بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

PEMBAGIAN SURAT TOBAT

"Para saudara,di bulan puasa ini adalah tempatnya kita banyak meminta ampunan,karna pemulaanya adalah rahmat pertengahanya adalah ampunan dan akhirnya adalah pembebasan dari neraka,maka dari itu bagi para saudara jamaah yang belum sempat taubat,di waktu ini adalah saatnya untuk bertobat,ini surat tobat akan di bagi oleh mubalegnya,amal sholih diisi keslaahnya apa kemudian di serahkan lagi pada mubalegnya tau imam kelompoknya "

itulah nasehat yang sering di kopipaste dari imamo saya sewaktu berada di LDII,apalagi di waktu bulan romadhon ini,imam-imam bejibun melayani surat tobat dari jamaahnya. dan sebagian akan di kirim ke imam pusat,dan imam pusatlah yang akan menurunkan kafarah bagi pelaku dosa yang jelasnya kalau tidak di sruh untuk kerja bangunan maka cukup di uangkan saja.sesuai dengan kesalahan yang dia lakukan...

Comments
40 Comments

40 Response to "PEMBAGIAN SURAT TOBAT"

Anonim mengatakan...

lho... katanya mbah H Nurhasan itu MUHADDIS (ahli hadis khatam 49 hadis), MUJADDID,pewaris pemegang ilmu mankulnya anak2nya salah satunya IMAM yang sekarang "AL IMAM AL JAHLU SULTON AULIA ABDUL AZIZ" yang baru saja bulan april 2010 ini menyampaikan ilmu mankulnya hadis sunan ibnu majah jilid dua(jilid 2 versi LDII) lha kok hadis dhoif tentang pembagian bulan romadhon menjadi 3 bagian seperti di atas kok di buat hujjah untuk taubat jamaahnya apa mbah NURHASAN atau ABDUL AZIZ gak ngerti hadis yang lebih shoheh ya...

bukan yahudi nasrani mengatakan...

waah..., seperti yahudi nasrani ya caranya...?
coba tanya pada yahudi nasrani? mirip tuh..

Anonim mengatakan...

inilah salah satu kejahilan jamaah 354 yang tidak mengerti bahasan dan batsan tasyabuh atau justru di pelihara karena menguntungkan wallohu a'lam

Anonim mengatakan...

tasabuh = menyerupai / mengikuti

tasabuh dg Yahudi / Nasrani itu larangan Rosul

KELAKUAN... KELAKUAN...

Anonim mengatakan...

belajar bahasa arab, biar cerdas.

http://badaronline.com/

tetap di niati mengharap wajah ALLOH.

hambaAllah mengatakan...

ayah saya ikut pengajian LDII sudah lama (kami anak-anaknya tidak ikut karena tidak sepaham) umurnya sekarang 71 tahun, beliau resah karena di usia tuanya ditanyakan mengenai total harta kekayaan, diminta mencatat bahkan sampai sedetil-detilnya seperti perabotan rumah tangga, tabungan rekening, tanah, rumah sesuai harga faktual saat ini. Tujuannya adalah mengenai warisan tidak akan jatuh kepada anak-anak karena dianggap tidak seiman, sehingga harta warisan untuk LDII untuk jalan fisabillillah katanya. Mereka telah menyiapkan dokumen untuk ditandatangani ayah saya. Tolong bantuan hukumnya apakah dokumen ini sah dan mengikat atau berkekuatan hukum. Semoga Allah mengembalikan mereka ke jalan yang lurus amiinn, Saya khawatir mereka memperdaya orang-orang tua yang secara fisik, mental dan fikiran sudah lemah, dengan dalih bisa membeli surga Allah dengan harta kekayaan yang tidak dapat diwariskan kepada anak dan istrinya sebab dianggap tidak seiman (kafir)

norman mengatakan...

wajah allah tidak dilihat dengan, kafarah ala LDII pekok, LDII emang rampok. BUBARKAN LDII.

Anonim mengatakan...

saudara yg bertanya segera hubungi TOKOH AGAMA setempat.

dan bersama2 tokoh agama langsung ke MUI setempat.

ini masalah AGAMA, bukan masalah hukum pidana / perdata.

nanti hasilnya ALLOH yg berkehendak.

Anonim mengatakan...

kalo mau comment coba tahu ilmu hadist dulu..jangan ASBUN..nggak ada hadist ala LDII coba cek sampai ke arab sono coba cek dulu sama para alhi hadist dari perguruan tinggi islam manapun di belahan dunia..kalo ente bener LDII bisa buat hadist yang begitu tebel..bisa buat hadist ala LDII..gw out dari LDII..

S E P A R U H H I D U P K U P E R G I mengatakan...

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab berkata: “Para imam dari setiap madzhab bersepakat bahwa seseorang yang berhasil menguasai sebuah negeri atau beberapa negeri maka posisinya seperti imam (khalifah) dalam segala hal. Kalaulah tidak demikian maka (urusan) dunia ini tidak akan tegak, karena kaum muslimin sejak kurun waktu yang lama sebelum Al-Imam Ahmad sampai hari ini tidak berada di bawah kepemimpinan seorang pemimpin semata. (Ad-Durar As-Saniyyah, 7/239, dinukil dari Mu’amalatul Hukkam, hal. 34, lihat pula masalah ini dalam Iklilul Karamah hal. 127)
selanjutnya di http://separuhhidupkupergi.blogspot.com/2010/09/baiat-antara-perspektif-ilmiah-ahlus.html

Anonim mengatakan...

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab berkata: “Para imam dari setiap madzhab bersepakat bahwa seseorang yang berhasil menguasai sebuah negeri atau beberapa negeri maka posisinya seperti imam (khalifah) dalam segala hal. Kalaulah tidak demikian maka (urusan) dunia ini tidak akan tegak, karena kaum muslimin sejak kurun waktu yang lama sebelum Al-Imam Ahmad sampai hari ini tidak berada di bawah kepemimpinan seorang pemimpin semata. (Ad-Durar As-Saniyyah, 7/239, dinukil dari Mu’amalatul Hukkam, hal. 34, lihat pula masalah ini dalam Iklilul Karamah hal. 127)
selanjutnya di http://separuhhidupkupergi.blogspot.com/2010/09/baiat-antara-perspektif-ilmiah-ahlus.html

Anonim mengatakan...

kalo memang kalian menganggap LDII salah,sesaat ..!!!! AYO BUKTIKAN TERRUSSS.....KLO KALIAN BISA MEMBUBARKAN LDII..KALIAN HEBAAT..!!!! AKU MENANTANG KALIIIAAANNNNN........AYOOO..... ,BLOK INI HANYA LAGU LAMA....DARI PERTAMA LDII BERDIRI SELALU DI HUJAT DGAN HAL2 YG SEPERTI INI....KALO MEMANG LDII TIDAIK DIKEHENDAKI ALLOH PASTI SUDAH BUBAR DARI DULU.....,TETAP DINIATI KARNA ALLOH...YO MAS...MAS RUSLI KARO MAS ROMEO...AYO MAS TAK TANTANG...

Anonim mengatakan...

kalo memang kalian menganggap LDII salah,sesaat ..!!!! AYO BUKTIKAN TERRUSSS.....KLO KALIAN BISA MEMBUBARKAN LDII..KALIAN HEBAAT..!!!! AKU MENANTANG KALIIIAAANNNNN........AYOOO..... ,BLOK INI HANYA LAGU LAMA....DARI PERTAMA LDII BERDIRI SELALU DI HUJAT DGAN HAL2 YG SEPERTI INI....KALO MEMANG LDII TIDAIK DIKEHENDAKI ALLOH PASTI SUDAH BUBAR DARI DULU.....,TETAP DINIATI KARNA ALLOH...YO MAS...MAS RUSLI KARO MAS ROMEO...AYO MAS...

Suwadi Hendro Utomo mengatakan...

LDII, kita mestinya salut pada mereka, bisa hidup rukun, tidak menyerang/ memerangi orang lain, membangun fasilitas ibadah dengan kemampuannya sendiri (tanpa minta bantuan/ mengemis kemana-mana (pemerintah), belajar al qur'an dan hadist tidak cuma membaca saja. sudahlah...

Anonim mengatakan...

syaikh albani:
"Jika kalian tetap bersikeras dan tetap berkeinginan menjadi tumbal,
maka bagi kaum muslimin yang lain hendaklah memilih partai-partai yang
lebih Islami. Bukan karena mereka Akan membawa kebaikan, namun
untuk.menekan kejahatan mereka." Itulah pendapat Syaikh, hendaknya
...dipahami besar-benar!

Salafi milih demokrat atau partai islam yaaa???
Kalo milih demokrat nanti dikira ga ngikuti manhaj albani, tp kalo milih partai islam nanti dikira ga toat sama SBY, bingung kan....

Agung mengatakan...

syaikh albani:
"Jika kalian tetap bersikeras dan tetap berkeinginan menjadi tumbal,
maka bagi kaum muslimin yang lain hendaklah memilih partai-partai yang
lebih Islami. Bukan karena mereka Akan membawa kebaikan, namun
untuk.menekan kejahatan mereka." Itulah pendapat Syaikh, hendaknya
...dipahami besar-benar!

Salafi milih demokrat atau partai islam yaaa???
Kalo milih demokrat nanti dikira ga ngikuti manhaj albani, tp kalo milih partai islam nanti dikira ga toat sama SBY, bingung kan....

Anonim mengatakan...

"kalo memang kalian menganggap LDII salah,sesaat ..!!!! AYO BUKTIKAN TERRUSSS.....KLO KALIAN BISA MEMBUBARKAN LDII..KALIAN HEBAAT..!!!! AKU MENANTANG KALIIIAAANNNNN........AYOOO..".
-Mengenai kesesatan islam jamaah sdh tdk perlu diragukan lagi..dan keberadaanya di indonesia sampai saat ini masih terlarang..Saya kira buat warga ldii, ldii bubar tdk masalah, lah ldii itukan hanya baju islam jamaah, kalau dibubarkan ya membuat baju lagi/dibentuk organisasi yg lain lagi, gitu aza kok repot..golongan khowarij islam jamaah selalu ada dari dulu, seperti golongan nasroni, yahudi..apakah keberadaan golongan2 sampai saat itu adalah berkat pertolongan Alloh heh...

AbdudZohir mengatakan...

jawaban2 nya spertinya masih penuh subhat dan doktrin yah...,

saya gak banyak komentar...

TUJUKKAN SAJA IJAZAH MBAH IMAM NURHASAN AL-UBAIDAH LUBISS.

ini bukan bitonah ini ke ilmuan.
silahkan diberikan ke semua imam daerah ijazah- tersebut, InsyaALLOH kami menyaksikan.??

wawan mengatakan...

@Agung
Taat kepada pemimpin itu dalam perkara yg ma'ruf. Adapun dalam perkara kemaksiatan 'nggak ada ketaatan. Yuk ngaji yang bener

Budi Setiana mengatakan...

Al-Imam Asy-Syaukani t berkata: “Adapun setelah tersebarnya Islam dan semakin luas wilayahnya serta perbatasan-perbatasannya berjauhan, maka dimaklumilah bahwa kekuasaan di masing-masing daerah itu di bawah seorang Imam atau penguasa yang menguasainya, demikian pula halnya daerah yang lain. Perintah dan larangan sebagian penguasapun tidak berlaku pada daerah kekuasaan penguasa yang lainnya. Oleh karenanya (dalam kondisi seperti itu -pen) tidak mengapa berbilangnya pimpinan dan penguasa bagi kaum muslimin (di daerah kekuasaan masing-masing -pen). Dan wajib bagi penduduk negeri yang terlaksana padanya perintah dan larangan (aturan -pen) pimpinan tersebut untuk menaatinya.” (As-Sailul Jarrar, 4/512 dinukil dari Mu’amalatul Hukkam, hal. 37) Berdasarkan penukilan yang demikian jelas dari sebagian ulama di atas tentang boleh berbilangnya pemimpin, dikarenakan darurat dan kebutuhan (kaum muslim kepadanya -pen), maka para pemimpin kaum muslimin yang ada di dunia ini (baik yang memimpin kerajaan ataupun negara -pen) secara syar’i (sah) mempunyai wewenang sebagaimana wewenang Al-Imam Al-A’zham (khalifah) ketika masih ada, sehingga mereka berwenang untuk menegakkan hudud dan yang sejenisnya, mereka berhak untuk didengar dan ditaati serta tidak diperbolehkan keluar dari ketaatan terhadap mereka (baik dengan cara memberontak ataupun yang lainnya -pen). (Mu’amalatul Hukkam, karya Asy-Syaikh Abdus Salam Barjas hal. 38) Demikianlah perspektif Ahlus Sunnah wal Jamaah.

http://separuhhidupkupergi.blogspot.com/2010/09/baiat-antara-perspektif-ilmiah-ahlus.html

Anonim mengatakan...

Al-Imam Asy-Syaukani t berkata: “Adapun setelah tersebarnya Islam dan semakin luas wilayahnya serta perbatasan-perbatasannya berjauhan, maka dimaklumilah bahwa kekuasaan di masing-masing daerah itu di bawah seorang Imam atau penguasa yang menguasainya, demikian pula halnya daerah yang lain. Perintah dan larangan sebagian penguasapun tidak berlaku pada daerah kekuasaan penguasa yang lainnya. Oleh karenanya (dalam kondisi seperti itu -pen) tidak mengapa berbilangnya pimpinan dan penguasa bagi kaum muslimin (di daerah kekuasaan masing-masing -pen). Dan wajib bagi penduduk negeri yang terlaksana padanya perintah dan larangan (aturan -pen) pimpinan tersebut untuk menaatinya.” (As-Sailul Jarrar, 4/512 dinukil dari Mu’amalatul Hukkam, hal. 37) Berdasarkan penukilan yang demikian jelas dari sebagian ulama di atas tentang boleh berbilangnya pemimpin, dikarenakan darurat dan kebutuhan (kaum muslim kepadanya -pen), maka para pemimpin kaum muslimin yang ada di dunia ini (baik yang memimpin kerajaan ataupun negara -pen) secara syar’i (sah) mempunyai wewenang sebagaimana wewenang Al-Imam Al-A’zham (khalifah) ketika masih ada, sehingga mereka berwenang untuk menegakkan hudud dan yang sejenisnya, mereka berhak untuk didengar dan ditaati serta tidak diperbolehkan keluar dari ketaatan terhadap mereka (baik dengan cara memberontak ataupun yang lainnya -pen). (Mu’amalatul Hukkam, karya Asy-Syaikh Abdus Salam Barjas hal. 38) Demikianlah perspektif Ahlus Sunnah wal Jamaah.

http://separuhhidupkupergi.blogspot.com/2010/09/baiat-antara-perspektif-ilmiah-ahlus.html

Anonim mengatakan...

Al-Imam Asy-Syaukani t berkata: “Adapun setelah tersebarnya Islam dan semakin luas wilayahnya serta perbatasan-perbatasannya berjauhan, maka dimaklumilah bahwa kekuasaan di masing-masing daerah itu di bawah seorang Imam atau penguasa yang menguasainya, demikian pula halnya daerah yang lain. Perintah dan larangan sebagian penguasapun tidak berlaku pada daerah kekuasaan penguasa yang lainnya. Oleh karenanya (dalam kondisi seperti itu -pen) tidak mengapa berbilangnya pimpinan dan penguasa bagi kaum muslimin (di daerah kekuasaan masing-masing -pen). Dan wajib bagi penduduk negeri yang terlaksana padanya perintah dan larangan (aturan -pen) pimpinan tersebut untuk menaatinya.” (As-Sailul Jarrar, 4/512 dinukil dari Mu’amalatul Hukkam, hal. 37) Berdasarkan penukilan yang demikian jelas dari sebagian ulama di atas tentang boleh berbilangnya pemimpin, dikarenakan darurat dan kebutuhan (kaum muslim kepadanya -pen), maka para pemimpin kaum muslimin yang ada di dunia ini (baik yang memimpin kerajaan ataupun negara -pen) secara syar’i (sah) mempunyai wewenang sebagaimana wewenang Al-Imam Al-A’zham (khalifah) ketika masih ada, sehingga mereka berwenang untuk menegakkan hudud dan yang sejenisnya, mereka berhak untuk didengar dan ditaati serta tidak diperbolehkan keluar dari ketaatan terhadap mereka (baik dengan cara memberontak ataupun yang lainnya -pen). (Mu’amalatul Hukkam, karya Asy-Syaikh Abdus Salam Barjas hal. 38) Demikianlah perspektif Ahlus Sunnah wal Jamaah.

http://separuhhidupkupergi.blogspot.com/2010/09/baiat-antara-perspektif-ilmiah-ahlus.html

Anonim mengatakan...

Aneh betul kalo melihat jamaah ini.harusnya akal dan nurani di gunakan.apa iya surga hanya untuk kalia? karena di luar jamaah kafir.jadi surga hanya untuk kalian yg hanya 600 rb orang yang akuannya 25 juta.smoga alloh menunjuki kalian.amin

ammad mengatakan...

hanya 600rb???. wah2 kirain.. umbar2nya ada di semua manca negara.
ternyata setelah di cek, e... tidak banyak, hanya beberapa gelintir orang, itu pun lduu'nya orang indonesia yg bekerja di luar negri .

lihat dakwah salaf..., Masya ALLOH yg ngaji di Amerika itu orang asli amerika, yg ngaji di jerman itu orang asli jerman, yg ngaji di jepang, itu orang asli jepang,. Coba perhatikan saudara.. di luar negri yg jadi bukan or luar negri tp wong jowo.
sorry i know jeroannya...

disini jelas, dakwah salaf lebih diterima oleh semua lapisan masyarakat.
kok faktanya masuk ke dakwah salaf ya....?
buakan ke 7 fakta lduu'

coba sekali2 seven fakta lduu' ini di UMUMKAN ke khalayak ramai, di pengajian luar (istilahnya).
Coba brani kagak!?

wah... bisa2 kebongkar tuh 7 faktanya.
saya jadi tambah ragu di lduu'

good bye lduu' kalian otoriter,

jama'ah kalian bertanya, kalian suruh tobat.

jama'ah kalian baca sarah hadits bukhori fathul bahri,kalian bilang hati2 terpengaruh, masyaAlloh..

TERBELENGGU!!!!

Aulia mengatakan...

Asalamualaikum,
saya jokam dari kecil ni..agak liberal memang, kalau masih jokam tapi udah gak menerima doktrin2 petakfiran apa saya masih dikatakan sesat?

Ohya kalau mau diskusi langsung via email ke mana ya?
Jazakullah

agni mengatakan...

dulu ketika Bapak Mauludin masih aktif LDII saya salut dan hormat kpd beliau karna perilaku & ilmu yg dimiliki,dia diberi kebebasan belajar & mencari guru dimekkah yg diyakininya membawa,menyampaikan kebenaran & kemurnian Qur'an Hadist kmdn memanqulkannya kpd kami,tp ketika sekarang dia keluar dari LDII kmdn berusaha ingin merintangi & membubarkan LDII dgn cara lapor ke MUI dg membawa dokumen usang sprt yg dibawa oleh BI, AJ, HAJ,dkk. 100 org sprt mauludin dg 1000 cara apapun yg digunakan, SAYA & RIBUAN NYAWA WARGA LDII SIAP MEMBELA & MEMPERTAHANKAN KEBENARAN DAN KEMURNIAN QUR'AN HADIST SAMPAI DARAH KAMI BERHENTI MENGALIR.Karna siapapun pemilik & orang-2 yg berada dibelakang blog ini adalah pecundang pengecut yang tidak tahu malu. Wassalam

Anonim mengatakan...

lihat lduu lebaran ikut siapa????
IKUT PEMERINTAH?????? berarti gak punya kekuasaan dasar anjing anjing neraka

muhammad mengatakan...

untuk mas agni, saya salut dengan sikap militan yang anda miliki, sebab saya pun demikian beberapa tahun yang lalu sangat militan terhadap QHJ karena sangat yaqin bahwa QHJ 354 inilah agamanya Nabi yang paling murni sedunia, segenap harta tenaga fikiran waktu muda saya korbankan demi tegaknya QHJ 354, sayapun berniat mengorbankan nyawa sekalipun untuk membela QHJ dan Imam Amir ke-2 Abdul
dhohir. ]
dan juga saya siap MEMBUNUH siapapun yang menghalangi saya dalam membela QHJ sebab kefahaman bahwa orang-orang di luar QHJ adalah kafir najis halal darahnya meskipun itu adlah bapak sendiri.

ternyata, alhamdulillah tahun 2006 scara tidak sengaja saya menemukan terjemahan KITAB TAUHID Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab di toko buku islam non-QHJ, saya tertarik membeli dan membaca kitab ini sebab "Ulama" Sepuh murid KH Nurhasan pernah bercerita kpd saya bahwa Syaikh Muh. bin abdul wahhab adalah mujaddid kemurnian di haramain, secara tersirat murid KH Nurhasan ini menganggap bahwa KH Nurhasan menganggap baik Syaikh.
setelah saya membacanya sungguh saya menemukan kesimpulan hukum agama yang kuat yaitu bahwa inti ajaran Nabi adalah tauhid. kesimpulan ini tidak pernah saya temukan dan tidak pernah menjadi penekanan dan penjelasan dalam QHJ 354.
setelah itu saya tertarik memperluas wawasan dengan membaca Kitab Tauhid 3 jilid Syaikh Sholih al Fauzan. Masyaallah lebih terbuka lagi hati saya terhadap ajaran tauhid masyaikh Haramain. selanjutnya saya mulai mengoleksi dan membaca kitab2 ulama ahlusunnah mutaakhirin seperti Syaikh bin Baz, Syaikh al Utsaimin, Syaikh al Albany, Syaikh Shalih al Fauzan, Syaikh Jamil Zainu dll. tidak lama kemudian saya pun belajar bahasa arab.
semakin Allah bukakan hati saya terhadap kebenaran dan semakin memantapkan hati saya untuk melepas Aqidah QHJ 354 dan mengganti dengan Aqidah Shohihah Ahlussunnah wal Jamaah.
alhamdulillah ketika akhir musim haji kemarin saya sempat bercakap-cakap dengan bbrapa syaikh mufti di masjidil harom dan mina. saya menanyakan pertanyaan yang jawabannya sudah saya fahami sebelumnya di indonesia yaitu syaikh mufti tersebut menyatakan bahwa keimaman/keamiran QHJ 354 adalah bathil bid'ah bahkan termasuk dosa besar.

nb: untuk mas agni dan yang masih sefaham agar proaktif mencari kebenaran kepada Ulama Ahlussunnah wal Jamaah yang sejati. sehingga benar berpihak dalam hal militansi. semoga HANIF dalam agama yang benar sesuai Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

muslim mengatakan...

SUBHANAULLOH, warga jama'ah spt hanif ini sebaiknya banyak belajar dulu sbl komentar, nanti saya khawatir saudara malu setelah tahu kebenaran, dan akhirnya tdk mau menerimanya karena terkalahkan dg rasa malu tsb.

sbaiknya saudara hanif berusaha langsung mendapat ilmu dari sumbernya Islam. bukan dari muara nya di kediri.

dan tetap di niati Mengharap sorga Alloh minta terhindar dari Adzab neraka..

agni mengatakan...

muhammad berkata : dan juga saya siap MEMBUNUH siapapun yang menghalangi saya dalam membela QHJ sebab kefahaman bahwa orang-orang di luar QHJ adalah kafir najis halal darahnya meskipun itu adlah bapak sendiri...
ini adalah pemahaman kamu yg dangkal & fitnah usang kpd kami, dlm AlQur'an Nabi Ibrohim saja tdk memperlakukan bapaknya sprti yg ada dalam otak cetek yg tdk punya perikemanusiaan sprti kamu. PEDOMAN HIDUP KAMI SAMPAI AJAL adalah MURNI QUR'AN & HADIST "TAROKTU FIKUM AMROINI LANTADHILLU MAATAMASAKTUM BIHIMA KITABILLAHI WA SUNNATIN NABIYI" . Tdk sperti AHLI RO'YU kayak kamu dengan membaca-2 buku karangan manusia kemudian menyimpulkan aqidah seenak perut sendiri.

muhammad mengatakan...

semakin Allah bukakan hati saya terhadap kebenaran dan semakin memantapkan hati saya untuk melepas Aqidah QHJ 354 dan mengganti dengan Aqidah Shohihah Ahlussunnah wal Jamaah.
alhamdulillah ketika akhir musim haji kemarin saya sempat bercakap-cakap dengan bbrapa syaikh mufti di masjidil harom dan mina. saya menanyakan pertanyaan yang jawabannya sudah saya fahami sebelumnya di indonesia yaitu syaikh mufti tersebut menyatakan bahwa keimaman/keamiran QHJ 354 adalah bathil bid'ah bahkan termasuk dosa besar.

muhammad mengatakan...

kepada semua saudaraku yang masih beraqidah QHJ/354:
silakan antum bertanya langsung kepada Ulama Syaikh Mufti Resmi di Masjidil Harom, di dalam masjidil harom ada beberapa ruangan khusus beberapa syaikh mufti untuk memberikan Fatwa dan Nasihat kepada siapa saja, biasanya pada musim haji atau romadhon ruangan-ruangan ini banyak muslimun yang antri panjang di depan ruangan untuk minta fatwa/nasihat tentang agama.
kalau anda mampu haji atau umrah silakan bertanya disana dengan membawa penerjemah yang netral (biasanya pembimbing haji dari travel mafhum bahasa arab sana) atau mahasiswa indonesia yang bertebaran di sana.
silakan bertanya untuk mencari kebenaran tentang konsep Keamiran/Keimaman yang SYAH menurut syariat dan bandingkan dengan Keamiran/Keimaman 354 dihadapan beberapa Syaikh Mufti, apa fatwa mereka tentang Keamiran/Keimaman 354??
(jangan kaget bila beberapa dari mereka menjawab bernada agak marah, sebab pengalaman saya demikian).

semoga menjadi perantara hidayah bagi antum.

nb: jangan lupa bawa kamera dan voice recorder.

muhammad mengatakan...

Seandainya antum tidak percaya kepada Syaikh-syaikh mufti di sana sebab namanya tidak terkenal di indonesia, silakan bertanya pada Imam-imam Masjidil Harom yang sering datang ke indonesia seperti Syaikh As-Sudais atau Syaikh As-Syuraim tentang keimaman/keamiran 354??

InsyaAllah jawaban mereka sama.
Sebab aqidah mereka satu yaitu Aqidah Shohihah Ahlus sunnah wal Jamaah.

Anonim mengatakan...

ditunggu saja sampe mati ntar baru tau kan siapa yg benar sp yg salah. g usah cape2 ngomong n jelek2in kprcayaan org.

LDII ASLI mengatakan...

KALIAN SAYA TANTANG UNTUK MENGHANCURKAN KAMI LDII.... TINGGAL KITA LIHAT, ILMU SETAN DENGAN ILMUNYA ALLAH MENANG MANA...

SILAKAN KALIAN USAHA SEKUAT MUNGKIN... KALIAN AKAN TAHU SENDIRI AKIBATNYA...

KALIAN SAKSIKAN KONSISTENSI UNTUK KE DEPANNYA..

PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI..

YG KELUAR DARI LDII HANYA BEBERAPA 'EKOR' SAJA, GK AKAN BUAT RUGI LDII... KRN YG MASUK LEBIH BANYAK DARI ITU... HOHOHOHO

Anonim mengatakan...

ck ck ck,,
Hancur/gak hancurnya LDII kita serahkan pada Alloh.

Qodar Alloh golongan2 semacam itu ada, atau malah bisa sampai berkembang. Perkembangan golongan2 semacam itu bukan tolok ukur kebenaran yang mereka bawa.

Banyak2 berdoa minta pertolongan kepada Alloh, minta ilham yang baik minta diberikan petunjuk untuk diri dan keluarga.

Kita punya panca indra, punya akal, bukti sudah di depan mata.

Di akhirat nanti tidak ada alasan di depan Alloh.
(ingat cerita yg buta, tuli dan gila dan mrk beralasan tidak iman kpd Alloh karena kekurangan yang Alloh qodarkan kepada mrk).
Lalu apa alasan kita nanti??

mubalegh mbah man mengatakan...

To LDII asli...antum rupanya bibit unggul ya?..sedemikian taklidnya terhadap LDII,ketahuilah ya akhi... kami para mantan LDII tidak ada niatan untuk menghancurkan apa yang telah ALLAH takdirkan,yakni keberadaan FIRQOH ISLAM JAMAAH yang berlindung di organisasi LDII,tapi yang kami kritisi dan yang kami berusaha meluruskan walaupun kadang dengan tahdzir yang keras adalah penyimpangan dan kesesatan jamaah LDII dalam manhaj dan akidah,yang utama disini adalah pengadopsian/pengkorabolasian akidah SYIAH dan KHAWARIJ (khawarij yaitu pengkafiran terhadap kaum muslimin yang bertauhid walaupun melakukan dosa besar selain kelompok JAMAAH LDII dan syiah adalah menghalalkan berdusta bahkan wajib berdusta dalam kondisi2 tertentu demi untuk melindungi,melegalkan,mengembangkan,melestarikan dan mempertahankan akidah dan manhajnya ila yaumil qiyamah)contoh bukti halalnya bahkan wajibnya berdusta yaitu saudara Prof.DR.Ir Abdllah Syam Msc.APU sang ketua umum LDII bersumpah palsu atas nama ALLAH di hadapan para tokoh ULAMA(baca:MUI PUSAT)menyatakan bahwa LDII tidak menganut sistem KEAMIRAN dll,saudaraku LDII TULEN...sadarilah semua ini bahwa ini adalah kesesatan dan penyimpangan ukuran kebenaran bukan hancur tidaknya kesesatan karena semua itu merupakan sunnatullah tapi ukurlah kebenaran dengan al quran dan sunnah 'ala fahmi salafil ummah bukan 'ala fahmi mankul nurhasan walaupun tidak semua yang di sampaikan pak nurhasan salah ya memang ada kebenaranya tapi kesalahan di bidang akidah dan manhaj adalah kesalahan yang amat sangat fatal yang tidak diperingatkan secara pelan2 aja tapi harus di tahdzir dengan keras jika di perlukan,sebagaimana gambaranya mbah nurhasan sendiri ibarat orang yang sedang tidur di atas rel kereta api sementara kereta sudah dekat maka cara membangunkanya bukan hanya di bilangi akan tetapi di seret keluar rel walaupun babak bundas(luka2)demi menyelamatkan nyawanya,wahai saudaraku ASLI LDII...kami akan berjuang terus hingga akidah dan manhajmu berubah menjadi akidah dan manhaj as shohihah ahlussunnah waljamaah ala fahmi salaful ummah INSYAALLAH...dan ini sudah mulai nampak sedikit demi sedikit seperti kemisteriusanya pak kolil sekarang ini,ini menandakan mudah2an para tokoh2 JAMAAH LDII sadar akan kekeliruanya...wahai saudaraku...segeralah bertaubat kepada allah sebelum ajal menjemputmu...(yang mencintaimu)

Anonim mengatakan...

utk sodara2 di ldii:

dalam setiap doa anda, mintalah petunjuk pada Allah, sperti yg dicontohkan Nabi Muhammad: Allohuma alhimni rusydi..dst

mintalah petunjuk/ilham yg baik, jangan berdoa minta kepahaman.

karena pemahaman manusia bisa salah, sedangkan petunjuk Allah pasti benarnya.

Anonim mengatakan...

Jangan saling menggunjing,,, ibadahlah sesuai dengan keyakinan masing-masing...

Anonim mengatakan...

Cuapek bgd membacanya, ! Intinya aja deh Ya ! yg merasa terpojok,berarti ada yang akan merasa kehilangan ,yachh ! mgkn segala-galanya.
Tp yachh pd pokok masalah saja. !
setelah Nabi Wafat,semua Urusan kita dlm hidup msg2 ya kt serahkan pada Khaliq,Imam hanya menjabarkannya ! dan sekedar ngecas Batre msg2 Umatnya.
Gitu aj kok Repot! pk acara ngak ngik ngok ngek ngok ! Pusing