بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

info dari jokam united

Agung Sujatmiko To: Admin jokam united

Mohon utk diwaspadai penyusup salpret sudah memposting diskusi yg berjudul: kerapuhan dan perpecahan salafi + Malas jihad.

Dengan gaya provokasinya mereka memposting sebagian dan memotog sebagian, sehingga dianggap mempunyai indikasi bhw jkm berniat untuk makar pada pemerintahan yg syah.
...
Dengan hal tsb utk menjaga keamanan, keutuhan dan kelestarian jkm, mk saran sy kpd admin jokam utk menghapus semua postingan yg bithonah dan semua anggota jokam united diharap bia menjaga F, B, BL dlm setiap diskusi maupun comment nya.

Ajkk...

Lihat Selengkapnya2 jam yang lalu · · · Laporkan


    • Rikhie Supriyadi aamiin. ajkk woro2nya bro :D
    • 8 jam yang lalu · ·
    • Agung Sujatmiko
      UNTUK DIKETAHUI:

      Tulisan sy diatas beserta comment mas Rikhie sdh langsung diposting di airmata salafret ngeces, jadi diharap agar admin segera bertindak dengan munafiqun ajaran salapret yg berpura-pura dlm jkm utk membeberkan berita2 jkm te...rkini, ajkk.Lihat Selengkapnya
      6 jam yang lalu · ·

    • sekitar sejam yang lalu · ·
perhatikan tulisan"

mk saran sy kpd admin jokam utk menghapus semua postingan yg bithonah dan semua anggota jokam united diharap bia menjaga F, B, BL dlm setiap diskusi maupun comment nya."

BUSEEET.......bithonah apa yang di hapus!!!!!!!!!!!!!!

Comments
22 Comments

22 Response to "info dari jokam united"

Anonim mengatakan...

LDII menganut agama BHITONAH yahh??!!! menyedihkan!!

Anonim mengatakan...

354 benar-benar di telanjangi...

Anonim mengatakan...

dasar salapret kepepet koyok kampret..sukanya ngintai punya orang..sich...ora ono isine

Anonim mengatakan...

Udh bingung tuh mo ngapain lg...

Mangkanye..., kalo beragama jangan didasarkan kebohongan...
Dikurek2 terus dah tuh kebohongan LDII sama mantan2 LDII yang udah tobat...

Ayo..., laporan ke imam mu..., biar nanti di teks kedaerahan nanti ada "fatwa" buat jangan maen internet lagi. Jangan nyari informasi lewat internet lagi. Mangkul aja ama ikel.

Anonim mengatakan...

katanya sakti tapi kok penakut ya? pake ditutup2 pin takut ketahuan ilmu membunuh orang kafir (orang di luar jokam 354).....wah ternyata kera sakti bermental bekicot nih...wkkkk.

ibnu mengatakan...

akhy agung dan saudaraku yang lain yang pemahaman islamnya masih tertutup kabut madigoliyah semoga antum semua mendapat taufiq dan hidayah dari Alloh 'aza wazalla, semoga Allah memberikan kemudahan bagi hamba2 nya yang bersungguh2 dalam mencari kebenaran.
ana ukhikum fillah.

Anonim mengatakan...

jokam berkata

waduh mau nulis apalagi ya..katanya ilmu mangkul itu ilmu menangan, tapi kok dibantah habis-habisan semua, apa mungkin memang benar agama manhaj madigob(blok) ini salah..??
waduh...gimane nih...
kayane saya HARUS IKHLAS menerima masukan dari teman-teman semua...

Anonim mengatakan...

bertaubatlah wahai agung
anda sudah membuat pengumuman penghapusan "hal-hal yang bithonah" itu sudah meng iyakan bahwa selama ini yang sudah digembar-gemborkan, dijelas-jelaskan bahwa islam jamaah itu bermanhaj takiyah (tukang boong), takfiri (semua non 354-KAFIR)
adalah benar adanya. dan hal ini juga menunjukkan bahwa yang selama ini ditetapi, diagung agungkan sebagai jalan tunggal satu-satunya organisasi yang memasukkan ke surga adalah salah,keliru, bathil...

bukan bitonah mengatakan...

wah rupanya ldii jumlahnya hanya 300ribu orang ngakunya 15 juta??

kalo 300ribu, bitonah (jangan sampai ketahuan orang luar).

kalo 15 juta, fatonah (untung menguntungkan) boleh boong ke or luar yg penting untung.

dikutip dari ldii.or.id;

Dalam Munas VI tahun 2005, warga LDII yang tersebar di 4500 PAC di Desa/Kelurahan seluruh Indonesia mencapai sekitar 15 juta jiwa.

cerdas ya... kalo berbohong..

kalo ketahuan 300rb saja anggotanya..., wah bakal g hawat!!!

apakah ldii bisa menghindar dari kedustaan, bila data lengkap pada kami???? beserta saksi2 ???

warga ldii sbaiknya kalau memberi nama anak nya BITONAH FATONAH BUDILUHUR..., nama yg baik... hehehe...

Anonim mengatakan...

Nabi Muhammad diturunkan didunia untuk memperbaiki akhlak manusia. Bahkan sebelum Nabi Muhammad mendapat hidayah, mendapat gelar Al Amin (orang yg dapat dipercaya) bahkan sampai menjadi Nabi akidah beliau tetap / tidak berubah menjadi Al Kadzdzab (tukang boong).
Berbeda dengan jamaah, sebelum masuk menjadi jamaah dia seorang yg dapat dipercaya, setelah menjadi jamaah eh.. malah berakidah Al Kadzdzab. Ini hidayah macam apa..??!!

AGUNG sudah menjelaskan
F,B,BL
*Fathonah = cerdas --->kaya kancil cerdik dalam menipu (tukang bohong)
*Bithonah = Rahasia ---> jangan sampai aslinya keliatan, jadi harus bohong (tukang bohong lagi..)
*Budi Luhur = berbudi yang baik, agar orang-orang mengira bahwa dirinya orang baik, padahal sebenarnya orang-orang luar itu najis,kafir,harus dibunuh (lagi-lagi tukang bohong lagi....)

Anonim mengatakan...

lapor pak imam, pengajian-pengajian kelompok, pengajian muda-mudi, pengajian desa cuma dihadiri hanya sekitar 40-60 %. kemungkinan angka ini terus menyusut sesuai dengan arus informasi yang kian deras yang mengungkap siapa itu 354, siapa itu nurhasan.rukyah mulai gelisah pak. mereka mulai merasa diboongin, dijadikan obyek,dan diperalat. mau ngga mau kita harus ruju ilal haq pak. calon mubaligh2 dan mubaligh baru lulus dari kediri juga mengalami keraguan dengan sistem 354 yang selama ini mereka yakini jalan tunggal masuk surga pak.kita harus boong bagaimana lagi pak? kalau kita terus membodohi jamaah, suatu saat mereka akan tau pak.bagaimana strategi kita sekanjutnya pak?

laporan selesai

Anonim mengatakan...

MANKUL MUSNAD MUTTHASIL JOKAM ITU PERCUMA!!!!

APA ARTINYA MANKUL MUSNAD MUTTHASIL KLO HADITSNYA HADITS PALSU YANG BUKAN BERASAL DARI RASULULLAH???

KENAPA SIH KALIAN BERANI MENGAMALKAN HADITS DHAIF & HADITS PALSU YG DITULIS PENDUSTA???

MANKUL MUSNAD MUTTHASIL ITU NOL BESAR!!!

KALIAN MENDING BELAJAR MUSTHOLAH HADITS BIAR NGERTI HADITS2 MANA SAJA YANG BOLEH & TIDAK BOLEH DIAMALKAN!!!!

JANGAN JADI ORANG BODOH YANG MENGE-POL KAN MANKUL MUSNAD MUTTHASSIL!!!

JANGAN TERTIPU DENGAN MANKUL MUSNAD MUTTASHIL!!!

BUKA HATI & PIKIRAN KALIAN!!
LAKUKANLAH SEMATA-MATA KARENA ALLAH, DAN LIHATLAH APA YG TERJADI

...

Geregetan.. Jadinya geregetan,,
Apa yang harus ku lakukan..

ya Allah, kasianni keluarga aku yg masi di ldii, pliss ya Allah.

Anonim mengatakan...

Kepada Admin dan rekan-rekan semua , semoga Allah memberi kalian keteguhan dan kemudahan.

Dengan tulus ikhlas , aku berterima kasih kepada admin dan temen-temen semua yang tiada henti-hentinya dan berputus asa dalam membongkar kebusukan kelompok sesat ini .

Ada beberapa hal yang mungkin dapat dipertimbangkan :

1. Setiap berita sebaiknya di dukung oleh bukti ( untuk admin sudah melakukannya - sedang dari teman-teman belum akurat ).

2. Bilamana harus di komentari , usahakan dengan bahasa yang sopan dan ilmiyah ( dalil / ucapan ulama ).

3. Harus diyakini , bahwa pengikut jamaah tersebut tidak semuanya paham dengan kesesatannya , sehingga janganlah menghukumi orang-perorang secara serampangan .

4. Semoga Allah segera memberi hidayah kepada mereka ( utamanya untuk orang tuaku dan saudaraku ) dan mau meninggalkan jamaah sesat tersebut.

dari saya pemerhati islam jamaah alias ldii

Anonim mengatakan...

LDII = Lari Dari Intisari Islam
Jokam = jorok dan kampungan
isrun = income semakin menurun
354 = angka sial
muhajirin = orang yg siap hengkang
Amsol siapa yg mau menambahkan....?

Anonim mengatakan...

Kalau saja org2 354, paling tidak melalui 2 gurunya yang tampak tidak amanah ilmu itu, plus sumpah palsu ketuanya yang katanya Kyai Haji itu, telah mengakui bahwa mereka kini telah berjalan di atas paradiga baru, yakni paradigma non-takfiri, maka pertanyaan sy sebagai orang awam adalah....

"Apa alasan bagi 2 guru mereka yang baru sj pulang dari Makkah dan jajaran "ring satu" bahu membahu berkeliling Indonesia menyampaikan "nasihat"2 (baca: Syubhat) kepada anggota 354 terkait keberdaan mereka dalam tinjauan aqidah --yang katanya telah dipertnyakan kepada para guru mereka di sana, yang notabene mereka akui sebagai salafy-- dan mengajak tetaap menetapi 354 dan tidak meninggalkan 354? bukankah katanya mereka sudah tidak takfiri?

Perhatikan...!
Bukankah jika benar aradigma non-takfiri itu maka mereka seharusnya tidak perlu kebakaran kumis (maaf karena mereka tidak punya jenggot)dengan isue banyaknya para muballigh/anggota 354 berpengruh yang ruju' ilal haqq?
Bukankah seharusnya paradigma baru itu menggiring mereka pada satu titik pemikiran untuk membiarkan orang2 354 keluar, toh mereka tidak keluar pada kekafiran (sesuai dengan paradigma barunya, katanya tidak mengkafirkan selain ldii)?

Ada apa? Wahai guru2 yang "tidak khianat" pada donatur (jamaah 354)nya..? Coba jawab, mengapa?

Apa kalian takut dengan pemasukan "lumbung" kalian yang semakin menipis? Apakah karena kalian ternyata masih sangat bergantung pada "bandar" bank yang kalian sebut bank Isrun itu??

Biarkanlah anggota kalian yang telah menemukan kebenaran itu bebas memilih jalannya, mungkin mereka telah merasa terlalu kecewa pada ajaran pembodohan yang kalian sakralkan itu, mungkin mereka telah menyerah dari "penjatahan"2 itu, biarkanlah mereka... Cukuplah kalian yang khianat pada ilmu, jangan kalian ajak saudara2 kami ikut sesat bersama kalian dalam 354...

Setiap warga negara berhak menganut keyakinannya, dilindungi oleh undang2 negeri ini, kalian harus mematuhinya, hentikan ancaman2 kalian, teror2 murahan kalian, takutlah kepada Allah, senkom, asad, dll itu hanyalah makhluk, merekapun hendaknya berhenti dari perasaan 'ujubnya, mereka tidak memiliki sedikit daya dan upaya pun kecuali atas kehendak Allah, sang Maha pemilik al Haq.

Taatilah peraturan negara ini, wahai petekol 354..! Dengarkan nasihat imam kalian dalam teks bulanan, yakni mentaati pemerintah yang sah.. :)
Hendaknya kalian sadar bahwa Imam kalian di 354 pun mentaati imam yang sesungguhnya, yakni pemerintah muslim negeri ini, dialah sulthan yang seungguhnya.. Saking sungguhnya, Imam kalian di 354 pun taat padanya.. :))

Anonim mengatakan...

Kalau saja org2 354, paling tidak melalui 2 gurunya yang tampak tidak amanah ilmu itu, plus sumpah palsu ketuanya yang katanya Kyai Haji itu, telah mengakui bahwa mereka kini telah berjalan di atas paradiga baru, yakni paradigma non-takfiri, maka pertanyaan sy sebagai orang awam adalah....

"Apa alasan bagi 2 guru mereka yang baru sj pulang dari Makkah dan jajaran "ring satu" bahu membahu berkeliling Indonesia menyampaikan "nasihat"2 (baca: Syubhat) kepada anggota 354 terkait keberdaan mereka dalam tinjauan aqidah --yang katanya telah dipertnyakan kepada para guru mereka di sana, yang notabene mereka akui sebagai salafy-- dan mengajak tetaap menetapi 354 dan tidak meninggalkan 354? bukankah katanya mereka sudah tidak takfiri?

Perhatikan...!
Bukankah jika benar aradigma non-takfiri itu maka mereka seharusnya tidak perlu kebakaran kumis (maaf karena mereka tidak punya jenggot)dengan isue banyaknya para muballigh/anggota 354 berpengruh yang ruju' ilal haqq?
Bukankah seharusnya paradigma baru itu menggiring mereka pada satu titik pemikiran untuk membiarkan orang2 354 keluar, toh mereka tidak keluar pada kekafiran (sesuai dengan paradigma barunya, katanya tidak mengkafirkan selain ldii)?

Ada apa? Wahai guru2 yang "tidak khianat" pada donatur (jamaah 354)nya..? Coba jawab, mengapa?

Apa kalian takut dengan pemasukan "lumbung" kalian yang semakin menipis? Apakah karena kalian ternyata masih sangat bergantung pada "bandar" bank yang kalian sebut bank Isrun itu??

Biarkanlah anggota kalian yang telah menemukan kebenaran itu bebas memilih jalannya, mungkin mereka telah merasa terlalu kecewa pada ajaran pembodohan yang kalian sakralkan itu, mungkin mereka telah menyerah dari "penjatahan"2 itu, biarkanlah mereka... Cukuplah kalian yang khianat pada ilmu, jangan kalian ajak saudara2 kami ikut sesat bersama kalian dalam 354...

Setiap warga negara berhak menganut keyakinannya, dilindungi oleh undang2 negeri ini, kalian harus mematuhinya, hentikan ancaman2 kalian, teror2 murahan kalian, takutlah kepada Allah, senkom, asad, dll itu hanyalah makhluk, merekapun hendaknya berhenti dari perasaan 'ujubnya, mereka tidak memiliki sedikit daya dan upaya pun kecuali atas kehendak Allah, sang Maha pemilik al Haq.

Taatilah peraturan negara ini, wahai petekol 354..! Dengarkan nasihat imam kalian dalam teks bulanan, yakni mentaati pemerintah yang sah.. :)
Hendakna kalian sadar bahwa Imam kalian di 354 itu pun mentaati imam yang sesungguhnya, yakni pemerintah muslim negeri ini, dialah sulthan yang seungguhnya.. Karena sungguhnya, Imam kalian di 354 pun taat padanya.. :))

Anonim mengatakan...

Kalau saja org2 354, paling tidak melalui 2 gurunya yang tampak tidak amanah ilmu itu, plus sumpah palsu ketuanya yang katanya Kyai Haji itu, telah mengakui bahwa mereka kini telah berjalan di atas paradiga baru, yakni paradigma non-takfiri, maka pertanyaan sy sebagai orang awam adalah....

"Apa alasan bagi 2 guru mereka yang baru sj pulang dari Makkah dan jajaran "ring satu" bahu membahu berkeliling Indonesia menyampaikan "nasihat"2 (baca: Syubhat) kepada anggota 354 terkait keberdaan mereka dalam tinjauan aqidah --yang katanya telah dipertnyakan kepada para guru mereka di sana, yang notabene mereka akui sebagai salafy-- dan mengajak tetaap menetapi 354 dan tidak meninggalkan 354? bukankah katanya mereka sudah tidak takfiri?

Perhatikan...!
Bukankah jika benar aradigma non-takfiri itu maka mereka seharusnya tidak perlu kebakaran kumis (maaf karena mereka tidak punya jenggot)dengan isue banyaknya para muballigh/anggota 354 berpengruh yang ruju' ilal haqq?
Bukankah seharusnya paradigma baru itu menggiring mereka pada satu titik pemikiran untuk membiarkan orang2 354 keluar, toh mereka tidak keluar pada kekafiran (sesuai dengan paradigma barunya, katanya tidak mengkafirkan selain ldii)?

Ada apa? Wahai guru2 yang "tidak khianat" pada donatur (jamaah 354)nya..? Coba jawab, mengapa?

Apa kalian takut dengan pemasukan "lumbung" kalian yang semakin menipis? Apakah karena kalian ternyata masih sangat bergantung pada "bandar" bank yang kalian sebut bank Isrun itu??

Biarkanlah anggota kalian yang telah menemukan kebenaran itu bebas memilih jalannya, mungkin mereka telah merasa terlalu kecewa pada ajaran pembodohan yang kalian sakralkan itu, mungkin mereka telah menyerah dari "penjatahan"2 itu, biarkanlah mereka... Cukuplah kalian yang khianat pada ilmu, jangan kalian ajak saudara2 kami ikut sesat bersama kalian dalam 354...

Setiap warga negara berhak menganut keyakinannya, dilindungi oleh undang2 negeri ini, kalian harus mematuhinya, hentikan ancaman2 kalian, teror2 murahan kalian, takutlah kepada Allah, senkom, asad, dll itu hanyalah makhluk, merekapun hendaknya berhenti dari perasaan 'ujubnya, mereka tidak memiliki sedikit daya dan upaya pun kecuali atas kehendak Allah, sang Maha pemilik al Haq.

Taatilah peraturan negara ini, wahai petekol 354..! Dengarkan nasihat imam kalian dalam teks bulanan, yakni mentaati pemerintah yang sah.. :)
Hendakna kalian sadar bahwa Imam kalian di 354 itu pun mentaati imam yang sesungguhnya, yakni pemerintah muslim negeri ini, dialah sulthan yang seungguhnya.. Karena sungguhnya, Imam kalian di 354 pun taat padanya.. :))

Anonim mengatakan...

dalam ISLAM JAMAAH telah mutlak terpenuhi 3 unsur munafik :

1. Bila berbicara banyak bohongnya
2. Bila berjanji tidak ditepati
3. Bila dipercaya jamaahnya , berkhianat.

YA Allah aku berlindung kepada-Mu dari sifat sombong , nifak dan guluw dalam beragama.
Tunjukkanlah aku jalan yang lurus ( jalannya Rasulullah dan para sahabatnya ) yang telah Engkau ridhoi dan bukan jalannya orang-orang sesat dan dholim yang Engkau murkai .

Ya Allah , dzat yang membolak-balikan hati , tetapkanlah hati dan amal kami dalam agama-Mu yang lurus.

Ya Allah , sesungguhnya kami mencintai saudara kami semuanya ( muslimin ) , maka tetapkanlah jiwa-jiwa kami semua dalam ikatan aqidah yang lurus yang jauh dari syirik dan bidah , dan pertemukanlah kami di tempat yang Engkau muliakan kelak.

Ya Allah , aku memohon kepada-Mu , berikanlah hidayah dan pemahaman kepada saudara kami yang masih buta dalam beragama ini ( islam jamaah ) agar hati-hati mereka lapang dalam menerima kritikan dari saudaranya yang menginginkan kebaikan bagi dirinya.

Abu Mufidah mengatakan...

Sangat SETUJU....

Kepada Admin dan rekan-rekan semua , semoga Allah memberi kalian keteguhan dan kemudahan.

Dengan tulus ikhlas , aku berterima kasih kepada admin dan temen-temen semua yang tiada henti-hentinya dan berputus asa dalam membongkar kebusukan kelompok sesat ini .

Ada beberapa hal yang mungkin dapat dipertimbangkan :

1. Setiap berita sebaiknya di dukung oleh bukti ( untuk admin sudah melakukannya - sedang dari teman-teman belum akurat ).

2. Bilamana harus di komentari , usahakan dengan bahasa yang sopan dan ilmiyah ( dalil / ucapan ulama ).

3. Harus diyakini , bahwa pengikut jamaah tersebut tidak semuanya paham dengan kesesatannya , sehingga janganlah menghukumi orang-perorang secara serampangan .

4. Semoga Allah segera memberi hidayah kepada mereka ( utamanya untuk orang tuaku dan saudaraku ) dan mau meninggalkan jamaah sesat tersebut.

dari saya pemerhati islam jamaah alias ldii

Anonim mengatakan...

hahaha...ABU HASAN , hasutannya untuk memecah belah ahlus sunnah tidak di MAS KABUL-kan....

yang satu mau membenturkan antara sesama salafy , satunya lagi antara salafy dibenturkan dengan nahdiyin .

Anonim mengatakan...

Taatilah peraturan negara ini, wahai petekol 354..! Dengarkan nasihat imam kalian dalam teks bulanan, yakni mentaati pemerintah yang sah.. :)
Hendakna kalian sadar bahwa Imam kalian di 354 itu pun mentaati imam yang sesungguhnya, yakni pemerintah muslim negeri ini, dialah sulthan yang seungguhnya.. Karena sungguhnya, Imam kalian di 354 pun taat padanya.. :))
--------------------------------
kl udah taat pemerintah yang sah ya udah..
ajaran bagus itu. itu baru betul2 jamaah. karena taat pada pemerintah/imam yang sah.

Anonim mengatakan...

Perlu diusulkan pada SBY supaya salapy membuat program seperti LDII. yaitu setiap bulan mengingatkan warganya supaya taat pada pemerintah yang sah.