بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

APA ARTI JOKAM




SEHUBUNGAN DENGAN BANYAKNYA EMAIL YANG MASUK..ENTAH DARI SIAPA...KAMI HANYA MEMBACA DAN MENERIMA,TERNYATA KEBANYAKAN DARI MEREKA BERTANYA TENTANG URUSAN JOKAM DAN JOKAM ITU SENDIRI APA MAKNANYA.....ENTAH JAMAAH 354 ITU SENDIRI ATAU BUKAN.MEREKA BANYAK MENTAFSIRKAN APA ITU JOKAM?

ISTILAH JOKAM HADIR DI KALANGAN PEMUDA 354 SAJA,DAN ORANG-ORANG pendahulu 354 tidak tau apa itu jokam...karna itu bukan sunnahnya nurhasan

jokam di ambil dari istilah prokem..adalah bahasa gaul anak sekarang. dan di ambil singkatan kata lalu di tambah OK untuk padanan kata,seperti bapak..di singkat "BAK" dengan nilai ketambahan OK menjadi bokap

nah untuk jokam sendiri di ambil dari kata jamaah..kemudian diringkas lagi menjadi "JAM" di tambah OK di tengah2nya menjadi jokam

ada pula yang mengartikan JOKAM = jamaah ora kampungan...tapi yang setahu saya adalah yang di atas...
dan istilah jokam di jadikan profil pengenal dalam kesehari-hari entah di dunia nyata maupun di internet...seperti 354,313,senkom,mbah man galipat asad dll

Comments
125 Comments

125 Response to "APA ARTI JOKAM"

samsul bahr mengatakan...

oh thank atas infonya...saya banyak pertemanan di fb..sampe bingung apa itu jokam...ternyata itu artinya ya...

yakumo mengatakan...

yaa Ikhwatii Jokam, masing-masing kalian tidaklah sama, juga para pendahulu kalian. Bahkan dulu, Ahlul Kitaab pun Allah Subhaanahu wa ta'alaa telah mensifati demikian..."mereka tidaklah sama, di antara ahlul kitab ada umat yang...silakan tadabburi surah Ali 'Imraan.
KEPADA PARA PENEBAR SYUBHAAT: takutlah kepada Allah, HUKUMAN YG DIJATUHKAN KEPADA ORANG2 YG MENCAMPUR ADUKKAN ANTARA YG HAQ DAN BATHIL...yaa ash-haabi suurotil Baqarah, kembalilah kepada tali Allah...

Anonim mengatakan...

http://www.voa-islam.com/islamia/christology/2010/09/03/9352/awas-jangan
Awas!! Jangan Terkecoh 'Islam Palsu' Buatan Kristen Advent
Jangan mudah terkecoh, waspadalah terhadap ajaran Islam yang
diembel-embeli nama lain, misalnya: Islam Hanif, Islam Jama'ah, Islam
Murni, Islam Liberal, Islam Progresif, Islam Liberal, dan sebagainya,
karena Islam yang benar dan diridhai Allah SWT adalah "Islam" (tanpa
embel-embel apapun) yang mengamalkan Al-Qur'an dan Hadits Nabi SAW.
Islam aneh-aneh ini adalah ajaran sesat yang tujuannya adalah merusak
Islam.
Saat ini, di Bandung marak gerakan pemurtadan (kristenisasi) yang
bermuara pada ajaran Islam Hanif yang digagas Robert Walean. Menurut
Suryana Nurfatwa, Ketua Gerakan Reformis Islam Jawa Barat (Garis) Jawa
Barat, dalam kasus pemurtadan di Garut dan Babakan Ciparay Bandung,
semua pelakunya mengaku dari gereja Advent Hari Ketujuh. Modus dan
buku-buku yang digunakan sama, yakni menyebarkan diktat yang ditulis
oleh Robert Walean.

Anonim mengatakan...

Sama klo di tanya... ISLAM 354
ISLAM MBAH MAN
teryata nurhasan buat sunnah yang buruk

setya mengatakan...

Syurga & Neraka milik Alloh SWT, adapun orang yang mau menetapi Al Qur'an & Sunnah mulai dia mempersaksikan bahwasannya Tidak ada yang berhaq untuk diibadahi kecuali hanya Alloh SWT( Laa Ilaha Illaloh), kemudian berjalan diatas kalimat tersebut (Mengimani dengan hati, membenarkan dengan lisan, dan membuktikan dengan 'amal perbuatan) sampai akhir hidupnya. Hingga ia mati diatas kalimat itu, maka Alloh SWT menjanjikan Surga padanya. Adapun sebaliknya, maka dia akan dibalas dengan neraka sesuai kadar keimanan bagi yang masih muslim (Muwahid). Dan kekal dineraka bagi orang2 kafir(yahudi , Nasroni, Musyrik), munafik, dan yang terjatuh dalam pembatal pembatal keislaman ( murtad ) belum bertobat sampai matinya.

Janganlah memelintirkan kalimat diatas, karena kami tidak pernah mempunyai pemahaman seperti yang anda tuduhkan.

Saya bertanya pada anda bila ada orang mengaku beragama islam, tapi dia tidak mau mencari/perhatian dgn 'ilmu( AlQur'an & Sunnah ), hingga dia tidak sholat, tidak puasa, mengerjakan yang kharom2, mencampuri 'ibadah dengan syirik2, khurofat, takhayul & bid'ah2. Bagaimana menurut anda hukum orang tersebut berdaskan AlQur'an & Sunnah dg pemahaman salafusholeh?

Dan nasihatkan, coba anda pelajari & pahami kitab2 akidah seperti Syarah Nawaqidhil Islam, Syarah Kasyfu Asy syubuhat, Kitab At Tauhid, Syarah Tsalatsatil Ushul, Syarah Ma'natu Ath Tthoghut. Bagaimana mereka para salafusholeh menerangkan Islam itu apa,

Sehingga pertanyaan kedua dari saya, mohon diterangkan firman Alloh dalam surat Al Baqoroh 256 : Fa man yakfur biththoghuti wa yu'min billahi faqodistamsaka bil'urwatil wutsqo lan fishomalaha wallohu sami'un 'aliim. ??

basuki mengatakan...

lho...mas setya sampayan sekarang kok kenal kitab2 syarah nawaqidhil islam,syarah kasyfu subuhat,kitab tauhid,syarah tsalatsatil ushul,dan syarah ma'natu at thoghut ini kapan mangkulnya mas saya lbih dari 25 tahun di jamaah(dulu islam jamaah sekarang LDII) belum pernah mangkul yang namanya kitab2 yang sampyan sebutkan tadi bahkan itu dari jaman abah nurhasan sampai sekarang dikenal sebagai kitab2 karangan bahkan dulu jaman abah nurhasan menurut sejarah-red. abah demontrasi didepan murid2nya membakar kitab2 karangan semua,memang mau gak mau karena tuntutan-red. akhir2 ini setelah jamaah di guncang badai yang mampu menyibak tabir BITHONAH(rahasia negara/kerajaan ISLAM JAMAAH)pusat yang di prakasai oleh saudara kiyai haji kasmudi assidqi mulai membaca2,mero'yu2 kitab2 karangan yang hasil ro'yu itu juga(ini versi mereka)tak ubahnya kata pepatah makan bekas muntahnya sendiri.jadi kesimpulanya: jamaah LDII pinternya kaya apa kitab apa saja yang di baca ulama siapa saja yang di jadikan rujuakan kalo nggak mangkul dari abah nurhasan "POKOK'E" ilmunya gak sah hukumnya sama dengan mencuri ilmu kalo ilmunya gak sah berarti amalnya gak diterima kalo amalnya gak diterima pasti dan WAJIIIIIIBB masuk neraka(ini pemahaman yang di mangkulkan dalam jamaah)hayo... mau ngomong apa mas setya sampyan sudah menyalahi kaidah2 mangkul ala nurhasan.

yakumo mengatakan...

kepada Pak Kasmudi: tidaklah sy sering menyinggung antum kecuali karena justru antum lah yg paling diharapkan bisa membenahi jamaah. ilmunya paling banyak. bukankan semakin banyak ilmu semakin mudah menerima kebenaran dan menyingkap syubhat?tlh mengabari kpd sy syaikhunaa Yazid Jawas, dari asy SYaikh ibnu Utsaimin, bhw syubhat itu memiliki 4 sebab: qillatul 'ilmi,qillatuttadabburi, dho'ful fahmi, wa suul qashdi...sy yakin 4 ini meleset dr antum, hanya saja kami dgn antum kurang terfasilitasi, dan jerat2 iblis kita tak mampu melihatnya...nasaluLLoha lana jamii'an al'aafiyah.

ABDUL 'AZIZ mengatakan...

setelah 1th sy lepas dari islam jamaah jokam 354
ALHAMDULILLAH bimbingan taklim begitu sempurna.
ternyata juga di majelis2 ilmu,di masjid2, di mushola2, MasyaAlloh jarang ada yg ngantuk. saya jadi bertanya2 apa sebab kesemangatan para saudara2 kita ini?

kenali Islam dengan mengenal sang Penciptanya terlebih dahulu.

mirip pada zaman rosul, tegakkan dahulu ilmu LAA ILAHA ILAULLOH.

silahkan di dwnload, bukunya banyak, bisa di cari ke http://www.islamhouse.com/p/71021
TIGA LANDASAN UTAMA (MENGENAL ALLOH)

bila perlu ada guru silahkan dwnload. atau langsung ikuti majelis2nya, karena mengenal Alloh ini sebagian ulama mengatakan harus ada guru yg menerangkan. silahkan: dwnload

http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Yazid%20Jawas/Tiga%20Landasan%20Utama%20%28Ushul%20Tsalatsah%29

yakumo mengatakan...

to al akh setya: di masyarakat kita, kebodohan meluas. sebelum orang tahu ilmu, atau masih ada syubhat di pemahamannya, tidaklah langsung dihukumi kafir.Ingat sahabat mu'adz, yg tiba2 datang dr kerajaan orang langsung mau sujud sama Rasululloh, bagaimana rasululloh menyikapi ini?
hukum itu ada 2, di dunia dan akhirot. hukum menyikapi orang kafir di dunia antum pasti sdh tahu, nah, di akhirot hukum dia "KEKAL DALAM NERAKA"..tidak ada iman seberat dzarroh pun di hatinya, merekalah syarrul bariyyah, yg diciptakan oleh ALLAH untuk mengisi neraka dengan keadilan dan hikmahNya. dan sesungguhnya amal itu diketahui di akhir hidup seseorang....silakan merujuk lebih jauh penjelasan para ulama.

Laila mengatakan...

untuk setya: sebaiknya antum jgn dulu puas dengan pemahaman dr baca antum itu, terus meluaskan ilmunya, jgn2 antum salah mengambil kesimpulan. Lalu tergesa-gesa mengkafirkan... kalo pemahaman antum tentang takfir itu benar, para Ulama dan Ustadz akan lebih dahulu mengkafirkan mereka dr antum...

yakumo mengatakan...

brp waktu lalu, ketika syaikh Abdurrazzaq al badr, hafidzohuLLohu, sempat tabligh akbar di istiqlal, sy ajak istri ikut. eh, ternyata pak Bambang Irawan ada juga ikut kajian -tentunya brsama2 ikhwah ahlussunnah salafiyyun yg sempat hadir, para penuntut ilmu, maupun masyarakat umum-.istri sy, yg belum pernah lihat pak Bambang meskipun lama tinggal di Gading brsm kakak2, mondok di sana, kertosono, (tentunya Kediri, dan pernah jd murid Cak Kholil di kelas Bukhary..salam2..)terheran2 lantas berkomentar...loh kok pak Bambang segar bugar begini, padahal udah dilaknat abis sama jutaan jama'ah...(istri lantas merenungi nasib pak ABduDZohir,masa tua beliau bertahun2 sakit). Wahai para jamaah, mohon jg jd renungan: bayangkan setiap hari jum'at, kaum muslimin berkumpul di masjid2 umum, bayangkan tanah jawa...sebagian kecil kaum lelaki mungkin tidak jum'atan, dan umumnya mereka adalah para pekerja kasar, di terminal, pelabuhan, pasar,orang jalanan yg kurang mujur nasibnya, apalagi untuk mengenyam ilmu2 hadits (sesekali terucap dr lisan mrk..ya Allah...ya Allah...,fikiran mereka dipenuhi kekuatiran akan makan hari itu untuk anak2)..di masjid2 dikumandangkan khutbah, dengan nasihat beragam, para khatib berjuang menolong umat, sdngkan di masjid antum. dikhutbahkan (sampai pd hafal isinya).setelah selesai ada nasihat, mengajak jamaah agar tdk terpengaruh (setan brkt:tdk pedulilah orang2 jalanan itu, biarin sekali kafir tatap kafir ..salah sndiri ga baiat), ya SubhaaNaLLoh, bgmn ini pak Kasmudi??? bagaimana Prof.Abdullah Syam, ingat, Muhammadiyah&NU sj tdk memakai kata DAKWAH bg nama organisasinya..

Anonim mengatakan...

Untuk akh setya , kami-kami ini mencintai antum karena Allah dan kami-kami ini tidak menghukumi orang perorang yang ter-sesat karena kami yakin hukum hanya bisa ditegakan bila telah terpenuhinya syarat-syaratnya.
Kami bukan golongan takfiri yang sedikit-sedikit mengkafirkan orang , memfasikan orang dll.
Kita disini membicarakan manhaj suatu kelompok ( bukan orang per orang pengikutnya ) .
Kalaupun kami menyebutkan nama orang untuk di peringatkan umat dari kesesatannya-pun atas dasar ilmu dan kata ulama.
Saya bermohon semoga Allah , paring hidayah buat akh setya dan saudara saya yang masih di islam jamaah untuk tidak sombong ( menolak kebenaran dan meremehkan manusia ) , karena orang tidak akan mencium harumnya surga yang dalam hatinya ada kesombongan.

wawan mengatakan...

Imam Ahmad v dalam Az-Zuhud no. 1694: "DI ANTARA CIRI KESESATAN"

حدثنا عبد الله ، حدثنا عبد الله بن عمرو ، حدثنا ابن المبارك ، أخبرني الأوزاعي قال : قال عمر بن عبد العزيز : إِذَا رَأَيْتَ قَوْمًا يَتَنَاجَوْنَ فِيْ دِيْنِهِمْ دُوْنَ الْعَامَّةِ فَاعْلَمْ أَنَّهُمْ عَلَى تَأْسِيْسِ ضَلاَلَةٍ

Menceritakan kepada kami Abdullah, menceritakan kepada kami Abdullah bin Amru, menceritakan kepada kami Ibn Mubarak, mengkhabarkan kepada saya Al-Auzai beliau berkata, Umar bin Abdil Aziz v berkata: "Jika engkau melihat suatu kaum yang berbisik-bisik (berbicara rahasia) tentang agama mereka, tanpa orang banyak, maka ketahuilah bahwa mereka sedang merintis kesesatan".

Atsar ini diriwayatkan lagi oleh Ahmad pada no. 1705, Ad-Darimi dalam As-Sunan (no. 313), dan Al-Lalika'i dalam Syarh Ushul I'tiqod Ahlus Sunnah wal Jama'ah (no. 219 dan no. 1093), dan Ibnu Abdil Barr dalam Jami' Bayan Al-Ilm (3/160). di nukil dari blog rumahku-indah

wawan mengatakan...

Panjangkanlah Jenggot Mu !

Muslim dalam Shahih (no. 259) meriwayatkan dangan sanadnya dari Nafi’ dari Ibnu Umar radliyallahu 'anhu berkata : Telah bersabda Rasulullah shallallahu ’alaihi wa salam:

خالفوا المشركين أحفوا الشوارب وأوفوا اللحى

Artinya : “Bedakanlah kalian dengan orang-orang musyrik, yaitu pangkaslah kumismu dan banyakkanlah jenggotmu.”

Hadits ini sedikitnya ada empat hikmah :

1. Perintah untuk membedakan diri dengan orang-orang musyrik

2. Salah satu sunnah orang musyrik adalah memanjangkan kumis dan memotong jenggot

3. Sedangkan sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wasalam adalah memanjangkan jenggot dan memangkas kumis.

4. Maka kita berkewajiban memanjangkan jenggot dan memangkas kumis.

Dalam riwayat lain, Nabi shallallahu ’alaihi wa salam bersabda :

امر باحفاء الشوارب واعفاء اللحى.

Artinya : “Kami diperintah untuk memangkas kumis dan membiarkan tumbuh jenggot.”

Makna dari hadits ini bahwa perkara ini (memangkas kumis dan membiarkan tumbuh jenggot) adalah perintah yang barangsiapa menyelisihinya maka telah menyelisihi perintah Allah dan Nabi-Nya.

Adapun perkataan orang jahil ‘bahwa perintah memangkas kumis dan membiarkan tumbuh jenggot’ hanyalah sunnah, yang ia maknai bahwa siapa yang menjalankan perintah itu maka berpahala, siapa yang tidak maka tidak berdosa, adalah hanya persangkaan belaka. Para ulama ahli hadits telah menyatakan kewajiban ini bagi tiap muslim laki-laki demi menyelisihi kaum musyrik dan oleh sebab perintah Allah Ta’ala. Sedangkan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa salam bersabda:

من تشبه بقوم فهو منهم

Artinya : “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.”

Shahih, diriwayatkan oleh Ibn Abi Syaibah (7/639/7) Abu Dawud (4/44) no. 4031, Ahmad (2/50, 92), Ath-Thahawi dalam Al-Musykil (1/88), Ibn Atsakir dalam Tarikh (XIX/169), Al-Qudaie dalam Musnad Asy-Syihab (1/244) no. 390 dari Abdullah ibn Umar radhiyallahu’anhu. Al-Bazzar (7/455) no. 2573 –Bahru al-Zakhr) dan Thabrani dalam Mu’jam Al-Ausath no. 8562 dari Hudzaifah radhiyallahu’anhu dan Abdurrazaq no. 20986 dari Umar ibn Khattab radhiyallahu’anhu secara mauquf.

Hadits terakhir ini adalah ancaman jelas yang membantah anggapan sebagian orang ‘bahwa perintah memangkas kumis dan membiarkan tumbuh jenggot’ tidak ada ancamannya dari hadits-hadits nabawi. Tidak kah engkau melihat hubungan antara sabda Nabi shallallahu ’alaihi wa salam : “Bedakanlah kalian dengan orang-orang musyrik, yaitu pangkaslah kumismu dan banyakkanlah jenggotmu” Dan sabda beliau shallallahu ’alaihi wa salam : “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.”

Baiklah, jika kamu ingin bersama ‘orang-orang musyrik’ silahkan (pangkas jenggotmu !).

jenggotpalsu mengatakan...

itu hanya sunnah....bukan wajib...karna andaikata wajib sudah di terangkan tentang kewajibannya seperti sholat zakat dan puasa romadhon

ridho mengatakan...

to jenggot palsu... jawaban antum tepat sekali ,tepat hasil murni ro'yu,saya juga bisa mas mero'yu contoh;kalo itu sunnah (sebagaimana yang jenggot palsu maksudkan)ya pasti nabi sesekali mencukur jenggotnya dan itu pasti ada riwayatnya atau sahabat dan ulama2 salaf pasti ada riwayat yang menjelaskan mencukur jenggotnya,makanya namamu jenggot palsu memang hidupmu penuh kepalsuan agmamu juga sebagian hasil pemalsuan makanya hadis palsu buatan nurhasan juga di pakai untuk mengkafirkan kaum muslimin.wahai jenggot palsu...segeralah taubat kepada ROBMU sebelum ajal menjemputmu sadarilah bahwa kamu sedang kena tipu....

Anonim mengatakan...

to jenggot palsu
afwan antum cari tahu lagi apa bedanya sunnah dengan sunah sehingga
tidak menjadi subhat yang akan menjadi fitnah bagi antum.juga ana khawatir
nama antum menjadikan keimanan yg palsu pula.karena antum sudah membawa simbol syariat yg berbau di lecehkan barokallohu fikum

Anonim mengatakan...

اللهم اهد قومي فإنهم لا يعلمون
﴿من دعا إلى هدى ، كان له من الأجر مثل أجور من تبعه ،
لا ينقص ذلك من أجورهم شيئا . ومن دعا إلى ضلالة ،
كان عليه من الإثم مثل آثام من تبعه ،
لا ينقص ذلك من آثامهم شيئا﴾
رواه مسلم

jenggotpalsu mengatakan...

namanya wajib ada firmannya..coba tunjukin firmannya kewajiban pelihara jenggot dan harus di perkuat dengan hadits mungkin bunyinya seperti ini "wajib atas kalian umatku memelihara jenggot"

sollee mengatakan...

ada sebuah kisah tentang sekelompok khawarij di Arab Saudi sana, sy lg agak repot jd ga s4 merujuk sumber,silakan ikhwah skalian searcing majalah As Sunnah..
bbrp puluh tahun silam sekelompok pelajar yg condong ke aqidah khawarij, dn asy-syaikh Al Albany rahimahuLLohu ditantang berdebat.mrk datang ke rumah beliau, mempermasalahkan sejumlah ayat dan hadits tentang takfir. rupanya mereka lemah dlm ushul fiqih dan tdk faham mujmal-muqayyad-tafshil mu'ayyan. dengan sabar beliau menjelaskan pd mereka, dari maghrib sampe subuh.jelas harus shalat kan?as Syaikh bertanya kpd mereka yg masih pada ngotot itu,"siapa yg jadi imam, ana apa slh satu antum?" (lihat bgmn tawadhdhu' dan mutawari'nya beliau..padahal itu di rumah beliau sendiri)lalu salah seorang dr mrk maju jadi imam, dan Asy-Syaikh jd makmum...hari itu selesai, dan syubhat belum tersingkap dari mereka (sesungguhnya taufiq hanyalah milik Allah, pemilik kerajaan langit dan bumi)

alhamdulillah besoknya mereka datang lagi, berdialog lagi. dengan izin Allah sebagian dr mereka ruju' kepada kebenaran. sedangkan sebagian yg lain memperturutkan hawa nafsu dan pergi..bbrp puluh thn kemudian salah seorang pelajar itu, yg sdh doktor pula, menceritakan ini dan mengatakan...mereka yg dulu menolak Asy-Syaikh telah murtad, menjadikristen..nasaluLLOha lanaa jami'aan attaufiiqa wal 'aafiyah.

yakumo mengatakan...

afwan komen sollee yg di atas tu sy,salah input, biar pertnggungjwbn isi dan ekses berita mudah mk sy benerin. yah beginilah ana thulaibul 'ilmi, layyinul hadiits wa yukhti'(suka salah i'rob maupun ketik)..yg penting jangan dusta, krn itu akhlaq yg paling dibenci Rasululloh,'alaihishsholaatu wassalaamu. kalau kebiasaan dusta malah ditakutkan ditulis sebagai kadzdzaab, siapa yg rugi?..begitulah ikhwatii...mudhorrot dari mengkafirkan sesama muslim sembarangan, sbgmn antum semua sudah hafal hadits2nya di kutubussittah..

arek lamongan mengatakan...

yakumo...saya sangat terharu membaca kisah itu,karna ada kawan saya juga telah memilih jadi pendeta,,,joseph winadi pdt,searching aja di youtube mualaaf vs murtadin yang pernah di adakan oleh arimatea

Anonim mengatakan...

itu hanya sunnah....bukan wajib...karna andaikata wajib sudah di terangkan tentang kewajibannya seperti sholat zakat dan puasa romadhon

to jenglot palsu....
anda mengerti Kaidah Ushul fikih gak??? asal perintah itu adalah wajib sampai ada dalil yang memalingkannya sedang perintah memanjangkan jenggot itu tidak ada dalil yang memalingkanya
seperti asal ibadah itu HARAM sampai ada dalil yang menghalalkannya
asal urusan dunia itu HALAl sampai ada dalilyang mengharamkannya
ANDA bagaimana berbicara ttg urusan agama yang luas ini sedangkan ketahuan ilmu anda yang dangkal yang tidak mengerti dasar2 ttg memahami kaidah agama
saran ana belajar lagi jgn dicekoki terus,URUSAN AGAMA INI LUAS JGN DI BUAT SEMPIT OLEH PEMAHAMAN OTAK KELOMPOK ANTUM
ABUFATIH LB BUAYA

jenggot asli mengatakan...

jenggot palsu, kasihan gak punya jenggot pake2 jenggot palsu.

mau nyamar jadi ahlusunnah, pake jenggot palsu, ya.. gak usah lah.., yg nabi perintah adalah membiarkan jenggot dan memotong kumis. Sohih MUSLIM.
kalo gak punya jenggot dan kumis gak kenaan hadits ini. dan gak perlu pake jenggot palsu.

amsol carikan hadits yg Sohih yg mengugurkan hadits perintah rosul yg membiarkan jenggot (jangan memotong jenggot)
carikan.., tanya pada cholil jenggot atau pada eco kumis wk4, atau pada kasmudi jenggot gurubesar.

coba carikan hdsnya, jangan taqlid buta wahai juwenggot pualsu.. hehehe..

Anonim mengatakan...

ALHAMDULILLAH, setelah kami pelajari ternyata semua yg mengaku gurubesar, ulama 10 atau 100, para pakubumi, mubalerg2 daerah, desa apalagi kelompok,...
PERLU ADANYA PENAMBAHAN ILMU.

saya pernah mendengar seorang bapak yg terpengaruh salafi, berkata pada anaknya..
Ia tdk pernah mengajak anaknya ikut pemahaman alhusunnah waljamaah / salafussolih, ia hanya berkata:

NAK.. NAK.. CARILAH ILMU. NANTI ENGKAU AKAN TAHU !..

Anonim mengatakan...

Jawaban salah satu pengurus DPP LDII begini: “ jamaah kita ini benar buktinya kian hari jumlah jamaah makin banyak, ini adalah bukti pertolongan Allah, dan bukti jamaah ini benar’

--- tolok ukur kebenarannya adalah jumlah pengikut

Terus ada juga yang berkomentar ‘ saya yakin ldii benar, sebab setelah ngaji di LDII hati saya tenang ( entah bener, atau seperti biasa....bahasa proganda/iklan)

-- tolok ukur kebenarannyaadalah hati tenang

Sekarang coba liat ahmadiyyah. Ahmadiyyah juga mengalami peningkatan dari segi pengikut di dunia. Bahkan mereka sudah memiliki satelit sendiri sebagai fasilitas komunikasi golongannya. Berkaca dari meningkatnya jumlah pengikut ahmadiyyah, apakah bisa dikatakan ahmadiyyah itu benar?

Sekarang coba liat jumlah umat kristen yang ada di dunia, jumlah mereka lebih dari 1 miliar orang ( sedangkan jumlah ldii sekitar 300.000 orang). Apakah dengan banyaknya pengikut agama kristen , maka agama kristen adalah benar?

Orang-orang kristen katanya merasakan kedamaian dalam agamanya. Mereka merasa sebagai domba-domba Tuhan. Apakah ketenangan hati ini juga berarti agama kristen itu benar?

Jadi apakah jumlah pengikut dan ketenangan hati bisa dipakai sebagai parameter kebenaran? Dalam kesesatan, peningkatan jumlah pengikut dan ketenangan hati adalah ilusi. Ketenangan hati yang sebenarnya adalah al Haqq

Anonim mengatakan...

yo... i.., ketenangan hati masuk ldxx, itu sepertinya ketenangan itu dihias2i oleh mahkluk penggoda. mengerikan...!

contoh: dzikir bareng2 sampai nangis2 bisa buat hati tenang lho... apakah ini menjamin kebenaran?
bahkan Rosul tdk pernah mengatakan ini amal solih.
14 abad yg lalu nabi kita tdk mencontohkan amalsolih ini, kok sekarang para manusia ini mengatakan ini ibadah amal solih??
ini pasti ada yg menghias2inya. sehingga tampak itu amal solih, mengerikan...!

Anonim mengatakan...

Ada kabar bahwa Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullahu (pengajar di Darul Hadist Makkah)wafat pada hari Jum'at kemarin. Ana dulu mulai mengenal manhaj salaf Ahlussunnah wal Jama'ah melalui membaca buku karya beliau yang berjudul "Minhajul Firqotin Najiyah". Semogga Allah merahmati dan mengampuni kesalahan beliau.

Hermawan - Yogya

yakumo mengatakan...

rahimahuLLoh...
...............

yakumo mengatakan...

Kepada saudara-saudara kami warga jama'ah 354, bersegeralah kepada ampunan Allah, dan sorga yang luasnya seluas langit dan bumi,semoga Allah jalla wa 'alaa mengumpulkan kita semua kelak dengan kalangan shahabat Rasulullah dari Bani Ghifaar....aamiin
.....
dari antara karawang-bekasi,
biarlah Allah yang menyempurnakan cahayaNya meskipun orang-orang kafir benci,
ya Allah, di pintuMu kami bersimpuh,
kami tidak bisa berpaling....
.....
(tentunya kalimat-kalimat di atas bukan utk do'a, iyyaakum wal bid'ah. baarokaLLohu fiikum)

Gue mengatakan...

Alhamdulillah, Pak Kholil, salah satu ulama yang diutus ke Mekkah sudah kembali. Dan beliau mengatakan kalau apa yang dia tetapi sebelum diutus ke Mekkah, selama belajar di Mekkah, dan sesampainya di Indonesia, itu pada intinya adalah SAMA. Jadi berita-berita miring yang diberitakan para murtadin ini semuanya FITNAH< BOHONG.

Alhamdulillah, ya Alloh, engkau tetapkan kami dalam keimanan ini, tidak ikut-ikutan firqoh seperti mereka.

Innallooha ma'as shoobiriin

jenggotpalsu mengatakan...

hey yakumo dimana kamu...kemblilah berjammah dan jangan kamu lepaskan tali baiatmu....barangsiapa yang melepas tali baiatnya maka matinya mati jahiliyah

mz mengatakan...

ternyata terlalu banyak bacot

mz mengatakan...

blog beleguk ouwyyy

Anonim mengatakan...

setiap saat nasehat budi luhur, papan empan adepan 5 tabiat luhur jamaah dllnya sering disampaikan pengurus/mubalighnya ke rukyah jamaah 354, tetapi yg saya saksikan diblog2/fb jamaah kok banyak yg menyampaikan tulisannya cenderung budi asor, yaitu banyak caci maki dan kata2 kotor dilontarkan..kenapa ya kok begitu..padahal kalo bergaul sehari hari mereka itu nampak baik2, yg anak muda hormat sama orang tua, contohnya yaitu kalau jalan melalui orang tua jalan agak dibungkuk dan dimiringkan..

yakumo mengatakan...

Muhammad berkata: Allah 'azza wa jalla akan berfirman pada yaumul qiyaamah kelak(....di manakah orang-orang yang saling mencintai karena keagunganKu? pada hari ini Aku akan menaungi mereka, dimana tidak ada naungan selain naunganKu...)

Maha Benar Allah Al Adzim, Tuhan Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Yoshua, Danial, Zakariya, Johannes, 'Isa,...pada harinya orang-orang yang sombong AKAN DIKUMPULKAN dalam ukuran semut, karena kehinaan mereka di hadapan Allah 'azza wa jalaa. (dimanakah orang-orang yang mengagungkan Khalil...dimanakah orang2 yg mengagungkan Khalil.... dan melupakan bahwa jiwa Khalil ada di antara dua JariNya !!!!)

sy bersaksi bahwa Muhammad,'alaishsholaatu wassalaamu, dan semoga Allah membangunkan al wasiilah bagi beliau, tidak pernah mengajarkan orang memaki dgn (....)
camkan itu!!

yakumo mengatakan...

JAWAB!!!!

Anonim mengatakan...

Alhamdulillah pak kholil sdh pulang dan membuat pernyataan (tdk tahu apakah pesanan, tekanan, bekaman, atau murni dari hatinya). Apakah ada pernyataannya yg mengatakan:
1. KEAMIRAN KITA INI SUDAH BENAR,
2. SUDAH SESUAI DENGAN APA YG DIAJARKAN OLEH SYAIHK2 KAMI DI MAKKAH,
3. SATU2NYA JALAN TUNGGAL UNTUK MASUK KE DALAM SURGA ADALAH DENGAN MENETAPI QHJ CARA 5 BAB,
4. SELAIN JAMAAH KITA INI RODDUN-KAFIR-NERAKA SEMUA,

Jawablah dengan jujur:
1.Apakah benar, syaikh2 Pak Nurhasan itu juga kafir karena tdk baiat dgn Pak Nurhasan?
2.Apakah benar syaikh2 Kholil dan Aziz itu juga kafir krn tdk baiat sama Sulthon Auliya?
3.Kenapa yang mengajarkan baiat hanya Pak Nurhasan? Sementara syaikh2nya dulu tdk ada seperti itu, juga para Penulis2 Hadits Kutubussittah, juga 4 madzhab, juga syaikh2nya Kholil dan Aziz yg sekarang tdk mengajarkan BAIAT SEMBUNYI2 seperti LDII.
4. Kalau Jamaah/ LDII benar, kenapa mesti harus belajar ke Makkah-Madinah? Setelah pulang lalu ngomong; Kita sdh benar, (berarti teman2x sesama tullabul ilmi selain jamaah/LDII, termasuk syaikh2 yang mengajarnya salah semua) Ternyata hanya untuk mencari pembenaran dan membodohi jamaahnya. Wahai Kholil dan Aziz, takutlah akan adzab Alloh!

Anonim mengatakan...

Kebenaran agama tidak diukur dari berada di pihak manakah cak kholil berada.

knapa cak kholil menjadi sosok yg begitu penting??
hanya karena dia satu2nya ulama ldii yg paling lama belajar dari ulama saudi.

sungguh malang sekali para jamaah ldii, mengagungkan seorang cak kholil tapi melecehkan ajaran guru-gurunya cak kholil.

Jika cak kholil berani membenarkan pemahaman para gurunya, maka kebahagiaan bagi kita karena istiqomah beliau dalam kebenaran agama.

Jika cak kholil berdusta dalam menyampaikan pemahaman para gurunya. sungguh kesedihan bagi kita karena jamaah ldii semakin mantap dalam keyakinannya yg tanpa mereka sadari mengarahkan pada api.

Wahai para ulama ldii: pak kholil,
pak kasmudi,

takutlah pada Allah,
betapa beratnya adzab Allah pada kalian sebagai tempat bergantungnya pemahaman para jamaah ldii

Anonim mengatakan...

to jenggotpalsu:

sy maklum jika anda belum bisa mencintai Nabi Muhammad,

tapi anda setuju kan jika Nabi Muhammad adalah suri tauladan yg baik & parameter manusia yg harus dijadikan contoh dalam segala hal?..

jika anda setuju, maka contohlah segala hal dari beliau.

apalagi jika anda mengaku mencintai Rasulullah.
Tidaklah mungkin anda akan meninggalkan apa-apa yg diperintahkan & dianjurkan oleh beliau

Anonim mengatakan...

Ya ikhwan agama itu tidak berpatokan kepada 1 org saja
urusan dunia saja tidak bisa kita serahkan kpd 1 org
apalagi akhirat.....
cak kholil bukan seorang NABI yang MAKSUM ia hnya org biasa yg(mgkin)belajar,bisa juga dagang/nyupir/jd pmbntu di MAKKAH
jadi anda menyerahkan URUSAN akhirat hanya kpd org yg tidak jlas keimanannya???
apa bukti kholil belajar klo trnyata ia MENYELISIHI ALLAH,NABI,DAN IJMA kaum muslimin!!!
abu lahab,abu jahal,abu tholib paman nabi, tggal di MEKKAH melihat nabi,dngar sabda beliau tp apakah mereka BERIMAN KPD ALLAH??
HATI HATI DG URUSAN AKHIRAT ISLAM SUDAH SEMPURNA,TERANG BAGAI MATAHARI DISIANG HARI
sadarlah wahai JOKAM
abufatih

Anonim mengatakan...

apakah pak kholil mengalami tahanan pondok? diisolasi? mengapa beliau tidak boleh kontak dengan keluarganya di madura?

Anonim mengatakan...

penting ye???

Aku mengatakan...

BARANGSIAPA YANG MENYEMBUNYIKAN ILMU DAN MELINDUNGI PELAKU BID'AH, MAKA IA DILAKNAT OLEH ALLAH,PARA MALAIKAT, DAN SELURUH MAHLUKNYA.......

Anonim mengatakan...

pernah aku bincang2 dengan adik iparku yang pengurus jamaah ini di luar jawa .

waktu itu lagi anget2nyabertita ldii paradigma baru , dalam pembicaraannya dia bilang kalau banyak ustad ldii yang belajar ke mekah dan madinah.

aku jadi heran sama berita itu , la kok mau-maunya belajar jauh2 kepada syaikh yang tidak baiat ke nur hasan , bukankah ilmunya tidak sah ??

waktu aku tanyakan , dia nggak bisa menjawab dan mengalihkan pembicaraan.

orang belajar ke mekah dan madinah tidaklah selalu pasti bertemu dengan syaikh ahlus sunnah yang berkesusaian dengan pemahaman sahabat , disana banyak juga syaikh yang mengajak ke jalan lainnya yang tidak sesuai sunnah .
jadi mungkin saja si kholil belajarnya di tempat syaikh yang demikian .
kalau dia belajar ke syaikh yang ahlus sunnah tolong tanyakan kepada siapa dia belajar dan kita tinggal cros cek dengan syaikh yang bersangkutan , selesai.
jamaah ini memang jamaah yang paling bandel dan sulit diajak berfikir .

Anonim mengatakan...

draft........

BAHKAN JAUH DARI ITU SEMUA :
BAHWA JAMAAH 354 DI BANGUN DIATAS AQIDAH SYIRIK AKBAR........

BENARKAH INI..............???

Untuk melihat ajaran asli 354, maka perhatikanlah ucapan para murid-murid awal Nur hasan / para pembesar-pembesar 354 yang bercokol di burengan, perhatikan ucapan lugu/polos yang mereka dengungkan di pengajian2/penerebososan imam dan wakil 4 serta pembantunya tentang pemahaman asli mereka terhadap 354.

Adapun komentar2 yang belakangan ini dilakukan oleh pemuda2 354 diberbagai situs, bukanlah hasil murni mangkul dari orang2 tua 354,

1. para pemuda 354 itu terbawa hawa nafsu menggunakan ro'yunya yang tercela secara ilmu ( karena tidak dibangun diatas landasan kaidah ilmu syar'i / tegasnya membahas agama tanpa kaidah ilmiah karena tidak pernah dipelajari )
2. dikarenakan ketika mereka bertanya kepada orang2 tua 354, mereka tidak bisa mendapatkan jawaban yang meyakinkan ( karena org tua 354 mereka sendiri banyak yang ndak mudeng dengan pembahasan ilmiah ( jawabannya hanya sekitar poko'e mangkulan abah Nurhasan ya begitu itu ), akhirnya mereka dengan hawa nafsu dan kadung dirundung sifat taasub kepada Nurhasan sang maestro terpaksa search ke sembarang situs internet, maka dapatlah mereka situs2 anti dakwah salaf, seperti IM, Khowarij, Quburiyyin dll yang menjadi bahan rujukan untuk menguatkan subhat2 mereka.
3. tentunya celotehan anak2 muda ini bukanlah gambaran yang asli dari wajah 354 pada awal jamaah 354 ini dibangun.

Dimanakah aqidah syirik akbar yang dimaksud yang merupakan aqidah asli 354???

Perhatikanlah para orang2 tua/ para pembesar mereka ( spt. Yusuf Thohir atw sholihun dll) di dalam menggiring pemahaman asli 354 terhadap dalil:

لَا يَحِلُّ لِثَلَاثَةِ نَفَرٍ يَكُونُونَ بِأَرْضِ فَلَاةٍ إِلَّا أَمَّرُوا عَلَيْهِمْ أَحَدَهُمْ* رواه احمد
" Tidaklah halal bagi tiga orang yang berada di daratan yang luas, kecuali mereka mengangkat pemimpin pada salah seorang dari mereka"


Oleh karenanya tiga orang saja kalau tidak mengangkat Amir maka hidupnya tidak halal , makan-minumnya nya tidak halal, ibadahnya tidak halal/tidak sah, tidurnya tidak sah sampai hubungan suami istripun tidak halal, sampai bernafasnyapun haram?!!!

Coba perhatikan dengan bahasa yang sederhana:

Bahwa ibadah --bahkan hidupnya ---setiap orang tidak sah ( artinya tidak akan diterima oleh Allah ), terkecuali ia membaiat seorang amir.

MAKSUDNYA KEBERADAAN SEORANG AMIR YANG DI BAIAT ADALAH SEBAGAI WASHILAH/PERANTARA SAHNYA ( DITERIMANYA IBADAH SESEORANG ) OLEH ALLAH

Bukankah ini AQIDAH yang sangat dahsyat kekufurannya????
Apakah saya salah menterjemahkan???

Kalo demikian keadaannya, maka aqidah yang dibangun oleh 354, lebih parah dari pada para sufi quburyyin, dimana para quburiyyin berwashilah kepada ahli qubur disaat berdo'a kepada Allah, sementara 354 berwashilah kepada Allah melalui amirnya dalam setiap detak jantung dan desahan nafasnya..........

Mohon tanggapan dari ikwan2 sekalian, karrena saya melihat ikhwan2 mantan 354 semakin berilmu jauh dibandingkan dengan saya, hal ini dapat saya ketahui dari komentar2 yang ada di blog ini.....

dan kami minta kepada admin bahasan ini dijadikan topik sendiri, karena menyangkut masalah pokok aqidah seorang muslim.

Mudah2an hasil masukan dari para mantan akan menjadi sebuah tulisan yang sempurna untuk dibagikan kepada saudara2 kita yang masih di 354.


NB: keterangan yang menguatkan penjelasan ini, celotehan para penasihat 354:

1. seorang imam ubun-ubunnya sudah diusap oleh Allah
2. cerita Jatuhnya bintang di burengan ( wallohu a'lam)
3. cai 1995 cak naryio mengatakatan: saudara supaya serius dan mencatat nasihat imam ( abd Thohir ) yang akan disampaikan, karena Allah akan menurunkan ilham sekejab kemudian diangkat lagi ( saya tunggu2 mana ilhamnya, nasihatnya datar dari awal sampai akhir/....)
4. Dll tolong ditambahi kalao ada.....

Anonim mengatakan...

salah satu gurunya pak kholil:
Yahya bin Utsman al-Makkiy as-Syarif, itu ahlussunnah.

kalo pemahaman pak kholil sama kaya syaikh yahya, ya ga mungkin membenarkan ldii.

pembuktiannya gampang, undang aja syaikh yahya kesini, beres.

Anonim mengatakan...

Ilmu dari syaikh Yahya tdk diragukan lagi tp klo sdh lewat Kholil/Aziz, lewat "PUSAT", maka keluarnya SEMUANYA BENAR KARENA IJETIHAD IMAM, Seakan2 IMAM sebagai tuhan (pahami surat atTaubah;31)

Anonim mengatakan...

hots info....!
cholil dipulangkan
cholil di intograsi
cholil menerangkan manhaj salaf itu benar
cholil di sterilkan
cholil di lobi
cholil memilih....
cholil.....kembali kepanduan pondok
sungguh sayang dan malang....
cholil di pisahkan dari orangtuanya
cholil mencari selamat sesaat
choliol telah menjual agamya....
innalillahi wa inna ilaihi rojiun

Anonim mengatakan...

Wah semakin menarik nih , ada dua pendapat dan semuanya bermuara kepada Kholil dan syaikh ( Yahya bin Utsman al-Makkiy as-Syarif - kalau memang benar ) , maka semoga Allah memudahkan dan ada diantara ikhwan yang bisa mendatangkan beliau ???
Paling tidak adakah ikhwan yang mempunyai tulisan beliau Syaikh Yahya bin Utsman al-Makkiy as-Syarif yang berhubungan dengan firqoh sesat ini ???
Silahkan di upload , supaya semuanya menjadi terang.

Anonim mengatakan...

mudah-mudahan pak kholil berubah pikiran & memilih kebenaran lagi (walo diintimidasi).

coz tindakan yg bodoh jika melakukan hal itu, dimana skarang ini keterbukaan & akses ke ulama saudi sangat mudah

abu zahra mengatakan...

kepada para ikhwan muhajirin(mantan 354)kami menghimbau kepada antum sekalian mari kita bersama2 mencari solusi yang tepat masalah gonjang ganjingnya jamaah LDII/354 (melalui forum ruju' ilal haq)mengingat masih banyak keluarga/saudara2 kita yang terjerat pemahaman syiah -dalam hal TAQIYAH- dan khowarij -dalam hal TAKFIRI- yang menyatu dalam hizbiyah 354,seiring dengan kepulanganya KHOLIL dkk dari belajar di mekkah "WALLAHU A'LAM"di sinyalir kholil khiyanat dengan ilmunya yang di peroleh dari masyayikh yang sebagai gurunya di ma'had haromain (masjidil haram)salah satu syikh yang masyhur di kalangan 354 sbagai gurunya kolil adalah al 'alamah al fadhil as Syeikh Utsman bin Yahya al Makki As Syarif hafidhohullah,dengan ini kami mengusulkan dan mnghimbau/mengajak kepada ikhwan2 muhajirin bekerja sama dengan para ustadz dan tullab serta ikhwan2 salafy untuk bisa menghadirkan syeikh yahya bin utsman ke indonesia untuk dauroh membahas khusus "BAIAH,IMAMAH dan JAMAAH",namun jika beliau berhalangan karena menurut informasi beliau sudah sepuh mencapai umur 70 tahun lebih,maka sebagai gantinya yaitu as syeikh ad doktor muhammad bazmul hafidhohullahu ta'ala yang salah satu kitabnya (al jamaah wal imamah) di bajak dan di jadikan rujukan pembenaran jamaah 354,karena minimal dua syeikh ini yang mungkin lebih di anggap/di percaya oleh jamaah 354 LDII karena menurut saya kalao masalah ini tidak segera di klarifikasi kepada syikh/oleh syeikh ini akan berlarut-larut yang menjadikan banyak umat ini (khususnya warga 354 dan muhajirin aqidah tapi masih di dalam lingkaran 354 menjadi ragu akan kebenaran manhaj dan aqidah salaf yang selalu terus menerus mendakwahkan tauhid dan kaum IMAMIYUN 354 semakin bangga akan ajaran warisan madigholiyah dan semakin jauh kesesatanya.wallahu a'lam, wallahu musta'an

Anonim mengatakan...

HIDAYAH ITU MILIK ALLAH
SUNGGUH TERLAKNAT DUNIA AKHIRAT ORANG MENUKAR KEHIDUPAN AKHIRAT DG KEHIDUPAN DUNIA YANG LEBIH MURAH DI BANDING BANGKAI KAMBING YANG MATANYA BUTA SEBELAH,
SEPERTI BANI ISRAIL YANG BERKATA INI DARI ALLAH PADAHAL DATANGNYA BUKAN DARI ALLAH TUK MENDAPATKAN KEHIDUPAN DUNIA??
MEREKA MENUKAR AYAT AYAT ALLAH DENGAN HARGA MURAH!!!
SUNGGUH DZHOLIM ORANG YANG BERBUAT HAL SEPERTI ITU,

Anonim mengatakan...

solusi utk mendatangkan syaih yahya atau syaih Bazmul adalah usulan solusi yang cukup jitu...saya rasa masalah utama utk mendatangkan beliaunya adalah akses utk menyampaikan hal ini kepada beliaunya,tapi mudah2an akses ini bukan masalah krn kenyataanya syaikh haromain sering datang ke indonesia dan dana saya rasa dgn membuka no rek di blog ini utk maksud hal itu dgn diniati karena Alloh insyAlloh masalah dana akan tertanggulangi, Mohon hal ini jadi pertimbangan..

jenggotpalsu mengatakan...

apa syaikh yahya percaya pada kalian..?? kalian itu punya apa??? wong namanya keluar dari jamaah itu jelas jadi kere...lihat aja mauludin..kasihan banget nasibnya...faroqol jamaah

Anonim mengatakan...

kepada jenggot palsu: teruskan komentar-komentar anda. MUI dan umat islam memantau pendapat anda dan anda secara ngga sadar udah jujur mengungkap akidah anda sendiri. upaya LDII untuk mencabut label sesat akan bagai api jauh dari panggang. karena umat islam jadi tahu bukan dari mulut orang lain...tapi dari mulut pengikutnya sendiri yang kalap hingga tersingkaplah akidah 354 yang sebenarnya. teruskan komentar bodoh anda. itu sangat membantu kami mengungkap 354. karena komentar anda membuktikan bahwa yang menimpa pada LDII bukan fitnah, tapi fakta. ( LDII selalu merasa difitnah)

mz mengatakan...

hehheh pake MUI segala lagi...ga ada bahan lagi ya...tadi ke syaikh yahya skrg ke MUI...
kita lihat aja nanti...tobat aja kalian.....
ga usah dongo,,,ga ada kerjaan...malah bikin fitnah begini...
apa sih masalah kalain dalam jamaah sehingga kalian berubah seperti ini???
apa kurang sakdermo..atau niatnya ga karna Allah...falamma zaghu azaghallahu quluwbahum

Anonim mengatakan...

juga bisa titip rekaman video, voice recorder dan tulisan bertanda tangan Syaikh YAHYA khusus mmbahas tentang BAIAT 354 dan aqidah takfir mereka. minta kepada pencari ilmu yang terpercaya di sana atau kepada jamaah haji yang mau berangkat musim ini.

Anonim mengatakan...

baarokallohufiyk

jenggotpalsu mengatakan...

kasihan..blog2 faroqol jamaah ga bisa datangkan syaikh yahya..malah minta jokam yang mendatangkan syaikh yahya..udah ga da uang ya??? kasihan dech lo pade...jamaah itu rohmat dan firqoh itu azab rohmat = banyak rezeki banyak pertolongan dan kemenangan

Anonim mengatakan...

lama sekali saya tidak berjumpa teman-teman pondok, sekalinya mendengar kabar eh udah pada keluar dari 354 dan sekarang bermanhaj ahl sunnah. alhamdulillah. sekarang giliran saya untuk keluar dari 354

Anonim mengatakan...

miskin adalah takdir Allah, kaya juga takdir Allah. Di jamaah 354 sendiri juga banyak yang jatuh miskin. dan diluar jamaah 354 juga banyak yang menjadi kaya. itu semua takdir Allah

Anonim mengatakan...

Jenggot palsu lucu, aneh dan ajaib. pake bawa2 kaya dan miskin. La wong nabi aj Miskin. berarti Nabi Muhammad..???

Anonim mengatakan...

Hohoho,, lihatlah komen2 mz dan jenggot palsu.
keliatan banget jahil nyaa,,,wkwkwk,,
Nah para pembaca di rumah jg bisa menilai bukaaann..??

Wong Nabi jg gak pernah takut kere ko.

Para jokam sih emg gak deket tuh dengan yg namanya sunnah.
Mrk bahkan tidak mengenal Nabi nya.
Terlihat kan dr tulisannya??
Gada yg berbobot, dan tidak mencerminkan apa2 yg dicontohkan Nabi.

pitty you,,,

Dan kl yg berhubungan dgn ibadah,,
dia secara gak langsung syirik kan yah?,, dia merasa dgn masuk jamaah rejekinya lancar, yg ngasih rejeki kan Allah bukan karena dgn masuk jamaah, dgn melakukan ini/itu.
Bah, yg diluar jamaah jg banyak yg lebih kaya.
Skg jawab deh, yg paling kaya di Indonesia aja,dia jokam bukaan??

Anonim mengatakan...

kayanya mas 'jenggotpalsu' dan mas 'mz' juga bukan org kaya tuh..
Yg kaya kan cuman para pejabat tinggi di kediri (pusat).
tiap bulan nerima setoran 20M.

sy saksikan orang-orang yg keluar dari ldii justru terlihat lebih bahagia.
termasuk pak mauludin, beliau ga jatuh kere ko. beliau terlihat lebih semangat lagi mencari ilmu.

yang kasian itu para jokam, udah disuruh bayar member tiap bulan, hidupnya dalam kekuatiran & emosi lagi.
kuatir digegeri makanya bitonah (dusta) terus. & emosian terus klo nemu yg diluar pemahaman golongannya.

Anonim mengatakan...

kalo ada yg kenal dengan C.P panitia yg mendatangkan syaikh Umar Bazmul kemaren itu, amshol kasi info ke:

saveme313@yahoo.com

saya berniat utk mengundang beliau / syaikh yahya & meminta MUI utk mengadakan daurohnya di markaz pusat ldii

Anonim mengatakan...

Anda bisa menghubungi radio rodja.
Coba googling aja, ada no telp nya.
Mrk tiap minggu malam dan senin mlm suka menyiarkan live dari madinah.
(* sy blm denger jg sih, cmn paling donlot2 di kajian.net aja, alhamdulillah banyak ilmu)
Insya Allah, mrk tau bagaimana mengubungi Syaikh2 yang anda maksud

Anonim mengatakan...

Secara dalil orang iman (berjamaah)adalah calon ahli surga:

Hal adullukum alaa tijarotin tunjiikum min adzabin aliim: tu'minuna billahi wa rosuulihi wa tujahiduna fii sabiilillahi...

man aroda bukhbuhatal jannati fal yalzamil jama'ah...

Secara dalil orang diluar jamaah (tdk beriman) adalah calon ahli neraka:

yadullohi alal jamaah wa man syaddza syaddza ilannaar...

Dalam copy artikel tsb tdk menyebutkan surga milik LDII, jadi secara akal sehat apa yg ada dalam artikel tsb sebenarnya tidak menyalahi dalil, hanya pandangan/penafsiran/pengertian orang yg bisa memprovokasi utk menyerang kelompok tertentu saja sehingga terlihat sebagai bukti otentik akan hal2 yg menyudutkan kesalahan LDII...

Coba dibahas dalil yg menyatakan bahwa orang iman(berjamaah) itu sesat atau orang kafir dan tidak berjamaah adalah yg benar utk menjawab argumen dr artikel di atas, supaya pas dengan temanya...

aku mengatakan...

masalahnya JAMA'AH APA DAN SIAPA yang dimaksud?!! bukan tentang kewajiban dan keharusan berjama'ah. SETIAP ORANG ISLAM YANG MENGERTI DALIL AKAN MENERIMA KEWAJIBAN BERPEGANG DENGAN JAMA'AH, hanya saja, apa pengertian jama'ah itu? dan siapa jama'ah yang dimaksud itu !!

Anonim mengatakan...

maaf mas anda menyebutkan beberapa dalil Al Qur'an dan Al Hadits, dan isinya memang benar seperti itu. akan tetapi yang menjadi pertannyaan apakah pengertian tafsir dari dalil dalil tersebut seperti yang anda katakan?!!

*anda membuat tafsir tersebut berdasarkan apa?
*pengertian atau tafsir siapa yang anda pakai?
*apakah pengertian dan tafsir dari para ulama' terdahulu ( semisal tafsir ibni katsir, atau dari Syaikh Umar Hamdan (yg notabene diklaim sbg guru pendiri islam jamaah/L***)?
*kenapa anda tidak menerangkan sumber tafsir dari pengertian anda?
*apakah anda mnafsirkan dalil dalil tersebut hanya dari guru anda sendiri??siapakah guru anda yang menerangkan tafsir tersebut, tanyakan sumber tafsir dari mana??

Permasalahannya yang saya tau rukun iman itu ada 6, rukun islam itu ada 5, dan kedua-duanya tidak menyebutkan bahwa salah satunya berisi "jamaah" sama sekali,kalau jamaah yang anda maksud seperti itu (jamaah = iman, tidak jamaah = kafir) berarti anda sudah melakukan kebohongan besar kepada Nabi Muhammad Rasulullah !!!

Anda terlalu lemah untuk berhujjah, anda menafsirkan ayat-ayat Al Qu'an dan Al Hadits tanpa menyebutkan sumber tafsirnya dan tidak bisa menyebutkan derajat hadits!

Pesan saya Janganlah menjadi "KATAK DALAM TEMPURUNG" "SELAMILAH ILMU ALQURAN &ALHADITS SELUAS DAN SEDALAM LAUTAN" anda mengaku setiap hari mengaji tapi tidak tau tafsir/pengertian secara benar, tidak tau takhdir,takhrij, sumber tafsir. yang anda tau hanyalah "POKO'E MANGKULE NGENE YO NGENE"

Anonim mengatakan...

DAn yang lebih picik lagi anda menafsirkan "jamaah" adalah "kelompok anda sendiri, yang mana hanya secuil upil dari umat ini" sungguh NAIF sekali

MAS..mas masih banyak kelompok2 seperti anda ini yang mengaku paling benar sendiri, selain kelompoknya kafir semua!!! dan mereka juga menggunakan dalil-dalil Al Qur'an dan Al Hadits (TAPI YA ITU PENAFSIRANNYA SESUAI DENGAN KEPENTINGAN PETINGGI2NYA DAN KELOMPOKNYA)

JADI YA MAAF KALAU SAYA MENYEBUT ANDA SEBAGAI KORBAN KEJAHILAN PETINGGI-PETINGGI KELOMPOK ANDA,CARILAH ILMU BUNG!!

SEMOGA ALLAH MEMBERI HIDAYAH PADA KITA !!

Anonim mengatakan...

Bagi antum yang mau mengundang syaikh Yahya dan MUI di markaz ldii , ana berdoa semoga Allah memudahkan antum dan membalas kebaikan antum .

Paling gambang ( mungkin ) , kita dapat menghubungi radio rodja dan minta supaya ustadz kita disana dapat mengundang syaikh untuk memberikan ceramah dan tanya jawab.

Ana tunggu kelanjutannya.

Anonim mengatakan...

tapi disini saya masih sendiri mas,
saya tidak yakin bisa mengundang MUI klo sendirian. kecuali rekan-rekan di salafi ada yg punya wadah organisasi.
bersama-sama kita bisa mengajukan proposal ke MUI utk mengadakan dauroh di markaz ldii

jenggotpalsu mengatakan...

fuw bi baiti awwal fal awwal..tetapilah baiat yang pertama maka itu yang pertama...talapi pikiranny gosong,,,,begini aja mas dan mba2 yang ada di balik blog ini...kita akan lihat apakah kalian mampu mendatangkan syaikh yahya...maua nenmbusi kerajaan aja ga ada channel mau ngomong ngundang syaikh yahya.........bonjrot bonjrot

Anonim mengatakan...

Mau ada syaikh yahya kek,mau enggak kek,,
kholil keluar apa enggak jg gak ngaruhh utk yg sudah keluar dr jokam.
Mbo ya udah jelas bgt ldii sesatnyaa, wkwkwk,,,

Cmn yah itu dia, ada org2 grass root yg masih menyandarkan keilmuannya pd org2 pusat, jd insyaAlloh,kl syaikh yahya dtg maka jamaah, jokam ldii akan bubaar,,,
Tentu ldii tidak mau itu terjadi bukan?
Maka, MARI KITA GAGALKAN USAHA ITU, wkwkwk,,
Nanti gak bisa dpt penghasilan dong? Nanti bisa2 para pengepul maryoso dilaporkan k polisi.

Daerahan bulan kmrn udah nyinggung2 jgn mengepolkan ulama2 luar LDII,,
Bulan ini apa lg yah?? hmm,,,
cari ilham dulu aahh,,,

Anonim mengatakan...

Pemerhati 354 :
yang paling maslahat acara besar ini
di Masjid istiqlal.karena manfaatnya bukan untuk jamaah dan mantan 354 saja.ajukan keinginan ini secara tulus. baik dari jokamers atau forum ruju ilal haq.alamatkan ke kru radio rodja dan beri tembusan ke MUI.insya allah ana siap jadi mediator .baik untuk menyampaikan proposal ke rodja atau ke MUI untuk memberi restu acara ini.smoga alloh memudahkan urusan ini

Copast mengatakan...

Jangan mengepolkan ulama di luar LDII?
Yang benar saja, memangnya ulama siapa di LDII yang bisa dipolkan? Nurhasan? Orang sakti melebihi Nabi,
Kasmudi? Juru hukum penghalal Marioso,
Kholil? Terlibat Marioso tidak ya?
Aziz Ridwan? Terlibat tidak ya? Apakah karena masih keluarga kerajaan Nurhasan sehingga takut mengatakan yang benar? Atau malah sudah jadi Bolonya?
Kira2 siapa yang tidak terlibat sindikat Marioso Ya?
Wajarlah kalau jamaahnya banyak yang mengidolakan ulama di luar LDII karena mereka tidak pernah; 1.Dusta terhadap ilmu,
2.Tidak menipu jamaah,
3.Terbuka terhadap ilmu
4.Tidak merekayasa dalil2,
5.Tidak menyimpangkan pengertiannya untuk golongan hizbiyahnya,
6.Tidak melarang mencari ilmu pada selain golongannya, (tp aneh kok Kholil dan Aziz, dkk belajar ke Makkah Ya?)
7.Tidak melarang membaca2 "Kitab Karangan" karena kalau membacanya nanti BELANGnya, DUSTAnya, KEBOHONGANnya terbongkar semua. Itulah alasannya kenapa jamaahnya banyak mengepolkan ulama (Salafus Sholih) di luar LDII. Camkan itu!

Anonim mengatakan...

Bener akhi , lewat radio rodja insya Allah dapat membantu .

Kalau organisasi , salafy nggak ada akhi ( @anomin Oktober 11, 2010) , salafy bukan kelompok namun penyandaran orang kepada manhaj salaf .

Ana pribadi , insya Allah , akan mengajukan kepada radio Rodja , sukur kalau bisa mendatang syaikh , paling tidak ada pencerahan dari beliau bahwa semua klaim kaumnya firqoh sesat ini dapat di jawab , dan hidayah Allah dapat meluruhkan kesombongannya selama ini.

Anonim mengatakan...

Secara dalil orang iman (berjamaah)adalah calon ahli surga:

Hal adullukum alaa tijarotin tunjiikum min adzabin aliim: tu'minuna billahi wa rosuulihi wa tujahiduna fii sabiilillahi...

man aroda bukhbuhatal jannati fal yalzamil jama'ah...

Secara dalil orang diluar jamaah (tdk beriman) adalah calon ahli neraka:

yadullohi alal jamaah wa man syaddza syaddza ilannaar...

Dalam copy artikel tsb tdk menyebutkan surga milik LDII, jadi secara akal sehat apa yg ada dalam artikel tsb sebenarnya tidak menyalahi dalil, hanya pandangan/penafsiran/pengertian orang yg bisa memprovokasi utk menyerang kelompok tertentu saja sehingga terlihat sebagai bukti otentik akan hal2 yg menyudutkan kesalahan LDII...

Coba dibahas dalil yg menyatakan bahwa orang iman(berjamaah) itu sesat atau orang kafir dan tidak berjamaah adalah yg benar utk menjawab argumen dr artikel di atas, supaya pas dengan temanya...

Tenang.....
Comment sy diatas tdk menjelaskan/menafsirkan sedikitpun ttg golongan tertentu, begitu pula artikel yg disunting oleh admin jg tdk menyebutkan golongan LDII, jadi pengertian secara dalil yg sy terangkan diatas jg tdk salah...

Sy jg tdk menyebutkan tentang pengkafiran terhadap org yg tdk jamaah, sy ulangi kembali sy hanya melampirkan hadits:

man aroda bukhbuhatal jannati fal yalzamil jamaah

yadullohi alal jamaah wa man syaddza syaddza ilannaar...

jadi perhatikanlah apa isi perkataannya, jangan emosi begitu melihat provokasi anda ada yg melemahkan, OKAY...

save_me mengatakan...

okey, ntar saya coba tanya2 dulu ke radio rodja, barangkali bisa menjelaskan teknis mendatangkan syaikh bazmul yg kemaren itu.
setau saya utk mendirikan pondok pesantren perlu nama yayasan.
barangkali ada yayasan yg bisa kita gunakan sebagai fasilitasi utk berdialog dengan MUI.
menurut saya, sebaiknya kita meminta MUI utk turut serta, tidak sekedar restu. alasannnya karena MUI mempunyai kemampuan utk memaksa ldii menghadiri dauroh atau menjadikan markaz ldii sebagai tempatnya.

Anonim mengatakan...

FUU BAIATIL AWWAL FAL AWWAL:tetapilah baiat yang paling awwal maka yang awal itulah (yang sah),saya mau tanya kepada teman2 jamaah LDII/jokam 354,kita/jamaah kita ini menurut pengakuan atau keterangan para sesepuh jamaah semisal wakil 4 atau para penerobos pusat atau sesepuh lainya yang ketemu langsung dengan abah nurhasan bahwa jamaah kita ini adalah jamaah pertama kali di indonesia yang di awali dengan dibaiatnya abah nurhasan oleh 3 orang muridnya pada tahun 1941 dan di lanjutkan baiat secara terbuka tahun 1960 di gading mangu saat asrama hadis bukhori(dan ini gak ada bukti tertulis secuilpun) nah...yang saya menjadi kaget sekaget2nya kok ternyata justru abah nurhasan membubarkan organisasi yang di bentuk dan di pimpinya yakni MADRASAH DARUL HADIS(DJAMAAH QURAN HADIS)kalo sekarang sebutanya di balik QURAN HADIS JAMAAH,dan justru abah nurhasan mengakui jamaah muslimin HIZBULLAH yang di pimpin/sebagai imamnya WALI AL FATAH lebih berdiri duluan dan abah nurhasan mengajak bekas murid2nya yang di bubarkan tadi untuk bergabung/masuk jamah muslimin hizbullah tadi
(sebagai bukti silahkan buka blog waspada 354 bulan september) pertanyaan saya adalah:
1.apakah abah nurhasan khiyanat terhadap pernyataany sendir??
2.apakah abah nurhasan niatnya gak ikhlas?? padahal disitu jelas2 dikatakan agar senantiasa mukhlis beribadah kepada allah dan tidak menuruti hawa nafsu atau maksud2 lainya,
3.apakah memang abah nurhasan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kehendak nafsunya??
berarti dengan bukti pernyatan abah ini jamah kita ini jamaah yang bathil,jamaah yang di bangun di atas kedustaan karena tidak sesuai dengan dalil yang kita dengung2kan FUU BAIATIL AWWAL FAL AWWAL....sadarlah wahai saudaraku...segeralah taubat kepada allah dan jangan taubat kepada IMAM2MU...sebelum ajal menjemputmu.

Anonim mengatakan...

INGATLAH...!!!
Inti dari agama islam adalah 5 bab, yaitu ngaji, ngamal, mbelo, sambung, Thoat. Jadi Isi Al Qur'an dan Al Hadits itu dirangkum menjadi 5 bab agar jamaah bisa lebih mudah untuk mengamalkan. Jadi sampai sekarang belum ada yang menandingi 5bab, dulu pernah ada yang ngusulin supaya 5 bab diganti biar tidak jeleh, tapi mau diganti apa lha wong ini sudah final, gak ada yang bisa menandingi 5bab. jamaah yang nashihat tidak menyinggung 5 bab berarti KOYAH MENTHOL (ngobrol yg tdk ada maknanya). Kalau ngomong rukun Islam, Rukun Iman itu ilmu njobo/ilmu luar nggak penting, kita sudah punya 5 BAB !!

Saya kira nashihat ini saya akhiri dulu ajkh...

Mantap!!
Nabi Muhammad aja yang hapal Al Qur'an dan Hadits diluar kepala masih kalah sama pencetus 5 bab, Nabi tidak pernah tau inti ajaran Islam yaitu 5 BAB, tahunya Rukun Islam dan Rukun Iman. Hebat bener nih pencetus 5 bab.
ck..ck..ck..ck..ck..

jenggotpalsu mengatakan...

udkhuluw fissilmi kaffah...masukalah kedalam islam secara menyeluruh...

man aroda buhbuhatal jannah fal yalzamil jamaah..
konteks jamaah beramir berbaiat dan thoat..

kepda eks 354 kembalilah kepada jalan yang benar

yakumo mengatakan...

ikhwatii fillaah,sy melihat perdebatan kita sudah berkepanjangan. dan ini tidak baik. bukankah Rasulullah, 'alaihisholaatu wassalaamu, pernah bersabda.."maa dholla qoumun ba'da huudan kaanuu 'alaihi illaa wa uutuu al jadala?" (au kamaa qaala), dan Allah' subhaanahu wa ta'aalaa telah memerintahkan kepada kita, yakni apabila berselisih dalam suatu perkara, hendaknya kita kembalikan kepada Allah dan Rasulnya? subhaanaLLoh, bukankah RAsulullah juga telah menjamin bagi siapa saja yg meninggalkan perdebatan, meskipun dia yakin di fihak yg benar, dengan suatu rumah fii rabdhiljannah?.....ya ikhwatii, amsol dengarkan sebentar sekelumit kisah saya (dan anda semua pasti punya kisah masing2, yg mungkin jauh lebih unik drpd kisah saya..)

yakumo mengatakan...

sy lahir di tengah2 sekelompok masyarakat beraqidah asy'ariyah. ketika memasuki bangku SMP, saya mendapati guru agama anggota LDII. dan beliau mendakwahi kami, para siswa, dengan pelajaran2 yg bertentangan dengan masyarakat di sana..beliau juga tegas dalam mengatakan INI BID'AH..INI BID'AH...akhirnya masyarakat protes, dan beliau tidak surut. pernah beliau berdebat dengan para kiai di sana. sampai-sampai, pernah dilempari kerikil-kerikil ketika pulang ke kota Pekalongan dengan motornya (tempat kami di pegunungan selatan pekalongan..para guru di SMP sana juga 'menghajr' beliau. sy kelas 3 SMP dan beliau dimutasi karena 'kegiatan' beliau...setelah SMA, sy dikabari bahwa beliau sudah meninggal karena kanker, semoga Allah mengampuni dosa-dosa beliau dan kita semua. ikhwatii, apa yg paling mengharukan bagi saya ketika mengenang beliau? akhir dari kata-kata beliau dalam pertemuan kami adalah...."..SAMPAI JUMPA DI SORGA..."......dengan raut muka yang seolah-olah beliau sudah merasakan saat perpisahan.....yaa ikhwatii...kita semua tidaklah ada yg sempurna, tidak ada yg ma'shum kecuali para Nabi dan RAsul...yang kita harapkan hanyalah ampunan Allah, dan neraka itu bukanlah setumpuk api ya ikhwatiii...alangkah sulit melewati jembatan di atasnya,sedangkan yg kita inginkan adalah persahatan yang kekal di sorgaNya..semoga Allah menolong kita semua.

yakumo mengatakan...

kisah kedua adalah ketika sy SMA, belajar bersama teman2 di Daerah. belajar maknaa hadits2, al Qur'aan, dasar bahasa Arab..suatu ketika, guru kami mas Hasanuddin, hafidzohulloh, menerangkan tafsiir kisah Adam, 'alaihissolaatu wassalaamu dalam surah al A'rof. waktu Iblis disuruh sujud oleh Allah jalla wa 'alaa kepada beliau, maka si Iblis, la'natulLohi 'alihi ini menolak..lalu mas Hasanuddin menerangkan, kurang lebih: "yang dilihat adalah hakekat perintahnya, bukan kepada objek kepada siapa atau kepada apa harus sujud. si Iblis ini hanya melihat Adam, tetapi tidak melihat siapa yang memerintahkan untuk sujud, kebesaraNya, keagunganNya, ilmu dan khubrohNya...alhamdulillah 'ala kulli haal Mas Hasanuddin ini sekarang adalah kakak ipar-iparan saya (adik saya menikah dengan adiknya), beliau selalu terkenang di hati saya, dan lafadz-lafadz Kitaabulloh yang ia baca saat mengimami kami shalat...

yakumo mengatakan...

yaa ikhwatii, kira-kira, apakah mau antum semua berpisah dengan orang-orang yang antum cintai?...

......
sesungguhnya perpisahan itu meluluhlantakkan hati,
pedih tak terperi,
siapa yang mampu menyambung hati yang patah?
......
mungkin dr sy cukup sekian saja,baarokaLLohu fiikum, wa ahsanaLLoohu ilaikum, assalaamu'alaikum wa rohmatuLLoh...

Anonim mengatakan...

Secara dalil orang iman (berjamaah)adalah calon ahli surga:

Hal adullukum alaa tijarotin tunjiikum min adzabin aliim: tu'minuna billahi wa rosuulihi wa tujahiduna fii sabiilillahi...

man aroda bukhbuhatal jannati fal yalzamil jama'ah...

Secara dalil orang diluar jamaah (tdk beriman) adalah calon ahli neraka:

yadullohi alal jamaah wa man syaddza syaddza ilannaar...

Dalam copy artikel tsb tdk menyebutkan surga milik LDII, jadi secara akal sehat apa yg ada dalam artikel tsb sebenarnya tidak menyalahi dalil, hanya pandangan/penafsiran/pengertian orang yg bisa memprovokasi utk menyerang kelompok tertentu saja sehingga terlihat sebagai bukti otentik akan hal2 yg menyudutkan kesalahan LDII...

Coba dibahas dalil yg menyatakan bahwa orang iman(berjamaah) itu sesat atau orang kafir dan tidak berjamaah adalah yg benar utk menjawab argumen dr artikel di atas, supaya pas dengan temanya...

Tenang.....
Comment sy diatas tdk menjelaskan/menafsirkan sedikitpun ttg golongan tertentu, begitu pula artikel yg disunting oleh admin jg tdk menyebutkan golongan LDII, jadi pengertian secara dalil yg sy terangkan diatas jg tdk salah...

Sy jg tdk menyebutkan tentang pengkafiran terhadap org yg tdk jamaah, sy ulangi kembali sy hanya melampirkan hadits:

man aroda bukhbuhatal jannati fal yalzamil jamaah

yadullohi alal jamaah wa man syaddza syaddza ilannaar...

jadi perhatikanlah apa isi perkataannya, jangan emosi begitu melihat provokasi anda ada yg melemahkan, OKAY...

Anonim mengatakan...

TERUSKAN PERJUANGAN KALIAAAAN UNTUK MEMUSUHI LDII
BIAR MEREKA TAMBAH BESAAAR BERKEMBANG
LESTARI IILAYAUMIL KIYAMAH

Anonim mengatakan...

OKEY.
dont worry, aq akan selalu mencari tau & menjelaskan kesalahan2 ld11.

siapa ya yg berhaq atas surga?!?

http://jokam4ever.blogspot.com/2010/10/jamaah-itu-adalah.html

SALAFIYUN mengatakan...

dalil yang kamu sampaikan itu benar namun salah dalam pemahaman , coba kamu jelaskan dulu apa MAKNA JAMAAH dalam konteks hadits tersebut..

itulah kenapa tidak semua kelompok yang menyatakan berpedang kepada Al Quran dan As-sunnah selalu benar , karena semua kelompok pastilah meng-klaim dirinya begitu.

apakah itu ldii, HT , JT, IM , atau lainnya .
kalau hanya Al-Quran dan Hadits saja ( dengan pemahaman masing-masing tentunya ) dinyatakan benar , jadi kelompok mana yang paling benar dan mana yang paling salah ???? karena semua mengatakan berpedoman kepada al Quran dan As-sunnah ???

sekarang kamu cari tau dulu makna JAMAAH dalam konteks hadits tersebut , sertakan darimana kamu mengambil makna itu ( jangan dari kediri bung ) itu bahasa Arab dan istilah itu muncul sejak jaman Rasulullah dan para sahabat-NYa.

aku tunggu diskusinya.

Anonim mengatakan...

Cermati baik-baik:

Secara dalil orang iman (berjamaah)adalah calon ahli surga:

Hal adullukum alaa tijarotin tunjiikum min adzabin aliim: tu'minuna billahi wa rosuulihi wa tujahiduna fii sabiilillahi...

man aroda bukhbuhatal jannati fal yalzamil jama'ah...

Secara dalil orang diluar jamaah (tdk beriman) adalah calon ahli neraka:

yadullohi alal jamaah wa man syaddza syaddza ilannaar...

Dalam copy artikel tsb tdk menyebutkan surga milik LDII, jadi secara akal sehat apa yg ada dalam artikel tsb sebenarnya tidak menyalahi dalil, hanya pandangan/penafsiran/pengertian orang yg bisa memprovokasi utk menyerang kelompok tertentu saja sehingga terlihat sebagai bukti otentik akan hal2 yg menyudutkan kesalahan LDII...

Coba dibahas dalil yg menyatakan bahwa orang iman(berjamaah) itu sesat atau orang kafir dan tidak berjamaah adalah yg benar utk menjawab argumen dr artikel di atas, supaya pas dengan temanya...

Tenang.....
Comment sy diatas tdk menjelaskan/menafsirkan sedikitpun ttg golongan tertentu, begitu pula artikel yg disunting oleh admin jg tdk menyebutkan golongan LDII, jadi pengertian secara dalil yg sy terangkan diatas jg tdk salah...

Sy jg tdk menyebutkan tentang pengkafiran terhadap org yg tdk jamaah, sy ulangi kembali sy hanya melampirkan hadits:

man aroda bukhbuhatal jannati fal yalzamil jamaah

yadullohi alal jamaah wa man syaddza syaddza ilannaar...

jadi perhatikanlah apa isi perkataannya, jangan emosi begitu melihat provokasi anda ada yg melemahkan, OKAY...

Anonim mengatakan...

Kasihan sekali jokam lapisan bawah..

1. Akidahny diselewengkan tanpa mrk sadar (akidah khowari yg mengkafirkan umat muslim lain & akidah syiah yg menghalalkan berdusta demi kepentingan golongannya).
2. Ibadahnya diselewengkan tanpa mrk sadar (Isrun persenan, tp gak pernah zakat mal; zakat fitrah 40% buat pusat; ngirim kambing 1 ekor tiap desa, tp gak jelas perwujudannya; miqot haji tdk sesuai tuntunan, dan byk lg yg lain).
3. Pengertian jamaahnya diselewengkan tanpa mereka sadar kl justru mrklah yang firqoh, yg disuruh Nabi Muhammad SAW untuk dijauhi oleh seluruh kaum muslimin (dan banyak lg penyimpangan lain).
Dan mrk skg mati2an membela kelompok dan imamnya. Imam yg justru secara tidak disadari oleh mereka telah mendzolimi mrk dan keluarga tidak hanya didunia tp di akhirat kelak.
Apa kalian tidak takut nanti di akhirat tergolong kaum yang pailit? Merasa ibadah pol di dunia, padahal ibadah itu ternyata dihias2i setan lewat imam kalian?
Makanya berilmulah,, Niatkan karena Allah.

Minta Hidayah kepada Allah sang pemilik hidayah.

hanifa astofa fauziah mengatakan...

ohh begitu ya artinya jokam :-)

FajarNana mengatakan...

kalian ngapain sih malah pada posting di blog gak jelas gini, dah biarin aja mereka mau bilang apa juga ...

Fairy Aline mengatakan...

Saya Orang LDII dan LDII tidak pernah mengajarkan hal seperti itu (menyesatkan umatnya).,
Semua tergantung dari KEYAKINAN dan KEPERCAYAAN masing".,
Karna pada dasarnya Allah mengajarkan hambanya untuk Yakin dan Percaya kepadaNya,
jika anda yakin dalam jalan anda menuju surga Allah sebaiknya terus diyakini dan sebagai makhluk paling sempurna yang di ciptakan oleh Allah sebaiknya anda tidak perlu membuat fitnah seperti itu., dan juga anda tidak berhak mengKAFIRkan orang lain karna haya Allah yang berhak MENGKAFIRKAN hambanya.
terima kasih karna tulisan anda saya semakin Cinta terhadap Allah dan semakin akan jalan saya dalam menuju surgaNya.. :)

Anonim mengatakan...

untuk saudariku fairy aline...

semoga Allah memberi hidayah kepadamu dan membuka pemahaman agama yang benar kepadamu.

saudariku yang aku cintai karena Allah ,

bloq ini dibuat empunya yang orang eks. islam jamaah dan yang membuat komentarpun sebagian besarnya adalah eks islam jamaah , dan insya Allah mereka paham apa itu islam jamaah alias ldii alias madigoliyah .

kami disini tidak bermaksut jelek , kami disini share pengalaman dan pemahaman dan siapa tau ada manfaatnya.

saudariku semoga Allah memberimu ilmu yang bermanfaat.
saranku bacalah dengan seksama apa yang mereka tulis dan carilah jawabannya.

untuk melihat benar tidaknya maka kamu harus duduk di majelis lain ( bukan ldii ) dan bandingkan ajarannya dengan ldii

kamu bisa duduk di majelis ilmunya Muhamadiyah , Persis atau yang lainnya , dan bertanyalah kepada mereka tentang paham takfiri ldii , baiatnya ldii , surat tobatnya ldii , iyuran bulanannya ldii atau yang lainnya.

janganlah kebencianmu merusak mata hatimu dan memudarkan hidayah Allah kepadamu.

saudarimu

cinta ldii mengatakan...

ak bangga dgann semua penjelasan yang telah di berikan and ak sebagaii warga sagat mendukun ini tenks

Anonim mengatakan...

dulu pada zamannya, Nabi Muhammad SAW sebelum di angkat menjadi nabi di anugrahkan gelar Al Amin yang artinya di percaya... namun setelah nabi Muhammad SAW di angkat menjadi Rasul banyak juga yang dahulu memberi gelar Al Amin tsb balik mencela beliau...
ironis bukan????
sekarang pun begitu...
dulu kalian berada di LDII, ikut berjuang mendirikan dan belajar tentang agama Islam hingga kalian mengetahui apa itu Islam (versi kalian), sekarang kalian balik mencela, mengejek, dan menjelek2an. menuduh dusta...

jika kalian sudah mendapat tempat yang baik, maka tidak seharusnya anda menjelek2an golongan yang dulunya kalian berada didalamnya serta ikut berjuang dan perumpamaannya kaum tersebut memberi gelar Al Amin kepada Nabi Muhammad sebelum beliau di angkat menjadi Rasul, dan akhirnya menjelek2an nya..

saat ini anda telah mengetahui bahwasannya Nabi Muhammad SAW membawa barang Hak, karena kalian terlahir untuk mengetahuinya.. perumpamaannya seperti kaum terdahulu, anda belum tahu apakah golongan LDII itu baik atau buruk menurut kaca mata Islam. ibaratnya anda seperti kaumnya Nabi Muhammad SAW yang dahulu memberikan gelar Al Amin, namun saat ini kalian menjelek2annya...

itulah gambaran singkat dan perbedaan orang munafik dalam Islam dengan orang yang sungguh2 beriman dalam Islam....

Anonim mengatakan...

dan islam akan terpecah belah menjadi 73 golongan, 72 diantaranya finnar, 1 masuk surga..

dan suatu saat akan dipertemukan antara guru dan murid dan mereka semua akan saling salah menyalahkan

dan Allah hanya menghendaki hambanya yang beriman yang dapat masuk surga, adapun yang lainnya Allah sudah menutup telinga mereka untuk menolak barang hak

barang hak berupa Al Qur'an dan Al Hadits yang berdasar pada sanad yang terus bergulir dan turun temurun...
sanad tidak bisa didapat di gramedia atau situs ini, namun sanad harus di cari pada yang memiliki nya...
karena sanad bukan buku karangan seperti buku donald bebek yang banyak terdapat di toko buku...

adakah kalian punya sanad wahai golongan yang mengaku salafi?
sanad bukanlah ro'yu...

ada 1000 orang di masjid yang hendak sholat berjamaah, namun tak ada seorangpun diantaranya yang menjadi imam sholat, meskipun gerakan mereka kompak, tetap itu bukan sholat berjamaah, dan hanya berpahala 1
namun ada 3 orang saja dari 1000 orang tersebut berpisah dari 1000 orang tersebut dan mendirikan sholat serta mengangkat imam sholat maka ke 3 orang tersebut sungguh dikatakan sholat berjamaah dan berhak atas pahala 27
adakah kalian memiliki imam hidup?
jika jawabannya imam presiden, tatkala presiden tersebut beragama nasrani, sungguh kalian telah melacurkan agama kalian dengan mengikuti imam nasrani...

Anonim mengatakan...

kalo mau ibadah kpd allah ya gak usah membuat statement2 provokasi dg berargumentasi ngalor ngidul, kalo kalian meyakini salfy itu benar ...ya sdh .. kalian tetapi saja..kebingunganmu bersama kawan2mu, semoga tambah bingung ...dan tambah sakit hati.....

Anonim mengatakan...

jgn sembartangan klau buat status,.,...???

Anonim mengatakan...

Perkenalkan, saya Udin..
Pokoknya kami para Islam salafilahlah satu2nya islam yang benar...!!

Mahmud, NU apalagi Jokam lewaaaat..!!!

Salafi surga, bukan salafi nerakaa..

Go..go..Salafiiii..!!! yeeahhh..!!

Anonim mengatakan...

Islam di Indonesia memang sudah hancur. sungguh memprihatinkan. Kami ulama terdahulu mengajak kalian untuk bertaubat, kembali ke jalur yang benar yaitu jalurnya ulama2 terdahulu yang pas dengan ajaran kitab2 kami...
Wahai LDII, NU, Muhammadiad marilah kami tunjukan islam yang benar, yang bisa menyelamatkan kita dari surga, bertaubatlah dari kesesatan kalian..!!

salam :)

Yudabie mengatakan...

Wow.. masing2 golongan mengklaim bahwa golongannyalah yang benar..

"taroktufikum amroini lan tadzilu ma tamasaktum bihimaa kitabillah wa sunnatinabii.."

Mari kita bersama2 kaji Qur'an Hadits dengan cara yang benar, maka kita kan tahu jawabnya :)

Anonim mengatakan...

@Yudabie

Benar sekali,
belajarlah pada sumber alqur'an alhadits, saya rekomendasikan pelajarilah kitab2 syarah nawaqidhil islam,syarah kasyfu subuhat,kitab tauhid,syarah tsalatsatil ushul,dan syarah ma'natu at thoghut dll. ada juga buku2 yang telah dirangkum oleh ulama salaf, jadi lebih praktis, tanpa harus dengan metode2 aneh seperti sanad dll yang tidak jelas,
lah wong tinggal baca bukunya aja kok, ngapain repot2...

Anonim mengatakan...

@Yudabie

Benar sekali,
belajarlah pada sumber alqur'an alhadits, saya rekomendasikan pelajarilah kitab2 syarah nawaqidhil islam,syarah kasyfu subuhat,kitab tauhid,syarah tsalatsatil ushul,dan syarah ma'natu at thoghut dll. ada juga buku2 yang telah dirangkum oleh ulama salaf, jadi lebih praktis, tanpa harus dengan metode2 aneh seperti sanad dll yang tidak jelas,
lah wong tinggal baca bukunya aja kok, ngapain repot2...

Yudabie mengatakan...

Hmmm..
Jadi belajar qur'an Hadits dengan cara yang benar yaitu dengan membaca buku2 karangan ulama2 salafii..?
jadi yg dimaksud kembali pd Allah Rasul begitu yaa... jadi sebagai pengikut faham salaf tidak perlu repot2 mengkaji lebih dalam tentang Qur'an Hadits. Kan sudah ada bukunya, tinggal baca aja apa yg ditulis ulama2 salafi tanpa harus mengkaji dan berfikir..
ini dia metode yg top markotooopp..!
tinggal ikuut aja apa yg ditulis ulamanya, gak usah repot2 berguru.
Siip tenaaan..!!!

Lain sama orang2 LDII yang mengkaji langsung Qur'an Hadits dengan metode berguru, saanad yang sama halnya seperti ulama2 perangkum hadits seperti Bhukori, muslim dll, jadi antara guru dan murid sama2 menderest/mengkaji bila ada perbandingan2, ada penafsiran atau pemangkulan yg beda antara guru dan murid maka murid berhaq untuk bertanya dan sama dikaji lebih dalam lagi...

Kira2 metode yg benar yang mana yaa..???

Apakah yang tinggal baca aja..???
Ataukah yg punya sanad sambung bersambung sampai Nabi..??

tegar mengatakan...

saya berharap ada suatu web khusus untuk para jamaah yg susah sambungya,,utamanya nasehat bulanan mohon direcord dan diunggah pada suatu hostingan yg siap diunduh dan didengarkan,,,soalnya nasehat bulanan sekarang tidak bitonah lagi,,,jadi bebas mau diketahui siapapun

Anonim mengatakan...

iya bener tuh,,, harus terbuka..
kira2 brani ga ya imam2 LDII???
hati kalian yg tau jwbannya!!!!

Anonim mengatakan...

sukron jazakallah infonya....

sikorsky yma mengatakan...

saya gak muluk2 deh, saya gk habis pikir dgn cara berfikir forum ini,
bisa gak memberikan bukti scra langsung yang masuk surga dan yang neraka?
seolah2 anda tangan kanan TUHAN bisa menjudge seseorang benar tidaknya dari hadist, alquran. seolah2 anda hakim bagi manusia bisa mengatakan itu salah itu benar, wooow... baru kali ini KUHAP & KUHP ada saingannya.. saya apatis dengan organisasi kalian yang terlalu mendewakan pendirinya, wee jaman berhala kembali lagi... dan 1 lagi, kuk ada sistem bait juga??? baiat kan adanya di agama protestan,????

Anonim mengatakan...

astaghfirullah. . . saudara2 q semua, selayaknya kita jgan saling menjelekan satu dan yang lain, hanya allah SWT lah yang mengetahui yang hak. surga dan neraka itu ketentuan allah, jadi sebagai umat kta hanya mengusahakan yang terbaik.

Anonim mengatakan...

maaf mau nimbrung..
Mas salafi ..jk Anda gentle katakanlah bhw andalah yg paling benar..krn memp ilmu QH yg paling ilmiah. Jgn hobinya menjelekkan mantan teman, mantan guru anda, bahkan anda katakan ilmu yg anda dapat dulu adalah batal, mk baiknya anda mengaji lagi masalah sholat, zakat, puasa, haji mungkin ada yg kurang pas menurut anda.(bid'ah)?
Masih kurang? Ngaji lagi masalah infak, sodakoh, musawarah utk menjalankan kegiatan anda ila yaumil qiyamah, tabligh keyakinan anda bukan hanya k LDII, tp juga k Ormas Islam y lain, pikirkan masalah dananya, siapa y memimpin, buat masjid juga dong, ato pesantren biar ada tempat utk mengaji y representatif..dengan begitu anda akan punya kesibukan y bermanfaat..amin

ms joko

Anonim mengatakan...

WAHAI PARA SALAPRET TERSESAT:

WAHABRET MENGATAKAN: KALO TAAT KEPADA PEMIMPIN DILAKUKAN, MAKA GA BISA MEMPERBAIKI PEMIMPIN YANG SALAH..........MAKANYA DALAM SEJARAH SI WAHABRET MELAKUKAN MAKAR TERHADAP KHALIFAH USTMANI......(secara PARA SALAFI YANG ADA SEKARANG BUKAN SALAFUSH SHOLIH TAPI SALAFI WAHABI yang pada JAMANNYA SI WAHABI DI FATWA SESAT...... SETELAH SAUD+WAHABRET MENGINFASI MAKKAH DAN MEMBUNUHI ORANG YANG "BERBAHAYA" UNTUK KEKUASAANNYA MAKANYA SI SALAPRET-WAHABRET BISA JADI PEMBESAR DI MAKKAH.........BACA SEJARAH NYONG

Anonim mengatakan...

BACA FATWA ACARAN SALAPRET-WAHABRET...BANYAK YANG KHIANAT TERHADAP AJARAN ISLAM YANG SEBENARNYA.......

KATA WAHABRET: PEMIMPIN BISA DI BUAT MAKAR....
Dari sahabat nabi Abu hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ia bersabda: “Barang siapa yang mentaati aku sungguh ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang durhaka padaku sungguh ia telah mendurhakai Allah, barang siapa yang taat pada pemimpin sungguh ia telah taat padaku, dan barang siapa yang durhaka pada pemimpin sungguh ia telah durhaka padaku”. (HR.Muslim 3/1466 No.1835)

Huzaifah bin al Yaman bertutur; aku berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Ya Rasulullah!, dulu kami berada dalam kejelekan (masa jahiliyah) lalu Allah mendatangkan kebaikan (Islam) yang kami sekarang berda dalamnya, apakah dibelakang kebaikan ini akan ada lagi kejelekan?“, Beliau menjawab; “Ya”.lalu Huzaifah berkata lagi: “Apaka setelah itu akan ada lagi kebaikan?” Beliau menjawab, “Ya”, Huzaifah berkata lagi, “Apakah setelah itu akan ada lagi kejelekan?” Beliau menjawab,“Ya”. Huzaifah berkata lagi, “Bagaimana hal demikian?”, Beliau menjawab, “Akan datang pada suatu masa setelah aku para pemimpin yang tidak berpedoman kepada petunjukku, dan tidak melaksanakan sunnahku, dan akan berdiri di tengah-tengah mereka para lelaki yang hati mereka adalah hati syaitan yang terdapat dalam tubuh manusia.” Lalu Huzaifah berkata, “Apa yang harus aku lakukan ya Rasulullah, jika aku mendapati keadaan yang demikian?” “Dengar dan taatlah pada pemimpin, sekalipun ia memukul punggungmu dan mengambil hartamu, maka tetaplah dengarkan dan patuhi perintahnya”.(HR.Muslim 3/1476 No.1847)

Anonim mengatakan...

KATA WAHABRET CUMA PEMIMPIN DENGAN KEKUASAAN YANG BISA DIBAIAT:
“Sekalipun kamu dipimpin oleh seorang "BUDAK HABSYI" yang rumpung hidungnya, wajib kamu mendengar dan mentaatinya selama ia memimpin kamu dengan Kitabullah.” (HR.Ibnu Majah dari Ummul Hushain dalam bab Tha’atul Imam: II/201, Muslim, Shahih Muslim: II/130, At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi: IV/181 No.1706. Lafadz Ibnu Majah)

TERNYATA BUDAK HABSYI BOLEH DIBAEAT........... WAHAI KAMPRET BUDUG......... MOHON DIBANTAH YAAA

TIDAK BOLEH RO'YU (PAKAI PENDAPAT ULAMA KAMPRET ENTE):
“… datanglah kepadaku dengan kitab sebelum ini atau atsar/labet/isnad dari ilmu jika kamu sekelian orang-orang yang benar” (Surah Al-Ahqaaf :4)

Anonim mengatakan...

KATA SALAPRET-WAHABRET:
KAMI MEMBAIAT PRESIDEN....

Apakah Presiden di Negara Sekuler yang terpilih melalui PEMILU yang jelas jelas mencalonkan diri itu bisa di BAEAT: (KEPALA MU MELETUS)
“Sekalipun kamu dipimpin oleh seorang budak Habsyi yang rumpung hidungnya, wajib kamu mendengar dan mentaatinya selama ia memimpin kamu dengan Kitabullah.” (HR.Ibnu Majah dari Ummul Hushain dalam bab Tha’atul Imam: II/201, Muslim, Shahih Muslim: II/130, At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi: IV/181 No.1706. Lafadz Ibnu Majah)

WAHAI SALAPRET-WAHABRET KAMPRET...MOHON DIJAWAB

Anonim mengatakan...

PRESIDEN MENGIKUTI PEMILU DENGAN MENCALONKAN DIRI:
“Saya dan dua orang dari kaumku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka salah seorang dari keduanya berkata: “Ya Rasulullah, jadikanlah kami sebagai amir.” Dan yang lainnya pun berkata demikian. Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya kami tidak memberikan keamiran ini kepada seseorang yang memintanya dan yang menginginkannya (ambisi).” (HR.Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari dalam Kitabul Ahkam: IX/80)

OOOYYY KAMPRET BUDUG... MOHON DIJAWAB DALIL DIATAS

Anonim mengatakan...

KATA WAHABRET.... KALO GA ADA KHALIFAH YA UDAH GA USAH BAIAT/ BAIAT GA WAJIB........

1. “Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Menetapilah kamu (Hudaifah bin Yaman) pada jamaah muslimin dan imam mereka (artinya: carilah Islam yang berbentuk jama’ah dan yang mempunyai imam sebagai pemimpinya), aku (Hudaifah bin Yaman), berkata: “(Bagaimana) jika tidak ada jama’ah dan imam mereka? Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Uzlah-lah (Pisahilah) segala bentuk firqoh-firqoh (ada 72 firqoh Islam), sekalipun kamu hanya makan akar / umbi pohon sehingga maut menjemput kamu sementara kamu atas keadaan demikian”. (HR. Bukhori, Kitabul Fitan).

2. “Sesungguhnya orang-orang yang berbai’at kepadamu sesungguhnya mereka berbaiat kepada Allah, tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang siapa yang mengingkari bai’atnya niscaya akibat pelanggarannya akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa yang menepati bai’atnya, maka Allah akan memberikan pahala yang besar.” (Q.S. Al Fath : 10).

3. “Barangsiapa melepas tangan dari taat akan bertemu dengan Allah pada hari kiyamat dengan tidak punya alasan. Dan barangsiapa mati sedang tidak ada ikatan bai’at pada lehernya maka ia mati seperti matinya orang jahiliyah.” (HR. Muslim dari Abdullah bin Umar, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh : II/136)

4. Yang dimaksud “seperti mati Jahiliyah” adalah kematian dalam kesesatan, perpecahan dan tidak mempunyai imam yang dibaiat dan ditaati. (Hamisy Shahih Muslim II/136)

5.Dari Ibnu abbas ia berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barang siapa yang melihat sesuatu yang dibencinya dari pemimpinnya, maka hendaklah ia bersabar, sesungguhnya siapa yang meninggalkan jamaah barang satu jengkal saja lalu ia mati maka kematiannya berada dalam kejahiliyaan”.(HR.Muslim 3/1477 No.1849)

6. “Tiga macam orang yang Allah tidak akan berkata kata kepada mereka pada hari kiyamat dan tidak akan membersihkan (memaafkan), dan bahkan bagi mereka siksa yang pedih. Mereka itu adalah: 1) Orang yang mempunyai kelebihan air di tengah jalan tetapi menolak permintaan orang yang dalam keadaan bepergian, 2) Orang yang berbai’at pada seorang imam, tetapi tidaklah ia berbai’at kecuali karena dunia, jika diberi menepati bai’atnya dan jika tidak diberi (ditolak tuntutannya) ia tidak menepatinya, 3) Orang yang menjual barang pada orang lain setelah ‘Ashar dan bersumpah dengan nama Allah, sungguh akan diberikan dengan ketentuan begini dan begini, lalu ia membenarkannya dan hendak mengambilnya, tetapi ia tidak memberikannya.” (HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Al-Bukhari dalam Kitabul Ahkam: IX/99, Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah II/204, At-Tirmidzi, Sunan At Tirmidzi IV/128 No: 1595. Lafadz Al-Bukhari)

7. “Dahulu bani Israil selalu dipimpin oleh para Nabi, setiap meninggal seorang Nabi diganti oleh Nabi lainnya, sesungguhnya setelahku ini tidak ada Nabi dan akan ada setelahku beberapa khalifah bahkan akan bertambah banyak, sahabat bertanya: ”Apa yang tuan perintahkan kepada kami?” Beliau menjawab: ”Tepatilah bai’atmu pada yang pertama (artinya baiat yang pertama dilakukan pada saat itu), maka untuk yang pertama dan berikan pada mereka haknya. Maka sesungguhnya Allah akan menanya mereka tentang hal apa yang diamanatkan dalam kepemimpinannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh: II/132, Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah II/204. Lafadz Muslim)

8. “Kami berbai’at kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mendengar dan taat, baik dalam keadaan semangat ataupun lemah (berat), dan untuk tidak menentang perintah kepada ahlinya serta untuk menegakkan (kebenaran) atau berkata dengan benar di manapun kami berada, tidak takut dalam membela agama Allah dari celaan orang-orang yang mencelanya.” (HR. Al Bukhari dari Ubadah bin Shamit, Shahih Al-Bukhari dalam Kitabul Ahkam: IX/96, Muslim, Shahih Muslim: II/132, Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah II/202, An-Nasai, Sunan An-Nasai VII/137-138. Lafadz Al-Bukhari)

Anonim mengatakan...

9. “Barangsiapa mati dan dilehernya tidak ada baiat, maka sungguh dia telah melepas ikatan Islam dari lehernya”[Dikeluarkan oleh Muslim dari Ibnu Umar]

10. “Barangsiapa berjanji setia kepada seorang imam dan menyerahkan tangan dan yang disukai hatinya, maka hendaknya dia menaati imam tersebut menurut kemampuannya. Maka jika datang orang lain untuk menentangnya, maka putuslah ikatan yang lain tersebut”
[Dikeluarkan oleh Muslim dan Abu Dawud dari Abdillah bin Amr bin Ash]

11. “Dan barangsiapa yang berbaiat kepada seorang imam lalu bersalaman dengannya (sebagai tanda baiat) dan menyerahkan ketundukannya, maka hendaklah dia mematuhi imam itu semampunya. Jika ada yang lain datang untuk mengganggu imamnya (memberontak), penggallah leher yang datang tersebut.” (HR. Muslim no. 1844)

12. Dari sahabat nabi Abu hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ia bersabda: “Barang siapa yang mentaati aku sungguh ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang durhaka padaku sungguh ia telah mendurhakai Allah, barang siapa yang taat pada pemimpin sungguh ia telah taat padaku, dan barang siapa yang durhaka pada pemimpin sungguh ia telah durhaka padaku”. (HR.Muslim 3/1466 No.1835)

Anonim mengatakan...

MOHON DIBANTAH DALIL INI WAHAI SALAPRET-WAHABRET KAMPRET BUDUG:

Apakah Islam bisa ga pake Pemimpin: (JIDAT MU BENJOL)
“Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Menetapilah kamu (Hudaifah bin Yaman) pada jamaah muslimin dan imam mereka (artinya: carilah Islam yang berbentuk jama’ah dan yang mempunyai imam sebagai pemimpinya), aku (Hudaifah bin Yaman), berkata: “(Bagaimana) jika tidak ada jama’ah dan imam mereka? Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Uzlah-lah (Pisahilah) segala bentuk firqoh-firqoh (ada 72 firqoh Islam), sekalipun kamu hanya makan akar / umbi pohon sehingga maut menjemput kamu sementara kamu atas keadaan demikian”. (HR. Bukhori, Kitabul Fitan).

Apa pemimpin ga pake BAEAT: (MATAMU MATA DAJJAL)
“Barangsiapa melepas tangan dari taat akan bertemu dengan Allah pada hari kiyamat dengan tidak punya alasan. Dan barangsiapa mati sedang tidak ada ikatan bai’at pada lehernya maka ia mati seperti matinya orang jahiliyah.” (HR. Muslim dari Abdullah bin Umar, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh : II/136)

Dari Ibnu abbas ia berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barang siapa yang melihat sesuatu yang dibencinya dari pemimpinnya, maka hendaklah ia bersabar, sesungguhnya siapa yang meninggalkan jamaah barang satu jengkal saja lalu ia mati maka kematiannya berada dalam kejahiliyaan”.(HR.Muslim 3/1477 No.1849)

Apa MATI JAHILIYAH BERARTI MASUK SURGA: (KULIT MU BUDUG)
Yang dimaksud “seperti mati Jahiliyah” adalah kematian dalam kesesatan, perpecahan dan tidak mempunyai imam yang dibaiat dan ditaati. (Hamisy Shahih Muslim II/136)

Apa MATI "DALAM KESESATAN" itu BERARTI MASUK SURGA: (SYETAN TERKUTUK)

Apakah Presiden di Negara Sekuler yang terpilih melalui PEMILU yang jelas jelas mencalonkan diri itu bisa di BAEAT: (KEPALA MU MELETUS)
“Sekalipun kamu dipimpin oleh seorang budak Habsyi yang rumpung hidungnya, wajib kamu mendengar dan mentaatinya selama ia memimpin kamu dengan Kitabullah.” (HR.Ibnu Majah dari Ummul Hushain dalam bab Tha’atul Imam: II/201, Muslim, Shahih Muslim: II/130, At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi: IV/181 No.1706. Lafadz Ibnu Majah)

“Saya dan dua orang dari kaumku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka salah seorang dari keduanya berkata: “Ya Rasulullah, jadikanlah kami sebagai amir.” Dan yang lainnya pun berkata demikian. Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya kami tidak memberikan keamiran ini kepada seseorang yang memintanya dan yang menginginkannya (ambisi).” (HR.Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari dalam Kitabul Ahkam: IX/80)

Siapakah yang dapat diangkat menjadi PEMIMPIN dalam ISLAM:
“Sekalipun kamu dipimpin oleh seorang budak Habsyi yang rumpung hidungnya, wajib kamu mendengar dan mentaatinya selama ia memimpin kamu dengan Kitabullah.” (HR.Ibnu Majah dari Ummul Hushain dalam bab Tha’atul Imam: II/201, Muslim, Shahih Muslim: II/130, At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi: IV/181 No.1706. Lafadz Ibnu Majah)


ORANG yang mengajukan DIRI menjadi PEMIMPIN,... Dilarang jadi PEMIMPIN di ISLAM: (Wahai Para Salafi, berpikirlah dengan otak yang dikepala jangan yang di dengkul--- TRUS ente semua pikir PEMILU itu bagaimana?.... lalu ente pikir bisa membaeat orang yang ikut PEMILU?....jelas jelas mereka mengajukan diri untuk jadi PEMIMPIN,....trus ente semua ngerasa "membaeat" presiden ga?... tau baeat seperti apa ga?)

“Saya dan dua orang dari kaumku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka salah seorang dari keduanya berkata: “Ya Rasulullah, jadikanlah kami sebagai amir.” Dan yang lainnya pun berkata demikian. Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya kami tidak memberikan keamiran ini kepada seseorang yang memintanya dan yang menginginkannya (ambisi).” (HR.Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari dalam Kitabul Ahkam: IX/80)

Anonim mengatakan...

TETAPILAH Al JAMAAH:
1. Umat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam- di atas kesesatan, dan tangan Allah bersama jamaah, dan barang siapa yang menyempal maka dia menyempa menuju neraka.- Tirmidzi, Bab Maa Ja’a fi Luzumil Jamaah, No. 2167

2. “Dan berpegang-teguhlah kamu sekalian kepada tali (agama) Alloh dengan jama’ah, dan janganlah kamu sekalian firqoh”. (QS. Ali ‘Imron,No. Surat: 3, Ayat: 103).

3. “Dan berpegang teguhlah kamu sekalian pada tali Allah seraya berjama’ah, dan janganlah kamu berfirqah-firqah (bergolong-golongan),dan ingatlah akan ni’mat Allah atas kamu tatkala kamu dahulu bermusuh-musuhan maka Allah jinakkan antara hati-hati kamu, maka dengan ni’mat itu kamu menjadi bersaudara, padahal kamu dahulunya telah berada di tepi jurang api Neraka, tetapi Dia (Allah) menyelamatkan kamu dari padanya; begitulah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu, supaya kamu mendapat petunjuk.” (QS.Ali ‘Imran:103 )

4. “Sesungguhnya yang sebenar-benar orang mukmin ialah orang-orang yang beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya, dan apabila mereka berada bersama-sama Rosululloh dalam ‘Amrin Jaami’in’ (sambung berjama’ah; sesuatu urusan yang memerlukan pertemuan), mereka tidak meninggalkan (Rosululloh) sebelum meminta idzin kepadanya. Sesungguhnya orang-orangy ang meminta idzin kepadamu (Muhammad) mereka itulah orang-orang yang beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya, maka apabila mereka meminta idzin kepadamu karena sesuatu keperluan, berilah idzin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. An-Nuur, No. Surat: 24, Ayat: 62).

5.“Maka sesungguhnya saja, barangsiapa yang keluar dari Al-Jama’ah kira-kira satu jengkal, maka sungguh tali Islamnya telah lepas dari lehernya kecuali jika ia kembali lagi”. (HR. Abu Daud).

6. “Maka sesungguhnya saja, barangsiapa yang memisahi Al- Jama’ah satu jengkal saja, lalu ia mati, maka ia mati dengan kematian jahiliyah”. (HR. Bukhori).

7. Kamu sekalian menetapilah pada Al-Jama’ah, dan takutlah kamu sekalian pada Al-Firqoh, maka sesungguhnya syetan bersama satu orang dan syetan itu akan menjauh dari dua orang, dan barangsiapa yang ingin
berada di tengah-tengah surga maka hendaklah dia menetapi Al-Jama’ah”. (HR. Tirmidzi juz 3 hal 207).

8. “Dan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan, mereka semua masuk di dalam neraka, kecuali hanya satu golongan (yang tidak masuk neraka). Mereka (sahabat) berkata: “Dan siapakah yang satu golongan itu, ya Rosulalloh? Rosululloh, bersabda: “yaitu (golongan) yang mengerjakan apa yang saya kerjakan dan yang dikerjakan oleh sahabat-sahabat saya”. (HR. Tirmidzi, No. Hadits: 2565).

9. “Barangsiapa yang beramal dalam Jama’ah, lalu benar, maka Alloh menerimanya, dan jika salah, Alloh mengampuninya. Dan barangsiapa yang beramal mencari yang Firqoh, lalu benar, maka Alloh tidak akan menerimanya, dan jika salah, maka hendaklah ia bertempat duduk pada tempat duduknya dari api (mak: di neraka)”. (HR. Thobrooni).

10. “…maka wajib atas kamu berjama’ah, karena sesungguhnya serigala itu makan kambing yang sendirian.” (HR.Abu Dawud dari Abi Darda, Sunan Abi Daud dalam Kitabus Shalah: I/150 No.547)

11. “Dan tangan (pertolongan) Alloh atas Al-Jama’ah, dan barangsiapa yang membelot, maka ia membelot ke neraka”. (HR. Tirmidzi).

Anonim mengatakan...

AL JAMAAH ADALAH WADAH ISLAM DENGAN BAIAT

KEWAJIBAN BAIAT DIBUAT TIDAK PENTING OLEH WABARET-SALAPRET KAMPRET BUDUG YANG TERSESAT

KENAPA WAHABRET-SALAPRET AL KADZAB BISA TERSESAT?...

KARENA DIRINYA MEMBERLAKUKAN "HADIST PENDAPAT ULAMA YANG SHOHEH"..........WONG GEMBLUNG...PENGIKUTNYA JUGA GEMBLUNG....

Anonim mengatakan...

TRUS MANA YANG HARUS DIPILIH.....JAMAAH DENGAN BAIAT KAN BANYAK....

WAHAI KAMPRET BUDUG NAN GEMBLUNG TIADA TARA YANG TAK TERTOLONG...MOHON DISIMAK DALIL DIBAWAH YAA WONG GEMBLUNG:

Dahulu bani Israil selalu dipimpin oleh para Nabi, setiap meninggal seorang Nabi diganti oleh Nabi lainnya, sesungguhnya setelahku ini tidak ada Nabi dan akan ada setelahku beberapa khalifah bahkan akan bertambah banyak, sahabat bertanya: ”Apa yang tuan perintahkan kepada kami?” Beliau menjawab: ”Tepatilah bai’atmu pada yang pertama (artinya baiat yang pertama dilakukan pada saat itu), maka untuk yang pertama dan berikan pada mereka haknya. Maka sesungguhnya Allah akan menanya mereka tentang hal apa yang diamanatkan dalam kepemimpinannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh: II/132, Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah II/204. Lafadz Muslim)


TRUS ENTE GA MAU PAKAI BAIAT?, jalanin ISLAM BEGITU BEGITU AJA?, ....TERSERAH MU LAH, KAN ANA UDAH BILANG:...KAMPRET BUDUG NAN GEMBLUNG TIADA TARA YANG TAK TERTOLONG......

“Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Menetapilah kamu (Hudaifah bin Yaman) pada jamaah muslimin dan imam mereka (artinya: carilah Islam yang berbentuk jama’ah dan yang mempunyai imam sebagai pemimpinya), aku (Hudaifah bin Yaman), berkata: “(Bagaimana) jika tidak ada jama’ah dan imam mereka? Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Uzlah-lah (Pisahilah) segala bentuk firqoh-firqoh (ada 72 firqoh Islam), sekalipun kamu hanya makan akar / umbi pohon sehingga maut menjemput kamu sementara kamu atas keadaan demikian”. (HR. Bukhori, Kitabul Fitan).

“Sesungguhnya orang-orang yang berbai’at kepadamu sesungguhnya mereka berbaiat kepada Allah, tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang siapa yang mengingkari bai’atnya niscaya akibat pelanggarannya akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa yang menepati bai’atnya, maka Allah akan memberikan pahala yang besar.” (Q.S. Al Fath : 10).

“Barangsiapa melepas tangan dari taat akan bertemu dengan Allah pada hari kiyamat dengan tidak punya alasan. Dan barangsiapa mati sedang tidak ada ikatan bai’at pada lehernya maka ia mati seperti matinya orang jahiliyah.” (HR. Muslim dari Abdullah bin Umar, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh : II/136)

Yang dimaksud “seperti mati Jahiliyah” adalah kematian dalam kesesatan, perpecahan dan tidak mempunyai imam yang dibaiat dan ditaati. (Hamisy Shahih Muslim II/136)