jamaah muslimin. Perintah Rasulullah justru adalah menjauhi firqoh ( bergolong-golongan, dimana loyalitas keislaman hanya diperuntukan untuk golongannya saja,bahkan menilai umat islam diluar golongannya adalah kafir seperti apa yang dilakukan LDII/jamaah 354) dan bukan mebikin imamah-imamah golongan. Istilah imam dalam hadits-hadits imamah itu maksudnya mengacu ke khalifah,dimana khalifah ini dibeat dan diakui oleh umat islam di sepenjuru dunia. Lihatlah sejarah khalifah. Oleh LDII/jamaah 354 istilah imamah ini dipersempit maknanya menjadi imam mereka saja ( sekarang imam jamaah 354 dipegang oleh abdul aziz dari keturunan nurhasan) yang nota bene jamaah 354 adalah sangat minoritas dari segi jumlah dibanding umat islam sedunia. Imam 354pun sama sekali tidak dikenal oleh mayoritas umat islam begitu juga oleh umat islam di indonesia. Jadi alangkah konyolnya imam mereka yang disembunyikan itu (istilahnya bitonah) diklaim sebagai imamah/khalifah. Imamah 354 itu akhirnya delusi seperti katak kecil yang merasa besar seperti sapi. Apabila zaman sekarang masih ada khalifah jamaah muslimin, maka wajiblah kita bergabung dengan khalifah itu. Tapi kalau tidak menjumpai khalifah, yang harus kita lakukan adalah menjauhi firqoh, menjauhi sikap hizbi dan bukanlah membuat imam-imam golongan kecil. Ketiadaan khalifah ini bukanlah salah umat islam, tapi kita memang diqodar hidup di zaman yang tidak ada khalifah. Kalaupun mau membuat imamah, maka itu haruslah mendunia dan diakui oleh umat islam. Jadi bukan membuat imamah-imamah golongan kecil lalu menggunakan hukum-hukum,hak dan priviledge yang sebenarnya diperuntukan untuk khalifah. Sikap terbaik kita, apabila tidak ada khalifah dan belum mampu untuk membuat khalifah adalah berdakwah menyebarkan tauhid, menjaga kebersatuan umat islam, tidak berfirqoh karena walupun tanpa khalifah,umat islam tetaplah satu dan tetaplah jamaahmuslimin. Di saudi arabia, raja mereka saja hanya disikapi sebagai pemimpin negara dan tidak disikapi sebagai khalifah. Di saudi arabia yang nota bene pusat ahlu sunnah dan tempat pak nurhasan menimba ilmu sama sekali tidak mempunyai hukum diluar kepemimpinan saudi adalah kafir. Hukum imamah di saudi arabia jauh berbeda dengan yang dilakukan LDII/jamaah 354. Ulama alharamain justru gigih berdakwah untuk kebersatuan umat islam, memerangi firqoh, memerangi takfir dan khawarij dan memperjuangkan kemurnian agama. Hukum-hukum yang diterapkan oleh LDII/jamaah 354 akhirnya tidak dikenal oleh mayoritas umat islam.

Anonim mengatakan...

Saya mengajak pada semua jamaah 354 untuk lebih kritis terhadap imamahnya yang batil. Hal ini adalah kemuliaan. Jamaah 354 sendirilah yang dapat menolong dirinya sendiri dari doktrin-doktrin batil yang disuntikan kedalam syaraf-syaraf rukyahnya oleh Imam dan kroninya. Marilah kita menyeru dan menasihati pada bapak Abdul Aziz ( imam 354) agar kembali pada manhaj yang benar. Kalau bapak aziz bertaubat, maka insya Allah langkahya akan diikuti oleh sebagian besar rukyahnya. Maka bapak abdul aziz akan menjadi pelopor kebenaran. Sebaliknya apabila bapak “imam” abdul aziz keras kepala tetap menghukumi orang islam yang diluar imamahnya adalah orang kafir dan malahan tetap mempropagandakan ajaran dan ideologi takfirnya pada rukyahnya yang lugu, maka sikap harus kita ambil adalah menjauhi kepemimpinannya yang dzalim dan menentang Allah, kita harus menasihati sesama sedulur lainnya dan keluarga kita dari bahaya hizbi takfiri ini dan jamaah khawarij ini agar kita semua selamat dari murka Allah. Imamah 354 bukanlah hal yang syariat dan memang batal secara syariat. Imamah 354 hanyalah sebuah kepemimpinan biasa saja,bukanlah hal yang syariat. Warga 354 yang menolak dan menjauhi imamnya tidak bisa dihukumi melanggar syariat agama, tidak ada dosa menentang Abdul Aziz, tidaklah dihukumi khawarij dan bukan juga murtad ( apalagi). Wahai para saudaraku jamaah 354, tak takutlah anda dengan sabda Rasulullah : Al Khawarij hum kilabunnar ( khawarij,mereka itu adalah anjing-anjing neraka). Khawarij adalah golongan/firqoah bidah yang mempunyai keunikan sendiri yaitu mengkafirkan sesama orang islam . khawarij melakukan takfir terhadap sesama umat islam bukan dengan kitab-kitab kafir dan sekuler. Tapi khawarij melakukan ini semua dengan nas-nash suci quran dan hadits. Inilah bahayanya khawarij. Khawarij fasih berdalil dengan nash-nash suci, mereka mungkin pandai juga qiroatu sab’ah .tapi ya gitu, nash suci alquran tidaklah melewati kerongkongan mereka ( tidak paham) dan justru dengan nash-nash suci itulah mereka melakukan kezaliman.

Anonim mengatakan...

Kepada bapak abdul aziz , saya harap bapak takut kepada Allah swt. Sampeyan sudah banyak menerima peringatan dan nasihat dari saudara-saudara muslim yang ikhlas dan dalam manhaj yang lurus untuk segera meninggalkan paham takfir. Wahai bapak abdul aziz, apabila anda tetap menghukumi orang diluar imamah sampeyan itu orang kafir, maka sikap sampeyan akan diikuti oleh ribuan rukyah sampeyan. Tegakah sampeyan menjerumuskan rukyahmu sendiri? Bagaimana karena ulah sampeyan mengakibatkan banyak orang jatuh pada kemaksiatan pada Allah yaitu berupa tindakan takfir? Apa sampeyan tidak takut pada kiriman dosa dari ribuan rukyahmu yang jatuh dalam kubangan khawarij yang sampeyan, kakak sampeyan ( abd dhohir), dan bapak sampeyan (nurhasan) ciptakan? Tak takutkah pada ancaman Allah karena nasihat dan peringatan sudah datang? Segelah kembali pada manhaj yang benar sebelum Allah menurunkan hukum baik di dunia dan di akhirat. Wahai pak Abdul Aziz, segeralah campakkkan wakil-wakilmu dan orang-orang yang ada di sekelilingmu yang memang kerap memperalat sampeyan dan “jabatan” sampeyan untuk tujuan duniawi. Segeralah campakan wakilmu yang bernama kasmudi, apabila kasmudi juga mendoktrin takfir dan tetap keras kepala bahwa diluar 354 adalah kafir dan ahl neraka. Singkirkan semua pakubumi yang mebrainwash para calon mubaligh apabila positif menyebarkan paham takfir baik pada rukyah maupun pada calon mubaligh di kediri. Pak aziz, kembalilah ke hidup menjadi orang normal biasa dari pada terus berdelusi menjadi khalifah. Buat apa punya pengikut banyak tapi di sisi Allah adalah dosa dan ada perhitungnnya di hari kiamat kelak? Tak ada untungnya sama sekali pak. Selain berdosa pada Allah, jadi ‘imam-imaman’ hanyalah membebani pikiran dan hidup anda. Keluarga andapun juga terbebani dan rawan diperalat dan terkena fitnah. Kembalilah pak ke jalan yang benar, selamatkan rukayh dan keluarga anda juga pak. Hiduplah dengan tenang dipelukan kitabullah dan sunnah rasulullah. Hiduplah dengan tenang dengan tauhid dan taqwa. Dengan kembali pada jalan yang benar anda juga tidak akan miskin koq pak, pertolongan Allah akan datang.

Anonim mengatakan...

Alhamdulillah...

Terima kasih atas postingannya. Semoga membuka mata hati orang2 354 yang masih berada di dalam cengkraman "khalifah" palsu dari kediri.

Amin...

Anonim mengatakan...

Sudahlah salafi. Mau berhujjah apalagi?

Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, dia berkata: Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak halal ditumpahkan darah seorang muslim kecuali karena salah satu di antara tiga alasan: orang yang telah kawin melakukan zina, orang yang membunuh jiwa (orang muslim) dan orang yang meninggalkan agamanya memisahkan diri dari jamaah” (Muttafaq 'Alaih)

Karena menurut pengertian dan pemahaman salafi rakitan itu seorang imam/amir adalah pemimpin sebuah negara (presiden, perdana menteri, raja).

Maka kesimpulannya adalah: semua orang yang berpindah kewarganegaraan, hukumnya sama dengan memisahi jamaah.

Berpindah dari amir yang satu, ke amir yang lain. Dimana hal tersebut terlarang menurut hadits ini: Fu Bil Baiatul Awal Fal Awal.

Sudahlah salafi. Hendak kemana engkau pergi? ke...? Naudzubillah.

Anonim mengatakan...

Dangkalnya orang ini, pasti ditempat ngajinya hanya dicekoki paham2 panatik golongan. Saudara jamaah Ldii sadarlah! kalian itulah diluar Jamaah Muslimin. Perkataan Ibnu Mas'ud itu di tujukan buat kalian yg bergolong2ngan dan membanggkan diri. Hati klian itu keras dan sombong. Saya yakin banyak para saudara Ldii yg yg bertentangan hati nuraninya dengn faham yg kalian anut.

Saya bukan salafi, tapi saya perhatikan dan sering dengar kesombongan kaum Ldii. Kesmbongan yg terpelihara.

Anonim mengatakan...

Balik lagi ke itu2 juga...

Otak sampeyan tuh udah dicuci. Udah gak mau lagi mencoba "melihat" dunia luar. Terkungkung dalam ke-taklid-an yang membutakan hati sampeyan...

Astagfirullah...

Anonim mengatakan...

hati2... salafy x ldxx bergrilya mencari mangsa...

Anonim mengatakan...

http://separuhhidupkupergi.blogspot.com/ kini on air....

Anonim mengatakan...

kampung deh lo.
Hak ldxx juga kali mau menyebarkan Islam dengan berbagai jalan/ kaga. Siapa lo sih, emang situ udah yakin anutannya bener 100%? Helo!

Anonim mengatakan...

kasihan jama'ah di per-alat kasmumet (bukan nama sebenarnya).

mending kita ngaji yuk www.islamhouse.com
www.radiorodja.com

Anonim mengatakan...

INSYAALLOH
www.kajian.net
penghibur hati yg lara..., penambah banyaknya fahala..., penjaga diri dari neraka...,

Anonim mengatakan...

http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Jafar%20Umar%20Thalib/Terorisme%20Berawal%20dari%20Pengkafiran%20Berujung%20Pada%20Pengeboman

terus terus terus mengkafirkan wahai ldxx... kalian bisa jadi teroris sejati...

Anonim mengatakan...

tangkap itu teroris... ciri2nya:

1. mengkafirkan sesama muslim
2. menghalalkan darah saudaranya yg islam.
3. menghalalkan harta saudaranya yg islam

Anonim mengatakan...

gue kagak mau dusta lagi..., gw tobat gak mau ikut2 ngaji ldii lagi... gw ngaji aja di Makkah dan Madinah langsung saja..., gw kagak mau di tipu lagi...
Astargfirulloh,..

Anonim mengatakan...

Yohanes Andy :
Semua Islam di indonesia yang rukun..?semua sama saja..ingat indonesia harus dibangun berdasarkan kebersamaan..yg tinggal di Indonesia ini banyak sekte dan agama marilah kita bangun ekonomi kerakyatan..sehingga bangsa kita bisa maju..ekonomi makmur…dan kenapa ya negara..kalau negaranya islam kok senengannya ribut berantem sendiri..semuanya pada ingin masuk surga sendiri..yg lainnya kelaut aja…apa islam sesuai kritikan Paus Bennediktus..yaitu suka akan KEKERASAN ,bahkan ki joko bodo..sendiri ngaku dia yang masuk surga…ingat negara kita bukan negara Islam !!! marilah kita bikin maju negara kita…masa kita kalah dengan korea..jepang..china..bahkan komboja….yang menurut sudut pandang orang islam,mereka adalah negara KAPIR,anehnya Indonesia yg islamnya banyak masih tergantung pada negara kapir tsb,apa org islam ga malu… mereka lebih makmur…apa karena di negara itu islamnya ga berkembang ya…alias dikebiri..jadi negaranya gak ribut..? Saya yakin negara jepang dan china kalau islamnya banyak spt indonesia…pasti negara tsb tdk akan maju..karena ribut terus..dan ribet semua rakyatnya selalu membahas “SIAPA YANG AKAN MASUK SURGA ” akhirnya jadi ribut dan sering berantem sendiri…dan contohnya adalah Indonesia…islamnya suka ribut dan berantem sendiri.Maka saya sangat setuju kalau sekali-kali presidennya jangan orang islam,tapi dari agama lain..biar ganti suasana.Dari pada pada ribut,lebih baik memperbaiki diri sendiri…karena saya tau banyak orang yang beragama islam kok masih melakukan kejahatan..ada yg mencuri…merampok…jadi preman..membunuh…berjudi,bahkan kalau anda sweeping di kompleks pelacuran..yang jadi pelacur dan yang main kepelacuran tsb…kok KTP nya agama islam…emank kalau dalam islam apa kaya gini ga apa-apa…?makanya saya sih setuju dengan tindakan islam FPI yaitu orang-orangnya memperbaiki diri sendiri..dengan mengobrak-abrik tempat maksiat tersebut…cuma yg gak setuju…seragam baju mereka terlalu mengkultuskan islam…mbok ya bajunya lebih nasionalis saja…misalkan waktu aksi memakai baju adat…mungkin kawan-kawan dari agama lain dengan suka rela ikit membantu…(koreksi untuk kang habib Rizieq).marilah kita bangun negara kita..supaya maju berdasarkan PANCASILA jangan berdasarkan KITAB ORANG ISLAM, sehingga ekonomi kita makmur untuk anak cucu…yaitu dimulai dengan giat usaha membangun ekonomi keluarga,tekun,ulet…tdk ribut..dengan demikian kita bisa keluar dari krisis ini…dan NANTINYA NILAI TUKAR DUNIA ADA TIGA MATA UANG YAITU DOLAR,EURO DAN RUPIAH…mungkinkah ini terjadi….salam yohanes

Anonim mengatakan...

ldxx bisa rukunlah dg islam yg lain, jangan manganggap kafir sesama islam yg diluar ldxx.

kalo agama di luar islam silahkanlah... ldxx menganggap kafiiirrr...

tapi jangan di boomm yah... ini negara aman. mas ldxx...

Anonim mengatakan...

adanya keilmuan ld.. banyak yg di kritis:

pedomannya Qur'an dan Hadits
Alquran sudah benar. tapi Haditsnya banyak yg palsu dan lemah!!
Seharusnya pakailah Alquran dan hadits yg sohih saja, banyak sekali hds yg sohih di Sohih bukhori dan Sohih muslim.

kadang2 sifat pamer si mubalerg yg menampilkan keanehan2 hadits, dan dia tdk mau meneliti itu hadits datang dari nabi atau dari Yahudi (hds palsu). karena di abad ke 3 hijriah banyak sekali terdapat hds palsu. apalagi sekarang ini!

rukyah2 yg toat dg ke-luguannya dan ke awaman nya thd ilmu ini mudah sekali terperdaya dg perangkap ulama2 ld.. yg memangkulkan subhat.

jadi rukyah, jangan putus asa utk mengetahui dg jelas kedudukan suatu hadits, apakah hadits itu sohih atau doif atau palsu.

sering kita dengar ulama ld.. berkata "gak apa2 mengamalkan hadits doif"
saya mau tanya bagaimana bisa diamalkan sedangkan belum tentu hadits itu datangnya dari Rosullulloh Soloulohualaihiwasalam? karena kelemahan hadits itu!
bagaimana amalan yg dikerjakan sedangkan nabi tidak mencontohkan?
khan di tolak???!!

AGAR LEBIH SELAMAT: PAKAI PEDOMAN KITTABILLAH WA SUNNAH. ATAU PAKAI ALQURAN DAN HADITS YG SOHIH SAJA.

kita menghendaki saudara2 kita bisa sama2 masuk surgaNYA ALLOH dan selamat dari nerakaNYA ALOH, tanpa rintangan2 jalannya...

Anonim mengatakan...

Kutipan dibawah ini adalah untuk mengingatkan kembali fatwa-fatwa ulama zaman sekarang, agar jangan sampai para pemimpin Madigoliyyah lupa atau pura-pura lupa, sehingga mereka menyangka jama’ah mereka didukung oleh para ulama ahli hadits. Dan supaya mereka tahu bahwa para muhadits menghukumi bai’at jama’ah-jama’ah ini adalah bai’at bid’ah dan menimbulkan perpecahan ditubuh umat Islam.
------------------------------------
Asy-Syaikh Al-Muhadits Al-’Allamah Muhammad Nasiruddin Al-Albani rahimahullahu mengatakan,

أَمَّا مُبَايَعَةُ حِزْبٍ مِنَ الْأَحْزَابِ لِفَرْدٍ لِرَئِيسٍ لَهُ، أَوْ جَمَاعَةٍ مِنَ الْجَمَاعَاتِ لِرَئِيْسِهِمْ وَهَكَذَا، فَهَذَا فِي الْوَاقِعِ مِنَ الْبِدَعِ الْعَصْرِيِّةِ الَّتِي فَشَتْ فِي الزَّمَنِ الْحَاضِرِ، وَذَلِكَ بِلَا شَكٍّ مِمَّا يُثِيرُ فِتَنًا كَثِيرَةً جِدًّا بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ
“Adapun pembai’atan yang dilakukan kelompok dari kelompok-kelompok itu, dari anggotanya terhadap pemimpinnya, atau satu jamaah kepada pemimpinnya, dan yang semisalnya, pada kenyataannya termasuk bid’ah yang baru muncul pada masa kini. Tidak diragukan lagi, bahwa ini dapat menimbulkan berbagai fitnah yang sangat banyak sekali di kalangan kaum muslimin.” (Silsilah Al-Huda wan Nur, kaset no. 288)
baca sekanjutnya di http://separuhhidupkupergi.blogspot.com/2010/08/blog-post_20.html

Anonim mengatakan...

Apapun namanya , apapun istilahnya , sebuah pemahaman yang keliru atau sengaja di buat keliru atas istilah " jamaah dan baiat " akan berakibat fatal.

Sadarlah wahai orang2 yang berbaiat tidak syar'i ..........bulan cuma untuk warga eldehihii tapi untuk siapa saja yang taqlid buta ke amirnya .

Taqlid buta ke amir itulah yang menjadi jalan AWAL penyipangan dari Islamnya Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam dan para Sahabat generasi terbaik umat ini.

Sudah QadarrAllah kalau amir-amir itu akan berusaha menampilkan dagangannya yang dapat menguntungkan dia , maka belajarlah kalian semua .....

Anonim mengatakan...

KESESATAN/PENYIMPANGAN LDII DARI SEGI IMAMAH

Amir/imam mereka (Islam Jama’ah/Lemkari/LDII) dalam rangka mendoktrinkan anggotanya soal imamah menggunakan Al-Qur’an surat Al-Isra’: 71) yang artinya:
“Pada hari Kami memanggil tiap-tiap manusia dengan Imam mereka.”
(Q.S. Al-Isra’: 71)
Menurut penafsiran Nur Hasan Ubaidah Lubis (Madigol):
Pada hari kiamat nanti setiap orang akan dipanggil oleh Allah dengan didampingi oleh imam mereka yang akan menjadi saksi atas semua amal perbuatan mereka di dunia. Kalau orang itu tidak punya imam dikatakannya pada hari kiamat nanti tidak ada yang menjadi saksi baginya sehingga amal ibadahnya menjadi sia-sia dan dimasukkan kedlam neraka. Oleh karena itu, katanya semua orang Islam harus mengangkat atau membai’at seorang imam untuk menjadi sksi bagi dirinya pada hari kiamat. Dan jama’ah harus taat kepad imamnya agar nanti disksikan baik oleh imam dan dimasukkan ke dalam surga, dan orang yang paling berhak menjadi Imam adalah Nur Hasan Ubaidah Lubis (Madigol), katanya. Karena dia dibai’at pada tahun 1941, maka orang-orang yang mati sebelum tahun 1941, berarti mereka belum berbai’at, jadi pasti masuk neraka, katanya.
Menurut penafsiran pada pemahaman yang lurus (dapat dilihat dalam tafsir Ibnu Katsir):
Lafazh imam dalam ayat itu, menurut Mujahid dan Qatadah artinya ialah: nabiyyihim “nabi mereka.” Sehingga sebagian ulama baca selanjutnya di http://separuhhidupkupergi.blogspot.com/2010/08/354-dan-penyimpangannya.html

Anonim mengatakan...

Hati-hati PERINTAH BID'AH imam salafi!!!

Tapi karena salafi taklid buta karena telah dibutakan mata hatinya, maka mereka tetap menjalankan perintah bid'ah tersebut...

Seandainya memang salafi menegakkan kebanaran dan anti bid'ah, maka ketika berbelanja ke mini market, supermarket pasti salafi tdk mau bayar PPN 10 %, jg gak bakal mau bayar PBB, bayar pajak penjual/pembeli, pajak penghasilan, atau gajinya jg gak bakal mau dipotong pajak...

Hayooo salafi masih ngaku anti bid'ah atau ahlul bid'ah???
(Muzakkir)

Anonim mengatakan...

mas... sampyan kalo ngomong pakai dalil dong jangan pakai otak yang di selimuti hawa nafsu, lha wong sampyan ngajinya himpunan aja bagaimana bisa tahu kaidah kaidah fikih,ngaji coba mas sama ustadz2 yang mengikuti manhaj dan akidah yang benar,jangan taklid aja sama faham madigol.

Anonim mengatakan...

ya masih mending bayar pajak ke pemerintah, jelas penggunaanya dibukukan dengan benar dan bisa di control (yg terbukti nyeleweng di penjara) terus pemerintah RI menyerahkan masalah infaq sesuai kemampuan individu masing2. ada lembaganya, jelas (penyaluranya, sosialisanya dll, ngk ngumpet2)

lah klo ldii? jeng...jeng...
klo di bilang buat bangun masjid, masih ad ya pungutan buat pembangunan masjid. dari pusat pun bentuknya pinjaman, pake bunga pula. la uang isrunya kemana?? klo mau bangun masjid masih mengadakan pungtan lagi...??? eh...maaf sebenernya ngk apa2 sih klo memang bener2 kurang dananya. Tapi harus jelas dunk laporanya!! di masjid luar aj di tulis laporanya Gede banget di white bord total sodaqoh, infaq dll.


Jangan pura2 ngk tau deh, pengurus di masjid Ldii deket rumah saya udah banyak mengeluh tuh! masak pinjam uang ke pusat buat bangun masjid di bungain/riba weleh..weleh..

Anonim mengatakan...

OOOh jadi ajaran salafi lebih baik menghidup-hidupkan pajak dari pada infaq...

Ada dalilnya ga yah bayar PPN 10%, bayar PBB dan pajak2 lainnya???

Oh iyaa kan salafi punya dalil bid'ah utk menghalalkan pajak daripada infaq...
(Adam)

Anonim mengatakan...

Membayar pajak pembelian/PBB hukan berarti setuju dengan pajak akhi yang semoga Allah menambah pemahaman kepadamu.
Tidak ada istilah pembenaran pajak dalam manhaj kami .

Kita wajib taat kepada amir yang sah ( ulil amri ) meskipun dia telah dholim dengan mengambil harta kita ( pajak dll ), memukul punggung kita atau lainnya , asal tidak menyuruh kita keluar dari aqidah.

Jujur saja , ana jadi heran dengan akh. muzakkir dan adam ,antum ini paham dengan bid'ah atau sekedar panas hatinya ???
Ini masalah agama ya akhi , antum harus bisa menerima kebenaran walaupun pahit antum rasakan , karena semuanya demi kebaikan antum sendiri.

Itulah manhaj kami , karena yang demikian itulah yang di wasiatkan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam , diantra wasiat terakhir Beliau .

Anonim mengatakan...

wkwkwk .......

buat muzakkir dan adam , kowe musti paham dulu baru komentar.

SEMUA BID'AH HUKUMNYA HARAM , TAPI TIDAK SEMUA YANG HARAM ITU BID'AH.

Pajak itu haram hukumnya dan itu sudah ada sejak jaman bahula makanya di haramkan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam , jadi bukan bid'ah.
Yang jelas bid'ah nich mau contohnya ???? jamaahnya ala nur hasan dengan madigoliyahnya , temasuk pemahaman kowe-kowe kabeh iku.

Anonim mengatakan...

loh...kok lansung nuduh ajaran salafi mas. saya keluar dari ldii bukan karena salafi/mauludin. Tapi lebih kepada ketidaktahanan melihat kebrobrokan ldii itu sendiri. Menghalalkan bunga, mengkafirkan muslim di luar golonganya, penipuan dll.

ers kalaupun ngk ada salafi apa harus terus didiamkan penyelewengan2 ini. kalian yg tau diam saja. bukanya itu DAYUS??! kalian tau kan ancamanya kalau dayus??

Jadi penasaran pengen belajar ke ustad2 salafi? kalau yg deket pondok gede, di mana ad pengajian salafi? udah ngk sabar ingin ngaji di salafi...penasaran.

Anonim mengatakan...

Ooooohh.. berarti salafi mau menerima perintah harom dan menghidup-hidupkan keharoman Nabi ya...

Oke makasih pencerahannya jaza kallohu khoir...
(Adam)

Anonim mengatakan...

menurut saya begini... kalo salafi mau membayar pajak itu bukan salafi berarti mnghalalkan pajak ato salafi taat sama penguasa yang printah haram tapi siapakah rakyat indonesia ini apa lagi LDII yang apabila pemerintah bikin undang2 terus berani menentangnya, apa lagi kalo sesuatu itu memang gak bisa kita hindari,tapi justru yang lebih GEBLEG/aneh bin ajaib ya LDII ISLAM JAMAAH ini,lha wong pemerintah sak rakyatny (non ldii) di kafirkan kok malah ijtihad IMAM LDII lewat tex bulanan suruh patuh dan tunduk kpada pemerintah,kan mestinya orang kafir di perangi. LDII...LDII sadar dooong.

Anonim mengatakan...

Betul... Betul... Betul...

Anonim mengatakan...

spt ipin upin sahaja.., betul 3x.

mantabb ... terus mas ldii dan mas salafi.., skalian belajar neh...

kalo sy ikut web2 ldii, kok yg dibahas itu2 saja yah, kalo ikut web salafi, tdk menjenuhkan dan menurut pengamatan saya cukup berkualitas isinya.
jazakumullohukhoir...

Anonim mengatakan...

Bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas, mbak-mbak, saudara-saudara, saudari-saudari, akhi-akhi, ukhti-ukhti.

Sebenarnya antara LDII dan Salafi tidak ada permasalahan ajaran. Yang jadi masalah adalah ada orang-orang yang sakit hati dengan LDII, kemudian keluar dari LDII dan menjelekkan LDII. Ya..mirip-mirip dengan orang yang diputusin pacarnya dan mencap jelek mantan pacarnya itu (makanya..jangan pacaran).

Lebih jelasnya mengenai penjelasan postingan-postingan barisan sakit hati ini, bisa baca-baca di blog kesesatan-ldii.blogspot.com, anti-rumahku-indah.blogspot.com, anti-waspada354.blogspot.com, anti-tuntutlah-ilmu.blogspot.com

Anonim mengatakan...

nggak sakit hati bagaimana ????? lha wong pacarnya ternyata pelacur ...... yang demi uang dia lakukan apapun juga ....

kamu tau berapa ribu rumah tangga bubrah gara-gara paham " pelacur " itu ???

berapa banyak anak mengkafirkan orang tuanya atau orang tua mengkafirkan anaknya , gara-gara paham " pelacur " itu .

tidakkah kita sakit hati dengan pelacur itu , bos ????

yang nggak sakit hati tentunya yang semisal dengannya atau dia " germonya " pelacur itu sendiri

Anonim mengatakan...

Kalau eldehihi itu memang jelek, dan kita pernah mengetahui atau bahkan mengalaminya sendiri, wajar saja kalau kita bilang ke orang lain kalau eldehihi itu jelek.

Ada bagus nya sih eldehihi. Sering banget diadain pengajian Qur'an Hadist. 4 kali seminggu. Tapi kenapa cuma berdasarkan itu saja udah ngerasa jadi gurune jagad? Kenapa orang laen yang gak ikut ngaji di eldehihi dijelek2in (bahasa kasarnya dikafir2kan)?

Lha mbok berubah tho nduk...

Anonim mengatakan...

Anonim berkata 26 Agustus 2010 17.44....

Sedikit tambahan saya belum berani mengatakan kalau saya seorang salafy , namun aku berdoa semoga Allah menjadikan aku salafy .

Aku dibesarkan dari dedengkot madigol , aku sangat pahan apa itu madigoliyah

Anonim mengatakan...

Maa sya Alloh...
La haula wa quwwata illa billah...

Perkataan keji di bulan romadhon yang keluar dari mulut seorang salafi...

Semoga Alloh memberi kekuatan, pertolongan, kesobaran dan ketaqwaan pada warga LDII atas hujatan salafi...
(Romi husnaeni)

Anonim mengatakan...

Dikalangan orang-orang salaf sendiri terjadi perselisihan tentang organisasi. Ada sebagian Ustadz salaf yang membid'ahkan organisasi dan menentang keras orang-orang Salaf yang membentuk ataupun masuk ke dalam organisasi padahal dengan adanya organisasi kita dapat lebih mudah merealisasikan persatuan, misi dan tujuan Dakwah. Tapi ada juga sebagian ustadz salaf lainnya yang mengizinkan untuk membentuk ataupun masuk ke dalam organisasi.Afwan, saya masih baru belajar tentang salaf dan yang saya lihat selama saya mengikuti kajian salaf beberapa bulan ini sebagian ustadz salaf yang membid'ahkan organisasi mencerca ustadz-ustadz salaf yang mngizinkan orang-orang salaf berorganisasi. Tapi anehnya mereka yang melarang organisasi menyerukan bahwa kita wajib taat pada pemerintah biarbagaimanapun pemerintahan kita padahal Demokrasinya mereka bilang adalah ideology yang tidak boleh diikuti atau haram tapi hasil dari demokrasi mereka bilang halal??

Soal Bid'ah dan Sunnah setuju, memang tidak akan pernah bisa bersatu. Tapi bukankah persatuan sebagai umat ISLAM yang meyakini adanya Ilah yang satu, dengan berpegang teguh kepada Al Qur'an dan Hadist akan lebih baik ketika kita menghadapi musuh2 yang terang2an ingin memerangi ISLAM ketimbang harus memusuhi dan memerangi sesama saudara seiman dan seislam? karena Allah sendiri berfirman dalam surat al hujurat ayat 10 :

Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.
(Nuri Fatima Antolin)

Anonim mengatakan...

hati-hati ada yang mau pecah belah barisan salaf terutama kalangan salaf dari para mantan 354, para pemecah belh itu pura2 menggunakan nama2 mereka yang hijrah, menyebarkan sms2 palsu dan mmberi koment2 palsu mengaku dari salaf!!! hati2... jangan percaya dengan komen2 pada blog2 dan yang lainnya yg kita tidak ketahui kebenarannya, dan hanya percayai apa yang diposting oleh pemilik blog saja.

Anonim mengatakan...

Astaqfirullah ....
Semoga Allah mengampuni aku yang lemah ini ....

Sayakah yang dimaksut menghujat eldehii ??? nggak kebalik tuh....

kan kalian sendiri yang bilang kalau kita2 ini barisan sakit hati seperti seorang yang ditinggal pacarnya , hayo ???

aku cuma negesin saja , kalau aku tidak ditinggal namun meninggalkan pacarku.

mencaci saudaranya memang salah , namun lebih dholim kalau mengkafirkan saudaranya sendiri , anaknya sendiri , orang tuanya sendiri yang nyata2 beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

untuk pemilik blog mohon maaf , saya tidak dapat menahan emosi kalau melihat maupun mendengar orang eldehihi karena terlalu sakit hati mengingat pahamnya telah menghancurkan kebahagiaan keluarga besar kami .sekali lagi mohon maaf.

dan saya tegaskan saya bukan salafy , karena seorang yang menisbatkan dirinya ke salaf pasti santun dan berilmu tidak seperti aku yang bodoh dan cukup lama di bodoh-bodohi ini.

aku berharap Allah menerimaku untuk diberi kesempatan belajar dan mengamalkan amalan generasi terbaik umat ini . amin.

Anonim mengatakan...

ada teman sy berkata:
"saya ibadah ini krn ldxx yg mengajarkan kpd saya dan saya sulit meninggalkan ldzz"

jawab:

bukankah ibadah utk menyembah kepada ALLOH dg memukhliskan agamaNYA?

SATU SAJA CONTOH:
Apa yg dilakukan imam ldzz ktika di Nasehati tentang Persinas ASAD?
Bukankah memperebutkan juara dg mengadu manusia adalah keharaman dari Rosulluwlooh? (ancamannya siksa kubur)
Tetapi imam menghalalkan dan memperbolehkan, buktinya persinas di jakarta sudah selesai di pertandingkan??

kemudian kita sama2 tahu saudara.., yg nasehat di suruh tobat dan diminta kembali ke jalan yg benar.

sebaiknya saudara baca KITAB TAUHID bab 38.
Apakah saudara ldxx menyembah pada ALLOH atau menyembah pada imam sulton?

saya rasa banyak warga ldzx tidak menyadarinya dan bertanya seperti bertanyanya ADI BIN HATIM pada ROSSULLULLOH.

http://www.islamhouse.com/p/70872

Anonim mengatakan...

Bagaimana dengan pagar nusa, tapak suci, merpati putih dll???

Apakah ustadz2 dari kalangan NU dan muhammdiyah sebagai ormas terbesar islam dan jg ikut mewakili MUI membiarkan hal ini?

Kenapa salafi tdk mengingatkan pd SBY, ulama'nya dan MUI spy tdk dayus???
(ahmad-salafussholih)

Anonim mengatakan...

komentator dari LDII mulai promosi blog niih... anti rumahku indah anti waspada 354 dll.setelah saya baca ternyata yang nampak barisan sakit hati itu ya para pemilik blog yang anti anti ini dan para komentatornya,tapi kalo saya baca di blognya mantan LDII seperti di http://www.rumahku-indah.blogspot.com dan link2nya nampaklah ilmu dari al quran dan sunnah yang di fahami ulama2 ahlus sunnah dan disitu nampak sekali semata-mata meluruskan kekeliruan2 LDII bukan sakit hati,walaupun mungkin ada kata-kata yang harus di perhalus.maka saya mengajak kepada saudara2ku baik yang masih aktif di LDII ato yang sudah keluar untuk bersama2 intropeksi diri(muhasabah)bagi saudaraku yang di LDII ya jangan ngotot ngaku paling benar sendiri yang lainya salah semua,kalo memang LDII sudah paradigma baru ya coba ikut ngaji ke ustadz2 selain LDII dan belajar kitab2 para ulama2 ahlus sunnah seperti imam safi'i,hambali,hanafi,maliki dll.bagi saudaraku yang sudah keluar dari LDII ya terus menambah ilmunya dan sampaikan hujjah2/ dalil2 yang shohih kepada saudara kita yang di LDII secara hikmah.maaf ini bukan nasehat tapi hanya ajakan unek2 hati dan semoga bermanfaat.

Anonim mengatakan...

Ukthi Nuri Fatima Antolin , semoga Allah merahmatimu dan menambahkan pemahaman yang lurus kepada Ukhti.

Salaf di pembicaraan ini adalah dalam hal manhaj ( aqidah ) bukan simbol orang per orang.

Siapapun mereka , pasti tidak ada perbedaan dalam aqidahnya , manhajnya .
Disinilah letak hikmahnya manhaj salaf , berbeda tapi tetap saling menghormati .
Kami ngaji bersama , dauroh bersama .

Ukhti Nuri bilamana belum paham sebaiknya diam , karena semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya.
Saran ana , sebaiknya tingkatkan belajarnya disertai do'a , insya Allah akan Ukthi temukan kebenaran.

Masalah bid'ah dan perang memerangi , sebaiknya anti belajar kisah shahih para sahabat .
bukankah yang mereka perangi sebagiannya juga muslim ?? kalau begitu apakah sahabat kesemuanya salah karena hal itu ???

Ucapan Ukthi ini , seperti saya kenal dari golongan yang suka mencari kekuasaan dengan mengeyampingkan aqidah .
Asal islam , asal bersatu dalam kesepakatan politik maka itulah ikhwan , benar nggak ???
Sungguh benar kata para ulama bahwa metode itu lemah , selemah sarang laba-laba , contohnya sekarang ini bukankah para politikus yang terhormat telah beramai-ramai merubah landasan agamanya dari syariat islam ke yang lain .....

Belajarlah ukhti , semoga kita dipertemukan di tempat yang dimuliakan kelak bersama-sama para generasi terbaik umat islam .

Anonim mengatakan...

albany juga manusia ingat hai orang salapret jangan mengkultuskan

Anonim mengatakan...

kenapa kasmumet dan aulia pakai albany?
baru2 ini kami dengar dari mulut2 mereka berdua?
mengapa baru sekarang?
mengapa?

apa takut dibilang ahli bid'ah heh?
apa takut dibilang tdk tahu ulama'sunnah? atau tidak mengikuti ulama'sunnah? hae??

ayoo jawab wahai pengikut setia KASMUMET?..

Anonim mengatakan...

terus cong... hajar cong... sikat cong... mandikan junub cong...
saya dengar masalah sesuci di ld.. sangat hati2 yah..
air harus 2 kulah?
wah2 hadits tsb tdk sohih. kasihan warga intern ld.. kemana2 terasa susah utk buang air/hajat karena air di tempat itu tdk 2 kulah. kacian deh warga intern. (sy juga dulu kesusahan dg kenajisan)

eee... ternyata yg sohih., air suci tidak berubah warna rasa dan bau.., walau hanya 1 gayung, jelas2 ini air yg suci!

wah2 memang sering berlebih2an tuh ld.. menghukumi sesuatu hal.
sangat memberatkan !!!

Anonim mengatakan...

Hahaha..takut ya, kalau kebobrokan kalian, barisan sakit hati, akan ketahuan? Makanya link-link anti-rumah-indah.blogspot.com dan lain-lainnya tidak berani di-publish? :-). Di situ isinya dalil-dalil yang membuka aib-aib kalian, makanya tidak mau di-publish. Jadi bukan hanya semata-mata argumen belaka. Dalil-dalil setengah-setengah yang kalian tulis dengan ro'yu kalian, dengan mudah dipatahkan oleh dalil-dalil yang benar.

Sesunguhnya kalian adalah penghuni neraka jahanam, karena menghina sesama kaum muslim, dan tidak mau diingatkan.

Hati-hati...niscaya laknat Alloh atas kalian, wahai kaum barisan sakit hati.

Anonim mengatakan...

Nah kelihatan tuh belangnya eldehik-hik...

dia dan amirnya merasa pemilik surga dan neraka , dan bisa memvonis seseorang sebagai penghuni neraka jahanam.

hati-hati bung , ucapanmu bisa kembali kepadamu dan kaummu sendiri .

maka sadarlah dan waspadalah dengan kaummu yang takfiri itu .........

hanya orang bodoh yang bicara tanpa ilmu dan hanya mengandalkan emosi semata .

siapa bilang kita mengkhultuskan syaikh Al Albani Rahimahullah doel ???

kami menempatkan beliau sebagaimana layaknya ulama ahlus sunnah lainnya .
ucapakan dan pemikirannya bisa benar dan bisa salah , bisa diterima dan bisa pula ditolak.

beda dengan kalian wahai kaum khawarij.....tunduk patuh sama seorang imam yang keilmuan dan ke istiqomahannya masih banyak dipertanyakan .....????????????

jangan asal bicara doel ....

LAMBAT TAPI PASTI BELANG KESESATAN KAMU TERUNGKAP ....,

alhamdulillah , semakin kalian berkoar-koar semakin kelihatan siapa kalian wahai kaum khawarij - takfiri.....

Anonim mengatakan...

Ada apa dengan Mantan LDII? Kenapa mereka begitu berambisi untuk merusak LDII…

Apa betul LDII khawarij? Lihat di http://kesesatan-ldii.blogspot.com/2010/05/ldii-khawarij.html

Apa alasan LDII mengusap muka setelah berdoa Lihat di http://anti-rumahku-indah.blogspot.com/

Apa betul pemimpin yang tidak punya kekuasaan tidak boleh ditaati? http://anti-rumahku-indah.blogspot.com/2010/05/pemimpin-yang-tidakpunya-kekuasaan.html

Apa betul ulil amri LDII membuat syariat (bukankah ini ijtihad)? Lihat di http://anti-rumahku-indah.blogspot.com/2010/05/ulil-amri-atau-siapapun-tidak-berhak.html

Wudu dengan mengusap sampai ke leher di bilang doif tapi kok ada juga hadits tersebut di Shohih Bukhori No. 179? http://anti-rumahku-indah.blogspot.com/2010/05/pertanyaan-2-mengusap-lehertengkuk.html

Masa Asad dibilang syirik (he… ada ada saja) http://anti-rumahku-indah.blogspot.com/2010/05/silat-asad-menjerumuskan-diri-ke-dalam.html

Lo… ko salafy mengartikan tidak boleh memegang quran dalam keadaan suci (tidak wudu) padahal penjelasan At-Tirmidzi tidak demikian http://anti-rumahku-indah.blogspot.com/2010/05/memegang-mushaf-al-quran-padahal-tidak.html

2 mazhab dari 4 mazhab tersebut, mengharuskan menggunakan khotbah bahasa Arab. Dan untuk hati-hatinya, maka LDII menggunakan khotbah bahasa arab saat sholat Jum'at http://kesesatan-ldii.blogspot.com/2010/05/harusnya-khotbah-jumat-bahasa-arab.html

mksbhd,st

Anonim mengatakan...

Nampaknya larangan membaca buku2 karangan oleh amir LDII sekarang sudah tidak berlku yah? atau, boleh, tapi hanya untuk orang pusat saja?

Mmpung sudah boleh, mari warga LDII rame2 baca buku/kitab yg di tulis oleh ulama2 non ldii, supaya ada perbandingan dan jelas mana yg baik dan mana yg buruk. Jadi kalian, rakyat ldii tidak lagi sembarangan ngomong seperti, misalnya yg pernah saya denger: "bpk. imam Nurhasan alm Orang paling poll. Ngk d seorangpun yg mampu bikin kitabu shollah, kitabu imaroh dll"

kalau sudah baca2 dan mendapatkan pencerahan mohon dikabarkan ke saudara ldii yg lainya, yg keliru/ krang bagus di ldii, ini....dan..ini....MARI SAMA2 KITA PERBAIKI. yg sudah bagus YA NDK USAH DI RUBAH2 LAGI/TETAP DIPERTAHANKAN,Kalau perlu DI TINGKATKAN PENGAMALANNYA.

Mari sama2 bebenah, karena masih banyak masalah ummat ISLAM yg harus di piirkan.

Kalau memang LDII mau jadi gurunya jagad ya..HARUS DI NIATI untuk memikirkan kemaslahatan UMMAT ISLAM SELURUHNYA bukan hanya MEMENTINGKAN MEMBANGGAKAN DIRI DENGAN KELOMPOKNYA.

INGAT ILMU AGAMA itu UNTUK DISAMPAIKAN KE ELERUH UMMAT bukan KELOMPOKNYA masing2.

Semoga Allah segera menunjukkan hidayahnya untk kita semua yg iklahs beribadah kepadaNYA.

Anonim mengatakan...

Kalau loe pade bukan khawarij , tentu nurut dong ame pemerintah ( MUI ) , kan udah disuruh bubar ???

http://www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=34

Anonim mengatakan...

Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prasetyo Sunaryo “Kita juga bersilaturahmi dengan sesama ormas Islam selain dengan MUI,” tegasnya .

Loe takut bang , sama MUI ??? hehehe

Anonim mengatakan...

ALHAMDULILLAH, imam daerahku sudah memperbolehkan utk jama'ahnya membaca kitab2 sarah hadits, tafsir2 Quran, ALHAMDULILLAH,...

silahkan laporkan mas ld.. ke kasmumet, biar di sidang lagi...

emang pengadilan akherot yah...? agama ini punya ALLOH bukan punya kasmumet?? atau SELTAN aulili... (bukan nama sebenarnya)

Anonim mengatakan...

ana soimun...............bulan puasa.....jagalah hati,jangan kau nodai.............(shob)

Anonim mengatakan...

salafi(mantan ldii) mau bulan puasa ato bkan bln puasa yaa...tetep berjuang dlm rangka menjelek2an kaum muslimin yg lain...,pdhal LDII adalah MUSLIMIN...YG MENGERJAKAN SYAHADAD-SHOLAT-ZAKAT-PUASA ROMADHON-HAJI BAGI YG MAMPU.....YA THO....!!!!! ELING LUURRR

Anonim mengatakan...

kita liat aja nanti....
si satan auiya mati penggantinya siapa??? klo keturunan madigol berarti kerajaan
klo diluar keturunan madigol pasti terjadi kudeta

Anonim mengatakan...

Dakwah, BERTUJUAN untuk…



Mengajak … bukan … mengejek

Mengajar … bukan … meng-hajr



Membina … bukan … menghina

Menasehati … bukan … menusuk hati



DAKWAH akan LANCAR dengan…



Menabur kasih … bukan … menguburnya

Menggalang kekuatan … bukan … menggulungnya



Menerangi kebenaran … bukan … memeranginya

Menjaga hak saudara … bukan … menjegalnya



Dakwah, SEHARUSNYA bisa…



Membimbing … bukan … membimbangkan

Memajukan … bukan … memojokkan



Menganjurkan … bukan … menghancurkan

Menyadarkan … bukan … menidurkan



DAKWAH akan lebih BERKWALITAS dengan…



Tabah hadapi cobaan … bukan … tambah minta pujian

Sabar lewati rintangan … bukan… gusar hadapi tantangan




Mewujudkan amalan nyata … bukan … mengumbar kata kata

Menuntun mad-uw … bukan … menonton mereka



DakWah, TERASA INDAH bila untuk…



Meneladani … bukan … menelanjangi

Saling memberi … bukan … saling meng-iri



Menyemangati … bukan … menyengat-mati

Mencipta rasa damai … bukan … membuat massa ramai



DAKWAH, terasa MANIS dengan…



Menebar senyum manis … bukan … mengumbar wajah sinis



Berakhlak halus … bukan … berakal bulus

Berniat tulus … bukan … berminat fulus



DAKWAH, itu UPAYA untuk…



Mempertahankan akidah … bukan … mempertuhankan kabilah

Menghidupkan sunnah … bukan … meredupkannya dg bid’ah



Menjadikan orang patuh … bukan … membuatnya jatuh

Membuat umat sembuh … bukan … menjadikannya kumat & kambuh



(oleh: Abu Rumaisa + Addariny)

Anonim mengatakan...

(Oleh: Ahmad Zainuddin + Addariny)



Ketika aku putuskan untuk beramal sesuai Quran & Sunnah dengan faham Salaful Ummah… Akupun dipanggil Wahabi

Ketika aku minta segala hajatku hanya kepada Allah, tidak kepada Nabi ataupun Wali… Akupun dituduh Wahabi

Ketika aku meyakini Alquran itu kalam Ilahi, bukan makhluq… Akupun diklaim Wahabi

Ketika aku takut mengkafirkan dan memberontak penguasa yang dzalim… Akupun dapat platform Wahabi



Ketika aku tidak lagi shalat, ngaji serta ngais berkah di makam keramat… Akupun dijuluki Wahabi

Ketika aku putuskan keluar dari tarekat sufi yang berani menjaminku masuk surga… Akupun diembel-embeli Wahabi



Ketika aku katakan tahlilan dilarang oleh Imam Syafi’i… Akupun dihujat sebagai Wahabi

Ketika aku tinggalkan maulidan karena Nabi -shollallohu alaihi wasallam- tidak pernah ajarkan… Akupun dikirimi “berkat” Wahabi



Ketika aku takut mengatakan bahwa Allah itu dimana-mana, sampai ditubuh babipun ada… Akupun distempeli Wahabi

Ketika aku mengikuti Nabi -shollallohu alaihi wasallam-: memanjangkan jenggot, memotong celana diatas dua mata kaki, .., .., Akupun dilontari kecaman Wahabi



Ketika aku tanya apa itu Wahabi..?

Merekapun gelengkan kepala tanda tak ngerti

Ketika ku tanya siapa itu wahabi..?

merekapun tidak tahu dengan apa harus menimpali



Tapi..!

Apabila Wahabi mengajakku beribadah sesuai dengan Quran & Sunnah… Maka aku rela mendapat gelar Wahabi!

Apabila Wahabi mengajakku hanya menyembah dan memohon kepada Allah… Maka aku Pe–De memakai mahkota Wahabi!

Apabila Wahabi menuntunku menjauhi syirik, khurafat dan bid’ah… Maka aku bangga menyandang baju kebesaran Wahabi!

Apabila Wahabi mengajakku taat kepada Allah ta’ala dan RasulNya -shollallohu alaihi wasallam-… Maka akulah pahlawan Wahabi!



Ada yang bilang… Kalau pengikut setia Muhammad-shollallohu alaihi wasallam- digelari Wahabi… maka aku rela menjadi Wahabi.

Ada juga yang bilang… Jangan sedih wahai “Pejuang Tauhid”, sebenarnya musuhmu itu sedang memujimu… Pujian dalam hujatan…!

Anonim mengatakan...

ALHAMDULILLAH, ALHAMDULILLAH, ALHAMDULILLAH....,

jazakumullohkhoir,.... barokaullohufikum...

komentarnya sangat indah.. keluar dari hati.. masuk kedalam hati...

inilah dakwah yg diajarkan oleh ROSULLULLOH Solowlohualaihiwassalam.

Anonim mengatakan...

ngakunya salafussholih puasa menghina menghujat apa betul salafussholih mengajarkan demikian

Anonim mengatakan...

saudara2 kita di ldii senang sekali putarbalik fakta.
silahkan saja tanya or2 yg tdk lagi di ldii..., siapa yg lebih nista dalam menghujat sesama muslim.../??

Anonim mengatakan...

Berita terkini:

Mauluddin menganut faham terorisme, mengutus utusannya (salafi) masuk pondok burengan, meneror dengan sms akan menghancurkan gedung2 di pondok...

Akhirnya, ketangkap pengikutnya mauluddin/salafi dan dijebloskan ke penjara karena terkena pasal terorisme...

Anonim mengatakan...

Ngk heran denger kabar seperti ini dari saudara jamaah 354. yg memang begitulah kapandaian mereka. BIKIN FITNAH naudzubillah...

Anonim mengatakan...

"Akhirnya, ketangkap pengikutnya mauluddin/salafi dan dijebloskan ke penjara karena terkena pasal terorisme...".

berita hoax atau beneran gan..buktinya apa??, dan bukti apa kaitanya dgn pak Mauludin gan..??.

Anonim mengatakan...

Mau bukti? kita ketemu copy darat, kapan, dimana, jam berapa?

Supaya sekalian pihak kepolisian bisa mendapatkan kesaksian dari faham salafi teroris...

Anonim mengatakan...

sebuah kesaksian
ustadz mauludin baik baik aja.kalo ada isu teroris yg sudah di sangkutkan dengan dia pasti dia sudah di amankan.jadi untuk komentar yag di atas sungguh bathil.istigfarlah

Anonim mengatakan...

alhamdulillah kita selalu dalam istighfar insya Alloh, tapi anggota mauludiniyah-salafi tertangkap akibat aksi terornya di kediri bisa dibuktikan, mau ketemu n berani???

Anonim mengatakan...

salafiyun sangat mengecam apapun bentuiknya teror.terbukti dari manhaj yang di pahami .adapun berita di atas sepertinya rekayasa yang tujuannya hanya Allah yg tahu.silahkan googling video tolak terorisme

Anonim mengatakan...

Mau bukti bahwa teror dari salafi bukanlah rekayasa?

Silahkan buktikan dan kita copy darat, berani???

Anonim mengatakan...

ketika al haq itu datang yang batil akan nampak.sehingga mungkin tulisan tulisa yang sifatnya meluruskan anda katagorikan itu teror.kalo itu frame anda so pasti bukti yg anda inginkan sangat banyak

Anonim mengatakan...

di bulan ramadhan ini, bagi kaum madigol ada pembelaan banyak seklai, yamh bikin kantong kempes, pak iman tolong de hentikan infaq ramadhan, lailatul qodar, thr ckm, dll.

airmatakumengalir mengatakan...

saya meminta kepada pihak yang merasa di fitnah...coba tunjukan letak kalimat dalam tulisan saya yang tajuknya menfitnah LDII.... saya berbicara dan menulis berdiri diatas bukti

team ARIMATEA mengatakan...

Dudukan dulu permasalahan yang ada. Pihak dari LDII menghujat pada salafy...sedangkan yang melayangkan dugaan atas penamaan adalah LDII,yang tidak habis di fikir LDII sebentar akunya salafy sebentar ingkar salafy atas penamaan salafy.dalam halaman pertama dalam judul NEW AFTER PARADIGM” LDII menjunjung tinggi bahwa mereka adalah kaum salafy juga (konstelasi dengan salafy).setelah terjadi hal yang menggemparkan di tahun 2008 dengan keluarnya wakil imam dan rujuk ila salafussholih,maka dengan keadaan inilah semua pengurus urgent turba untuk memblokir jamaahnya agar tidak kena asupan yang mereka anggap sebuahvirus kesesatan yakni salafy. Hingga beberapa di antara anggotanya mencoba mengklarifikasi hal tersebut kepada beberapa ustadz LDII dan ternyata hasilnya sangat signifikan bahwa LDII tidakboleh belajar agama walau ilmunya itu dari salafy.karna salafy yang di bawah oleh asatidz yang ada hanyalah sesumbar pengakuan dan mereka (salafy )adalah sesat dan menyesatkan. menuduh asatidz yang ada di indonesia adalah pemuka salafy rakitan atau salafy versi indon sesat.hingga hingar bingar nasehat selalu di tancapkan pada jamaahnya untuk menghindari dialog langsung dengan salafy nantinya terpengaruh dan murtad.
Dan kini satu sama lain saling tuduh menuduh sebagai virus kesesatan di kalangan umat,dari pihak LDII merasa bahwa dirinya telah di fitnah,sedangkan dari pihak salafy hanya sebatas mengoreksi apa yang ada dan terjadi dikalangan LDII.
Kalau bisa ...saya mengusulkan pada kru pembuat blog ini supaya ada jalan keluarnya cobalah dari kalian mengundang LDII untuk lakukan dialog ilmiah atau sebaliknya. Saya rasa ini adala solusinya.dan pihak ARIMATEA siap memberikan tempat yang aman untuk melakukan dialog ilmiah antara LDII dan mantan LDII.

Anonim mengatakan...

anonim
"Silahkan buktikan dan kita copy darat, berani???"

jawab: dari sumatra.
ya berani lah..., berapa telp anda?
mau copy darat atau di repiter senkom?

maaf salah seorang perwira ABRI tanya pd saya, utk apa senkom itu? sy bilang utk menyelamatkan ld.. dari kebencian masyarakat pak.
dia berkata: kamu tau tidak? senkom itu kacung? kacung!
jangan besar kepala.

saya jadi berfikir, emang iya ya..

Anonim mengatakan...

Oke langsung ke TKP aja di polres kediri, silahkan menjenguk teman seperjuangan teroris salafi anda:

nama: Ridwan
Asal :Bau-bau, sultra
pernah tinggal di sumenep dan sumatra

pengikut lainnya:
1. Haris
2. Novi
3. Giki
4. Arif

Oke, silahkan kunjungi dan infokan langsung kalo anda adalah teman seperjuangannya shg bisa dimintai kesaksiannya...

Anonim mengatakan...

To mantan LDII :

1. Alhamdulillah semakin banyak kalian membongkar bithonah semakin kita senang semakin kita berkembang, ternyata kalian sebenarnya adalah islam jamaah yang tidak mau berubah dengan paradigma baru yaitu LDII, ya seperti itulah orang islam jama'ah

2. Alhamdulillah tadi malam kita sudah silaturahmi dengan MUI beliu menyambut baik dengan silaturahmi ini, malam baik, mengharapkan pahala lailatul qodar dan bersatu dengan organisasi lain dibawah naungan MUI, klo anda ?...

3. Perbedaan yang masih dalam koridor yang tidak menyalahi aqidah dapat ditoleransi, karna apa dulu waktu sebelum Nabi Wafat ketika orang terjadi selisih pendapat mereka langsung bertanya, selesai perkara tapi bgmn setelah Nabi wafat ? Al'qur'an dan hadis lah yang menjadi pedoman, namun pembawa hadispun tidak sama sudut pandangnya, ada yang mengatakan a, b dan c semua itu boleh asalkan shohih, tapi bagaimana kita menerima hadis tsb, bukannya menyalahkan ketika berbeda pandangan.

4. Bahasa dakwah anda adalah provokatif yang memecah belah umat islam dan merusak citra organisasi kita, tp kita maafkan dan berterima kasih anda telah membesarkan kami.

5. Semoga anda lekas sembuh, terima kasih

GREEN DAKWAH :

1. Marilah kita sikapi perbedaan dengan arif dan bijaksana, dan jangan terpropokasi untuk dipecah belah.

2. Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan bantahan yang baik (An-Nahl : 125)

3. “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka , karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (Al-Hujurat : 11-12)

4. “Tidak akan masuk surga bagi Al Qattat (tukang adu domba).” (HR. Al Bukhori)

5. LDII adalah BINTANG KEJORA
(BIN = Banyak Ilmu Nya, TANG = Tangguh, KE = Kuat Ekonominya, JO = Jujur Orangnya RA = Ramah-ramah) :)

http://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_Dakwah_Islam_Indonesia
http://www.ldii.or.id/
http://www.ldii-online.com/
http://ldii.info/
http://nuansaonline.net/

Anonim mengatakan...

بيان الحق وكشف أهل الضلال
بسم لله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين,
المنـزه عن الشبيه والمثيل والزوجة والولد والإخوان، الموجود بلا جهة ولا مكان، المنـزه عن كل ما لا يليق به من الصفات والنعوت، والملك القهار ذي الجلال والجبروت، وأفضل الصلاة وأتم السلام على سيدنا محمد خير الأنام، وخاتم أنبياء الإسلام، وعلى ءاله الطاهرين، وصحبه الغر الميامين، ومن اتبع منهاجهم واقتفى أثرهم إلى يوم الدين.ـ”قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “حتى متى ترعون عن ذكر الظالم اذكروه بما فيه حتى يحذره الناس
Antara Fatwanya lagi, mengingkari takwilan Imam Bukhari. Sesungguhnya Imam Bukhari telah mentakwilkan Firmanallah :

كل سيء هالك إلا وجهه قال البخاري بعد هذه الأية : أي ملكه
Tetapi Al-Albaany mengkritik keras takwilan ini lalu berkata :
(( هذا لا يقوله مسلم مؤمن ))
” Ini sepatutnya tidak dituturkan oleh seorang Muslim yang beriman “. Lihatlah kitab (( Fatawa Al-Albaany )) m/s 523. Tentang takwilan Imam Bukhari ini adalah suatu yang diketahui ramai kerana jika dilihat pada naskhah yang ada pada hari ini tidak ada yang lain melainkan termaktub di sana takwilan Imam Bukhari terhadap ayat Mutasyabihat tadi. Di samping itu juga, ini adalah antara salah satu dalil konsep penakwilan nusush sudah pun wujud pada zaman salaf (pendetailan pada pegertian makna). Bagaimana Beliau berani melontarkan pengkafiran terhadap Imam Bukhary As-Salafi dan mendakwa Imam Bukhary tiada iman dalam masa yang sama beriya-riya mengaku dirinya sebagai Muhaddits??!! memalukan je..

http://dinul-kholish.blogspot.com/2010/08/al-albany-mengkafirkan-imam-bukhary.html

Anonim mengatakan...

AL-ALBANY MENGKAFIRKAN IMAM BUKHARY

بيان الحق وكشف أهل الضلال
بسم لله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين,
المنـزه عن الشبيه والمثيل والزوجة والولد والإخوان، الموجود بلا جهة ولا مكان، المنـزه عن كل ما لا يليق به من الصفات والنعوت، والملك القهار ذي الجلال والجبروت، وأفضل الصلاة وأتم السلام على سيدنا محمد خير الأنام، وخاتم أنبياء الإسلام، وعلى ءاله الطاهرين، وصحبه الغر الميامين، ومن اتبع منهاجهم واقتفى أثرهم إلى يوم الدين.ـ”قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “حتى متى ترعون عن ذكر الظالم اذكروه بما فيه حتى يحذره الناس
Antara Fatwanya lagi, mengingkari takwilan Imam Bukhari. Sesungguhnya Imam Bukhari telah mentakwilkan Firmanallah :

كل سيء هالك إلا وجهه قال البخاري بعد هذه الأية : أي ملكه
Tetapi Al-Albaany mengkritik keras takwilan ini lalu berkata :
(( هذا لا يقوله مسلم مؤمن ))
” Ini sepatutnya tidak dituturkan oleh seorang Muslim yang beriman “. Lihatlah kitab (( Fatawa Al-Albaany )) m/s 523. Tentang takwilan Imam Bukhari ini adalah suatu yang diketahui ramai kerana jika dilihat pada naskhah yang ada pada hari ini tidak ada yang lain melainkan termaktub di sana takwilan Imam Bukhari terhadap ayat Mutasyabihat tadi. Di samping itu juga, ini adalah antara salah satu dalil konsep penakwilan nusush sudah pun wujud pada zaman salaf (pendetailan pada pegertian makna). Bagaimana Beliau berani melontarkan pengkafiran terhadap Imam Bukhary As-Salafi dan mendakwa Imam Bukhary tiada iman dalam masa yang sama beriya-riya mengaku dirinya sebagai Muhaddits??!! memalukan je..

http://dinul-kholish.blogspot.com/2010/08/al-albany-mengkafirkan-imam-bukhary.html

Anonim mengatakan...

dinul kolis, blogspot gak mutu.
tidak bisa di percaya.
kata2 fitnah quburiyyun dipakai di copy paste utk memerangi dan memfitnah ahlussunnah: Imam Bukhori & syaikh Muhammad Nasharudin al-Albany.

memang mereka berdua sama.
quburriyun = penyembah kubur
imamiyyun = penyembah imam

muhammad mengatakan...

Surat Terbuka Kepada:

Bapak Imam Abdul Aziz Sulthon Auliya bin Nurhasan al Ubaidah Amir yang di baiati Jamaah 354.
Bapak KH Kasmudi As-Sidqiy
Bapak Yusuf Thohir (ipar Amir)
Wakil Empat/ Wakil Imam Jamaah 354.
Juru Hukum 10 Jamaah 354.
Mubaligh Pakubumi.
Ulama 100 jamaah 354.
semua Imam kelompok, desa dan daerah.
semua pengurus Organisasi.
semua saudaraku yang masih beraqidah QHJ-354.

Silakan antum mendatangkan as-SYAIKH al-ALAMAH as-SALAFY YAHYA bin UTSMAN al-Mudarris bil Harom al-Makkiy as-Syarif, yang merupakan jalur isnad Jamaah 354 saat ini. Adakan TANYA JAWAB TERBUKA tentang segala sesuatu yang menjadi KERESAHAN dan KEGELISAHAN internal jamaah 354 saat ini, seperti BAIAT KEIMAMAN 354, TAKFIR terhadap islam non-jamaah 354, INFAQ RIZQY 10% dll.

Silakan adakan TANYA JAWAB TERBUKA tersebut di depan Jamaah 354 dan ex-Jamaah 354 di kediri atau di Pondok Gede. InsyaAllah acara ini akan menjadi KEBAIKAN dan mendatangkan MANFAAT yang sangat LUAR BIASA bagi jamaah 354 dan ex-Jamaah 354.

Atau silakan antum bertanya langsung kepada Ulama Syaikh Mufti Resmi di Masjidil Harom, di dalam masjidil harom ada beberapa ruangan khusus beberapa syaikh mufti untuk memberikan Fatwa dan Nasihat kepada siapa saja. Silakan bertanya disana dengan membawa penerjemah yang netral (biasanya pembimbing haji dari travel mafhum bahasa arab sana) atau mahasiswa indonesia yang bertebaran di sana.

Silakan bertanya untuk MENCARI KEBENARAN tentang konsep Keamiran/Keimaman yang SYAH menurut syariat dan bandingkan dengan Keamiran/Keimaman 354 dihadapan beberapa Syaikh Mufti, ceritakan kondisi SEBENARNYA Keamiran/keimaman Jamaah 354 (cara pengangkatan amir dll) dan aqidah antum APA ADANYA (tidaK BITHONAH/tidak RAHASIA), apa fatwa mereka tentang aqidah 354 dan Keamiran/Keimaman 354 ???

Seandainya antum tidak percaya kepada Syaikh-syaikh mufti di sana sebab mungkin namanya tidak terkenal di indonesia, silakan bertanya pada Imam-imam Masjidil Harom yang sering datang ke indonesia seperti Syaikh As-Sudais atau Syaikh As-Syuraim tentang aqidah 354 dan Keamiran/Keimaman 354 ???

Atau seandainya antum punya akses yang bagus kepada Ulama-Ulama besar Kerajaan Saudi Arabia (Haiah Kibar Ulama) dan Lajnah Daimah (semacam MUI di Indonesia) di Riyadh, silakan bertanya kepada mereka tentang aqidah 354 dan Keamiran/Keimaman 354 ???

Juga tanyakan kepada mereka tentang PRESIDEN NKRI (SBY) yang di pilih melalui demokrasi (UU buatan manusia)??
Juga tanyakan siapakah yang berhak disebut IMAM/PEMIMPIN kaum muslimin di wilayah indonesia saat ini??

InsyaAllah jawaban mereka semua intinya SAMA.
Sebab aqidah mereka SATU yaitu Aqidah Shohihah Ahlus sunnah wal Jama'ah!!!

semoga mereka (ulama Sholihin) selanjutnya menjadi pembimbing langsung kepada antum dalam keilmuan Islam yang Murni.
semoga menjadi perantara hidayah bagi antum.


dari: Muhammad al-Jakarty


NB:
1.jangan lupa bawa kamera dan voice recorder.
2.silakan terima dengan LAPANG DADA apapun jawaban mereka.
3.selanjutnya ikuti arahan mereka, termasuk jikalau mereka memerintahkan untuk membubarkan JAMAAH 354 dan HIJRAH pada Ahlussunnah Wal JAMA'AH yang SEJATI.

Anonim mengatakan...

salafy dzajal...iblis salafy

dengarkan dengan baik ya...klo kalian emang benar...jangan jadi orang munafek...mengikuti acara ldii...dan lain2 tujuan membuat fitnah...dasat dzajal...klo kalian ada keluar yang masih menyusuyp tunjukan batang hidung kalian buat masjid organisasi jgn cuma nyusup tau2 membuat fitnag...ya itulah ciri ciri dzajal...atau azazil atau iblis...

Anonim mengatakan...

elo-nya yang bego,
bikin acara terbuka di tengah-tengah masyarakat.

harusnya acara-acara elo itu dibikin sangat confidential.

selain waktu & tempatnya sangat tersembunyi,

setiap rukyah dari kakek2 sampe anak-anak yg baru belajar ngomong harus disumpah jangan sampai ngomongin masalah agama di luar mesjid.

Anonim mengatakan...

jamaah LDII ketahuan peko'nya(bodoh)masa hari gini ada kegiatan/pengajian keislaman disembunyi2in,bagaimana gak peko' ada istilah ORKIT(orang kita) ada ORLU(orang luar)HUM(mereka kafir)padahal islam ya islam apanya yang mau di rahasiakan masa sesama muslim yang ajaranya sama masih ada yang di rahasiakan tapi ya pantas aja kalo LDII kegiatanya ada yang di pamerkan dan ada yang di rahasiakan,yang di pamerkan karena cari sanjungan,cari dukungan,cari perhatian,cari pujian,cari muka,cari nama baik,cari sertifikat halal/legalitas MUI,cari simpati,memeperbaiki citra LDII di mata masyarakat dan tokoh2nya dan untuk menutupi kesesatanya,ini semua di istilahkan BUDI LUHUR,adapun yang dirahasiakan karena menyebarkan akidah yang SESAT secara perlahan2 tapi pasti,istilahnya BRAMBANG DI OMBYOKI(bawang merah di ikat) ANGGER LAWANG DI ENGGOKI(tiap pintu di datangi(dor to dor)TIL TOL TIL(patil nyantol patil)ikan lele punya patil saling menyangkut)inilah metode dakwah sirriyah/rahasia LDII,karena pesan2 yang disampaikan adalah kesesatan(menyelewengkan ayat2 quran n hadis sehingga takut ketahuan kaum muslimin yang lainya.wallahu a'lam

rudi mengatakan...

siapa yang ingin tanya dalil infak persenan hub.081911009318

muhammad mengatakan...

Bismillaahirrahmaanirraahiim.
Gerakan bertanya kepada as-Syaikh al-Allamah as-Salafy Yahya bin Utsman al-Mudarris bil Harom al-Makkiy as-Syarif.

Alhamdulillah, telah semakin jelas kesesatan Jamaah 354 melalui fatwa as-Syaikh (Profesor) ad-Duktur Muhammad bin Umar Bazmul, seorang ulama besar Mekkah sekaligus guru besar di Universitas Ummul Quro Mekkah yang merupakan guru dari pakubumi kholil dan pakubumi aziz.

Selanjutnya, kami serukan kepada semua anggota (rokyah) Jamaah 354 untuk melakukan sebuah gerakan besar bertajuk GENTA SYAIKH YAHYA yaitu sebuah gerakan bertanya langsung kepada Syaikh Yahya bin Utsman yang merupakan jalur isnad Jamaah 354 saat ini. Gerakan amar makruf nahi munkar ini untuk mempertegas dan memperkuat fatwa sesat terhadap Jamaah 354 dari Syaikh Muhammad Bazmul.

Kami sarankan agar gerakan perbaikan yang kritis ini (GENTA SYAIKH YAHYA) tidak melibatkan petinggi-petinggi Jamaah 354 yang berpotensi tidak jujur terbuka dalam bentuk pertanyaan yang diajukan kepada Syaikh Yahya atau bahkan mereka akan mencegah keras gerakan ini.

Bertanyalah langsung kepada Syaikh Yahya tentang keimaman (baiat) 354, aqidah takfir 354, infaq rizki 10 % dan perkara lainnya yang menjadi keresahan internal Jamaah 354 saat ini. Antum bisa titip pertanyaan kepada siapa saja yang terpercaya yang akan berangkat ke Mekkah atau yang sedang berada di sana. Seandainya antum mampu mendatangkan Syaikh Yahya maka insyaAllah itu jauh lebih baik.

Teknisnya sebaiknya dengan video camera berkualitas dan voice recorder sehingga akan terlihat dan terdengar dengan jelas semua bentuk pertanyaan dan jawaban dari Syaikh Yahya. Jauh lebih baik lagi bila mendapat fatwa tertulis dan tertanda tangan beliau. Beliau Syaikh Yahya hampir setiap malam mengajar di Masjidil Harom sehingga akan sangat mudah menemui beliau di sana, insyaAllah.

Selanjutnya, silakan fatwa Syaikh Yahya tersebut di upload ke internet dan di print beserta terjemahannya dalam bentuk selebaran untuk disebarluaskan ke kaum muslimin di Indonesia termasuk MUI dan yang paling penting kepada semua rokyah jamaah 354 di seluruh Indonesia dan di luar negri.

Amal sholeh GENTA SYAIKH YAHYA ini diniati karena Alloh
Semoga menjadi perantara hidayah bagi antum semua Jamaah 354.
Baarokallohu fiykum.

Jum’at 24 Muharram 1432 H
muhammad(dot)jkt(at)gmail(dot)com

meilani mengatakan...

jama'ah milik Alloh
pertolongan Alloh Atas jama'ah
barang siapa yang berpaling
maka berpaling ke neraka

langit mengatakan...

saudaraku, tidak ada satupun dari ahlu sunnah menafikan wajibnya akan berkomitment pada Al-Jamaah.dalil itu adalah dalil yang mahsyur

masalahnya jamaah 354 menafsirkan pengertian Al jamaah ini dengan pengertian dari mindsetting yang dibuat oleh Nurhasan dan rezimnya. Hingga terjadilah pengertian yang bersifat narsistik

sehingga dalil "Yadd Allah ma'a Al jamaah, wa man syadda syadda illa nar" ( tangan Allah beserta Al jamaah, barang siapa yang mengucil/menyempal, maka menyempalnya ke neraka)

dalil itu mengacu pada Al Jamaah umm (jamaah induk)/ jamaah Al muslimin yang mana bersatu pada tauhid dan manhaj yang lurus. bukan "jamaah" yang pada hakikatnya golongan-golongan kecil/kelompok/sectarian/hizb ( jamaah minal muslimin)

karena orang 354 itu keliru dalam menafsirkan apa arti Al jamaah,( orang jamaah 354 itu meyakini bahwa kalimat atau kata Al jamaah dalam hadis2 itu mengacu pada kelompok/golongannya) maka orang 354 memiliki pengertian:

Siapa saja yang dulu pernah menjadi anggota jamaah kami (sesungguhnya:kelompok kami), kemudian keluar dari jamaah kami, maka orang itu berarti farokol annil jamaah, murtad, syadda illannar,atau vonis yang paling ringan:khawarij). maka orang jamaah 354 yakin siapa saja anggotanya yang keluar dari kelompoknya maka dia akan ke neraka. ( bagaimana dengan orang yang tidak pernah menjadi anggota kelompok mereka? neraka kuadratkah?)

langit mengatakan...

lanjutan
Tanpa disadari, pengertian al jamaah yang diidap warga 354 justru kebalikan 180 0 dari pengertian Al jamaah yang dimaksud oleh Rasulullah selaku pengatur syariat yang mana pengertian Al jamaah adalah justru untuk persatuan diatas tauhid dan manhaj yang lurus, menjauhi pengkotak-kotakan islam, pembangga-banggaan golongan, narsisme kelompok, ashobiyyah dan mental hizbiyyah. Karena fakta yang terjadi dan output yang kita bisa lihat justru jamaah 354 sangat berkebalikan dengan hikmah dari dalil wajibnya beriltizam pada Al Jamaah Al Muslimin.

Kalau hanya berkelompok saja mungkin masih mendinganlah sehubung manusia itu makhluk social. Tapi kalau sudah keluar pemahaman-pemahaman kelompok kamilah yang benar, kelompok kamilah jalan tunggal masuk surga, kelompok kamilah yang menjalani dalil wajibnya berjamaah, kelompok kamilah yang imamahnya sah (meski tanpa daulah wal wilayah, seperti kepausan ala vatikan), keluar dari kelompok kami adalah syadda ilannar, diluar kelompok kami adalah firqoh dan banyak lagi slogan-slogan seperti itu, maka tak dapat dipungkiri lagi, ini adalah fakta yang sangat jelas dan nyata bagi orang yang berpihak pada Al haq, bahwa itu semua adalah indicator hizbi yang sangat kental dan sangat tercela dalam islam. Walaupun mereka bisa menyelenggarakan sebuah tandzim (kepengaturan), asramaan,khataman,pengajian rutin tapi kalau semua diorientasikan dan didirikan dengan azaz / ashul yang menyimpang maka apalah arti semua itu. Apalah beinfaq, bersodaqoh dengan giat tapi uang yang didapat dari hasil mencuri (misal). Merasa beribadah, merasa akan dapat surga tinggi, merasa jadi kaum pilihan Allah padahal itu semua fatamorgana?

Wahai saudaraku jamaah 354, teruslah mencari ilmu, jangan hanya cari keterangan pada orang pusat dan pakubumi saja yang memang memiliki kepentingan dan tendensi pada pengikutnya ( rawan rekayasa). Banyak sekali sekali kaum muslimin, mubaligh, ustadz, dai di Indonesia ini bermanhaj yang lurus. Carilah keterangan dari pihak-pihak yang tidak memiliki kepentingan-kepentingan dan interest tertentu sehingga biidznillah kita bisa mendapatkan keterangan yang apa adanya, jujur dan lurus. Mari kita keluar dari belenggu dan tempurung-tempurung.

fitri mengatakan...

rudi mengatakan...

siapa yang ingin tanya dalil infak persenan hub.081911009318
-----------------------------
Apakah diforum ini kurang mencukupi???....
Kalau di tex bulanan islam jamaah LDII, ada jg yg menumpang iklan semisal PDO, KBIH dllnya...

meilani mengatakan...

jama'ah terus berkembang, berbuah ,berbarokah ,ila yaumil qiyamah
itulah yang aku rasakan saat ini
dulu berapa sekarang berapa.

meilani mengatakan...

jama'ah terus berkembang, berbuah ,berbarokah ,ila yaumil qiyamah
itulah yang aku rasakan saat ini
dulu berapa sekarang berapa.

langit mengatakan...

mba Mailani, jumlah kuantitas bukanlah penjamin kebenaran. dalam alam pikir orang 354, seolah dengan bertambahnya pengikut menjadi tolok ukur kebenaran.

mba Meilani kan tau, akidah kristen itu dibuat dan dibentuk oleh seorang bernama paulus, dari seorang paulus agama kristen berkembang sekarang sampai jumlahnya bahkan lebih dari 2 miliar orang, bandingkan dengan jumlah orang jamaah 354 yang terestimasi 300 ribu orang saja.
apakah dengan berkembangnya jumlah pengikut agama kristen, lantas agama kristen adalah agama benar dan barokah?

lihatlah ahmadiyah yang juga mengaku memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia, apakah dengan banyaknya jumlah pengikut ahmadiyah, hal itu menjadi pembenaran akan akidah ahmadiyyah?

lihatlah yahudi, kristen, ahmadiyyah mereka memiliki perbendaharaan uang, materi dan infrastruktur yang hebat,tapi apakah dengan itu kita lantas mengatakn mereka itu barokah?

saudari, jangan naif ,terpana dan terpukau dengan jumlah pengikut, materi, kelancaran apalagi sampai menjadikan itu sebagai pedoman kebenaran karena orang kafirpun memiliki itu semua.

dalam ketergelinciran, peningkatan jumlah pengikut adalah pemenuhan takdir dan bukan kebarokahan. atau bisa jadi itu adalah istidroj saja

lihatlah pada akidah dan manhajnya. barokallah fiyk ya ukhti

meilani mengatakan...

jama'ah terus berkembang pesat,yoni wibawa,jaya mulya,koyo,sorgo,berbuah ,berbarokah.
agama yang diridhohi Alloh pasti di tolong oleh Alloh,agama yang batal pasti dirusak oleh alloh.
langit,langit.....
payah ,dimana nalarmu,
mereka itu orang kristen,yahudi, semua itu sudah di Naas oleh Alloh
kok di bandingkan dgn Islam.
semua itutelah Alloh tetapkan di Alqur'an gak pernah ngaji Alqu'an kalee

JAMAAH 313 mengatakan...

Point – Point Fatwa OTENTIK Tentang Kesesatan Jamaah 354 dari Syaikh Profesor Doktor Muhammad bin Umar Salim Bazmul (Hafidhahullohuta’ala) di Ciater Bandung Juli 2010:

1. Jamaah Nurhasan Ubaidah (Jamaah 354) bermanhaj dan berakidah KHOWARIJ dan SYIAH dalam sebagian perkara.

2. Jamaah ini (Jamaah 354) TELAH KELUAR dari metode dan jalan Rasululloh shollallohu ‘alayhi wasalam. Jamaah ini termasuk 72 firqoh yang MENYELISIHI Quran dan Sunnah.

3. Pengakuan mereka bahwa Jamaah 354 ini adalah ahlussunnah wal jamaa’ah adalah pengakuan yang BATHIL.

4. TIDAK ADA SATUPUN dari para ulama di mekkah yang mempunyai keyakinan seperti mereka ini (Jamaah 354).

5. Pengakuan mereka bahwa ilmu “manqul” dari mereka adalah satu-satunya metode yang syah dalam ilmu agama di dunia adalah DUSTA DAN TIDAK BENAR.

6. Pengakuan bahwa orang yang beramal di luar jamaah mereka tertolak (roddun) adalah pengakuan BATHIL dan MENYELISIHI QURAN SUNNAH.

7. Mengkafirkan orang di luar jamaah mereka (takfir) dan menganggap murtad orang yang telah keluar dari jamaah mereka adalah KEYAKINAN BATHIL.

8. Tidak mensholati jenazah muslim di luar jamaah mereka karena dianggap kafir adalah PERBUATAN BATHIL.

9. Tidak mau sholat dengan orang muslim luar jamaah mereka adalah BATHIL.

10. Infak rezeki yang ditentukan mirip dengan SYIAH JAKFARIYYAH.

11. Surat taubat dan kafaroh kepada imam mereka adalah MENYELISIHI AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH.

12. Keamiran/keimaman jamaah (nurhasan) ini adalah BATHIL bahkan termasuk HIZBIYYAH dan MEMISAHI AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH.

13. Aqidah bithonah mereka adalah AQIDAH BATHILAH mirip dengan SYIAH.

14. Pengakuan bahwa jamaah ini telah ada sejak 1941 sebelum kemerdekaan Indonesia dengan pemimpin mereka (nurhasan) yang membaiat 3 orang dan pada 1960 telah membaiat murid-muridnya maka ini adalah ucapan yang BATHIL TIDAK BERDALIL QURAN SUNNAH.

15. BAIAT jamaah nurhasan ini BAIAT BID’AH yang TIDAK MELEGALKAN hak kepemilikan wilayah kekuasaan dan cara ini BID’AH MENYELISIHI QURAN DAN SUNNAH serta TIDAK BISA menjadi tolak ukur kepemilikan hak kekuasaan atas hak kekuasaan pemerintah Indonesia.

16. LIMA BAB di dalamnya ada penipuan yang terselubung

17. Mereka mengatakan mempelajari quran sunnah begitu juga semua AHLUL BID’AH mengatakan demikian tetapi ahlussunnah mempelajari quran sunnah dengan pemahaman salafusshalih dari para shahabat dan orang-orang yang mengikutinya.

18. Jamaah ini BUKANLAH ahlul quran dan ahlussunnah wal jamaah.

19. Mereka MENYELISIHI QURAN SUNNAH dan TELAH KELUAR dari jalan orang – orang yang beriman yaitu jalan para sahabat. Mereka telah membatasi iman dan islam hanya pada mereka, ini merupakan PENYELISIHAN TERBESAR pada mereka (jamaah 354).

20. Ucapan mereka bahwa seakan – akan Syaikh Yahya bin Ustman al- mudarris mengucapkan hal yang sama dengan mereka adalah PENYAMARAN terhadap manusia.

21. Jamaah ini dan pengikutnya hendaknya takut kepada Allah pada PENYELISIHAN mereka terhadap ahlussunnah wal jamaah, MENGKAFIRKAN umat islam, KEDUSTAAN dan PENIPUAN yang mereka buat.

Anonim mengatakan...

hoeeeeeeeeeeeeeeeeeee
bahhhhhhhhhhhlooooooooeeeeeeeeellllllllllllllllllllllll
justruuuuuu
agame
yang selalu di musuhi itu benar

bahloelllllllllllllllll

mauluddin gemblong mengatakan...

POSTINGAN KALIAN MEMANG HEBAT, MENGGODA, BAHKAN SAYA SAMPAI TAKJUB MENDENGARNYA, SANGKING BERLEBIHNYA PERUT SAYA MAU MUNTAH... KALIAN DULU MEMANG SALAH SATU ORANG YANG DI PINTARKAN DALAM LDII... TAPI SAYANG SEKARANG TAK LEBIH DARI SEKEDAR SAMPAH YANG BAU BUSUK... KALAU SAMPAH SUDAH BAUNYA BUSUK TAK ADA LAGI ISTILAH MENJADI PENGHIAS, NAMUN SELALU MENJADI PANDANGAN YANG AMAT SANGAT HINA... KALAU KALIAN MEMANG PINTAR DAN TAUBAT,,, KENAPA DI BULAN SUCI INI KALIAN SUKA MEMBUAT HATI ORANG LAIN SAKIT... APA INI YANG DI KATAKAN TAUBAT DARI KESESATAN... BUKANKAH SEBALIKNYA...???

Anonim mengatakan...

Air Mata ku mengalir..kasihan..kamu MASUK NERAKA...

Anonim mengatakan...

Buat mbak meilani dll, jika jamaah itu benar> tunjukkan dalail alquran yg mewajibkan baiat ke Nurhasan ataupun hadist yang mewajibkannya. COba di buka bukhari Muslim< kalo disitu Rasulullah berwasiat tentang 12 khalifah/amir/imam yang semua adalah keturunnanya dam berasal dari qurays. Lalu mana dalil anda? jangan cuma mengkut tapi tanpa dalil, saya punya dokumen CAi yang melarang membaca buku/kitab selain dari jalur LDII saja. APakah seperti ini islam? jika benar kenapa takut membaca kitab dari luar?

Anonim mengatakan...

to anonim 22 agustus 2013
Buktinya anda sendiri kan jadi bingung,karena buku" Islam yg dijual di toko-toko buku sangat terinspirasi oleh pengarangnya kan? Klo dia berpaham liberalis pasti dia akan mengobrak-abrik dalil sehingga meyakinkan pembacanya untuk mengikutinya. Contoh :'orang Islam boleh menikah dgn org non Islam'.Anda tahu tidak semua org Islam mempunyai kepahaman yg kuat. Dibuat mudah kok dipersulit...

Anonim mengatakan...

SALAPRET-WAHABRET: AIR MATA NYA MENGALIR KARENA TERMASUK MANUSIA BODOH TUKANG PELINTIR AJARAN ISLAM SEBENARNYA ........ KENAPA SALAPRET-WAHABRET KAMPRET BUDUG BISA TERSESAT?.... KARENA MEMBERLAKUKAN "HADIST PENDAPAT ULAMA YANG SHOHEH".....WONG GEMBLUNG DIIKUTIN JADINYA GEMBLUNG KABEEEHHH

Anonim mengatakan...

Pedapate ulama besar ahlul sunnah lebih benar ketimbang pendapat IMAM anda MADIGOL, yang ada hubungannya dengan uang dan menguntungkannya maka boleh dan berpahala walaupun bertentangan dengan Qur'an dan Sunnah Nabi, contoh infaq 10% dan bunga riba 5% kasus maryoso. Riba' jadi halal, coba jelaskan ini saja yang mudah dan gak bertele tele pakai dalil apa riba' itu halal?Tidak usah kemana mana, dari dulu pertanyaan ini gak pernah terjawab. Kalau LDXX gak sesat tolong di jelaskan