بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

WAJIB DI BACA...WAJIB DI BACA...WAJIB DI BACA...


di nukil dari Al-akh Abu Hudaifah


klik gambarnya :



atau klik disini

atau download disini

Comments
94 Comments

94 Response to " "

muhammad mengatakan...

Kepada:
Bapak Imam Abdul Aziz Sulthon Aulia bin Nurhasan al Ubaidah Amir yang di baiati Jamaah 354.
Wakil Empat/ Wakil Imam Jamaah 354.
Juru Hukum 10 Jamaah 354.
Mubaligh Pakubumi.
Ulama 100 jamaah 354.
semua saudaraku yang masih beraqidah QHJ-354.

Silakan antum mendatangkan Syaikh Yahya bin Utsman Al Makkiy Al Mudarris fiy Masjidil Harom yang merupakan jalur isnad Jamaah 354 saat ini. Adakan tanya jawab terbuka tentang segala sesuatu yang menjadi topik hangat seperti Baiat Keimaman 354 dll. Silakan adakan di depan Jamaah 354 dan ex-Jamaah 354 di kediri atau di Pondok Gede. InsyaAllah hal ini akan menjadi kebaikan yang sangat luar biasa bagi jamaah 354 dan ex-Jamaah 354.

atau silakan antum bertanya langsung kepada Ulama Syaikh Mufti Resmi di Masjidil Harom, di dalam masjidil harom ada beberapa ruangan khusus beberapa syaikh mufti untuk memberikan Fatwa dan Nasihat kepada siapa saja.
silakan bertanya disana dengan membawa penerjemah yang netral (biasanya pembimbing haji dari travel mafhum bahasa arab sana) atau mahasiswa indonesia yang bertebaran di sana.

silakan bertanya untuk mencari kebenaran tentang konsep Keamiran/Keimaman yang SYAH menurut syariat dan bandingkan dengan Keamiran/Keimaman 354 dihadapan beberapa Syaikh Mufti, ceritakan kondisi sebenarnya Keamiran/keimaman Jamaah 354 dan aqidah antum apa adanya, apa fatwa mereka tentang Keamiran/Keimaman 354 dan aqidah 354???


Seandainya antum tidak percaya kepada Syaikh-syaikh mufti di sana sebab namanya mungkin tidak terkenal di indonesia, silakan bertanya pada Imam-imam Masjidil Harom yang sering datang ke indonesia seperti Syaikh As-Sudais atau Syaikh As-Syuraim tentang keimaman/keamiran 354 dan aqidah 354???

Atau seandainya antum punya akses yang bagus kepada Ulama-Ulama besar Kerajaan Saudi Arabia (Haiah Kibar Ulama) dan Lajnah Daimah (semacam MUI di Indonesia) di Riyadh, silakan bertanya kepada mereka tentang keimaman/keamiran 354 dan aqidah 354???

InsyaAllah jawaban mereka semua intinya sama.
Sebab aqidah mereka satu yaitu Aqidah Shohihah Ahlus sunnah wal Jamaah.

semoga mereka (ulama Sholihin) selanjutnya menjadi pembimbing langsung kepada antum dalam keilmuan Islam yang Murni.
semoga menjadi perantara hidayah bagi antum.

nb:
jangan lupa bawa kamera dan voice recorder.

abu awanah mengatakan...

syukron..jazakallah khoir atas di muatnya artikel di atas,sungguh cukup detail gambarannya dan bermanfaat

Anonim mengatakan...

Dari tabel diatas dapat ditarik kesimpulan ;

1. Nurhasan bukanlah seorang murid yang istimewa selama ia belajar di makkah dan madinah
2. Tidak ada catatan tentang pengijazahan secara umum / mutlak dan sempurna dari syaikh umar hamdan kepada Nur hasan
3. Bahkan namanya tidak tercantum di dalam 55 orang murid senior syaikh umar hamdan
4. Dari sisi keilmuan agama selama hidupnya tidak ada karya monumental kitab yang ditulis oleh Nur hasan apakah dibidang tafsir, fiqh, hadits, 'ulumu al-qur'an atau 'ulumu al-hadits, atau yang lainnya
5. Kalau Nurhasan dikatakan sebagai ulama besar yang memiliki dan mengajar di pondok, maka Nurhasan tidak pernah menghasilkan seorang murid pun yang handal / mumpuni di bidang – bidang disiplin ilmu agama baik itu ulumu al-qur'an, ulumu al-hadits, fiqh, nahwu / shorof, siroh nabawiyah separti yang diajarkan oleh syaikh umar hamdan, yang ada kalau kita tanyakan kepada para muridnya terhadap kemusykilan masalah agama maka jawabnya hanyalah "pokonya dulu manqulan Abah ( Nurhasan) begitu, pokoknya yang benar ya itu...." selesai ...( sebagai bukti pada pengajian khataman sunan ibnu majah tahun 2010 tiba-tiba muncul nama syaikh al-albany didalam menshohihkan dan mendho'ifkan sebuah hadits, ini sebuah tanda mereka para murid-murid Nurhasan belum mampu mentakhrij sebuah hadits secara mandiri ) dan celakanya banyak dari para mubaligh-mubaligh jama'ah354 yang tidak mengenal siapakah sebenarnya syaikh al-albany tersebut, mereka mengira bahwa syaikh al-albany adalah ulama tempoe doeloe yang hidupnya sejaman dengan para penulis hadits.Allahu al-musta'an.
6. Nurhasan telah melakukan washilah dakwah dengan menggunakan atraksi-atraksi ilmu kekebalan dan kesaktian, tentunya hal ini sangat berbahaya bagi aqidah seorang muslim apalagi kalau yang melakukannya seorang kiyai, tidak kita jumpai para contoh hal ini dari para ulama salaf ( para sahabat dan sesudahnya ) didalam berdakwah menggunakan cara-cara semacam ini.
7. Di dalam berdakwah Nurhasan tidak menekankan pada pentingnya tauhid di dalam beragama dengan perincian-perinciannya (dengan bukti murid-muridnya tidak mengenal kitab-kitab tauhid karya para ulama) walaupun sering dipropagandakan memurnikan ibadah dari syirik, khurofat dan takhayul, tetapi ia lebih mementingkan bagaimana merekrut jama'ah sebanyak-banyaknya dan yang nyata adalah bahwa ia telah membangun sebuah jama'ah hizbiyah diatas prinsip pengkafiran kepada seluruh kaum muslimin terutama di Indonesia yang bukan merupakan anggota jama'ahnya.

ABDUL MAJID mengatakan...

assalammu'alaikum

nah ini dia, baru muncul posting nya..,

mas... mas..., saya tunggu2 dari dulu, dan saya tdk mendapat jawaban yg memuaskan di ldii, tentang masalah isnad ini.

Alhamdulillah saya jadi tambah yaqin bahwa bp.imam nurhasan bukan lah apa yg di bangga2 kan oleh para penasehat di ldii selama ini.

jazakumullohukhoiron.
smoga Alloh tetap menjaga niat ikhlas saudara semua dan tetap menetapi sunnah RosulNya.

wassallamua'alaikum

Anonim mengatakan...

Bukankah Mbah Nurhasan selalu ditekankan sebagai Putra Terbaik Bangsa Indonesia oleh bapak-bapak penasihat??

Mbah Nurhasan juga sering ditekankan sebagai perantara tunggal hidayah di indonesia dan sebagai Imam yang menyaksikan Jamaah nya di Akhirat nanti.

Penasihat-penasihat juga sering mengatakan bahwa mbah Nurhasan adalah orang yang sangat dekat dengan Allah (Waliyulloh) sehingga dikaruniai banyak kefadholan dan karomah, diantaranya mampu berlari diatas air (sungai bengawan solo) sambil di brondong peluru oleh pasukan Belanda dan selamat, hanya pakaiannya saja yang robek. Ceritanya juga Mbah Nurhasan mampu mendatangkan uang secara ajaib tiba-tiba ada di bawah sajadahnya. Bahkan kesaktiannya diceritakan menbandingi 1000 orang biasa.

dan masih banyak cerita lain yang menunjukkan betapa bersyukurnya bapak-bapak penasihat atas perantara tunggal untuk masuk surga selamat dari neraka yaitu Mbah Nurhasan Al Ubaidah LUBIS.

Lalu apalagi yang harus dipertanyakan???

Anonim mengatakan...

hi hi hi, mas anonim di atas lucu deh, ngece ya?
kalau diteliti gaya bahasanya justru membongkar keanehan-keanehan lain dari kiai nurhasan,
ayo ngaku!?!

Anonim mengatakan...

he he he, iya mas memang demikian.

ayo siapa lagi yang mau nyumbang cerita-cerita aneh tentang kiai nurhasan yang selalu diagung-agungkan jamaah 354, bahkan nabi, sahabat dan para ulama ahlussunnah tidak memiliki "keagungan-keagungan" dan "karomah-karomah" tersebut.

klo gitu siapa yang lebih POL??
kiai nurhasan atau nabi??

Anonim mengatakan...

klo gitu siapa yang lebih POL??
kiai nurhasan atau nabi??

saya jawab:

ya Nabi lah!!!

wong agama dg keanehan2, kesaktian2 (bisa ditiru) (bukan mukjizat), sepertinya mirip2 dg mahluk yg akan keluar pd akhir zaman yg kita ketahui mereka al-masih.
bukan Isa al-masih, tetapi masihid-dajjal.

dajjal punya sorga dan neraka, punya syariat agama sendiri. Siapa yg toat pada dajjal, maka ia masuk ke sorganya dajjal (ini justru nerakanya ALLOH.)

ex' asad persinas, adu manusia, imam merestui dan wajib toat.
kalau pendekar2 asad ikuti ijtihad ini (ini justru nerakanya ALLOH)


kemudian:
dajjal bisa menghidupkan or yg sudah mati (dg izin Alloh.)

sesuatu yg aneh2 dalam mengajak umat spertinya mirip kelakuan dajjal ya...

1. main ular
2. guling2 di beling
3. manggil2 buaya putih
4. naik pohon kelapa, pake motor
5. ilmu strom (bisa stop kereta api lagi berjalan)
6. ilmu tenaga barokah
7. ilmu odjo
8. ilmu asad halus (tes kemiri, airkeras, dipukul e.. mental yg mukul)
9. silat asad jurus 7, bisa buat or yg menyerang mental sendiri
10. ilmu menghilang pake sholawat nabi.
11. kebal tahan tembak, masuk kali brantas, zaman belanda.
12. disetrum ribuan watt, gak mati. betul2 sakti.
13. kalo kita rinci bwanyak banget kesaktian2 yg tidak pernah di ajarkan oleh Ulama' sunnah, seperti Syaikh Muhaddits haromain Umar Hamdan Al-makki al-madany. tapi diajarkan oleh mbah imam nh. (ada bukti tertulis dan foto2) tdk bisa dibantah apalagi dikatakan memfitnah.!

maaf saya sudah ruju' / baroah / hijrah dari pemahaman firqoh yg paling jelek (syi'ah dan khowarij)

jadi kesimpulannya islam jama'ah ini termasuk forqoh dari 72 firqoh yg terancam masuk neraka ALLOH (red.firqotunnajiah/ toifatummansurin)
tapi tidak kekal, lihat firqohnya masuk ke Musyrik atau tidak.
kalau sampai syirik, masuk kagak keluar lagi saudara, ini dah aturan ALLOH.

ayolah saudara2ku segera berinisiatif utk bertanya ke ulama' haromain 2tanah harom tempat guru2 pakubumi belajar menuntut ilmu disana.

take action!!!

putune Mbahe mengatakan...

kepada mas anonim di atas, atas amal sholih nya telah mendata kira-kira 12 "Karomah-Karomah" dan "Keagungan-Keagungan" Kiai Nurhasan, kami ucapkan syukur jazakalloh khoyro,

sebab telah turut berjasa membongkar keanehan-keanehan Kiai Nurhasan yang harus di ingat dan di kritisi cerdas secara ilmiyyah (Timbangan Qur'an wa Sunnah) oleh Pengikut Kiai Nurhasan!!

Ayo siapa lagi yang mau nyumbang daftar keanehan Kiai Nurhasan???

Putune Mbahe mengatakan...

kepada para Ulama Sepuh (Murid langsung Kiai Nurhasan) dan Jamaah 354 yang pernah bertemu dan menyaksikan langsung Kiai Nurhasan:

Silakan menyumbang cerita fakta tentang berbagai Kesaktian "karomah" "keagungan" Kiai Nurhasan???

Inilah ajang kalian lebih mengagungkan dan men"dewa"kan Kiai Nurhasan!!

Agar seluruh Indonesia bahkan Dunia mengetahui siapa Kiai Nurhasan sebenarnya!!

norman mengatakan...

yang di kediri katanya ada mata air tembusan dari mata air zam-zam belum tercantum dab. Apa perlu ditambahkan.

joy mengatakan...

ohhh tentang sumur sembilan dan matanya yang ditutupi bongkahan batu besar di depan walibarokah ya..yang ada pohon kelapanya...betulll mas..itu memang dari sumber air zam-zam...yang satunya lagi ada di kertosono

yudi mengatakan...

nambah satu lagi mas keajaiban mbah nurhasan...konon katanya,kalo dakwah keliling kampung mbah nurhasan berhenti di tempat2 ramai atao dimasjid2 terus serbanya di lepas untuk goreng jagung...wah...wah...wah mbah nurhasan ini memang kyai yang sakti,aneh bin ajaib teunaaan.

andri mengatakan...

mas... udah..udah jangan di telanjangi mbah kyaine kasihan nanti kalo kita critakan semua keajaibanya malah kesanya bukan kiyai bukan imam bukan amirul mu'minin tapi kesanya kaya tukang ramal dukun badhe(baca:dukun tebak)paranormal orang pintar pokoknya para pemuja jin setan lah, hii...hii takut ahhh.

putune Mbahe mengatakan...

kalau memang benar terbukti itu air zam-zam bagaimana mungkin bisa sambung di kediri? sedangkan tidak pernah tercantum di quran hadits shohih bahwa air barokah zam-zam juga muncul di kediri jawa.

kalau memang benar ada tembusan mata air zam-zam maka kemungkinan ini kerjasama dengan JIN. sedangkan menggunakan jasa jin adalah HAROM, sebab doanya nabi sulayman, juga nabi dan sahabat tidak menggunakan jasa jin baik dalam dakwah maupun penjagaan diri dll.

selanjutnya jin umumnya penuh makar fitnah dan dusta yang lambat laun bisa menggiring pengguna jasanya kearah SYIRIK!!

karomah yang di miliki beberapa sahabat tidak ada kerjasama dengan JIN dan karomah ini datang sewaktu-waktu tanpa dikehendaki, datangnya dengan ridho Alloh atas mereka.

sedangkan kalau ada keanehan dan kesaktian yang luar biasa seperti kebal peluru dan pedang, bergulingan di atas beling, dll, maka ini seperti atraksi DEBUS perdukunan yang pelakunya menggunakan JIN bahkan terkadang pelakunya melakukan ritual yang jelas-jelas SYIRIK!!

Sungguh dakwah salafiyyah yang kembali digaungkan di tanah arab oleh Mujaddid Syaikhul Islam Muhammad bin Abdil Wahhab at-Tamimi sangat memusuhi perdukunan syirik dan sejenisnya.

juga tidak ada sepanjang sejarah islam ada ulama sholihin yang kental dengan ilmu kesaktian yang berbau JIN perdukunan.

Sungguh aneh katanya belajar 10 tahun pada Ulama Besar (Masyaikh Salafy) di Haramain tetapi kiprahnya berbau JIN dan ilmu kesaktian yang identik dengan perdukunan!!

monggo lainnya yang ingin nambahi.

Imam Sukotir mengatakan...

jangan banyak bacot nanti gue bacok..

Anonim mengatakan...

yang jelas kebenaran jamaah kami sudah terbukti dengan tujuh fakta sahnya keamiran dan jamaah..lihat aja perkembangannya meluas sampe keluar negeri

Anonim mengatakan...

ini lagi mas kefadholah nurhasan .beliau bisa membelah kelapa mudah dgn tangan kosong,dan bisa meyakinkan jamaahnya didalam kelapa trsbt ada ikannya..

jono mengatakan...

pak Nurhsan pun katanya berhasil amar ma'ruf ratu pantai selatan,,,
sampai2 ada sahabat nurhsan tidak bisa kembali,karna di jadikan mubalig tugasan di alamnya ratu pantai selatan

putune Mbahe mengatakan...

berkembang keluar negri bukan tolak ukur kebenaran Agama,!!
bukankah ahmadiyyah lebih berkembang didunia di banding jamaah 354.

7 fakta antum adalah klaim sepihak yang tumpul tidak berdasar pijakan dalil yang kuat, walaupun menggunakan banyak dalil tetapi itu dipaksa-paksakan sesuai hawa nafsu kalian jamaah 354!!

bandingkan dengan booming dakwah ahlussunnah wal Jamaah Salafiyyah di berbagai penjuru dunia, yang mengaji adalah warga asli negara setempat bukan orang jawa itu-itu aja!!

hujjah jamaah 354 tumpul karena tidak berdiri atas HAQ, capek deh?!?

ayo siapa lagi yang mau nambahi fakta kesaktian Kiai Nurhasan LUBIS.

ilyas NTT mengatakan...

kalau masih merasa kurang...nich saya tambahin...di mojokerto tuch ada namanya Pak Toha...dia juga termasuk sesepuh dalam 354,bahwa pak nurhsan bisa mengeluarkan harta yang terpendam dalam tanah,bisa mengubah kates jadi emas...bisa sembunyi di atas daun pisang

joko mengatakan...

nah... ini dia mas imam sukotir...to,aku kangen lo karo pondok sukotirto,orang2 seperti mas sukotir ini lah yang dicari,loyal,fanatik,buta,katak dalam tempurung,pokok'e,mbuh ora weruh,gak masuk di masuk masukan,gedodor,sak dermo,mbah man, seperti onta yang di keluh(di cocok hidungnya).ini semua akibat doktrin mankul jamaah (versi nurhasan)surga gak jamaah (versi nurhasan)neraka.mentok langit tembus bumi sumure asat,weleh...weleh

Anonim mengatakan...

maaf mas..malsah sumur zam2 (namanya sumur wali barokah,) di kediri itu sengaja di tutup dgn batu konon setipa orang mau berobat hanya dgn minum air itu bisa sembuh,karna abah nurhasan takut jangan sampe jamaah berbuat musyrik maka di tutup air mata itu...
berarti sudah jelas bahwa abah nurhsan mendaptkan karomah dari Allah.

Anonim mengatakan...

di awal tahun 2008 kayaknya sumur sembilan di liput oleh TRANSTV,karna ada santri yang bunuh diri katanya.kok bisa ya???sampe cak aziz MT di wawancarai juga

junaidi mengatakan...

bila perlu harus di usut tentang pemukulan santri yang menyebabkan santri itu tewas,karna di karantina dan di pukuli sampe mate...
dan beberpa keamanan yang terlibat dipulangkan...

tapi sayang...di usut juga percuma...karna laporannya santri itu meninggal karna sakit

Anonim mengatakan...

setelah saya perhatikan komentar2 diatas, bila ini benar...

wah wah wah.., INI SIHIR.., BUKAN KAROMAH..

NAUDZUBILLAHI MIN DZALIK.

ono mengatakan...

ada yang lupa mas...selain punya ilmu kesaktian mbah nurhasn itu "NGESEX"nya juga jagoan lho...istrinya bayak sekali (susah di hitung katanya) dengan cara kawin cerai,kalo dah bosen ya dicerai terus kawin lagi dan yang di kawin gak sembarangan cewe lho mas... contoh aja artis cristin hakim pernah jadi istrinya mbah nurhasan,cerita ini saya dapat dari ulama senior (islam jamaah)pak su'udi ridwan alhafidz rohimahullah

imam sukotir mengatakan...

dari jawa mbah nurhsan mau ke jakarta naik sepur,selama di perlanan beliau hanya makan kacang,padahal uang banyak..ini kan terbukti beliau mujhid muzhid

mbeler mengatakan...

kalau ceritanya beliau nyolong kambing waktu di makkah shohih ga ya?

icksan mengatakan...

sudahlah ga usah ungkit2 masalah itu,lebih baik kita mengarah bagaimana cara untuk meluruskan pemahaman yang telah di wariskan oleh beliau kepada pengikutnya


betulll..betul...betull

Anonim mengatakan...

sampiyan2 piye tho..
wong mbah nurhasan sendiri bilang pake jin ko.
beliau bilang, jaman pembabatan itu musuh2nya pake jin. ya trus dia lawan pake jin juga..

mnurut gw siy, klo mo ngehancurin jokam, sampiyan2 mesti ada yg kayak mbah nurhasan.. preman & slengean berani kesana kemari..

& harus sabar, cos jokam jg dibangun sperti itu dalam waktu puluhan taun

joko mengatakan...

betul mas icksan tapi saya mau ngomentari mas sukotir nih... dari jawa naik sepur kejakarta makanya cuma kacang doang padahal uangnya buaaanyak katanya mujhid muzhid kalo kata saya kenapa gak puasa sekalian dapat pahala,justru itu yang disebut orang pueelit bin kikir alias bakhil nganioyo awak'e dewe, apakah betul mas sukotir pemahaman mujhid muzhid itu seperti itu,katanya mangkul musnad mutashil kok pemahamanya gak seperti penjelasanya para ulama yang mensyarh hadis itu,he...he...he kena tipu niye...?

jokam KW 1 mengatakan...

riwayatnya,
pernah kejadian waktu mbah nurhasan naek jin diatas laut, entah gimana jin-nya marah.
walhasil mbah nurhasan dijatohin deh ke laut...

rifqy mengatakan...

jangan terlalu menyudutkan bapak nurhasan rohimahullah,karna kalian tau agama,bisa baca qur an dan hadist jelas perantara beliau

putune Mbahe mengatakan...

to mas rifqy, ketika ada figur atau golongan yang jelas-jelas dan nyata-nyata sesat dan menyesatkan, maka dalam rangka amar makruf nahi munkar harus di jelaskan kerusakan-kerusakannya agar tidak semakin membuat kerusakan di dalam islam.

begitu banyak kitab-kitab ulama ahlussunnah dan fatwa-fatwa mereka yang khusus membahas menunjukkan kesesatan kerusakan tokoh figur atau golongan sesat ini, seperti Hakikat Tasawuf beserta tokoh2nya, Ikhwanul Muslimin beserta tokoh2nya, jamaah tablegh dll.

Hal ini sebab kepedulian Ulama Ahlussunnah kepada Umatnya agar tidak rusak oleh kemunculan dajjal-dajjal kecil dan golongan-golongan sesat lainnya.

alhamdulillah.

Begitu pula kepada jamaah 354 kami anjurkan segera berfikir kritis dan ilmiyyah (timbangan quran & sunnah) atas tokoh figur pembawa aqidah 354 yang katanya belajar 10 tahun di haramain tetapi ajaran aqidah dan kiprahnya menyimpang jauh dari ajaran ulama haramain (red=berbau jin).

Segeralah berpindah keilmuan kepada Ulama Haramain wahai saudara2ku!!!

jujun mengatakan...

mas jokam kw 1 jangan mengada ada lah...istilah jokam kw 1 itu gak ada di jokam 354 terus kalo mau bagi cerita yang bener saya puluhan tahun di jamaah baru tau cerita seperti yang kamu ceritakan ini atau barangkali saya yang lupa ya... tapi logikanya kalo jinya marah mbah nur hasan di jatuhin ke laut ya tenggelam dong kalo dia bisa selamat berarti siapa yang nolong yang jelas allah yang nolong tapi mungkin di gendong lagi ama jinya,,,hiihii...hiihii lucu deh...

Anonim mengatakan...

ayo siapa lagi yang mau nambahi fakta (bukan rekayasa) tentang keanehan dan kesaktian kiai nurhasan yang selalu mereka agung-agungkan sebagai karomah padahal kesaktian-kesaktian itu serupa dengan kesaktian-kesaktian yang dimiliki paranormal / dukun.

Anonim mengatakan...

Diantara metode dakwah Nurhasan adalah dengan atraksi akrobatik diatas motor besar, uji kekebalan (menginjak pecahan beling, meraupkannya ke wajah, bergumul dengan duri pohon salak, memecahkan batu diatas badan, bermain-main dengan ular berbisa dan lain-lain

Uji ilmu kesaktian seperti cerita kesaktian bahwa ia mampu mengembalikan buah kelapa yang sudah dipetik dikembalikan kepohonnya, memindahkan jin dari pohon di pasar paing, ilmu menghilang, dan lain-lain.

Kisah – kisah tentang kesaktian Nurhasan bila dibuat sebuah buku, maka akan menjadi cerita layaknya buku-buku '' manaqib" para syaikh/ guru/mursyid/ tuan guru para ulama sufiyah yang isinya tentang kesaktian sang maha guru.

Anonim mengatakan...

Dan bila tiba-tiba muncul nama Nurhasan sebagai mujadid maka ini hanyalah sebuah persangkaan yang dibangun dengan cara ta'asub oleh para murid-murid yang ta'at dengan ketaatan yang membuta kepada sang guru. Sungguh jauh jaraknya antara timur dan barat, dan dakwaan ini bagaikan antara langit dan sumur sat ( yang kering ).

putune Mbahe mengatakan...

Imam Sukotir berkomentar (September 16, 2010)

"jangan banyak bacot nanti gue bacok.."

kami jawab:

Sungguh pilu hati ini menyaksikan saudaraku yang masih menghalalkan darah saudara islam diluar jamaah 354, hal ini akibat doktrin sesat bahwa di luar jamaah 354 adalah kafir.

Allohummahdiy haaulail Madigholiyyin.

Mas Imam Sukotir, saya pribadi tidak ada masalah pribadi dengan jamaah 354 dan selalu saya usahakan demikian. Yang ada adalah masalah agama, aqidah sesat 354 adalah sangat berbahaya di dunia dan akhirat. Amar makruf nahi munkar smoga slalu menjadi tujuan kami.

Jadi saya tidak berniat mengalirkan darah sesama saudara muslim walaupun jamaah 354 sekalipun, karena saya telah melepas aqidah 354 yang mnganggap kafir orang di luar jamaah 354 sehingga darah dan hartanya halal!!

mas imam sukotir, kami sarankan untuk BERANI mencari kebenaran sejati tentang agama islam ini. ingat mas imam, ini adalah masalah surga neraka!!

segera cari referensi / kitab2 ulama ahlusunnah saudi dan sekitarnya, terutama bab aqidah!
atau klo haji/umrah tanya ke ulama haramain!

amal sholih diniati mukhlis lillah karena Alloh.
mugo2 Alloh paring lancar barokah.

jokam liberal mengatakan...

Assalamulaikum para saudara-saudara!

Pertama-tama, saya ini masih jokam. Tapi saya mmg yg termasuk kritis dan menolak doktrin2 Jamaah yg belum terasiolnaisasi, oleh hati dan akal saya, jadi saya sgt suka kalau-kalau ada tulisan semacam ini.

Kedua, byk cerita yg ada di atas saya baru denger, padahal saya jokam dari kecil. Ada beberapa yg pernah saya dengar tapi tidak pernah jelas sumbernya, semacam urban legend. Ada sebagian lagi memang yg terdapat di makalah CAI.

Ketiga, kalau memang cerita di atas benar, ya sudahlah, buat jamaah sabar saja, doakan ampunan saja kepada Bapak Kyai kita khilaf dalam misi menegakan Qur'an hadist di Indonesia, dengan cara-cata yang mirip bebera alkisah walisongo.

Keempat, terlepas dari itu,yg justru saya paling ingat adalah nasehat ulama-ulama jamaah utuk tidak mengajak jin sebagai sekutu a.k.a "jin2nan" justru ini yg paling menempel dalam ingatan saya selama saya ngaji di jamaah

Kelima, masih banyak jamaah yg menganggap "kejaiban" Pak Nur Hassan adalah karomah dg mengtakan kalau itu datangya dari Allah. Seperti nabi Musa dengan ularnya atau seorang hamba sholeh di jaman Nabi Sulaiman yg medtgkan singgasana Ratu Bilqis. Masih byk yg yakin bahwa karomah itu tdk hanya dtg dari para nabi, tapi juga hamba yg sholeh.

Keenam, marilah kita diskusi dlm fokus pada perbaikan jamaah yg lebih utama. Yakni menghilangkan paham takfiri dan meyakinkan bahwa kita sesama muslim masih bersaudara. Dalam rgka terus memurnikan Agama Allah berdasarkan AlQur'an dan Hadist.

Selama ini saya masih berkomitmen setia di jamaah, karena saya yakin jamaah masih bisa berubah, justru kita harus bersyukur dengan blog semacam ini yg terus mau memerhatikan dan mengkritisi jamaah..

- dari jamaah benar2 kritis pikirannya

Jazakullah

putune Mbahe mengatakan...

(Bagian Pertama)
untuk mas Jokam Liberal yang berkomentar:

"Pertama-tama, saya ini masih jokam. Tapi saya mmg yg termasuk kritis dan menolak doktrin2 Jamaah yg belum terasiolnaisasi, oleh hati dan akal saya,.."

kami jawab: sungguh bodoh dan sesat manusia yang menimbang kebenaran dengan hati dan akal saja!! (mirip dengan kaum filosof/aqliyyin yang mengikuti hawa nafsu dan bisikan setan), sebab sumber kebenaran adalah Qur'an dan Sunnah ala fahmi salaf walaupun hati dan akal tidak menerima.
---

"Kedua, byk cerita yg ada di atas saya baru denger, padahal saya jokam dari kecil..."

kami jawab: ada kemungkinan anda kurang bergaul dengan "ulama-ulama" sepuh yang rajin bercerita kesaktian kiai nurhasan. sebab bbrp "ulama" sepuh yang pernah kami temui bercerita kalau mereka mengisahkan Kiai Nurhasan maka ceritanya tidak akan selesai berhari2 (karena sangking banyak).
---

"Ketiga, kalau memang cerita di atas benar, ya sudahlah, buat jamaah sabar saja, doakan ampunan saja.."

kami jawab: sabar saja dan doa saja tidak akan memperbaiki kerusakan kronis aqidah, manhaj dan pengamalan jamaah 354, tanpa ada ikhtiar usaha tulus untuk berubah!!

Solusi terbaik adalah segera menjadikan Ulama Haramain sebagai pembimbing dan pengawas langsung (mendatangkan mereka, mengaji dengan mereka, tanya jawab rutin dan berkesinambungan dll), selanjutnya segera hijrah pada aqidah, manhaj dan pengamalan yang Shohihah yaitu Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah ( quran sunnah ala fahmi salaf).
wallohu a'lam.
---

"Keempat, terlepas dari itu,yg justru saya paling ingat adalah nasehat ulama-ulama jamaah utuk tidak mengajak jin sebagai sekutu a.k.a "jin2nan"..."

kami jawab: sekali lagi menunjukkan anda kurang luas wawasan sejarah jamaah 354. ketika jaman kiai Nurhasan (thn 80an kebawah) dia membebaskan murid2nya untuk belajar kanuragan dan kesaktian apa saja untuk bela diri sehingga berjamuran aliran bela diri di jamaah 354 yang sebagian besar cenderung dengan bantuan JIN.
setelah jaman kiai abdul dhohir dilakukan keseragaman bela diri terutama silat asad, juga mulai didengung2kan jangan JIN2an padahal silat ASAD itu berbau jin (berbentuk macan) dan takabbur (slogan "asad tiada duanya").
nasihat "ulama" pusat 354 untuk tidak jin2an adalah tidak tulus dan silat lidah, beberapa orang yang dekat dengan pusat mensinyalir mereka juga jin2an.
---

bersambung...

putune Mbahe mengatakan...

(Bagian kedua)
untuk mas Jokam Liberal yang berkomentar:

"Kelima, masih banyak jamaah yg menganggap "kejaiban" Pak Nur Hassan adalah karomah dg mengtakan kalau itu datangya dari Allah..."

kami jawab: "kejaiban" Pak Nur Hassan mirip dengan atraksi DEBUS perdukunan yang juga datangnya dengan idzin Alloh, tetapi apakah disertai dengan keridhoan atau kemurkaan Alloh?!?!

walaupun niatnya dakwah tapi menggunakan jin tidak dibenarkan syariat dan mendatangkan murka Alloh sebab harom menggunakan jasa JIN. penggunaan jin dalam dakwah seperti atraksi2 luar biasa tidak pernah dilakukan nabi sahabat dan ulama sholihin sepanjang sejarah islam. Cukuplah nabi dan golongan salaf yang menjadi suri tauladan kita!!
---

"Keenam, marilah kita diskusi dlm fokus pada perbaikan jamaah yg lebih utama..."

kami jawab: diskusi tanpa kehadiran bimbingan ulama sholihin bisa jadi mengikuti hawa nafsu dan disimpangkan setan!!
segeralah jadikan ulama haramain pembimbingmu wahai saudaraku jamaah 354!!
---

"Selama ini saya masih berkomitmen setia di jamaah, karena saya yakin jamaah masih bisa berubah,..."

kami jawab: manakah yang lebih baik, komitmen setia dalam jamaah 354 yang beraqidah dholalah atau komitmen setia dalam al-JAMAAH (ahlussunnah wal Jamaah yang sejati) yang beraqidah shohihah???

Sungguh nabi dan sahabat tidak bergabung (menjadi anggota) dalam golongan musyrikin, ahli kitab dan khowarij untuk mendakwahi mereka. begitu pula ulama sholihin melarang bergabung dengan golongan ahli bid'ah dalam mendakwahi mereka.

mas Jokam Liberal, anda sebaiknya segera bertanya kepada ulama haramain tentang komitmen setia anda di jamaah 354 dan segala macam topik agama yang menjadi perbincangan kritis selama ini,

"Fas aluw ahlazdzikriy in kuntum laa ta'lamun"

kerjakan karena Alloh.
baarokallohu fiyk.



(selesai)

dr. roedy mengatakan...

Sangat di sayangkan, warga ldxx, tidak menyadari kalau sedang di SIHIR dg doktrin...,

hebat juga yah si Mbah Imam mujadid ini, bisa mensihir orang banyak dg kesaktian2nya ya...

bukan hanya saya, bila di tanya tentang cerita sihirnya mbah imam ini, ternyata semua warga ld.., mengetahui dari para penerobos penasehat2nya.

baru2 ini yg datang ke tpt saya, mengatakan mbah imam bisa memanggil buaya putih dg tembang jawanya...,

bagaimana pendapat anda? sihir atau karomah?

WALI ALLOH = KEKASIH ALLOH = PASTI SORGA
kagak mungkin wali Alloh masuk neraka!!!

apa berani warga ld.., mengatakan mbah imam WALI ALLOH = KEKASIH ALLOH = PASTI SORGA ?

j:
yg berhak memastikan masuk sorga adalah ALLOH sendiri, dg wahyu ke ROsulNya. spt 10 or yg di sebut Rosulluwloh masuk ke sorga, khlifah yg 4 dan sahabat lainnya.

Kalau ada yg berani mengatakan mbah imam adalah Wali Alloh.., wah hati2 tuh !!!

jenghiskan mengatakan...

saya bukannya taashub pada abah nurhasan,hanya saja kita lihat...dia punya andil besar memberikan kontribusi kpeda masyarakat indonesia bisa tau agama,halal-harom,haq-batal,najis-suci,dan utamnay surga dan neraka...andai dia memang salah,itu wajar,,,karna dia manusia yg hanya ingin mengajak manusia msuk surga selamat dari neraka

yang mencitai 354 mengatakan...

betul mas jenghiskhan abah nurhasan itu punya andil besar dalam menyesatkan masyarakat indonesia (khususnya kaum muslimin)kaum muslimin dianggap kafir terus diajak gabung (baca:di amar makrufi)untuk mendukung akidah dan manhaj sesatnya yakni TAKFIRI,lho mas jenghis... ini merupakan andil untuk masuk surga apa andil masuk neraka betapa besar tanggung jawabnya abah nurhasan di hadapan ALLAH 'azza wajalla,okelah kita doakan saja mudah2han abah nurhasan di ampuni allah atas semua dosa2nya, dan ini termasuk akidah ahlussunnah wal jamaah tidak mengkafirkan orang yang berdosa besar dan memohonkan ampun kepada sesama kaum muslimin,akan tetapi mas jenghiskan...yang jadi masalah kalo antum sudah tau salahnya,kesesatanya kok antum malah membela,mendukung,membithonahkan(merahasiakan)terus antum tidak mau tau/masa bodoh salah benarnya jamaah354 antum gak mau mencari kebenaran islam yang haq ini,so pasti antum dah tau jawabanya,segeralah taubat wahai saudaraku...sebelum ajal menjemputmu,hilangkan taklid buta dan kesombonganmu, carilah guru yang berakidah ahlussunnah ambillah ilmu mereka dan bandingkan akidahmu akidah khowarij 354 dengan akidah as shohihah ahlussunnah wal jamaah,semoga....

putune Mbahe mengatakan...

to mas jenghiskan:

Yang punya andil besar memberikan kontribusi kpda masyarakat indonesia bisa tau agama,halal-harom,haq-batal,najis-suci,dan utamanya surga dan neraka bukan hanya Kiai Nurhasan saja, sebelumnya ada wali songo, kiai ahmad dahlan dll, Islam sudah ada di indonesia beratus-ratus tahun sebelum kedatangan Nurhasan dan kaum muslimin tersebut bukan kafir.

Perkataan anda seakan-akan Kiai Nurhasan satu2nya jalan tunggal masuk surga selamat dari neraka, hal ini sebab aqidah yang diajarkan kiai nurhasan bahwa orang di luar jamaah 354 adalah kafir, termasuk dai2 dan muslimin sebelum kedatangan Kiai nurhasan adalah kafir.

Di india ada Mirza Ghulam Ahmad (pendiri Ahmadiyyah), dia juga mengajarkan sebagian agama islam tapi aqidah dan pengamalannya sesat, sehingga tidak boleh condong kepada Mirza ghulam Ahmad meskipun dia mengajarkan islam untuk masuk surga selamat neraka.

kesalahan Aqidah adalah FATAL dan tidak bisa ditolerir (tdk bisa dianggap wajar), lain hal kesalahan ijtihad. walaupun seorang kiai mengajak masuk surga selamat dari neraka, tetapi kesalahan aqidahnya menyebabkan dia tidak bisa menyandang gelar ahlussunnah wal jamaah sebab menyimpang dari aqidah nabi dan sahabat.

Sungguh aneh katanya belajar 10 tahun di haramain tetapi aqidahnya menyimpang jauh dari aqidah ahlussunnah wal jamaah!?!?

putune Mbahe mengatakan...

wis to rek, tibang awakmu mumet angel turu, saiki takon wae neng masjidil harom, jaluk tulung wong jokam neng HUT azizia opo neng Nouzha, sms wae ke mekkah, ora abot to, ngono wae koq ketoe abot tenan!!

sms ke mekkah gur piro, ora mahal.
iki masalah SURGO NROKO lur!!

Sing di takoni Ulama Resmi Syaikh Mufti di masjidil Harom gen manteb, opo sisan Syaikh Yahya bin Utsman sing isnade teko jokam.

kerjakan korno Alloh!
mugo2 Alloh paring manfaat barokah!!

Anonim mengatakan...

Achmad Subroto

Ia seorang pengasuh pesantren mini, yaitu Al-Fatah dengan santri 20 orang, di Desa Banjarmasin, Kec. Buduran, 5 km dari kota Sidoarjo, Jawa Timur. Belajar Alquran dan hadis pertama kali lewat Nurhasan al-Ubaidah, dan dalam tempo 6 bulan sudah menjadi kader.

Suatu ketika ia menanyakan masalah kepada Nurhasan Al-Ubaidah, “Mengapa Nurhasan yang sudah amir kok malah memberi contoh tindakan yang berlawanan dengan syariat, yaitu bercanda dan berbicara cabul dengan wanita?” Nurhasan jadi berang, maka kemudian: “Saya disuruh tobat 50 hari 50 malam, dan dilarang mengikuti pengajiannya selama itu dan diharuskan bai’at lagi.” Tak lama setelah peristiwa itu, Subroto keluar dan sadar.

Anonim mengatakan...

Rina Wien Kusdiani

Ia terlibat Islam Jamaah/LDII pada tahun 1977 ketika seorang temannya datang memperkenalkan pengajian kepadanya. “Saya saat itu sangat ingin mempelajari agama. Kok datang temen saya, dan pengajarannya bagus,” kata Rina.

Akan tetapi, setelah lama kemudian ia merasa seperti yang dikatakannya, “Ada yang tidak beres dalam ajaran yang saya peluk ini,” tutur Rina yang berkaca mata itu. Misalnya, soal keamiran yang menurut dia mirip kepausan (Katolik), juga pemaksaan pajak 10% dan pengafiran kepada orang lain yang tidak sealiran. Rina mengaku pernah dua kali menghadap Imam Nurhasan yang dikiranya bisu itu, di kompleks Islam Jamaah/LDII di Karawang. Adapun kebisuan Nurhasan itu terjadi setelah peristiwa Malang: ia dipermak di sana, dengan ilmu gaib segala, akibat melarikan gadis cantik kemenakan CPM ke Garut (Tempo, 15 September 1979). Rina berkomentar, “Saya lihat orangnya kelihatan agak sok.” Rina juga mengaku pernah diintimidasi setelah keluar dari aliran sesat ini. “Tetapi, saya tidak takut. Kita kini harus terbuka, dan dalam mencari kebenaran harus melalui proses yang wajar.”

Anonim mengatakan...

Surya Fachrizal

Di kala aksi hijrah merebak di internal LDII/Islam Jamaah, umat Islam dan tokoh Islam malah bersimpati dengan Paradigma Baru LDII. KH Ma’ruf Amin, misalnya. Meski kehadirannya pada Rekernas LDII 2007 lalu atas nama pribadi, tidak sebagai Ketua MUI, hal itu menjadi angin segar bagi LDII yang sedang banting tulang mengupayakan status “tidak sesat” dari MUI. “Saya simpati kepada LDII, karena LDII ingin tampil dengan paradigma baru. Saya ikut mendorong supaya proses-proses klarifikasi dapat lebih cepat dilakukan,” ujar Ma’ruf saat tampil sebagai pembicara di Rakernas LDII, Maret 2007 lalu.

Namun, hasil selusuran Suara Hidayatullah kepada para mantan jamaah, bahkan pengurus aktif LDII berbicara lain. “Saya sudah capek beragama dengan berbohong terus,” keluh Ujang (nama samaran) seorang jamaah LDII/Islam Jamaah asal Jawa Barat. Karena masih aktif sebagai pengurus LDII, Ujang minta namanya dirahasiakan.

Pernyataan Ujang diamini oleh para mantan jamaah LDII lainnya, termasuk ML, sang bekas Wakil Empat Amir LDII/Islam Jamaah. Menurut ML, bisa dimaklumi jika LDII berkeras mengingkari soal adanya amir yang dibaiat di LDII, atau keyakinan jamaah LDII yang mengkafirkan umat Islam di luar jamaahnya. Hal tersebut, kata ML memang tidak terdapat di LDII, tetapi ada di keamiran yang berpusat di Ponpes Burengan, Kediri, Jawa Timur.

“LDII cuma sekadar kedok saja. Organisasi formal agar diterima masyakarat. Padahal, seluruh pengurus termasuk ketua umumnya dalam kendali penuh Amir Islam Jamaah, Abdul Aziz. Amir ketiga Islam Jamaah yang juga anak kandung pendirinya, K.H Nurhasan al-Ubaidah,“ ujar ML kepada Suara Hidayatullah.

Menurut data yang ada pada Suara Hidayatullah, gejolak hijrah jamaah LDII terdapat di Sumatera bagian barat, beberapa daerah di Sulawesi seperti Makassar dan Gorontalo, serta Jawa. Salah seorang di antaranya adalah Irwan Taniboya (50) di Gorontalo. Irwan pernah menjabat sebagai wakil ketua tingkat I pada 1980-an, saat LDII masih bernama Lembaga Karyawan Islam (LEMKARI). Irwan memutuskan untuk hijrah akhir 2008 lalu setelah memahami kesesatan ajaran LDII/Islam Jamaah, yakni mengkafirkan orang Islam di luar jamaah. Selain keluarganya, hijrah juga dilakukan oleh beberapa mubaligh, pengurus organisasi, hingga sekretaris DPD II LDII Gorontalo.

Anonim mengatakan...

Tidak diketahui bahwa para pengemban dakwah mengambil bai’at atas dakwah mereka.

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu telah menegakkan dakwah di abad ke-12 hijriah di Najd, namun beliau tidak pernah mengambil bai’at dari siapapun untuk taat kepadanya. Hanya saja Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi berkah dalam dakwahnya.

Demikian pula Asy-Syaikh Abdullah bin Muhammad Al-Qar’awi rahimahullahu ketika menegakkan dakwah di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala di Kerajaan Arab Saudi bagian selatan. Beliau tidak pernah mengatakan kepada seseorang bahwa dia ingin mengikatnya dengan bai’at dalam dakwahnya. Namun Allah Subhanahu wa Ta’ala tetap memberi berkah dalam dakwahnya.

Sebelum mereka, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu, tidak pernah mengambil bai’at dari siapapun dan Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberkahi dakwahnya.

Dinukil dari Majalah Asy-Syariah, Vol. V/No.56/1431 H, Penulis : Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Hafidzahullah, Hal 23

jokam KW 1 mengatakan...

to Jujun:
ane dpet cerita itu dari guru ane waktu tinggal di probolinggo..

slain itu, kata beliau, p nurhasan pernah diserang bola api tp ga kena, bola api itu berubah jadi paku2 yg banyak.
sm p nurhasan, paku2 itu diambilin. bliau blg, lumayan buat bangun pondok..

saran ane, bagi yg pengen perubahan. anda sekalian harus berjuang sekeras p nurhasan yg berani dikatain org gila, disantet, digegeri, ditawuri & disiksa..

bagi jokam, sbaiknya pusat mengundang ulama mekah.
selain meyakinkan para jamaah yg resah, kedatangan ulama mekah ini bisa menambah poin LDII di mata MUI & masyarakat..

parno mengatakan...

mas putune Mbahe... kalo sms nya ke sesama jokam yo iso di apusi engko... lha wong itu lho...pak irsyad rosyidi (penerobos pusat) itu kan belasn tahun di saudi(jadi TKI)malah cerito ngoyoworo (baca: cerita dusta)katanya di arab(mekah medinah)itu gak ada ulama yang berani nasehat masalah JAMAAH sebab di arab itu yang namanya JAMAAH lebih bithonah (RAHASIA) dari pada di indonesia,kalo di arab katanya,kalo jamaah yng bithonah itu ketahuan oleh pemerintah kerajaan saudi hukumanya imamnya di BUNUH, ya pasti aja di bunuh kalo punya jamaah sendiri imam sendiri ada baeat sendiri itu kan namanya FIRQOH KHOWARIJ(kelompok pemberontak yang memisahkan diri dari jama'atulmuslimin)

putune Mbahe mengatakan...

oh gitu to mas parno, matur nuwun atas infonya.

Intinya, entah gimana caranya pokoknya jamaah 354 harus di bimbing dan di awasi langsung oleh Ulama Haramain insyaAllah itu jalan yang terbaik.

Allohummahdiy haulail madigholiyyin.

jamaah yang mencari kebenaran mengatakan...

aku jamaah aku taat aku cari surga...tapi sekarang jamaah digoncang badai antara haq dan bathil antara benar dan salah antara sah dan bathal antara diterima dan roddun taruhanya antara surga dan neraka,itulah jamaah kita jamaah 354 jamaah jokam JAMAAH LDII,beberapa tantangan datang dari jamaah sendiri kepada bapak IMAM/AMIR/AMIRUL MU'MININ H.ABDUL AZIZ SULTON AULIA sak WAKIL2NYA (wakil 4 dan IMAM2 DAERAH DESA KELOMPOK)tak lupa payung pelindungya,yakni ORGANISASI LDII yang di ketuai Bpk Prof.DR.Ir Abdullah syam Msc Apu sak perwakilanya,DPD I,DPD II,PC dan PAC untuk membuktikan kebenaran QURAN HADIST JAMAAH (QHJ)/JAMAAH QURAN HADIST bahwa jamaah kita lah yang paling benar dan paling awal yakni dengan di baeatnya AMIRUL MU'MININ KH NURHASAN AL UBAIDAH LUBIS tahun 1941 secara rahasia oleh santrinya 3 orang(kalo cerita ini benar)dan baeatnya secara terbuka(terbuka untuk santrinya)di gading mangu tahun 1961,untuk membuktikan dengan cara mendatangkan masyaikh dari haramain dan mengadakan asrama (baca:dauroh)nasional dengan mengundang dari MUI,tokoh2 ormas islam dan jamaahnya sendiri yang tersebar di seluruh antero jagad raya(menurut pengakuanya).ALLAHU AKBAR...ALLAHU AKBAR...ALLAHU AKBAR...HAATUUU BURHANAKUM INKUNTUM SHODIQIIN,..WAHAI BPK IMAM SAK WAKIL2NYA

cik Har mengatakan...

setelah saya baca komen-komen yang lalu, saya boleh ambil conclutions:

Jokamers tidak membawa hujjah yang kuat, melainkan hujjah rapuh taqlid buta dan jahil terhadap aqidah shohihah ahlussunnah wal jama'ah.

Sebaliknya kontra-Jokamers sangat kokoh dan tepat hujjahnya, mungkin kerana mereka mantan jokamers bisa faham sangat kesesatan jokamers, mungkin juga kerana mereka (kontra-Jokamers) telah mengenal aqidah dan keilmuan Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah.

MasyaAllah, tabarakalloh.
Jaya selalu dakwah salafiyyah di indonesia, malaysia, singapura dan dunia!!

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum wr wb
Kepada YTH :
Bapak Presiden RI
Stap TNI Polri
Stap Intelegen RI
Menag RI
Litbang Depag
MUI Pusat dan Daerah
FPI
FUUI
LPPI
Ormas Islam
forum Arimatea
ICW
Komnasham
Aktipis Dakwah
Kaum Muslimin

Akankah kita membiarkan semua ini ?
Barokallohufikum

hafizah mengatakan...

pengurus2 islam jama'ah, berani ngomong di dalam pengajian ke dalam saja, jama'ahnya mantuk2 antara iya tanda setuju dan atau ngantuk saking bosennya dg 5 bab.

sekarang gimana kagak bosen dari mulai masuk ldii, ya lima bbbaaabbb, melulu. atau wayooooh melulu (ini sunnah), atau inffaaakk persenaaan melulu (ini bid'ah baru tau nih..), booosen aku.

Alhamdulillah, saya sudah mendengar www.kajian.net, jazakumullohukhoiron atas link nya.

terasa hidup ini penuh dg hikmah, mendengar nasehat2 yg saya tidak jumpai di kelompok, desa atau daerah, bahkan terobosan toyibun tidak semantab nasehat di www.kajian.net penuh dg hikmah.

cak ? mengatakan...

betooooeeel juga mbak hafizah ini.

mat kenal ya mbak,.., sambung dimana mbak? mau gak saya wayoh? siapa imam daerahnya?

hahaha

cik Har mengatakan...

saya mau beri usul sikit,

bagi antum yang mau mengenal lebih dekat ulama ahlussunnah abad ini dan fatwa-fatwa serta kajian mereka, sila antum download video di youtube.

ketik saje: Syaikh bin Baz, Syaikh al Albany, Syaikh Utsaimin, Syaikh Shalih al Fauzan.

Jayalah dakwah salafiyyah di saudi arabia, indonesia, malaysia dan dunia!

smoga bermanfaat,
baarokallohu fiyk.

muhammad mengatakan...

kepada:

semua saudaraku jamaah QHJ-354 di seluruh indonesia dan luar negri.

Silakan antum mendatangkan as-SYAIKH al-ALAMAH as-SALAFY YAHYA bin UTSMAN al-Mudarris bil Harom al-Makkiy as-Syarif, yang merupakan jalur isnad Jamaah 354 saat ini.

Adakan tanya jawab terbuka tentang segala sesuatu yang menjadi topik hangat seperti Baiat Keimaman 354 dll. Silakan adakan di depan Jamaah 354 dan ex-Jamaah 354 di kediri atau di Pondok Gede. InsyaAllah hal ini akan menjadi kebaikan dan mendatangkan manfaat yang sangat luar biasa bagi jamaah 354 dan ex-Jamaah 354.

amal sholih diniati mukhlish lillah karena Alloh.
Jazaakalloh khoyro.

cik atuh laah mengatakan...

Para Bapak Pengurus & Pakubumi :

Mohon dengan sangat untuk mendatangkan ulama-ulama Haramain.

Masa pengajian jokam kalah dengan pengajian di luar yg orang2nya sedikit tapi bisa mengundang ulama haramain sebagai pengisi acara..

Mengundang ulama-ulama tersebut + penerjemah sepertinya gampang sekali..

tolong dipertimbangkan, hal ini juga sangat bagus untuk menjaga wibawa pusat di mata jamaah, masyarakat & pemerintah..
...
...

Anonim mengatakan...

SETUJU...

jika para jokam-ers tidak berani mendatangkan para ulama mekah, berarti yang dipegang adalah barang BATIL..

sendainya jokam yakin yg dipegang itu adalah barang HAQ, niscaya jokam tidak akan takut sedikitpun.

karena Allah, sang pemilik & penjaga barang HAQ tersebut akan berada di pihak pemegang barang HAQ..

...
AYOOO!!
KITA BENAR KANNN??!?

NGAPAIN TAKUT DENGAN CUMA MENDATANGKAN PARA ULAMA HARAMAIN??!!!???

imam 4 mengatakan...

Aduh celakanya aku, taa..kuuu....ut. kalo terbuka semuanya infaq persenannya macet aku amirul mukminin jamaah LDII jadi kere dong.......

Anonim mengatakan...

Ayoo...pak wakil papat..Saatnya kita sambung jamaah ke Makkah wal Dadinah. Cukuplah uang infaq dari kami buat biayain. kalo kurang don't worry segera kirim selebaran iuran tambahan, kami siap patungan. Ben keren ngono loh pak...sambung neng mekkah lan madinah (baca: nekokne Ulama mekkah lan madinah)

muhammad mengatakan...

Surat Terbuka Kepada:

Bapak Imam Abdul Aziz Sulthon Auliya bin Nurhasan al Ubaidah yang di baiati Jamaah 354.
Bapak KH Kasmudi As-Sidqiy
Bapak Yusuf Thohir (ipar Amir)
Wakil Empat/ Wakil Imam Jamaah 354.
Juru Hukum 10 Jamaah 354.
Mubaligh Pakubumi.
Ulama 100 jamaah 354.
semua Imam kelompok, desa dan daerah.
semua pengurus Organisasi.
semua saudaraku yang masih beraqidah QHJ-354.

Silakan antum mendatangkan as-SYAIKH al-ALAMAH as-SALAFY YAHYA bin UTSMAN al-Mudarris bil Harom al-Makkiy as-Syarif, yang merupakan jalur isnad Jamaah 354 saat ini. Adakan TANYA JAWAB TERBUKA tentang segala sesuatu yang menjadi KERESAHAN dan KEGELISAHAN internal jamaah 354 saat ini.

Bila beliau as-Syaikh berhalangan, silakan antum mendatangkan as-Syaikh (Profesor) ad-Duktur MUHAMMAD bin UMAR BAZMUL, dosen di Universitas Ummul Quro Mekkah, yang salah satu kitabnya (al-Jama'ah wal Imamah) antum jadikan rujukan untuk memperkuat/mengesahkan Keamiran/keimaman QHJ-354.
(catatan: Beliau Syaikh Muhammad Bazmul datang mengisi Daurah Nasional di Bantul Jogja Juli 2010)

Adakan TANYA JAWAB TERBUKA tentang segala sesuatu yang menjadi KERESAHAN dan KEGELISAHAN internal jamaah 354 saat ini, seperti BAIAT KEIMAMAN 354, TAKFIR terhadap islam non-jamaah 354, INFAQ RIZQY 10%, sosok Kiai NURHASAN yang berdakwah dengan atraksi KESAKTIAN KEKEBALAN menggunakan jasa JIN, dll.

Silakan adakan TANYA JAWAB TERBUKA tersebut di depan Jamaah 354 dan ex-Jamaah 354 di kediri atau di Pondok Gede, atau lebih baik di Masjid Istiqlal Jakarta. InsyaAllah acara ini akan menjadi KEBAIKAN dan mendatangkan MANFAAT yang sangat LUAR BIASA bagi jamaah 354 dan ex-Jamaah 354, bahkan bisa menjadi SOLUSI TEBAIK bagi kedua belah pihak.

Atau silakan antum bertanya langsung kepada Ulama Syaikh Mufti Resmi di Masjidil Harom, di dalam masjidil harom ada beberapa ruangan khusus beberapa syaikh mufti untuk memberikan Fatwa dan Nasihat kepada siapa saja. Silakan bertanya disana dengan membawa penerjemah yang netral (biasanya pembimbing haji dari travel mafhum bahasa arab sana) atau mahasiswa indonesia yang bertebaran di sana.

Silakan bertanya untuk MENCARI KEBENARAN tentang konsep Keamiran/Keimaman yang SYAH menurut syariat dan bandingkan dengan Keamiran/Keimaman 354 dihadapan beberapa Syaikh Mufti, ceritakan kondisi SEBENARNYA Keamiran/keimaman Jamaah 354 (cara pengangkatan amir dll) dan aqidah antum APA ADANYA (tidaK BITHONAH/tidak RAHASIA), apa fatwa mereka tentang aqidah 354 dan Keamiran/Keimaman 354 ???

Seandainya antum tidak percaya kepada Syaikh-syaikh mufti di sana sebab mungkin namanya tidak terkenal di indonesia, silakan bertanya pada Imam-imam Masjidil Harom yang sering datang ke indonesia seperti Syaikh As-Sudais atau Syaikh As-Syuraim tentang aqidah 354 dan Keamiran/Keimaman 354 ???

Atau seandainya antum punya akses yang bagus kepada Ulama-Ulama besar Kerajaan Saudi Arabia (Haiah Kibar Ulama) dan Lajnah Daimah (semacam MUI di Indonesia) di Riyadh, silakan bertanya kepada mereka tentang aqidah 354 dan Keamiran/Keimaman 354 ???

Juga tanyakan kepada mereka tentang PRESIDEN NKRI (SBY) yang di pilih melalui demokrasi (UU buatan manusia)??
Juga tanyakan siapakah yang berhak disebut IMAM/PEMIMPIN kaum muslimin di wilayah indonesia saat ini??

InsyaAllah jawaban mereka semua intinya SAMA.
Sebab aqidah mereka SATU yaitu Aqidah Shohihah Ahlus sunnah wal Jama'ah!!!

semoga mereka (ulama Sholihin) selanjutnya menjadi pembimbing langsung kepada antum dalam keilmuan Islam yang Murni.
semoga menjadi perantara hidayah bagi antum.

11 syawwal 1431 Hijriyah
dari: Muhammad al-Jakarty
muhammad(dot)jkt(at)gmail(dot)com


NB:
1.jangan lupa bawa video kamera dan voice recorder.
2.silakan terima dengan LAPANG DADA apapun jawaban mereka.
3.selanjutnya ikuti ARAHAN mereka, termasuk jikalau mereka memerintahkan antum untuk MEMBUBARKAN JAMAAH 354 dan HIJRAH kepada Ahlussunnah Wal JAMA'AH yang SEJATI.

Anonim mengatakan...

Sebuah ormas mengadakan acara yg bertemakan faham takfiri Lxxx mengundang syaikh Yahya untuk menjelaskan tentang keberadaan Lxxx di Indonesia, dan untuk menjelaskan kesesatan yang ada didalamnya.

Kemudian dari pihak Lxxx mendatangkan Ustadz H. Abdurrohman

Pada saat acara dimulai pihak ormas penyelenggara menjelaskan ttg kesesatan2 Lxxx menurut mereka termasuk takfiri, yg kemudian dilanjutkan dg minta penjelasan dari Syaikh Yahya ttg hal tsb.

Setelah Syaikh Yahya selesai memberikan penjelasannya dilanjutkan dengan acara penyanggahan dari pihak Lxxx

Pada saat Syaikh Yahya masih di podium, Ustadz H. Abdurrohman maju ke depan dan berkata:
Yahya anta ta'rifuni?

pada saat itu juga Syaikh Yahya bergegas turun dari podium dan menghampiri Ustadz Abdurrohman kemudian memluk dan menciuminya berkali-kali, kemudian berkata:

Ini adalah Abdurrohman, beliau adalah Hafizh dan menguasai agama, apabila kalian akan menanyakan tentang agama yang benar, maka tanyalah pada beliau...

Akhirnya acara serta merta langsung dihentikan, dari acara yg bertemakan akan memojokkan dan menjelekkan Lxxx akhirnya menjadi acara ramah tamah dan makan-makan.

Anonim mengatakan...

adalah fakta kalau ada informasi, siapa ormasnya? ( aspek who), kapan waktunya ( aspek when), dimana lokasi kejadiannya ( where), aspek why dan hownya juga harus jelas. terus apa ada dokumentasinya? ( video audio)

adam air mengatakan...

Sebuah ormas mengadakan acara yg bertemakan faham takfiri Lxxx mengundang syaikh Yahya untuk menjelaskan tentang keberadaan Lxxx di Indonesia, dan untuk menjelaskan kesesatan yang ada didalamnya.

Kemudian dari pihak Lxxx mendatangkan Ustadz H. Abdurrohman

Pada saat acara dimulai pihak ormas penyelenggara menjelaskan ttg kesesatan2 Lxxx menurut mereka termasuk takfiri, yg kemudian dilanjutkan dg minta penjelasan dari Syaikh Yahya ttg hal tsb.

Setelah Syaikh Yahya selesai memberikan penjelasannya dilanjutkan dengan acara penyanggahan dari pihak Lxxx

Pada saat Syaikh Yahya masih di podium, Ustadz H. Abdurrohman maju ke depan dan berkata:
Yahya anta ta'rifuni?

pada saat itu juga Syaikh Yahya bergegas turun dari podium dan menghampiri Ustadz Abdurrohman kemudian memluk dan menciuminya berkali-kali, kemudian berkata:

Ini adalah Abdurrohman, beliau adalah Hafizh dan menguasai agama, apabila kalian akan menanyakan tentang agama yang benar, maka tanyalah pada beliau...

Akhirnya acara serta merta langsung dihentikan, dari acara yg bertemakan akan memojokkan dan menjelekkan Lxxx akhirnya menjadi acara ramah tamah dan makan-makan.

September 30, 2010

komentar ini nampak cerita pembenaran saja.abdurohman yang udah meninggal di jadikan hujjah..benar pa nggak..

Anonim mengatakan...

DUSTA MANING...TERUS AJA DUSTA SAMPE MATEK....

serPKSa mengatakan...

komentar pembenaran di atas katanya adalah persahabatan syaikh yahya dgn si abdurohman alm (saudaranya emir).tapi sungguh di tidak masuk akal..seorang syaikh datang ke indonesia tidak mungkin datang diam2 tanpa di ketahui oleh murid2nya yang ada di disini.
bukti juga ga ada..gilran di tanya dapet dari mana? jawabnya dapet dari mubalig yang tugas di vietnam.ga ada rekaman,atau pembenaran dari ormas yang di maksud bahwa keamiran LDII adalah legal

abu zahra mengatakan...

dusta apalagi ini LDII syeh yahya di undang sebuah ormas untuk menjelaskan kesesatan LDII,LDII mengundang Ustad Abdurrahman untuk membantah kesesatan LDII pada akhir acara syeh yahya mentazkiyah/bersahadah bahwa ustadz abdurrahman lebih 'alim dari dirinya kemudian di lanjutkan berpelukan dan makan2/beramah tamah.wahai saudaraku...anonim yang menulis kedustaan di atas ITTAQILLAH... kalo itu kebenaran tolong kabarkan kepada kami 1.ORMAS APA 2.TEMPATNYA DIMANA 3.HARI APA TGL DAN JAM BERAPA 4.SYEH YAHYA SIAPA(sebab tentunya banyak nama yahya maka jelaskan kepada kami nasabnya dan biografinya)5.USTADZ ABDURRAHMAN SIAPA(sebab banyak abdurrahman2 lainya dan jelaskan kepada kami biografinya),janganlah engkau terus manerus menutupi kesesatanmu kpada jamaah dan ummat islam lainya dengan kedustaan.....ITTAQILLAH WAHAI SAUDARAKU...

anshori mengatakan...

cerita di atas(syeh yahya dan abdurrahman-pen.)sebenarnya hanya cerita lelucon aja,karena di lihat dari sisi-sisi lainya sesuatu yang mustahil,gak masuk akal.coba kita pahami ucapan abdurrahman: yahya anta ta'rifuni? yang artinya wahai yahya kamu mengenal aku? berarti betul kalo ini kisah persahabatan antara si yahya dan abdurrahman kaerna setelah yahya melihat abdurrahman yahya menyelesaikan ceramahnya dan turun memeluk dan menciumi abdurrahman,tapi kalo kita tela'h lagi dari cerita awalnya dan penutupmya ini merupakan pengelabuhan/kedustaan/kebohongan khabar kepada ummat. nah.... saudaraku semua disini nampaklah bahwa guru besarnya (H NURHASAN MADIGOL) adalah pendusta atas nama agama dan di ikuti oleh pengiktnya (warga ISLAM JAMAAH LDII)mencari pembenaran agama di bangun di atas dusta.

Anonim mengatakan...

PADA KECELE NIH YEEE...
ITU KAN CUMAN CERITA KHAYAL..
:P

Anonim mengatakan...

contoh dusta lihat dokumen asli /resmi di waspada 354 yang di tanda tangani oleh imam wali al fatah (yang di akui sebagai imam pertama oleh nurhasan)dan di tanda tangani nurhasan (yang mengumumkan pembubaran islam jamaah supaya bekas murid2nya ikut jamaah wali al fatah)tapi apa kenyataanya......

Anonim mengatakan...

dari perkataan diatas yg dompleng nama syaikh yahya, sy mau koment sedikit.

semua yg keluar dari mulut ldxx sangat banyak tipu daya, di tempat saya ada mantan pengurus ormas ldxx, ternyata dia punya buku dusta yg wajib di hafal utk menjawab orangluar, katanya.

contoh: bila di tanya ldii mengkafirkan or diluar? jwb: tidak, padahal memang orluar ldii kafir / bukan islam (dg berdasar dalil palsu)

MasyaAlloh, kotor sekali aqidah tsb.

pengurus ldxx ini dulu berkata dusta itu ia rasakan dulu tidak kotor, karena membela agama. setelah ia banyak belajar dari ulama2 ternyata sorga dan neraka yg dijanjikan oleh ldxx adalah fatamorgana.

ia skarang sudah masuk ahlussunnah wal jama'ah. tidak mengkafirkan muslim yg bersyahadat, dan bisa mendo'a kan orangtua kandungnya yg sudah meninggal, yg selama ini tdk pernah ia doakan.

Anonim mengatakan...

subhanallah. teruskan perjuangan ya ayyuhal ahlu sunnah. mari kita bantu saudara-saudara 354 dari mimpi panjangnya dan morfin-morfin akidah yang disuntikan oleh elit-elit mereka ( imam, keluarga nurhasan,pakubumi pemelintir kebenaran padahal mereka tau, kasmudmud sang deputi jahat, wk 4). mari kita berwelas asih pada keluarga, orang tua, anak, saudara,keluarga, sahabat, dan semua rukyah 354 dengan terus mendakwahi mereka dengan tulus dan ikhlas karena Allah semata. rapatkan barisan.kobarkan semangat. kebenaran pasti menang dan yang batil pasti kalah

muhammad mengatakan...

Surat Terbuka Kepada:

Bapak Imam Abdul Aziz Sulthon Auliya bin Nurhasan al Ubaidah Amir yang di baiati Jamaah 354.
Bapak KH Kasmudi As-Sidqiy
Bapak Yusuf Thohir (ipar Amir)
Wakil Empat/ Wakil Imam Jamaah 354.
Juru Hukum 10 Jamaah 354.
Mubaligh Pakubumi.
Ulama 100 jamaah 354.
semua Imam kelompok, desa dan daerah.
semua pengurus Organisasi.
semua saudaraku yang masih beraqidah QHJ-354.

Silakan antum mendatangkan as-SYAIKH al-ALAMAH as-SALAFY YAHYA bin UTSMAN al-Mudarris bil Harom al-Makkiy as-Syarif, yang merupakan jalur isnad Jamaah 354 saat ini. Adakan TANYA JAWAB TERBUKA tentang segala sesuatu yang menjadi KERESAHAN dan KEGELISAHAN internal jamaah 354 saat ini.

Bila beliau as-Syaikh berhalangan, silakan antum mendatangkan as-Syaikh (Profesor) ad-Duktur MUHAMMAD bin UMAR BAZMUL, dosen di Universitas Ummul Quro Mekkah, yang salah satu kitabnya (al-Jama'ah wal Imamah) antum jadikan rujukan untuk memperkuat/mengesahkan Keamiran/keimaman QHJ-354.
(catatan: Beliau Syaikh Muhammad Bazmul datang mengisi Daurah Nasional di Jogja Juli 2010)

Adakan TANYA JAWAB TERBUKA tentang segala sesuatu yang menjadi KERESAHAN dan KEGELISAHAN internal jamaah 354 saat ini, seperti BAIAT KEIMAMAN 354, TAKFIR terhadap islam non-jamaah 354, INFAQ RIZQY 10%, sosok Kiai NURHASAN yang berdakwah dengan atraksi KESAKTIAN KEKEBALAN menggunakan jasa JIN, dll.

Silakan adakan TANYA JAWAB TERBUKA tersebut di depan Jamaah 354 dan ex-Jamaah 354 di kediri atau di Pondok Gede, atau lebih baik di Masjid Istiqlal Jakarta. InsyaAllah acara ini akan menjadi KEBAIKAN dan mendatangkan MANFAAT yang sangat LUAR BIASA bagi jamaah 354 dan ex-Jamaah 354, bahkan bisa menjadi SOLUSI TEBAIK bagi kedua belah pihak.

Atau silakan antum bertanya langsung kepada Ulama Syaikh Mufti Resmi di Masjidil Harom, di dalam masjidil harom ada beberapa ruangan khusus beberapa syaikh mufti untuk memberikan Fatwa dan Nasihat kepada siapa saja. Silakan bertanya disana dengan membawa penerjemah yang netral (biasanya pembimbing haji dari travel mafhum bahasa arab sana) atau mahasiswa indonesia yang bertebaran di sana.

Silakan bertanya untuk MENCARI KEBENARAN tentang konsep Keamiran/Keimaman yang SYAH menurut syariat dan bandingkan dengan Keamiran/Keimaman 354 dihadapan beberapa Syaikh Mufti, ceritakan kondisi SEBENARNYA Keamiran/keimaman Jamaah 354 (cara pengangkatan amir dll) dan aqidah antum APA ADANYA (tidaK BITHONAH/tidak RAHASIA), apa fatwa mereka tentang aqidah 354 dan Keamiran/Keimaman 354 ???

Seandainya antum tidak percaya kepada Syaikh-syaikh mufti di sana sebab mungkin namanya tidak terkenal di indonesia, silakan bertanya pada Imam-imam Masjidil Harom yang sering datang ke indonesia seperti Syaikh As-Sudais atau Syaikh As-Syuraim tentang aqidah 354 dan Keamiran/Keimaman 354 ???

Atau seandainya antum punya akses yang bagus kepada Ulama-Ulama besar Kerajaan Saudi Arabia (Haiah Kibar Ulama) dan Lajnah Daimah (semacam MUI di Indonesia) di Riyadh, silakan bertanya kepada mereka tentang aqidah 354 dan Keamiran/Keimaman 354 ???

Juga tanyakan kepada mereka tentang PRESIDEN NKRI (SBY) yang di pilih melalui demokrasi (UU buatan manusia)??
Juga tanyakan siapakah yang berhak disebut IMAM/PEMIMPIN kaum muslimin di wilayah indonesia saat ini??

InsyaAllah jawaban mereka semua intinya SAMA.
Sebab aqidah mereka SATU yaitu Aqidah Shohihah Ahlus sunnah wal Jama'ah!!!

semoga mereka (ulama Sholihin) selanjutnya menjadi pembimbing langsung kepada antum dalam keilmuan Islam yang Murni.
semoga menjadi perantara hidayah bagi antum.


11 syawwal 1431 Hijriyah
dari: Muhammad al-Jakarty
muhammad(dot)jkt(at)gmail(dot)com



NB:
1.jangan lupa bawa video kamera dan voice recorder.
2.silakan terima dengan LAPANG DADA apapun jawaban mereka.
3.selanjutnya ikuti ARAHAN mereka, termasuk jikalau mereka memerintahkan untuk MEMBUBARKAN JAMAAH 354 dan HIJRAH kepada Ahlussunnah Wal JAMA'AH yang SEJATI.

Anonim mengatakan...

wah sakti bener mbah nur hasan , pantas sekali bisa kaya raya

kira-kira sakti mana dia dengan mbah david copperfield atau mbah dedy corbuzier atau mbah limbat ....

sayang mereka nggak berhasrat membentuk jamaah , seandainya mau pasti banyak pengikutnya ya

kan di indonesia ini banyak orang yang percaya hal-hal seperti itu

suud mengatakan...

asslm

mohon maaf sblmnya
ini saya cm mau komen aja bahwa mungkin ittu semua hanya ceritta wong to kita g hidup di jaman mbah hasan,ya komen seperti panjenengan sedoyo iki yang membuat setiap orang bingung memilih agama seng bener seng endi.toh di hadist uda di jelaskan bahwa agama akan pecah jd 72 golongan hanya satu yang bener..
kalau settiap orang harus mengungkit tentangkeburukan agama A<B<C<D mungkin ada yang bs berritahu saya agama seng bener seng yak opo?????

lebih baek percara pd perraturan quran hadist ssebagai panutan kita unttuk beribada

jaskul

Anonim mengatakan...

hafizah mengatakan...

pengurus2 islam jama'ah, berani ngomong di dalam pengajian ke dalam saja, jama'ahnya mantuk2 antara iya tanda setuju dan atau ngantuk saking bosennya dg 5 bab.

sekarang gimana kagak bosen dari mulai masuk ldii, ya lima bbbaaabbb, melulu. atau wayooooh melulu (ini sunnah), atau inffaaakk persenaaan melulu (ini bid'ah baru tau nih..), booosen aku.

Alhamdulillah, saya sudah mendengar www.kajian.net, jazakumullohukhoiron atas link nya.

terasa hidup ini penuh dg hikmah, mendengar nasehat2 yg saya tidak jumpai di kelompok, desa atau daerah, bahkan terobosan toyibun tidak semantab nasehat di www.kajian.net penuh dg hikmah.
September 17, 2010

Komen Mbak Hafidzah di atas sangat menyentuh hatiku sampai2 terharu dan melinangkan air mata. Wahai jokamers, seandainya kalian mau berfikir sehat sedikit saja, Niscaya kalian seperti Mbak Hafidzah. Baarokallohu

Anonim mengatakan...

untuk mas/mbak, pak/bu suud.
Mding baca blog ini ampe selesai deh.
Ada jawaban utk pertanyaan anda di salah satu komen entah di postingan yg mana.
SELAMAT MEMBACA!!
Semoga diberi hidayah oleh Allah,,

Anonim mengatakan...

Sungguh mengimani sebagian dan mengufuri sebagian (seperti Yahudi dan Nasroni), yang cocok diambil dan dijadikan rujukan, tetapi yang tidak cocok malah dikatakan "pendapat","ro'yu", dan macam2 fitnah lainnya kepada Para Syaikh Ahlussunnah Wal Jamaah, bahkan mengatakan syaikh2 itu sebagai orang Yahudi yang mau menghancurkan Jamaah/LDII.
1. Waktu Asrama Ibnu Majah, disampaikan hasil tahqiq Sunan Ibnu Majah oleh Nasiruddin Al Albani sebagai pembanding pentahqiq lainnya.
2. Mengutip (manqul tidak ya?) perkataan atau fatwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah sebagai dalil pembenaran Jamaahnya/ LDII
3. Dan masih banyak kitab2 lainnya (kitab karangan menurut LDII yg tdk boleh dibaca karena tdk manqul, tapi kalau yang baca itu Kasmudi boleh2 saja tdk manqul) yang dipilih2 tuk membenarkan Jamaah/ LDII

Bukankah ini yang kenaan dalil: AlBaqoroh 159?
إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِن بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُولَـئِكَ يَلعَنُهُمُ اللّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ

Lalu Bagaimana dengan Fatwa Albani dan Kibar Ulama berikut ini? Kenapa tdk disampaikan kepada Jamaah?

Anonim mengatakan...

Bagaimana Bai’at Jama’ah-Jama’ah Ini Menurut Ulama Ahli Hadits Zaman Sekarang?!

Kutipan dibawah ini adalah untuk mengingatkan kembali fatwa-fatwa ulama zaman sekarang, agar jangan sampai para pemimpin Madigoliyyah lupa atau pura-pura lupa, sehingga mereka menyangka jama’ah mereka didukung oleh para ulama ahli hadits. Dan supaya mereka tahu bahwa para muhadits menghukumi bai’at jama’ah-jama’ah ini adalah bai’at bid’ah dan menimbulkan perpecahan ditubuh umat Islam.

Asy-Syaikh Al-Muhadits Al-’Allamah Muhammad Nasiruddin Al-Albani rahimahullahu mengatakan,

أَمَّا مُبَايَعَةُ حِزْبٍ مِنَ الْأَحْزَابِ لِفَرْدٍ لِرَئِيسٍ لَهُ، أَوْ جَمَاعَةٍ مِنَ الْجَمَاعَاتِ لِرَئِيْسِهِمْ وَهَكَذَا، فَهَذَا فِي الْوَاقِعِ مِنَ الْبِدَعِ الْعَصْرِيِّةِ الَّتِي فَشَتْ فِي الزَّمَنِ الْحَاضِرِ، وَذَلِكَ بِلَا شَكٍّ مِمَّا يُثِيرُ فِتَنًا كَثِيرَةً جِدًّا بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ

“Adapun pembai’atan yang dilakukan kelompok dari kelompok-kelompok itu, dari anggotanya terhadap pemimpinnya, atau satu jamaah kepada pemimpinnya, dan yang semisalnya, pada kenyataannya termasuk bid’ah yang baru muncul pada masa kini. Tidak diragukan lagi, bahwa ini dapat menimbulkan berbagai fitnah yang sangat banyak sekali di kalangan kaum muslimin.” (Silsilah Al-Huda wan Nur, kaset no. 288)

Anonim mengatakan...

Asy-Syaikh Al-Faqih Kibar Ulama Saudi, Muhammad Shalih Utsaimin rahimahullahu berkata,

الْبَيْعَةُ الَّتِي تَكُونُ فِي بَعْضِ )الْجَمَاعَاتِ( بِيْعَةٌ شَاذَّةٌ مُنْكَرَةٌ، يَعْنِي أَنَّهَا تَتَضَمَّنُ أَنَّ الْإِنْسَانَ يَجْعَلُ لِنَفْسِهِ إِمَامَيْنِ وَسُلْطَانَيْنِ، الْإِمَامُ الْأَعْظَمِ الَّذِي هُوَ إِمَامٌ عَلَى جَمِيعِ الْبِلَادِ، وَالْإِمَامُ الَّذِي يُبَايِعُهُ وَتُفْضِي أَيْضًا إِلَى شَرٍّ لِلْخُرُوجِ عَلَى الْأَئِمَّةِ الَّذِي يَحْصُلُ بِهِ سَفْكُ الدِّمَاءِ وَإِتْلَافُ الْأَمْوَالِ مَا لَا يَعْلَمُهُ بِهِ إِلَّا اللهُ

“Bai’at yang terdapat pada sebagian jamaah-jamaah merupakan bai’at yang ganjil dan mungkar. Di dalamnya terkandung makna bahwa seseorang menjadikan untuk dirinya dua imam dan dua penguasa, (pertama) imam tertinggi yang merupakan imam yang menguasai seluruh negeri, dan (kedua) imam yang dibai’atnya. Juga akan menjurus kepada kerusakan, dengan keluar dari ketaatan kepada para penguasa, yang dapat menyebabkan pertumpahan darah dan musnahnya harta benda, yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah.” (Silsilah Liqa’ Al-Bab Al-Maftuh, (kaset no. 6, side B)/(6/33)).

Pada kesempatan lain beliau rahimahullahu berkata,

وما سوى ذلك فهو مجرد تلصص ولصوصية يقوم بها جماعة من المحتالين على العقول البشرية.

“… dan adapun yang selain (bai’at kepada penguasa) itu, maka itu adalah bai’at yang murni sembunyi-sembunyi dan mencuri, yang kemudian dengan cara (sembunyi dan mencuri) itu didirikan Jama'ah oleh orang yang menipu akal-akal manusia”.

(http://www.sahab.net/forums/showthread.php?t=365976)

Anonim mengatakan...

Asy-Syaikh Mufti Saudi Bagian Selatan, Ahmad An-Najmi rahimahullahu mengatakan,

الجهة الأولى: أنّ البيعة حق للإمام الأعلى فمن أخذ البيعة غير الإمام الأعلى فقد ابتدع في الدين بدعة مذمومة وقد قال النبي (ورجل بايع إماماً لم يبايعه إلا لدنيا فإن أعطاه منها وفّى له وإن لم يعطه لم يف) وقوله: (سيكون عليكم أمراء فيكثرون قالوا فما تأمرنا قال فوا ببيعة الأول فالأول) وقوله (إذا بويع خليفتان فاقتلوا الآخر منهما).

الجهة الثانية: أنّه لم يعرف أن أصحاب الدعوات يأخذون البيعة على دعواتهم فقد قام الشيخ محمد بن عبد الوهاب رحمه الله في القرن الثاني عشر الهجري بالدعوة إلى الله في نجد ولم يأخذ من أحد البيعة على الطاعة ومع ذلك فقد بارك الله فيها وكذلك الشيخ عبد الله بن محمد القرعاوي حين قام بالدعوة إلى الله في جنوب المملكة لم يقل لأحد أنه يريد أخذ البيعة منه لما يدعوه إليه وقد بارك الله فيها وقبلهم شيخ الإسلام ابن تيمية لم يأخذ من أحد بيعة وقد بارك الله في دعوته فهؤلاء أصحاب الدعوة السلفية أما المبتدعة فإنهم لا يتحاشون من البدع ومن الدعوة إليها.

Kritikan pertama, Bai’at merupakan hak penguasa tertinggi. Barangsiapa yang mengambil bai’at bukan pada penguasa tertinggi, sungguh dia telah berbuat bid’ah yang tercela di dalam agama. Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Dan seorang laki-laki yang membai’at imamnya hanya untuk perkara dunia, jika imamnya memberikan ia loyal, jika tidak maka tidak”. Dan Sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, “Akan muncul kepada kalian banyak amir”. Lalu apa yang engkau perintahkan kepada kami?. “Hendaklah engkau mengikuti bai'at yang awal dan yang awal berikutnya". dan sabda beliau shallallahu'alaihi wasallam, "JIka dibai’at dua khalifah, maka bunuhlah yang paling akhir dari keduanya”.

Kritikan kedua: Tidak diketahui bahwa para pengemban dakwah mengambil bai’at atas dakwah mereka. Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu telah menegakkan dakwah di abad ke-12 hijriah di Najd, namun beliau tidak pernah mengambil bai’at dari siapapun untuk taat kepadanya. Akan tetapi tetap saja Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi berkah dalam dakwahnya. Demikian pula Asy-Syaikh Abdullah bin Muhammad Al-Qar’awi ketika menegakkan dakwah di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala di Kerajaan Arab Saudi bagian selatan. Beliau tidak pernah mengatakan kepada seseorang bahwa dia ingin mengikatnya dengan bai’at dalam dakwahnya. Namun Allah Subhanahu wa Ta’ala tetap memberi berkah dalam dakwahnya. Sebelum mereka, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu, tidak pernah mengambil bai’at dari siapapun dan Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberkahi dakwahnya. Maka demikian itu keadaan pengikut dakwah salafiyah. Adapun para pengikut bid’ah sesungguhnya mereka tidak bisa menghindar dari bid’ah dan dari mengajak kepada bid’ah”. (al-Mawrid al-Adh'b az-Zilal fima intaqada 'ala ba'adil-manahij ad-da'wiyyah min al-'Aqa'id wal-'A'amal hal. 214).

Anonim mengatakan...

Asy-Syaikh Mufti Saudi Bagian Selatan, Ahmad An-Najmi rahimahullahu mengatakan,

الجهة الأولى: أنّ البيعة حق للإمام الأعلى فمن أخذ البيعة غير الإمام الأعلى فقد ابتدع في الدين بدعة مذمومة وقد قال النبي (ورجل بايع إماماً لم يبايعه إلا لدنيا فإن أعطاه منها وفّى له وإن لم يعطه لم يف) وقوله: (سيكون عليكم أمراء فيكثرون قالوا فما تأمرنا قال فوا ببيعة الأول فالأول) وقوله (إذا بويع خليفتان فاقتلوا الآخر منهما).

الجهة الثانية: أنّه لم يعرف أن أصحاب الدعوات يأخذون البيعة على دعواتهم فقد قام الشيخ محمد بن عبد الوهاب رحمه الله في القرن الثاني عشر الهجري بالدعوة إلى الله في نجد ولم يأخذ من أحد البيعة على الطاعة ومع ذلك فقد بارك الله فيها وكذلك الشيخ عبد الله بن محمد القرعاوي حين قام بالدعوة إلى الله في جنوب المملكة لم يقل لأحد أنه يريد أخذ البيعة منه لما يدعوه إليه وقد بارك الله فيها وقبلهم شيخ الإسلام ابن تيمية لم يأخذ من أحد بيعة وقد بارك الله في دعوته فهؤلاء أصحاب الدعوة السلفية أما المبتدعة فإنهم لا يتحاشون من البدع ومن الدعوة إليها.

Kritikan pertama, Bai’at merupakan hak penguasa tertinggi. Barangsiapa yang mengambil bai’at bukan pada penguasa tertinggi, sungguh dia telah berbuat bid’ah yang tercela di dalam agama. Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Dan seorang laki-laki yang membai’at imamnya hanya untuk perkara dunia, jika imamnya memberikan ia loyal, jika tidak maka tidak”. Dan Sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, “Akan muncul kepada kalian banyak amir”. Lalu apa yang engkau perintahkan kepada kami?. “Hendaklah engkau mengikuti bai'at yang awal dan yang awal berikutnya". dan sabda beliau shallallahu'alaihi wasallam, "JIka dibai’at dua khalifah, maka bunuhlah yang paling akhir dari keduanya”.

Anonim mengatakan...

Kritikan kedua: Tidak diketahui bahwa para pengemban dakwah mengambil bai’at atas dakwah mereka. Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu telah menegakkan dakwah di abad ke-12 hijriah di Najd, namun beliau tidak pernah mengambil bai’at dari siapapun untuk taat kepadanya. Akan tetapi tetap saja Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi berkah dalam dakwahnya. Demikian pula Asy-Syaikh Abdullah bin Muhammad Al-Qar’awi ketika menegakkan dakwah di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala di Kerajaan Arab Saudi bagian selatan. Beliau tidak pernah mengatakan kepada seseorang bahwa dia ingin mengikatnya dengan bai’at dalam dakwahnya. Namun Allah Subhanahu wa Ta’ala tetap memberi berkah dalam dakwahnya. Sebelum mereka, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu, tidak pernah mengambil bai’at dari siapapun dan Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberkahi dakwahnya. Maka demikian itu keadaan pengikut dakwah salafiyah. Adapun para pengikut bid’ah sesungguhnya mereka tidak bisa menghindar dari bid’ah dan dari mengajak kepada bid’ah”. (al-Mawrid al-Adh'b az-Zilal fima intaqada 'ala ba'adil-manahij ad-da'wiyyah min al-'Aqa'id wal-'A'amal hal. 214).

Anonim mengatakan...

Penulis berkata, yang Syaikh kutip adalah hadits:

ثَلاَثَةٌ لاَ يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، وَلاَ يُزَكِّيهِمْ ، وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ رَجُلٌ كَانَ لَهُ فَضْلُ مَاءٍ بِالطَّرِيقِ ، فَمَنَعَهُ مِنِ ابْنِ السَّبِيلِ ، وَرَجُلٌ بَايَعَ إِمَامًا لاَ يُبَايِعُهُ إِلاَّ لِدُنْيَا ، فَإِنْ أَعْطَاهُ مِنْهَا رَضِىَ ، وَإِنْ لَمْ يُعْطِهِ مِنْهَا سَخِطَ ، وَرَجُلٌ أَقَامَ سِلْعَتَهُ بَعْدَ الْعَصْرِ ، فَقَالَ وَاللَّهِ الَّذِى لاَ إِلَهَ غَيْرُهُ لَقَدْ أَعْطَيْتُ بِهَا كَذَا وَكَذَا ، فَصَدَّقَهُ رَجُلٌ ، ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الآيَةَ إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلاً

“Tiga golongan manusia yang kelak pada hari Kiamat, Allah tidak akan sudi memandang dan mensucikan mereka. Sebagaimana mereka juga akan mendapat siksa yang pedih: orang yang memiliki kelebihan air di perjalanan, akan tetapi ia enggan untuk memberikannya kepada orang yang sedang melintasinya. Orang yang berbai’at kepada seorang pemimpin, akan tetapi ia tidaklah berbai’at kecuali karena ingin mendapatkan keuntungan dunia. Bila sang pemimpin memberinya keuntungan duniawi, maka ia ridha dan bila sang pemimpin tidak memberinya, maka ia benci. Orang yang menawarkan dagangannya seusai shalat Asar, dan pada penawarannya ia berkata: Sungguh demi Allah yang tiada Sesembahan selain-Nya, aku telah mendapatkan penawaran demikian dan demikian. Sehingga ada pembeli yang mempercayainya. Selanjutnya Nabi shallallahu'alaihi wasallam membaca ayat: “Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji(nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit”.

Dikeluarkan oleh Ahmad (2/480) no. 10231, Bukhori (2/831) no. 2230, Muslim (1/103) no. 108, Abu Dawud (3/277) no. 3474, Tirmidzi (4/150) no. 1595, Nasai (7/246) no. 4462, Ibnu Majah (2/744) no. 2207 dan lainnya dari Abu Hurairoh radhiyallahu’anhu.

Anonim mengatakan...

Ini sebagai dalil diantara sekian banyak dalil bahwa imam mengurusi masalah dunia dan agama. Justru orang yang berbai’at (baca: sumpah taat) kepada pemimpinnya hanya dalam masalah duniawi saja –seperti yang dilakukan jama’ah Madigoliyyah kepada pemerintah-, tidakkah takut termasuk dalam ancaman hadits ini?!!.

Syaikh Kibar Ulama Saudi, Shalih Fauzan rahimahullahu mengatakan,

البيعة لا تكون إلا لولي أمر المسلمين ، وهذه البيعات المتعددة مبتدعة ، وهي من إفرازات الاختلاف ، والواجب على المسلمين الذين هم في ولاية واحدة ، وفي مملكة واحدة أن تكون بيعتهم واحدة لإمام واحد ، لا تجوز المبايعات المتعددة ، وإنما هذه من إفرازات اختلافات هذا العصر ، ومن الجهل بالدين .

“Bai'at hanya diberikan kepada penguasa kaum muslimin. Bai'at-bai'at yang berbilang bilang dan bid'ah itu akibat dari perpecahan. Setiap kaum muslimin yang berada dalam satu pemerintahan dan satu kekuasaan wajib memberikan satu bai'at kepada satu orang pemimpin. Tidak dibenarkan memunculkan bai'at - bai'at lain. Bai'at - bai'at tersebut merupakan akibat dari perpecahan kaum muslimin pada zaman ini dan akibat kejahilan tentang agama”. (Al-Muntaqo min Fatawi asy-Syaikh Shalih Fauzan (1/367)).

Syaikh Wakil Mufti Saudi Terdahulu, Bakr bin Abdillah Abu Zaid rahimahullahu mengatakan,

أن البيعة في الإسلام واحدة, من ذوي الشوكة: أهل الحل والعقد لولي أمر المسلمين وسلطانهم, وأن ما دون ذلك من البيعات الطرقية والحزبية في بعض الجماعات الإسلامية المعاصرة كلها بيعات لا أصل لها في الشرع لا من كتاب الله ولا سنة رسوله n ولا عمل صحابي, ولا تابعي, فهي بيعات مبتدعة وكل بدعة ضلالة وكل بيعة لا أصل لها في الشرع فهي غير لازمة العهد, فلا حرج ولا إثم في تركها و نكثها, بل الإثم في عقدها, لأن التعبد بها أمر محدث لا أصل له ناهيك عما يترتب عليها من تثقيق الأمة, وتفرقها شيعا, وإثارة الفتن بينها, واستعداء بعضها على بعض, فهي خارجة عن حد الشرع سواء سميت بيعة أو عهدا أو عقدا

"Sesungguhnya bai’at dalam Islam adalah satu, berasal dari ahlul halli wal aqdi (tokoh-tokoh masyarakat) kepada pemerintah dan penguasa kaum muslimin. Sesungguhnya bai’at selain itu berupa bai’at-bai’at tarekat dan hizbiyyah pada sebagian jama’ah-jama’ah Islamiyyah masa kini, semua bai’at ini adalah bai’at-bai’at yang yang tak ada asalnya dalam syari’at, baik dari Kitabullah, Sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, amaliah para sahabat, dan tabi’in. Itu adalah bai’at-bai’at bid’ah. Sedang setiap bid’ah adalah sesat; setiap bai’at yang tak ada asal (dasar)nya dalam syari’at maka bai’at-bai’at itu tak perlu dijaga. Karenanya, tak ada masalah, dan dosa ketika meninggalkannya, dan melanggarnya. Bahkan ada dosa ketika melakukannya. Karena ta’abbud (mendekat-kan diri) dengannya adalah perkara baru yang tidak ada dasarnya. Belum lagi masalah yang timbul dari akibat bai’at-bai’at tersebut berupa penceraiberaian umat, pemecah-belahan umat menjadi berkelompok-kelompok, memancing fitnah (polemik) diantara mereka, pelampauan batas atas satu kelompok dengan kelompok lain. Jadi, bai’at-bai’at ini keluar dari batasan syari’at; sama saja apakah ia diistilahkan dengan "Bai’at", "janji", atau "akad" (persetujuan)". (Hukmul Intima’ hal. 128)

Lihat Juga Fatwa Ulama Kibar Yang Lain di:

http://www.fatwa1.com/anti-erhab/hezbeh/ftawa_jamaat.html#_top

Anonim mengatakan...

Ini sebagai dalil diantara sekian banyak dalil bahwa imam mengurusi masalah dunia dan agama. Justru orang yang berbai’at (baca: sumpah taat) kepada pemimpinnya hanya dalam masalah duniawi saja –seperti yang dilakukan jama’ah Madigoliyyah kepada pemerintah-, tidakkah takut termasuk dalam ancaman hadits ini?!!.

Syaikh Kibar Ulama Saudi, Shalih Fauzan rahimahullahu mengatakan,

البيعة لا تكون إلا لولي أمر المسلمين ، وهذه البيعات المتعددة مبتدعة ، وهي من إفرازات الاختلاف ، والواجب على المسلمين الذين هم في ولاية واحدة ، وفي مملكة واحدة أن تكون بيعتهم واحدة لإمام واحد ، لا تجوز المبايعات المتعددة ، وإنما هذه من إفرازات اختلافات هذا العصر ، ومن الجهل بالدين .

“Bai'at hanya diberikan kepada penguasa kaum muslimin. Bai'at-bai'at yang berbilang bilang dan bid'ah itu akibat dari perpecahan. Setiap kaum muslimin yang berada dalam satu pemerintahan dan satu kekuasaan wajib memberikan satu bai'at kepada satu orang pemimpin. Tidak dibenarkan memunculkan bai'at - bai'at lain. Bai'at - bai'at tersebut merupakan akibat dari perpecahan kaum muslimin pada zaman ini dan akibat kejahilan tentang agama”. (Al-Muntaqo min Fatawi asy-Syaikh Shalih Fauzan (1/367)).

Anonim mengatakan...

Syaikh Wakil Mufti Saudi Terdahulu, Bakr bin Abdillah Abu Zaid rahimahullahu mengatakan,

أن البيعة في الإسلام واحدة, من ذوي الشوكة: أهل الحل والعقد لولي أمر المسلمين وسلطانهم, وأن ما دون ذلك من البيعات الطرقية والحزبية في بعض الجماعات الإسلامية المعاصرة كلها بيعات لا أصل لها في الشرع لا من كتاب الله ولا سنة رسوله n ولا عمل صحابي, ولا تابعي, فهي بيعات مبتدعة وكل بدعة ضلالة وكل بيعة لا أصل لها في الشرع فهي غير لازمة العهد, فلا حرج ولا إثم في تركها و نكثها, بل الإثم في عقدها, لأن التعبد بها أمر محدث لا أصل له ناهيك عما يترتب عليها من تثقيق الأمة, وتفرقها شيعا, وإثارة الفتن بينها, واستعداء بعضها على بعض, فهي خارجة عن حد الشرع سواء سميت بيعة أو عهدا أو عقدا

"Sesungguhnya bai’at dalam Islam adalah satu, berasal dari ahlul halli wal aqdi (tokoh-tokoh masyarakat) kepada pemerintah dan penguasa kaum muslimin. Sesungguhnya bai’at selain itu berupa bai’at-bai’at tarekat dan hizbiyyah pada sebagian jama’ah-jama’ah Islamiyyah masa kini, semua bai’at ini adalah bai’at-bai’at yang yang tak ada asalnya dalam syari’at, baik dari Kitabullah, Sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, amaliah para sahabat, dan tabi’in. Itu adalah bai’at-bai’at bid’ah. Sedang setiap bid’ah adalah sesat; setiap bai’at yang tak ada asal (dasar)nya dalam syari’at maka bai’at-bai’at itu tak perlu dijaga. Karenanya, tak ada masalah, dan dosa ketika meninggalkannya, dan melanggarnya. Bahkan ada dosa ketika melakukannya. Karena ta’abbud (mendekat-kan diri) dengannya adalah perkara baru yang tidak ada dasarnya. Belum lagi masalah yang timbul dari akibat bai’at-bai’at tersebut berupa penceraiberaian umat, pemecah-belahan umat menjadi berkelompok-kelompok, memancing fitnah (polemik) diantara mereka, pelampauan batas atas satu kelompok dengan kelompok lain. Jadi, bai’at-bai’at ini keluar dari batasan syari’at; sama saja apakah ia diistilahkan dengan "Bai’at", "janji", atau "akad" (persetujuan)". (Hukmul Intima’ hal. 128)

Lihat Juga Fatwa Ulama Kibar Yang Lain di:

http://www.fatwa1.com/anti-erhab/hezbeh/ftawa_jamaat.html#_top

Barokallohu, Jazaakumulloh khoiro

Anonim mengatakan...

Syaikh Wakil Mufti Saudi Terdahulu, Bakr bin Abdillah Abu Zaid rahimahullahu mengatakan;

"Sesungguhnya bai’at dalam Islam adalah satu, berasal dari ahlul halli wal aqdi (tokoh-tokoh masyarakat) kepada pemerintah dan penguasa kaum muslimin. Sesungguhnya bai’at selain itu berupa bai’at-bai’at tarekat dan hizbiyyah pada sebagian jama’ah-jama’ah Islamiyyah masa kini, semua bai’at ini adalah bai’at-bai’at yang yang tak ada asalnya dalam syari’at, baik dari Kitabullah, Sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, amaliah para sahabat, dan tabi’in. Itu adalah bai’at-bai’at bid’ah. Sedang setiap bid’ah adalah sesat; setiap bai’at yang tak ada asal (dasar)nya dalam syari’at maka bai’at-bai’at itu tak perlu dijaga. Karenanya, tak ada masalah, dan dosa ketika meninggalkannya, dan melanggarnya. Bahkan ada dosa ketika melakukannya. Karena ta’abbud (mendekat-kan diri) dengannya adalah perkara baru yang tidak ada dasarnya. Belum lagi masalah yang timbul dari akibat bai’at-bai’at tersebut berupa penceraiberaian umat, pemecah-belahan umat menjadi berkelompok-kelompok, memancing fitnah (polemik) diantara mereka, pelampauan batas atas satu kelompok dengan kelompok lain. Jadi, bai’at-bai’at ini keluar dari batasan syari’at; sama saja apakah ia diistilahkan dengan "Bai’at", "janji", atau "akad" (persetujuan)". (Hukmul Intima’ hal. 128)

Lihat Juga Fatwa Ulama Kibar Yang Lain di:

http://www.fatwa1.com/anti-erhab/hezbeh/ftawa_jamaat.html#_top

Barokallohu, Jazakumullohu khoiro