بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

KUMPUL RAHASIA ISLAM JAMAAH DI MALAYSIA DI BEKUK

Nasional

JAIS tumpas ajaran sesat Islam Jamaah
Oleh Sarah Sulaiman

2010/11/27

ANGGOTA penguat kuasa JAIS merampas dokumen milik kumpulan itu di Kampung Sungai Tangkas, Kajang, semalam.
ANGGOTA penguat kuasa JAIS merampas dokumen milik kumpulan itu di Kampung Sungai Tangkas, Kajang, semalam.
Kumpulan dipercayai melatih ahli ‘Skuad Berani Mati’ untuk laksana misi membunuh

BANGI: Satu kumpulan ajaran sesat yang merekrut ‘Skuad Berani Mati’ untuk sebarang urusan jihad termasuk dikatakan sanggup menjalankan kerja membunuh ditumpaskan Jabatan Agama Islam Selangor (JAIS) dalam serbuan di sebuah surau persendirian di Kampung Sungai Tangkas, di sini semalam.

Hasil risikan teliti anggota penguat kuasa JAIS selama setahun yang turut mengikuti perkembangan pengikut amalan itu, 21 pengikut ajaran sesat Islam Jamaah, berumur 29 hingga 55 tahun yang baru selesai mengadakan ‘solat Jumaat’ di surau terbabit, diberkas semalam.

Mereka ditahan dalam serbuan di surau berkenaan yang dipercayai dijadikan markas ajaran terbabit, pada jam 12 tengahari.
Ketua Penguat Kuasa Agama Negeri Selangor, Mohamad Rais Rasid, berkata ajaran sesat itu diperkenalkan Mohd Madigol Abd Aziz yang dikenali sebagai Nurhasan Al-Ubaidah Lubisdi dari Jawa Timur, Indonesia pada 1941.

Ajaran dipercayai disebarkan di Hulu Langat oleh Abdul Wahab Jantan, 41 yang berasal dari Kajang sejak tahun 2000 di surau terbabit, yang dibina hasil kutipan yuran pengikutnya.

Bagaimanapun, Abdul Wahab gagal dikesan kerana dipercayai berada di Solo, Indonesia. Isterinya, Ramizah Shaari, 51, ketika ditemui di rumah yang terletak bersebelahan surau terbabit memberitahu suaminya itu berada di Solo atas urusan perniagaan broker.

Mohamad Rais berkata, apa yang mengejutkan, pengikut ajaran itu melakukan beberapa penyelewengan yang memesongkan akidah termasuk perlu bai’ah iaitu sumpah taat setia kepada pengasas selain mendakwa hanya pengikut Islam Jamaah saja sebagai Islam sebenar manakala orang lain dianggap kafir.
“Ajaran yang sudah difatwakan sebagai ajaran salah dan sesat pada 24 September 1998 itu turut menolak hukum Ijma dan Qias, najis mughallazah tidak perlu disamak serta binatang yang mati di dalam perkampungan orang Islam Jamaah tidak perlu disembelih dan halal dimakan.

“Mereka juga hanya perlu melakukan sembahyang Jumaat di rumah dengan menyatakan sembahyang Jumaat di masjid hanya adat saja, tidak perlu meletakkan al-Quran di tempat yang suci kerana tiada al-Quran yang betul di dunia dan boleh mengampunkan dosa dengan mengisi borang tebus dosa yang disahkan oleh pemimpin, ” katanya ketika ditemui di sini, semalam.

Operasi yang dijalankan membabitkan 34 anggota JAIS, 30 anggota polis Kajang serta Majlis Perbandaran Kajang (MPKj) itu turut menahan orang kuat kepada pemimpinnya, Amir Herman Amirruddin yang bertindak mengimamkan solat Jumaat yang dijalankan di surau persendirian itu.

Selain mengadakan solat Jumaat di surau persendirian tanpa kebenaran mufti, kumpulan ini juga dipercayai menjalankan nikah sindiket diwalikan oleh pemimpin dengan hanya mengisi beberapa borang yang disaksikan oleh pengikutnya.

Mohamad Rais berkata, setakat ini JAIS mengadakan kerjasama dengan pihak Imigresen bagi menahan pemimpin ajaran itu di mana-mana lapangan terbang atau laluan lain bagi mengelak berlakunya penularan semula ajaran itu di Hulu Langat.

Beliau berkata, semua pengikut ajaran sesat yang ditahan itu dibawa ke Mahkamah Syariah Hulu Langat bagi tujuan jaminan tahanan sementara dan direman sehingga Selasa ini bagi tujuan pendakwaan.

Comments
774 Comments

774 Response to "KUMPUL RAHASIA ISLAM JAMAAH DI MALAYSIA DI BEKUK"

«Paling tua   ‹Lebih tua   1 – 200 dari 774   Lebih baru›   Terbaru»
vdastuti mengatakan...

terima kasih telah memuat berita ini,semoga saudara2 kita yang di islam jamaah segera bertobat kembali ke al haq

Anonim mengatakan...

tidak ada jalan yang lain selain kembali kepada kebenaran

Anonim mengatakan...

ya ALLAH tunjukanlah saudara2 kami yang masih di LDII/islam jamaah

Anonim mengatakan...

sang amir bersama jenglot palsu,nona salapret, abu ilyas, dan para cebong-cebong mungkin lagi bermusyawarah untuk menyogok pejabat malaysia??...tapi apakah sang amir mau kehilangan sepeserpun dari IRnya??

Anonim mengatakan...

kan ada uang merah ???

atau ada nyi roro kidul , temennya mbah ?

kira-kira berani nggak ya aparat dini bertindak seperti itu ?
semoga ormas islam disini bersatu padu dengan pemerintah , mencabut sampai keakar-akarnya pemahaman islam jamaah ini

Anonim mengatakan...

http://www.voa-islam.com/news/malaysia/2010/11/30/12035/enam-wni-pengikut-aliran-sesat-islam-jamaah-diadili-di-malaysia/

Anonim mengatakan...

ah... basi, paling itu hanya berita dusta lagi terus dikait2kan dgn ldii, beginilah kalau kebenaran selalu digegeri dan di musuhi, dagangan lagi laku........he he he!

Anonim mengatakan...

kalau sedang digegeri sebaiknya jamaah 354 instropeksi diri, tawakal pada Allah, ruju ilal haq , bukannya malah tetap mempertahankan gengsi,kesombongan dan keujuban dengan berkata

'beginilah kalau kebenaran selalu digegeri dan di musuhi, dagangan lagi laku........'

ga tahu diri, udah salah, digegeri, bangga lagi :)

Anonim mengatakan...

"ah... basi, paling itu hanya berita dusta lagi terus dikait2kan dgn ldii, beginilah kalau kebenaran selalu digegeri dan di musuhi, dagangan lagi laku........he he he!"

paling ini yg komentar anak ato cucune nurhasan...basi...he..he..he..!!

keliatan banget gobloknya...

Anonim mengatakan...

Untuk menengahi LDII Majelis Ulama Ind (MUI) harus turun tangan, tegas dalam mengambil tindakan dengan memamnggil Ustad Kholil n Aziz dan gurunya Kholil n Aziz di Mekah yaitu Syeh Yahya agar 2 orang itu dinasehati oleh gurunya yang dari Mekah, agar MENGHENTIKAN AJARAN SESATNYA.kalo masih NGEYEL MENYEBARKAN KESESATAN umat Islam yang DITIPU dengan PARADIGMA BARU yang akan menghakiminya. Oleh karena itu MUI dalam menyelesaikan kasus Islam Jamaah/LDII supaya KuatImannya, karena LDII duitnya banyak, dengan duit akan bisa mengatur segalanya, dan pernyataan pwngurus organisasi bulan November ini, bahwa LDII akan MEMENJARAKAN siapa saja yang menjelek-njelekan LDII Islam Jamaah, seperti dicontohkan Bambang Irawan,

Anonim mengatakan...

LDII?ISLAM JAMAAH MEMANG PALING JAGO NGIBUL, KARENA PARA PENGURUS LDII ITU SEPERTI BAJINGAN TENGIK DAN INI DAKUI SENDIRI OLEH SALAH SEORANG DEWAN PEMBINA YAITU AHMAD SUARNO, SAYA SERING MENDENGAR DARI UCAPAN AHMAD SUARNO DALAM ARAHAN KEPADA PARA PENGUTUS LDII DITINGKAT DPD KEBAWAH, BAJINGAN TENGIK, ITULAH UCAPAN DAN PENGAKUAN PAK AKHMAD SUARNO DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI KEPADA PARA PENGURUS LDII DITINGKAT DPD SAMP E PAC AGAR PARA PENGURUS DIBAWAHNYA BISA MENCONTOH AGAR JADI BAJINGAN TENGIK/ ALIAS MAU NGIBUL UNTUK MENUTUPI SOSOK SANG AMIR YANG NGUMPET ALIAS SMIR YSNG PENGECUT SEJAK DARI AMIR ZAMAN NURHASAN, ABDUL DHOHIR DAN AMIR YANG SKARANG ABDUL AZIZ SULTHON AULIA. ORANG AKAN BERTANYA KALO AMIR NGUMPET BERARTI ADA YANG GA BERESSSS KAAAAANNNNN, APA ITU YA...........

Anonim mengatakan...

Kepada saudara semua,

Saya termasuk ex Jokam, mulai tidak ngaji tahun 2004. Sebaiknya dalam komentar,hindarilah kata kata mengumpat dan kata kata tidak senonoh lainnya.

Kita semua sepakat bahwa kita perlu "mengingatkan" saudara kita di LDII,tapi hendaknya dengan adab yang baik. Di sisi lain, semakin keras kita,maka semakin keras juga penolakan sodara kita di LDII.

Cukup tunjukkan Dalil dalil QH,that's all, tidak usah terlalu "nafsu" dengan mengeluarkan kata kata umpatan dan kata kata kasar yang lain.

ibnu mengatakan...

kekecewaan saudara2 ex jokam yg merasa tertipu selama berada di dalam kelompok islam jokam 354 mungkin memang sangat menyakitkan, namun hal tersebut seharusnya justru membuat saudara2 semakin mem"bijak" dalam mendakwahi saudara nya yg masih terkungkung di dalamnya dengan lemah lembut dan penuh kasih sayang sehingga dapat dirasakan sebagai suatu ajakan yang tulus. Insya Allah suatu hari nanti saudara2 kita akan menyadari semua itu.

Anonim mengatakan...

ALHAMDULILLAH JAZA KUMULLOHKHOIR...

kami sudah tdk persen2 lagi.

kami tidak mau amalan kami bid'ah.
kami tdk mau amalan kami di tolak Alloh.

sholat kami juga harus kami perbaiki,

lihat Sifat Sholat Nabi, karya: Muhammad Nasharuddin Al-albani

Anonim mengatakan...

"beginilah kalau kebenaran selalu digegeri dan di musuhi, dagangan lagi laku........he he he!"
---

Laku tapi modal nggak balik sepeserpun, alias BANGKRUT !

& sebentar lagi insyaAllah segera tutup warung cos mau disita tanah + bangunannya!..

Anonim mengatakan...

Bila sahaja, Kerajaan Malaysia tahu ada Pembunuh berdarah dalil palsu di negaranya... e... pastilah khowarij2 itu akan di hukum mati.!!!

dalil palsu:

laa islama (bukan islam)
ila bi jamaah walaa jamaata ila bi imaroh, walaa imarota ila bi bai'ah, walaa bai'ata ilaa bi tooah.

inilah dalil palsu ldxx yg ada di indonesia, tujuannya:
1. harta
2. tahta
3. wanita

Anonim mengatakan...

Orang pusat pasti lagi ngatur strategi Bhitonah u/ membebaskan jamaahnya yg di tahan.

Anonim mengatakan...

KAJIAN ILMIAH & BEDAH BUKU ( SURABAYA )

Pemateri : Ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat
Tempat : Masjid Al-Ukhuwah Jl. Bendul Merisi Utara V/5 Surabaya
Waktu : Ahad , 12 Desember 2010
Jam : 08.00 S/D selesai
Tema : MENYONGSONG KEJAYAAN ISLAM .

Ajaklah saudara/anak/istri dan suami , untuk menuntut ilmu.

Terbuka untuk umum ( tidak ada keanggotaan ) , dan gratis.

Ada sesi tanya-jawab , pergunakan kesempatan ini untuk mencari kebenaran yang hakiki.

Anonim mengatakan...

Apakah jalan yang di tempuh madigoliyah tersebut adalah jalan kebenaran ????????????????

Temukan jawabannya di :

KAJIAN RUTIN KITAB " JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT " ( Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu ).

Tempat : Masjid Taklim Ar-Rohim Jl. Sidosermo Indah 3/28 Surabaya.

Waktu : Setiap Selasa ba'da Magrib.

Banyak kesempatan untuk bertanya jawab dengan ustadz , terbuka untuk umum , gratis .

Maka jangan biarkan kesempatan berlalu begitu saja , raihlah ilmu sebagai pedoman beribadah dan jauilah perkara bid'ah .

Sudah bergabung beberapa ikhwan exs madigoliyah.
Tunggu apa lagi , ayo belajar dan ruju' kepada kebenaran .......

Anonim mengatakan...

Tambahan diatas :

Kajian rutin tersebut diasuh oleh Ust. Ma'ruf Nur Salam.Lc

Anonim mengatakan...

memenjarakan para khawarij memang bukan solusi walaupun saya juga tidak memungkiri bahwa khawarij adakalanya memang harus diberi shock terapi oleh waliyul amr yang sah disebuah daulah. bagi saya, yang paling utama adalah memberikan mereka pemahaman yang shahih dan rajih . banyak diantara pengikut khawarij 354 merupakan hanyalah korban dari program penyesatan dan pembodohan dari para pembesarnya. oleh karena itu galakkan terus dakwah pada khawarij2 itu agar bisa kembali ke manhaj yang lurus. dakwah bilmaruf wal hikmah. kalau khawarij2 sudah menunjukan gejala dan indikasi bughot, waliyul amri barulah mengambil tindakan represif yang lebih tegas dan membasmi paham khawarij tsb sampai ke akar-akarnya

Anonim mengatakan...

Solusi yang tepat saat para pengikut madigol resah krn merasa diacuhkan tdk diperjuangkan pembebasannya di Selangor yang ditangkap, kemudian seluruh pengikutnya di dunia pada resah krn banyaknya penyimpangan2 yg baru mereka sadari serta tdk adanya kejujuran para ulama mereka dlm menyampaikan kebenaran, maka sungguh tepat apabila ada pengumuman2 kajian Salaf di seluruh dunia, mudah2an pengikutnya banyak yg mau coba2. Walaupun ada ijetihad imam bahwa jamaahnya dilarang untuk bergaul dgn org2 yg bisa mempengaruhi keimanannya terutama Salafi, seandainya mereka sedikit cerdas mk mereka akan menyadari knp dan apa tujuannya larangan ini? Maka temukanlah jawabannya dengan mengikuti kajian Salaf yang ada di seluruh dunia KARENA KEBENARAN ITU HARUS BERANI DIUJI DENGAN APAPUN, KETIKA ADA KETAKUTAN MAKA BOLEH JADI DISITU ADA KESALAHAN.
Ketika orang sudah mengenal dan mendalami Manhaj Salaf, maka mustahil dia akan kembali ke manhaj firqoh, kecuali orang2 yang disesatkan oleh Alloh.
Jadi janganlah hanya dengar dr mulut berbisa pengatur/imammu tentang Salaf, krn sungguh beda apa yg mrk ucapkan dgn kenyataan sebenarnya, untuk itu Silahkan gunakan OTAK UNTUK MEMBANDINGKANNYA. Semoga mendapatkan hidayah yg sebenarnya, aamiiin!

Anonim mengatakan...

Klo sdh gini nih, pada kabur semua tuh tuk komentar. Mungkin pd lagi musyawaroh ya bgmn penanganannya?
Atau mudah2an yg biasanya koment sdh pd mulai sadar klo ternyata imamnya selama ini yg mrk agung2kan (buktinya diumpetin mati2an sampai brani sumpah demi Alloh) ternyata tdk sanggup berbuat apa2 tuk menyelamatkan jamaahnya di Malaysia. Mana penerapan dalil tentang tugas2 Imam yg sesuai dlm kitab ahkamul sulthoniyah?
Tugas-tugas imam/amir
1. Menjaga agama sesuai dengan dasar-dasarnya yang establish,dan ijma' genearsi salaf, maka jika muncul pembuat bid'ah, atau orang yang sesat/menyimpang yang membuat subhat tentang agama, ia menjelaskan hujjah kepadanya, menerangkan yang benar kepadanya , dan menindaknya sesuai dengan hak-hak dan hukum yang berlaku, agar agama tetap terlindungi dari segala penyimpangan dan umat terlindungi dari usaha penyesatan
2. Menerapkan hukum di antara dua pihak yang beperkara, dan menghentikan perseteruan di antara dua pihak yang berselisih, agar keadilan menyebar secara merata, maka yang dholim tidak semena-mena dan orang yang teraniaya tidak merasa lemah
3. Melindungi wilayah negara dan tempat-tempat suci, agar manusia dapat leluasa bekerja, dan bepergian ke tempat manapun dengan aman dari gangguan terhadap jiwa dan harta
4. Menegakkan supremasi hukum (hudud) untuk melindungi larangan-larangan Allah ta'ala dari upaya pelanggaran terhadapnya, dan melindungi hak-hak hamba-hambanya dari upaya pelanggaran dan perusakan terhadapnya
5. Melindungi daerah-daerah perbatasan dengan benteng yang kokoh, dan kekuatan yang tangguh hingga musuh tidak mampu mendapatkan celah untuk menerobos masuk guna merusak kehormatan, atau menumpahkan darah orang muslim atau orang yang berdamai dengan orang muslim (mu'ahid)6. Memerangi orang yang menentang islam setelah sebelumnya ia didakwahi hingga ia masuk islam, atau masuk dalam perlindungan kaum muslimin ( ahlu dzimmah ), agar hak Alloh Ta'ala terealisir yaitu kemenangan-Nya atas seluruh agama.
7. Mengambil Fai' ( harta yang didapatkan kaum muslimin tanpa pertempuran ) dan shodaqoh yang sesuai dengan yang diwajibkan syari'at dan secara ijtihad tanpa adanya rasa takut/intimidasi dan paksaan
8. Menentukan gaji dan apa saja yang diperlukan dalam baitul mal (kas negara) tanpa berlebih-lebihan dan tidak pula kikir, kemudian mengeluarkannya tepat pada waktunya, tidak mempercepat atau menunda pengeluarannya.
9. Mengangkat orang-orang terlatih untuk menjalankan tugas-tugas, dan orang-orang yang jujur untuk mengurusi masalah keuangan, agar tugas-tugas ini dikerjakan oleh orang-orang yang ahli, dan keuangan dipegang oleh orang-orang yang jujur
10. Terjun langsung menangani segala persoalan, dan menginspeksi keadaan, agar ia sendiri yang memimpin umat dan melindungi agama. Tugas-tugas tersebut tidak boleh ia delegasikan kepada orang lain dengan alasan sibuk istirahat atau ibadah. Jika tugas-tugas tersebut ia limpahkan kepada orang lain, sungguh ia berkhianat kepada umat, dan menipu penasihat, Alloh ta'ala berfirman;
"Hai Daud, Sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, Maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.(Surat shaad ayat 26)

Anonim mengatakan...

Paling2 Pusat lagi nyari kambing warna hitam.

Anonim mengatakan...

assalamualaikum...

kepada saudara2ku yg tahu tempat kajian ahlusunnah di Jakarta, bisa kami minta jadwalnya waktu dan tempat?

jazakumullohkhoir.

Anonim mengatakan...

sama dengan anonim diatas...sy jg ingin tau tpt kajian salafi khususnya jaktim

Anonim mengatakan...

benar juga kalo imam jamaah disebut imam pengangguran...kalo dipikir-pikir kerjaannya apa ya..??? paling nyiapin ijtihat2 dalam turba tex(walopun ijtihat kok asal2an, dan banyak bidah lagi, gitu aja aku juga bisa..) terus ngitung uang IR yang masuk kali... lha sekarang banyak rokyahnya yang ditangkep di malaysia, trus apa yang diperbuat ya..??? beranikah sang amir dengan lantang pergi ke malaysia dan ngomong "bebaskan rokyah saya !!" yang ada ngumpet kali...makin diumpetin...

Anonim mengatakan...

kajian ahlussunnah di berbagai kota bisa dicek di:

http://www.salafy.or.id/

disitu ada info tempat-tempat kajian update

Anonim mengatakan...

dan akhirnya, warga LDII yang katanya punya "sulthan" itu harus membutuhkan bantuan dari waliyul amri yang sesungguhnya, yakni presiden, utk membebaskan rakyat Indonesia yang ketangkap di Malaysia (kalau ada warga negara Indonesia).

hendaknya anggota LDII melihat ini.

apa kuasa Imam kalian? utk membuat perjanjian damai dengan negara kafir sj kalian tidak sanggup.

utk menjamin keamanan warga LDII di luar negeri sj, kalian tidak bisa..

lalu bisanya apa??? berijtihad??

heeyyy....!! tugas imam itu bukan hanya itu... buaanyaaak...

lagipula ijtihadnya banyak salah lagi...

Anonim mengatakan...

Neng dunyo wae ngumpet nopo maleh wonten akherat.

Si jenggot palsu tuh suruh ngurusi temen2nya yg lagi di tahan.

Anonim mengatakan...

wah...Hot News nih..!
btw...kok ngk pada ngelawan yah..? kan udah di ajari ASAD dan ilmu macan2nan...kok berita ini ngk nyampe di kelompok2 yah..?? pasti di tutup2i oleh pusat.

Anonim mengatakan...

Ayo, semua pendekar asad & senkom kerahkan semua !!
jenggotpalsu cs cepetan siap-siap !!

sulthon aulia segera pimpin pasukan, serang malaysia sana !!

Anonim mengatakan...

imam pusat bisa apa sekarang ?!??
ketauan belangnya, ga bisa apa-apa..

paling yg gerak pimpinan organisasi LDII, Abdullah Syam Al kadzaab, segera ke pemerintah indonesia minta pertolongan...

minta tolong ke orang-orang yg LDII sendiri memvonis kafir pada mereka !!

sulthon aulia kayanya cukup di kediri saja, mengumpulkan uang persenan jamaah utk menyogok sana-sini

Anonim mengatakan...

Peperangan melawan Khowarij perlahan-lahan sudah di mulai. Hayoo...terus rapatkan barisan, tumpas khowarij sampai ke akar2nya.

Anonim mengatakan...

kesimpulan yang bisa di ambil dari blog ini mengenai LD** :

1. mereka tidak pernah bisa menjawab seputar akidah mereka sendiri, yang ditanyakan oleh banyak penanya.

2. ilmu jamaah sangat dangkal sekali, karena gurunya menthok ke nurhasan.

3. setiap pertanyaan yang ditanyakan dijawab dengan "ini fitnah, umpatan, dan pembalikan hujjah"

4. mereka berhujjah tapi dengan copas2, edit untuk mencocokkan dengan keadaan mereka

5. karena hanya copas, akhirnya hujjah mereka satu sama lainnya saling bertentangan.

6. beberapa dari mereka hawa nafsulah yang dikedepankan bukan mencari kebenaran.

7. alhamdulillah karena kebenaran terbuka dan berkeinginan hanya mencari kebenaran, surga Allah, dan pingin terhindar dari neraka, banyak yang sudah ruju' ilal haq dari mereka

Anonim mengatakan...

untuk yg ingin tahu kajian bermanhaj salaf terlengkap anda bisa kunjung ke http://www.kajian.net kalo sudah cocok selanjutnya simak radio ahlusunnah rodja 756 AM atau di hhtp:www.rodja.com dan bisa jg via streaming dan via satelit bahkan bisa di simak di fleksi

AbdudZohir mengatakan...

flexi *55*210756 CALL / PANGGIL
slamat menikmati radio dakwah Ahlusunnah wal-jama'ah

Anonim mengatakan...

Mas Admind, kalau boleh usul dan mohon. Amsol di buat satu blog lagi untuk bahas materi2 kajian yg paling dasar seperti:
01. tata cara Wudhu & sholat (ssesuai denga dalil yg sohih)
02. Dzikir setelah sholat, baik wajib maupun sunnah (tentu yg shohih juga)
03. Macam2 sholat sunnah (yg shohih juga)
04. pelajaran tentang ahlaq (yg ini minim sekali diajarkan di jamaah 354 tempat kami mengaji dulu)
05. dll...dll...

mohon kalau sekiranya bisa di buat secara rinci, mudah di pahami, syukur2 kalau itu ada prakteknya (semisal gerakan sholat dan wudhu) di sertakan video.

keluarga kami pelan2 sudah bisa memnerima dakwah ini dan butuh sekali pencerahan dari yg paling mendasar.

Semoga kalian semua yg ad di blog ini diberi kesehatan, kesabaran dan keberkahan. Jazakumullah khoir

Anonim mengatakan...

Pmahaman ane ttg imamah makin mantap dgn pristiwa di malaysia itu.

Alhamdulillah, Allah membantu kita semua dalam memahami definisi amir sejati..
Amir adalah org yg brkuasa & mampu melaksanakn kewajiban2 trhdap rukyahnya, trmsuk melindungi si rukyah..
Adakah hal ini, menjamin warga yg dtahan pmerintah malaysia, mampu dlakukan sulthon aulia sang amir ??

Anonim mengatakan...

untuk abu hudajipah dan orang yg murtad2 silahkan tobat mudah2an Alloh mengampuni dosa kalian, lebih baik ibadah saja ga usah sibuk mo bikin org jamaah murtad, dari kalian yg murtad itu jamaah semakin tambah terus, silahkan ajak murtad jm yg ga mau sambung dan infaq %an, biar LDII makin baik dan faham jamaahnya.

Anonim mengatakan...

yang udah keluar dari jokam, apa kalian mendapat tempat dan kegiatan yg sama dengan di LDII, yg selalu sibuk dgn ngaji, sadarlah, ga da tempat diluar LDII yg mempunyai kegiatan dan program yg sebaik di jm

Anonim mengatakan...

YANG KLUAR DARI JAMAAH MENJADI ANJINGNYA NERAKA, SAYA DOAIN MUDAH2AN DIRINYA,KELUARGANYA, USAHANYA, RIZKINYA DIHANCURKAN OLEH ALLOH DAN MENJADI ORG DUAFA BERAT LALU MENGEMIS2 KE JAMAAH MINTA DITERIMA LAGI SBG JAMAAH, ATAU MUDAH2AN ALLOH CEPAT MEMBUAT MATI AGAR CEPAT MASUK NERAKANYA. AMIIIIIIIIN. HAHAHAHAHHAHAHAHAHAHA

Anonim mengatakan...

YG KELUAR DARI JAMAAH LDII SEMUA TAI ANJING BABI NERAKA JAHANAM, YG SAKIT HATI DAN MERASA PINTAR BERDEBAT / BERKELAHI SAYA TANTANG DUELNYA. HAHAHAHAHAHHAHAHAHAHA

Anonim mengatakan...

kami yakin 2 coment di atas adalah bentukan manhaj ldii atau ij.Sungguh ini adalah
susuatu yg memalukan.islam tidak pernah menganjurkan berdoa untuk keburukan .yg ada hanya pengembalian kepada alloh dan tawakal terhadap ujian.coba mana nasihat dari para mubaligh untuk pengikut yg keliru ini........kalin tertuntut atas keburukan mereka.....atau kalian akan menjadi bagian dari setan bisu....

Anonim mengatakan...

Waduh.... setressnya makin parah. udah mas anonim diatas ngk usah ngamuk2 di sini. mending energi anda di simpan buat nyelametin bolo sampeyan yg lagi di tahan pemerintah malaysia noh!

@ mas anonim di atasnya lagi.
Programnya emang lumayan bagus, tapi isi yg di kajinya banyak yg menyimpang. sadarlah saudaraku. ngk usah esmosi yg bener. InsyaAllah nanti juga bakal paham

Anonim mengatakan...

Waduh.... setressnya makin parah. udah mas anonim diatas ngk usah ngamuk2 di sini. mending energi anda di simpan buat nyelametin bolo sampeyan yg lagi di tahan pemerintah malaysia noh!

@ mas anonim di atasnya lagi.
Programnya emang lumayan bagus, tapi isi yg di kajinya banyak yg menyimpang. sadarlah saudaraku. ngk usah esmosi. Ngaji aj dulu yg bener. InsyaAllah nanti juga bakal paham

Anonim mengatakan...

"...LALU MENGEMIS2 KE JAMAAH MINTA DITERIMA LAGI SBG JAMAAH..."

---> mas jamaah itu yang menentukan diterima tidaknya Allah apa imam..? wah rusak banget nih akidahnya...makin komen makin keliatan jahilnya...

Anonim mengatakan...

ada orang tua, yg keluar dari ldii.

ia berkata:
Alhamdulillah saya sekarang:

1. semakin longgar / tidak sibuk dg rasa dosa kalau tdk ikut pengajian, sebulan bisa 20x ngaji dgn plus musyawaroh.

2. berfikir bisa jernih dan ilmiah
(tdk hanya doktrin yg masuk)

3. sholat wajib, Alhamdulillah, bisa lebih tertib di masjid dekat rumah.(bukan masjid ldii, krn masjid ldii jauh)

4. Masyarakat menyambut dengan baik sekali, yg dulu masyarakat sudah tahu bahwa ldii mengkafirkan mereka, menganggap mereka najis, dan segala yg jorok2 spt kalau nikah dg mreka spt nikah dg binatang anjing/babi.

5. skarang hubungan saya dg semua saudara yg islam, saudara kandung, dan semua kerabat, lebih baik dan lebih akrab.

Pesan beliau:
semoga jamaah2 ldii, bisa terus mencari ilmu yg langsung di dapat dari sumber aslinya Islam, (jangan ada perantara lagi).

salam2 dari beliau.
utk para saudara2 yg tetap diatas sunnah.

Anonim mengatakan...

http://sss-tv.com/

bagus juga nih.., tv dakwah Ahlusunnah wal-jama'ah.

Anonim mengatakan...

".....lebih baik ibadah saja ga usah sibuk mo bikin org jamaah murtad, dari kalian yg murtad itu jamaah semakin tambah terus,

silahkan ajak murtad jm yg ga mau sambung dan infaq %an, biar LDII makin baik dan faham jamaahnya.
.....
YANG KLUAR DARI JAMAAH MENJADI ANJINGNYA NERAKA, SAYA DOAIN MUDAH2AN DIRINYA,KELUARGANYA, USAHANYA, RIZKINYA DIHANCURKAN .....
YG KELUAR DARI JAMAAH LDII SEMUA TAI ANJING BABI NERAKA JAHANAM...."

--->
“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya menjadi sesembahan dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya, dan meletakkan tutup di atas penglihatannya. Maka siapakah yang akan memberikannya petunjuk sesudah Allah, tidakkah kalian mengingat.” (Al-Jatsiyah: 23)
Ikrimah t berkata: “(Makna ayat ini adalah) menyembah apa yang diinginkan hawa nafusnya atau yang dianggap baik. Apabila dia sudah menganggap baik (hawa nafsunya-ed) maka sungguh dia telah mengambil sebagai sesembahan.” (Fathul Qadir, 5/11)
“Dan siapakah yang lebih sesat daripada yang mengikuti hawa nafsunya tanpa petunjuk dari Allah.” (Al-Qashash: 50)
“Dan janganlah kalian mengikuti hawa nafsu karena ia akan menyesatkanmu dari jalan Allah.” (Shad: 26)
Rasulullah n bahkan berlindung dari kemungkaran hawa nafsu:
“Ya Allah, jauhkan kami dari kemungkaran akhlak, hawa nafsu, dan penyakit.” (As-Sunnah, Ibnu Abi ‘Ashim: 12)
Ibnu ‘Abbas c berkata: “Setiap hawa nafsu adalah sesat.” (Syarhu Ushulil I’tiqad, 1/130 karya Al-Lalikai)
Abul ‘Aliyah berkata: “Aku tidak tahu mana anugrah yang lebih besar bagiku, apakah saat aku dibimbing Allah dari kesyirikan menuju Islam ataukah ketika Allah menjaga keislamanku dari berbagai hawa nafsu?” (Syarhu Ushulil I’tiqad, 1/131 karya Al-Lalikai)

wong pinter mengatakan...

Apa yang dilakukan Pak Aziz dan Pak Kholil itu membuktikan bahwa berilmu itu harus kritis. Tidak membebek seperti lulusan haromain lainnya. Dasar ilmu boleh sama, tetapi ijtihad tentu boleh berbeda. Ini bukan masalah salah atau benar, tetapi masalah mana yang lebih feasible untuk bisa terus memurnikan ilmu dan praktek Quran Hadits di Indonesia. Dan saya yakin guru-guru itu pun sudah tahu dan berjiwa besar. Yang ribut itu kan para gerombolan Hizb Albaniyah yang lagi gigit jari tidak berhasil membodohi Pak Aziz dan Pak Kholil.

Harap diingat para pengikut gerombolan sesat Hizb Albaniyah, Pak Aziz itu bukan orang bodoh. Dia berpura-pura setuju dengan point-point diskusi (ketika direkam diam-diam) supaya semua sampah-sampah dan racun-racun setan paham sesat salafi Indon keluar semua. Setelah jelas siapa yang diajak bicara, makin senanglah Pak Aziz mempermainkan orang-orang bodoh di depannya.

http://www.blogster.com/wongpinter/berjamaah-ala-hizb-albaniyah-salafi-palsu

abi mengatakan...

hehe.. org ini ngayal banget !!! kasihan bener... segala cara ditempuh supaya pas dengan hawa nafsunya... ckckckck kasihan madigoliyah

Anonim mengatakan...

@ wong pinter
Ituloh...bolomu yg ditangkep di malaysia segera diurus. Kan jamaah kalian yg paling hebat dan bener. Kasihan mereka. Kasus mariyoso juga segera diurus. Amirmu aj diem aj apalagi kamu? Boro2 mau bela di akherat, didunia aja udah suka cuci tangan kalau ada masalah di dalem jamaah.

Anonim mengatakan...

Abu Hurayrah:
Di kalangan bani israil terdapat 2 orang lelaki. salah seorang rajin beribadah, sedangkan yg lainnya tukang maksiat. Keduanya sudah seperti saudara...

Hingga pada suatu hari, yg rajin beribadah melihat saudaranya itu melakukan suatu perbuatan dosa yang menurutnya sangat besar.
Maka ia berkata kepadanya, "Hai kamu, hentikanlah perbuatanmu". Dan org yg ditegurnya menjawab. "Biarkanlah aku, ini urusan Tuhanku, apakah engkau diutus sebagai pengawasku?".

Maka yg rajin beribadah berkata, "Demi Allah, SEMOGA ALLAH TIDAK MEMASUKANMU KE SURGA UNTUK SELAMA-LAMANYA".

---

Apakah antum tau kelanjutan riwayat dari ahmad & abu daud ini ??

Anonim mengatakan...

dengerin ini dulu--->
http://rujuilalhaq.blogspot.com/2010/12/mantan-islam-jamaah-bicara-frih-001.html

Anonim mengatakan...

menghukumi kafir orang islam diluar golongannya tanpa ilmu dan bashiroh cuma semata-mata menilai berdasarkan kelompoknya bukanlah hal furu' atau ijtihadiyyah. itu adalah hal yang sifatnya akidah. Dalil Rasulullah secara eksplisit menandakan kelakuan itu adalah kelakuan khawarij. Ciri-ciri khawarij yang paling ketara adalah
1. Mengkafirkan penguasa muslim yang sah disebuah daulah
2. Menolak imaroh penguasa muslim yang sah di sebuah daulah lalu membentuk komunitas ekslusif tersendiri hingga tak terelak membentuk firqoh ( menyempal dari jamaah induk, jamaah muslimin)
3. Mengkafirkan umat islam diluar golongannya dan siapa saja yang tidak sepaham dengan golongannya

jadi tidak boleh berkata "jangan ganggu kami untuk mengkafirkan orang islam diluar kami, karena hal ini sifatnya ijtihadiyyah dan karena kami melakukan ini supaya lebih "feasible" dalam melaksanakan Quran dan hadits".

ini adalah contoh klise gabungan dari sebuah kepanikan, keputus-asaan, kebodohan dan hawanafsu

Anonim mengatakan...

apakah islam jamaah 354 memohon kepada umat islam supaya memaklumi "kelainan"nya dan meminta menyikapi hal itu sebagai perbedaaan ijtihadiyah?. miripkah dengan taktik syiah yang mengharapkan ahlu sunnah supaya menganggap perbedaan antara syiah dan sunni hanyalah perbedaan ijtihadiyah?.langkah ini ditempuh supaya syiah dapat diterima dikalangan muslimin. oleh karena itulah muncul propaganda memunculkan Mahdzab fikih ke 5 yaitu mahzab ja'fariyah.

Perbedaan ijtihadiyah adalah hal yang maklum dikalangan umat islam dan itu bisa diterima.

tapi kalau perbedaan itu menyangkut perselisihan terhadap kaidah prinsip ahlusunnah wal jamaah maka itu bukanlah perbedaan ijtihadiyah.itu adalah sebuah penyimpangan

bagaimana kalau kaum Ahmadiyah berkata pada umat islam
'perbedaan antara ahmadiyah dan umat islam hanyalah perbedaan ijtihadiyah? kami menganggap mirza ghulam ahmad sebagai nabi karena lebih feasibel untuk mengamalkan quran hadits??"

Anonim mengatakan...

Bagi jamaah 354, jujurlah klo memang mau cari surga selamat dari neraka. Pernahkah anda berfikir akan hal ini?
1. Klo satu2nya jalan tunggal tuk masuk surga selamat dr neraka adalah jamaah 354/ ldii. Apakah gurunya nurhasan, aziz dan kholil juga kafir? Kok malah belajar ke sana? Pikir pake otak ya, jgn mengigau!
2. Katanya memurnikan agama, tp kok mengkafirkan diluar golongannya? Mewajibkan persenan meninggalkan zakat, menghalalkan bohong/ bitonah dan memurtadkan yg keluar dari golongannya.
3. Dulu mengadu ayam tidak boleh, tinju tdk boleh, sekarang kok pendekar asad diadu? Klo benar2 murni kok aturan agamanya berubah2 ya?
4. Dulu dalilnya persenan itu adalah: wamimma rozaqnahum yunfikuun, stlh ketahuan klo tafsirnya itu ayat zakat, eh.... cari2 dalil pembenaran dikitab ahkamus sultonyah yg poin nmr 7 saja, Hanya untuk menghalalkan infaq persenan? Lalu 9 nomor lainnya kok tdk dijelaskan? Klo dijelaskan, mk ketahuanlah klo culuton wawuliya itu tdk sah sebagai amir.
Jadi berfikir jernihlah, jgn membela hizbi mati2an sehingga tdk menggunakan otak.

Anonim mengatakan...

Pak Amir Sulthon Auliya' dimanakah engkau wahai amirku...aku disini dipenjara, dapatkah engkau menolongku...sebagaimana dalil yang menyebutkan "amir itu naungan Allah dibumi"....

Anonim mengatakan...

kalau orang pusat menggunakan Ahkamusulatoniyyah (imam mawardi),jamaah wal imamah (syeik bazmul) dan muamalatulhukam (syeikh bin Barjaz)sebagai salah satu rujukan mereka ,tentulah hal ini sangat aneh

karena kitab-kitab tersebut justru menekankan imaroh sebagai imaroh wal wilayaat yang mementahkan konsep imamah 354 selama ini.

tapi harap maklum aja kali yee...sebab jurus kuno 354 pengurus pusat adalah mengambil klausul setengah-setengah dan terpotong dimana klausul itu dianggap "membenar' kan pengertian jamaah wal imamah ala 354 dan rukyah dikonsep sebagai robot-robot bodoh. padahal kalau kitab itu ditelaah secara lengkap dan komphensif, kitab tersebut justru jadi bumerang dan menelanjangi kebatilan2 ajaran nurhasan yang sekarang dijadikan "dasar negara" pada daulah mamlakah al madigoliyyah al khayaliyyah

Anonim mengatakan...

Copy paste dengan sedikit pembetulan :

YANG MASIH DI JAMAAH MENJADI ANJINGNYA NERAKA, SAYA DOAIN MUDAH2AN DIRINYA,KELUARGANYA, USAHANYA, RIZKINYA DIHANCURKAN OLEH ALLOH DAN MENJADI ORG DUAFA BERAT LALU MENGEMIS2 KE JAMAAH MINTA DITERIMA LAGI SBG JAMAAH, ATAU MUDAH2AN ALLOH CEPAT MEMBUAT MATI AGAR CEPAT MASUK NERAKANYA. AMIIIIIIIIN. HAHAHAHAHHAHAHAHAHAHA

YG MASIH AKTIFDI JAMAAH LDII SEMUA TAI ANJING BABI NERAKA JAHANAM, YG SAKIT HATI DAN MERASA PINTAR BERDEBAT / BERKELAHI SAYA TANTANG DUELNYA. HAHAHAHAHAHHAHAHAHAHA

Anonim mengatakan...

anonim yang baik di atas,

segeralah ke psikater pak..sebelum semuanya terlambat, dan yang terpenting lagi segeralah ruju ilal haq mumpung masih hidup. Mudah2an dengan ruju ilal haq antum dapet ketenangan pikiran

Anonim mengatakan...

ada teman saya yg ruju' ilal haq.

kemudian dia di telphone gelap, dengan kata2 yg sangat kasar dan jorok. (saudara2 tahu sekali kata2 itu sangat jorok, gak perlu sy jelaskan lagi)

kemudian saudara kita yg ruju' ini cerita pada saya, dan saya telp no. tersebut, dan ketahuan.. yg angkat istrinya.

ternyata ia adalah anak imam daerah!!!
Astargfirulloh..

Anonim mengatakan...

Monggo bagi ex 354 yg belom mendaftar diri untuk di sensus, silahkan kunjungi blog separuhhidupkupergi.blogspot.com

Anonim mengatakan...

@ anonoim : YANG MASIH DI JAMAAH MENJADI ANJINGNYA NERAKA, SAYA DOAIN MUDAH2AN DIRINYA,KELUARGANYA, USAHANYA, RIZKINYA DIHANCURKAN OLEH ALLOH.
---

jika ini non-ldii, sy katakan : antum telah melewati batas-batas tahdzir yg diperbolehkan..

tapi kemungkinan besarnya dia adalah org LDII, karena dia selalu mengedepankan hawa nafsu, sehingga lupa mengedit kalimat ini :

"LALU MENGEMIS2 KE JAMAAH MINTA DITERIMA LAGI SBG JAMAAH, ATAU MUDAH2AN ALLOH CEPAT MEMBUAT MATI AGAR CEPAT MASUK NERAKANYA."

org ldii yg berniat merusak/memfitnah salafy ini,
kita serahkan pada Allah

Anonim mengatakan...

Silakan dibaca juga berita ini:

http://www.themalaysianinsider.com/bahasa/article/21-pengikut-ajaran-sesat-islam-jamaah-termasuk-lapan-rakyat-asing-didakwa/

Anonim mengatakan...

jangan bosan2 kita menasehati saudara2 kita yg masih di ldii.

saya yaqin mereka sedang mencari2 kebenaran sejati.

walau seketat apa pun penjagaan ldii terhadap ruk'yahnya, tetap saja ada jama'ah ldii yg berfikir kritis dan berhati ikhlas utk terhindar dari adzab Alloh.

selamat berjuang wahai saudara2ku..
Barokaullohufikum
jazakumullohukhoir...

ABDULHADI Maulana mengatakan...

saya dengar www.rujuilalhaq.blogspot.com tentang nasehat bp. Mauludin, begitu menyentuh.

smoga Alloh memberi shirotolmustaqim, pada saudara2 kita di ldii.

Anonim mengatakan...

terdengar kabar bahwa masjid LDII dibakar lagi di padang. innalillahi wa inna ilahi rojiuun. semoga kasus aliran sempalan jamaah 354 a.k.a LDII bisa ditanggulangi dengan baik, hikmah, hujjah, dalil dan tidak anarkis.
http://www.jpnn.com/read/2010/12/03/78720/Masjid-LDII-Dibakar-Massa

semoga para pimpinan 354 dan pengikutnya segera mencabut paham takfiri/hizbiyyah dan ruju ilal haq sebagai solusi dan bukan berkilah dan berkilah lagi untuk membela paham batilnya.

Anonim mengatakan...

semoga kasus pembakaran masjid 354 di padang juga bisa membuat LDII dan jamaah 354 mawas diri, instropeksi diri, bertaqwa pada Allah,banyak doa dan bukan malah bersikap sombong dan pongah seperti biasanya dengan berkata 'pembawa kebenaran pasti digegeri, nabi Muhammad juga digegeri" ; "digegeri tandanya dagangannya berhasil"

AbdudZohir mengatakan...

ingat saudara... aliran Mirzagulam ahmad, yg di yaqini oleh orang2 Ahmadiah sebagai nabi terakhir dari india, juga di gegeri.

jadi, masalah geger menggeger, dilihat dulu dari kacamata Kitabillah wa Sunnah,

1. bila sudah murni mengamalkan kitabillah wa sunnah kemudian di gegeri berarti ini adalah sunnatulloh, barang haq pasti ada rintangan.

2. bila ada penyimpangan dalam agama, digegeri, berarti ini Alloh menurunkan siksa Nya.

silahkan pilih saudaraku, pandanglah dg kacamata ilmu.

Anonim mengatakan...

saya rasa gegeran yang diterima untuk jamaah 354 di kota padang, insya Allah hanyalah 'teguran' dari Allah dan bukannya 'siksaan' karena masih banyak sekali sedulur 354 yang berpotensi ruju ilal haq. maap ini hanya opini saya saja

Anonim mengatakan...

mau TEGURAN apa SIKSAAN itu hak prerogratif ALAAH hanya allah yang mengetahui apa kehendaknya (allahu a'lam) yang pasti kalo dilihat dari kaca mata ilmu dien yang shohih sesuai pemahaman para ulama salafus sholih gegeran yang menimpa LDII adalah adanya sebab dan akibat, semoga kasus pembakaran masjid LDII/354 di padang juga bisa membuat LDII dan jamaah 354 mawas diri, instropeksi diri, bertaqwa pada Allah,banyak doa dan bukan malah bersikap sombong dan pongah seperti biasanya dengan berkata 'pembawa kebenaran pasti digegeri, nabi Muhammad juga digegeri" ; "digegeri tandanya dagangannya laku" dan solusi yang bijak tiada lain kecuali RUJU ILAL HAQ dalam pemahaman manhaj dan akidah yang sesuai para ulama salaf as sholih adapun LDII adalah sebuah organisasi boleh ada dan tiada yang utama dan terpentig adalah RUJU ALA FAHMI AHLIS SUNNATI WAL JAMAAH bukan yang tadinya benci dan menghina pada penisbatan ahlis sunnah waljamaah dan salaf (karena kejahilanya) Eeeeee....setelah aziz dan kolil pulang dari mekkah malah sekarang mulai nagaku2 "yang sebenarnya ahlus sunnah waljamaah dan salaf itu ya kita ini" bukan salafi indon,salafi bodong,salafi albaniyah gak punya isnad dan penghinaan2 lainya, apa gak malu...?? kalau gak malu berbuatlah sesukamu....

Anonim mengatakan...

saya ingat Alloh menurunkan siksa pada Bani isroil, dg diturunkannya raja yg dzolim Jalut.

ya.. Alloh menegur bani isroil.. agar mereka kembali pada Haq.

abu hasan mengatakan...

ust abdul hakim...? eks 354 hati-hati ! sdh keluar hizbi msk hizbi yg lain ,sama dg keluar dr mulut singa msk mulut ular, jadilah salafi sejati ya...akhi

abu hasan mengatakan...

ust abdul hakim...?hati hati eks 354 ,sdh keluar hizbi msk hizbi yg lain ,keluar dari mulut singa msk ke mulut ular,jadilah salafi sejati ya akhi .

Anonim mengatakan...

kepada abu hasan,
jazakumullohukhoir,

kami lagi usaha utk belajar bahasa arab, dari web2 dan taklim2 di daerah.

doakan kami bisa langsung mengkaji pada Masyaikh2 yg Mashur di zaman ini.

Syaikh Soleh al-fauzan Makkah
Syaikh Muqbil (murid2nya)Yaman
Syaikh AbdulMuhsin Madinah
Syaikh Al-BaNI, (murid2nya)
Syaikh bin baz (murid2nya)
Syaikh Utsaimin (murid2nya)
Syaikh Robi' Makkah dsb

Maaf, kami sudah lama di tipu ldii, jadi kami mau langsung mengkaji pada Masyaikh2 yg Mashur.

walaupun kami belum, ttp kami berharap keturunan2 kami bisa langsung ngaji pada Masyaikh.

dan kami tidak akan membeda2kan / taqlid pada satu Syaikh sahaja.
karana mereka Masyaikh semua nya AHLUSUNNAH WALJAMA'AH

Abu Nain mengatakan...

kami ingatkan kepada org yang mengatakan ust. abdul hakim hizbi agar bertakwa kepada Allah, disini bukan ajang memecahbelah salafy... kami tidak mau keluar dari hizbi 354 lalu masuk hizbi yang lain... ta'ashub pada ustadz atau syaikh tertentu... la akhi,,, kami hanya berpegang pada siapa saja yg memiliki hujjah paling kuat dibawah Al-Qur'an dan sunnah.

Anonim mengatakan...

kadang orang yg berkata, tidak tau maknanya.
apa itu hizbi?
apa itu firqoh?
apa itu surur?
apa itu mubtadi'

coba jelaskan wahai abu.. antum spertinya sudah lebih kenal dulu dari pada kami..., coba jelaskan, detail ya..akhi..

Anonim mengatakan...

maksud ana, abu hasan..

Anonim mengatakan...

kepada abu hasan

tolong maksud tulisan antum : ust abdul hakim...?hati hati eks 354 ,sdh keluar hizbi msk hizbi yg lain ,keluar dari mulut singa msk ke mulut ular,jadilah salafi sejati ya akhi

ini antum perjelas supaya tidak jadi fitnah, siapa yang antum maksud hizbi...? kata2; hati hati eks 354 dst itu peringatan ust hakim kepada eks 354 apa yang antum maksud hizbi itu ust hakimnya sendiri, tolong jelaskan...
kalo antum mendakwa ust hakim hizbi maka saya peringatkan bertakwalah kepada allah dan mintalah maaf kepada beliau

dan saya bertanya kepada antum, antum eks 354 apa bukan? kalo eks 354 ayo kita rapatkan barisan kita dakwahi saudara2 kita yang masih dalam pemahaman khawarij hizbi takfiri dan taqiyah khususnya islam jamaah LDII dan kita baro' (tidak ikut campur) terhadap ikhtilaf ijtihadiyahnya para masyayikh dan para asatidz yang sudah jadi sunnatullah dan karena kita tidak tahu asal muasalnya dan sebab2nya. bersyukurlah kita mendapat hidayah dan taufik dari allah subhanahu wata'ala diselamatkan dari firkoh khawarij dan mengikuti manhaj dan akidah salafussolih yang kita tinggal banyak2 menuntut ilmunya saja gak usah ta'asub/fanatik kepada syeh atau ustad2 tertentu

tapi kalo antum bukan eks 354 maka jangan mancing di air keruh tapi berilah semangat menuntut ilmu kepada kami eks 354 ini

semoga antum abu hasan faham apa yang ana tulis ini

Anonim mengatakan...

kepada ikhwan fillah (wabil khusus mantan 354)

kita disini jangan sampai terhasut oleh provokasi2 yang mempermasalahkan ikhtilafnya para ulama dan asatidzah dalam hal ijtihadiyah, yang wajib bagi kita adalah mengikuti hujjah ashohihah ala fahmi salafil ummah siapapun pembawanya fa insyaallah selamat,

dan dengan media blog ini kita fokuskan untuk mendakwahi saudara2 kita yang masih di jamaah LDII dengan dalil/hujjah yang shohih dan juga kita hindari kata2 yang kotor lagi menghina biarlah mereka berkomentar yang kadang menyakitkan hati kita dan kadang bikin kita ketawa juga karena lucunya saking jahilnya tapi kita sabar aja dan terus kita dakwahi bil hikmah dengan hujjah as shohihah ala salafil ummah

abu abdillah bin hasan mengatakan...

Pesan Syaikh Al-Albani rahimahullahu:
“Kami nasehatkan para pemuda untuk senantiasa beramal dengan al-Qur’an dan as-Sunnah sebatas dengan ilmu yang dimilikinya, dan janganlah mereka lancang menuduh orang lain yang ilmu, faham dan kesholihannya tidak mampu mereka tandingi dan tidak pula mereka mampu membandingkan pemahaman mereka dengan orang-orang semisal mereka ini, tidak pula kejujuran mereka. Jika kita membuka pintu pemboikotan dan mudah menvonis manusia sebagai mubtadi’, maka sebaiknya kita pergi dan menyepi di gunung-gunung. Karena yang wajib bagi kita sekarang adalah berdakwah mengajak ke jalan Rabb kita dengan cara yang hikmah dan mau`idhoh (pelajaran) yang baik serta jidal (berdiskusi) dengan mereka dengan cara yang lebih baik”.

abu hasan mengatakan...

ana minta maaf buat yg tersinggung,tp salah satu ciri hizbi mudah tersinggung klo tokohnya ,ulama-nya,idolanya di tahdir.

abu hasan mengatakan...

ana minta maaf buat yg tersinggung komen ana ,tp salah satu ciri hizbi itu mudah tersinggung klo tokohnya di tahdir

Anonim mengatakan...

ane ga ngerti siapa ust abdul hakim..

yg ane tau dgn jelas,
orang LDII suka menghalalkan segala cara untuk membela golongannya..

- bersumpah dusta, padahal sumpah demi Allah..
- menyogok dengan uang merah..
- menghina & memfitnah para ulama..
- merekayasa pengertian hadits..

dll

abu hasan mengatakan...

anonim diatas ana setuju dg pendapat antum ttg ldxx ,klo mau tahu ust A H ,antum ty abu naim ,ato anonim di bwhnya,buat eks 354 ,ana nasehat dulu kita semua terhipnotis doktrin hizbi ldxx ,jangan sampai terhipnotis hizbi lain,krn orang yg kena hipnotis tdk sadar klo dia terhipnotis

Anonim mengatakan...

info:

saking takutnya seorang imam daerah akan membeli tanah yg sudah dibangun masjid oleh warga ldii.

tanah tersebut milik warga ldii yg sudah ruju'ilal haq.

bagaimana pendapat saudara2?

sam mengatakan...

to. abu hasan.

menurut antum, siapa sahaja ustadz yg tidak hizbi?

ustadz ahlussunnah waljama'ah?

nanti kami akan ta'lim pada nya.
kami bisa tahu?

abang mengatakan...

ane nasehatkan kepada abu hasan supaya memperbanyak ilmunya sampai derajat orang yang antum tahdzir biar orang lain pade percaya hehehe.... kayanya ada hizbi laen memancing diair keruh neh!!!

Anonim mengatakan...

@ abu hasan :
apa susahnya antum menulis ldii..

antum kaya org2 ldii yg ane kenal, selalu menulis 'ldii' di blog atau miis terbuka, dengan 'ldxx'

Anonim mengatakan...

ane emang ga ngerti siapa ust abdul hakim..

jadi biarkan saja abu hasan menyinggung ttg ust abdul hakim,
benar / salah urusan dia dgn Allah..

kembali ke tema blog ini..

Anonim mengatakan...

Awaaaaaaas......Hati Hatiiiiii!! ada penyusup di blog ini ingin memecah belah barisan mantan 354 LDII yang telah ruju' ilal haq khususnya, dan memecah belah salafiyin pada umumnya

NB: mas abu hasan pertanyaan saya belum antum jawab antum orang LDII apa mantan LDII apa orang non LDII

dan tolong tuliskan identitas dan alamat lengkap antum jangan sampai antum berani mentahdzir tapi sembunyi seperti warisan akidah LDII jangan2 antum sendiri yang kejebak masuk hizbi

Anonim mengatakan...

‎1. Al-Hafiz Ibnu Katsir.

Ketika menafsirkan firman Allah,

“Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (al-Ma’idah [5]: 50)
......
Ibnu Katsir mengulas, “Allah mengherdik orang yang keluar dari hukum Allah dan beralih kepada pendapat, ego dan istilah yang dibuat manusia, sebagaimana kesesatan dan kebodohan yang dijadikan bangsa jahiliyah dalam menetapkan hukum, sebagaimana politik kerajaan bangsa Tartar yang diambil dari raja mereka, Genghis Khan yang membuat Yasiq, iaitu undang-undang yang dikumpulkan dari berbagai sumber hukum dan pandangannya sendiri, lalu ia menjadi aturan yang diikuti oleh bangsa Tartar. Barangsiapa yang mengikuti hukum tersebut, maka ia kafir dan wajib diperangi sampai ia kembali kepada hukum Allah dan Rasul-Nya.

Dalam kitab al-Bidayah wan-Nihayah (13/119), Ibnu Katsir juga mengatakan, “Barangsiapa meninggalkan syari‘at yang muhkam (tegas dan tidak mengandung takwil) yang diturunkan kepada Muhammad bin Abdullah Penutup para Nabi SAW, lalu mengikuti hukum syari‘at yang telah dihapus, maka ia telah kufur. Lalu, bagaimana dengan orang yang mengikuti hukum Yasiq dan lebih mengutamakannya daripada hukum Allah? Barangsiapa yang berbuat demokrasi, maka ia telah kufur berdasarkan ijma’ umat Islam.”

Anonim mengatakan...

‎2. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah.

Ibnu Taimiyyah dalam kitab al-Fatawa (3/267) mengatakan, “Ketika seseorang menghalalkan sesuatu yang disepakati haram, atau mengharamkan sesuatu yang disepakati halal, menggantikan syari‘at yang telah disepakati, maka ia kafir dan murtad menurut kesepakatan para ulama fikih.”

3. Syaikh Muhammad bin Ibrahim, Mantan Mufti Saudi.

Dalam risalah Tahkim al-Qawanin Syaikh Muhammad berkata, “Di antara bentuk kufur yang paling besar adalah menempatkan undang-undang yang terlaknat menggantikan apa yang diturunkan malaikat Jibril pada Nabi Muhammad SAW untuk dijadikan hukum yang berlaku di antara manusia. Hal itu sesuai firman Allah,

“Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (an-Nisa’ [4]: 59)

4. Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz.

Ia berkata, “Seruan nasionalisme Arab dan persatuan di bawah panjinya mengakibatkan masyarakat menolak hukum al-Qur’an, kerana orang-orang nasionalis non-muslim tidak akan rela mengikuti hukum al-Qur’an, sehingga hal itu mengharuskan para pemimpin nasionalis untuk mengambil hukum positif yang bertentangan dengan hukum al-Qur’an, agar semua masyarakat memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum-hukum tersebut. Banyak dari mereka yang meneriakkan hal ini sebagaimana telah dijelaskan. Ini merupakan kerosakan besar, kekafiran yang nyata dan kemurtadan yang jelas, sebagaimana firman Allah,

“Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (al-Maidah [5]: 44)

Setiap orang yang tidak memutuskan menurut syari‘at Allah dan tidak tunduk terhadap hukum Allah, maka dia orang yang jahil, kafir, zalim lagi fasiq berdasarkan nas ayat-ayat yang muhkam ini.

Abdul ‘Aziz bin Baz juga mengatakan, “Sesungguhnya orang-orang yang menyerukan nasionalisme atau sosialisme atau fahaman-fahaman destruktif lain yang berlawanan dengan hukum Islam itu kafir dan sesat, lebih kafir daripada Yahudi dan Nasrani. Mereka itu adalah orang-orang atheis yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Tidak satu pun di antara mereka yang boleh menjadi khathib atau imam di suatu masjid milik umat Islam, dan tidak sah solat di belakang mereka. Setiap orang yang membantu kesesatan mereka, menganggap baik apa yang mereka dakwakan, serta mencaci dan mencemuh pada da'ie yang menyerukan Islam itu juga kafir lagi sesat.

Anonim mengatakan...

Faham Netral:

Wah salafi mengikuti faham takfiri jg toh...

Berarti maling teriak maling donk???

Anonim mengatakan...

loh..loh..loh..

Berarti SBY hukumnya spt itu yah...

Ana baru tau, berarti jamaah kita salafi ga syah ya?

Anonim mengatakan...

@org2 LDII.

ingat. ikhwa yang keluar dari LDII justru ingin menghindari pengkultusan.

jd, jangan samakan pola pikir LDII dengan orang2 di luar LDII.

kalau LDII pake metode pengkultusan Nurhasan sebagai ulama satu2nya perantara masuknya surga. maka ikhwa yang ke salafy tidak demikian.

jadi, mau nyebut ust ini dan itu.. tidak akan ngefek. karena toh siapapun yang salah yaah salah.. tapi tidak berarti setiap yang salah itu langsung dicap neraka.

kalau LDII memakai standar2 dirinya pada kehidupan org lain di luarnya, maka ini bukti bahwa mereka selama ini memang tidak diajari tentang keragaman, mereka terbiasa melihat suatu hal itu harus seperti itu, satu, sama, yakni seperti apa yang diwariskan dari Burengan-Kediri.

di antara semua golongan2, firqoh2, LDII inilah yang terlalu berani menempatkan dirinya pada jajaran penghuni surga firdaus, dengan kualaitas firqoh yang sangat rendah.

jarang bisa menemukan anggota LDII punya pemikiran maju, terbuka, menerima keragaman, mau mengintrospeksi diri, mau berbenah, dll yang baik2.

rata2 mereka akan menolak apapun yang datang pada mereka. padahal, dengan begitu, mereka tidak akan bisa membuktikan setangguh apa kebenaran yang mereka klaim itu.

selamat tinggal firqoh LDII...!!

sehizbi2nya org diluar LDII, tidak akan separah LDII.

Anonim mengatakan...

seburuk2nya wacana pemerintahan di suatu negara. selama dia islam maka itu adalah pemimpin.

yang dilihat adalah akidah pemimpinnya. islam atau bukan?? terkait fenomena politik yang terjadi di dalam suatu negara yang dipimpin oleh pemerintah yang islam maka ini bukan menjadi alasan pembolehan pembentukan sempalan2 baru yang mengatas-namakan kemurnian.

karena hal di atas tidak akan lebih dari upaya pemecah-belahan ummat.

coba saksikan. berapa banyak korban yang diakibatkan rusaknya akidah LDII??

berapa banyak suami yang harus diceraikan oleh pengurus (dgn mengatas-namakan keinginan istri)?

berapa banyak keturunan yang diputus tali warisnya? hubungan darahnya???

anda tau apa sebabnya??

ialah perbedaan. perbedaan yang ekstrin yang bertitik-tolak pada landasan akidah yang jauh menyimpang.

coba lihat org NU yang menikah dengan org Muhammadiah, mereka tidak mempermasalahkannya, kan?

begitupula dengan golongan2 islam lain. kenapa?? anda tau kenapa??

karena akidah mereka pada dasarnya satu, perbedaan2 bukan bertolak pada perbedaan akidah.

tapi perhatikan LDII ini..!!

karena akidahnya yang mengajarkan bahwa LDII saja-lah yang islam. karena berbaiat pada imam yang menurut mereka sah, meskipun pada kenyataannya tidak diketahui oleh kaum islam pada umumnya, maka setiap orang di luar golongannya dianggap kafir.

oleh sebab inilah. mereka akan berusaha menceraikan siapapun dari pasangan yang telah keluar dari LDII. suami istri, cerai.. itu adalah jihad bagi mereka. krn dipandang sebagai penyelamatan akidah, dalam bahasa mereka "daripada bersetubuh dengan anjing dan babi (karena bukan LDII)"

lalu inikah tawaran solusi yg LDII berikan??

apakah mereka tidak bermimpi dengan mengharapkan semua orang islam di negeri ini berbaiat pada imam mereka?? dengan alasan apapun, mereka tidak akan bangun dari tidur panjangnya.. karena seharusnya mereka sadar bahwa mengharapkan orang2 berbaiat pada imam yang tidak diketahui oleh org lain adalah kemustahilan dan hanya dilakukan oleh orang2 yang bodoh.


selamat tinggal firqoh LDII....!!

Anonim mengatakan...

lebih dari itu.

perhatikan kebodohan orang2 LDII ini. mereka menggulirkan isu pemerintahan yang tidak islami, padahal mereka mengikuti keputusan2 pemerintaan itu, apa ini artinya mereka mengikuti keputusan2 pemerintahan yang tidak islami??

kita tanyakan kepada mereka, apa hukumnya mengikuti pemerintahan yang tidak berlandaskan islam??

sungguh mereka terus mencari sela2 utk memasukkan paham hizbinya. membenarkan imamahnya, dan mengatasnamakan politik non-islami untuk tidka mengakui pemerintahan yang sah.

apakah mereka terindikasi sebagai pemberontak???

tentu saja. hanya saja anda akan menjumpai mereka sebagai pemberontak yang banci.

mereka tidak mengakui pemerintah sebagai yang menguasai dan memerintah, tapi di sisi lain mereka mentaati segala keputusan2 pemerintah itu.

Saya mengerti, karena saya sejak lahir sudah ada di dalam LDII, puluhan tahun saya menyembunyikan pembangkangan saya pada pemerintah yang sah, jika peraturan pemerintah itu bertentangan dengan peraturan imam saya sewaktu di LDII..

disamping bingung, mau mengikuti yang mana, peraturan pemerintah, atau peraturan imam, ketika keduanya berselisih... sy pun mengetahui bahwa ada konsekwensi rahasia yang akan saya peroleh jika menentang keputusan imam, demi mentaati pemerintah.

konsekwensi rahasia ini tentu berupa surat taubat, dll.

orang2 yang masih bertahan di LDII, saya pastikan mreka memakai topeng seakan2 mereka mentaati pemerintah seutuhnya. tapi ketahuilah, wahai orang awam...! bahwa topeng itu ada pengecualiannya.

pengecualian itu adalah "selama tidak menentang peraturan imam LDII"

inilah yang disebut Banci.

tidak mengakui pemerintah, tapi mentaatinya.

mentaatinya tapi dengan syarat..

lalu, keimamannya yang dia harapkan semua orang berbaiat padanya, pun tidak diikrarkan. lalu bagaimana mungkin orang bisa berbaiat pada imamnya, jika itu rahasia, tidak dikenal, dll..

sungguh, akidah yang tabrakan antara satu hukum dan hukum lainnya.

maka saya katakan...

selamat tinggal firqoh LDII...

Anonim mengatakan...

@saran utk org2 LDII yang penakut..

jika kalian tidak menyepakati keberadaan pemerintah dinegeri ini.

maka kalian tampakkan saja jati diri kalian.

lakukanlah pemberontakan. ini jelas lebih berkarakter, daripada selalu berada di area abu2 yang selalu diperankan oleh orang2 LDII.

setelah kalian menang, lalu umumkan imam kalian itu. ajak manusia membaiat imam kalian.

tapi sy sarankan. utk membentuk kepercayaan masyarakat pada imam kalian maka:

1) selesaikan dulu kasus mariyoso. ini penting utk melihat kredibilitas power imam kalian. sebgaimana dimaklumi imam adalah pelindung.

2) bebaskan jamaah2 kalian yang ditahan di malaysia. ini penting utk membuktikan bahwa imam kalian punya kredibilitas dalam menjelankan perjanjian dengan negara2 lain.

3) pertanyaan berikutnya menyusul.


selamat tinggal firqoh LDII.

imam kalian perlu psikiater utk menyentuh jiwanya yang kurang peka.

meminta uang setoran dari rukyahnya, tidak peduli kehidupan dalam masa sulit, sementara mereka bergelimang harta, keliling dunia utk alasan terobosan, acara pembaiatan.

sungguh lemah rasa perikemanusiaannya.

Anonim mengatakan...

dan ingat wahai LDII....

orang2 keluar dari LDII karena menghindari firqoh berkedok "jamaah"

yakni utk bersatu dengan ummat islam seluruhnya. baik, buruk, semuanya.. dalam satu komando pemerintah yang sah dan berkuasa, baik, buruk, demi tidak berpecah belahnya ummat ini.

apa kalian kira pemerintahan Indonesia ini ideal??

memang jika dibandingkan dengan saudi arabia, Indonesia sangat jauh..

tapi apakah kalian ingin memecah belah ummat ini ke dalam golongan2??

tidak ada alasan lain dari berjamaah adalah utk bersatu, dan menghindari perpecah-belahan.

maka selamat tinggal firqoh LDII.

sehebat2nya kalian menghina pemerintahan Indonesia, imam kalian masih tetap lebih lemah dan tidak punya otoritas.

sehebat2nya kalian menhina pemerintahan negara ini. kalian tetap tidak akan tau apa maksud berada pada jalur ketaatan padanya.

sungguh kalian tidak mengerti makna "bersatulah" dan "jangan berpecah-belah"

bukti?? ajakan "berpecah belah" kalian atas-namakan "berjamaah"

apa kalian punya harapan utk menyatukan ummat ini di bawah keimaman kalian??

logika kalian berkata apa?? apa kalian sanggup???

utk membendung arus hijrahnya anggota LDII ke luar LDII saja imam kalian tidak sanggup..

kalian mengancam2 dengan ancaman yang kelihatan berani yakni akan membunuh orang2 yang ingin keluar dari LDII tapi apakah kalian akan bersuara dan bernyali jika bukti sms ini saya sampaikan kepada pemerintah yang sah?? yakni ketika sy meminta perlindungan hukum dan keamanan pada pemerintah yang sah??

paling2 kalian juga kana keok.

nyatanya, utk mengirim sms ini kalian tidak berani memakai nomer yang sudah ada pd kalian yang bisa diidentifikasi. kalau berani jangan pakai nomer baru laah..


masak sseeeehh orang yang mau nge"sef" pake stengah2??!!!

mau membunuh orang yang keluar dari golongannya... ckck

bangunlah.. apa kalian punya kekuatan melakukan itu, wahai pemberontak???!!!

maka selamat tinggal firkoh LDII, pemberontak yang malu2. ckck..

hehe mengatakan...

354 yang mengutip fatwa2 ulama yang bersifat umum diatas hanya copypaste dari situs khawarij yang laen,... menggunakan fatwa umum meninggalkan fatwa khusus dan terperinci... tidak membedakan ancaman dengan hukuman, mengutip sebagian dan menutup sebagian yang laen... maka nya beragamalah secara kaffah...

Anonim mengatakan...

yah LDII bahkan tidak berani mengambil rujukan dari kitab2 himpunan mereka dalam membantah tuduhan.

sungguh memalukan mereka itu..

punya kajian sendiri, lain dari pada yang lain.. tapi ketika mereka membela diri dari segala ancaman, mereka bahkan tidak bisa membela diri dengan senjata mereka sendiri.

mana hujah2 kalian dari himpunan, teks bulanan, materi cai, materi penerobosan?????

kalian simpan di mana??

koq membela diri menggunakan hujah orang lain??

lagi2, apa kalian tidak malu?

kalian tau apa artinya itu??

itu artinya, kajian kalian bahkan tidak bisa melindungi kalian dari segala ancaman ilmiyyah..

jd, aneh kalo lihat orang LDII kelihatan ilmiyah. kerena hujah2nya bukan dari kajian kalangan mereka. bukan dari himpunan, bukan pula dari teks daerahan.

tapi utk orang yang tidak tau malu, itu sih biasa saja..

maka kita ucapkan. Selamat tinggal firqoh LDII.

Anonim mengatakan...

org LDII, tidak usah pakai hujah dari selain kalian utk membela diri.

kenapa?

karena kalian tidak akan mengerti apa yang tidak kalian kaji.

kalau bicara himpunan, kalian lah yang ahli. Nah kenapa tidak pake himpinan dan teks bulanan imam kalian utk membela diri?

lagi2 karena ketika kalian menggunakan hujjah dari orang lain utk membela diri kalian, maka kalian tidak akan mengerti maksud kalimat2 yang kalian pakai.

maka selamat tinggal firqoh LDII. seberapa keraspun pengakuan jamaah-mu, kalian tetaplah firqoh yang menyimpang.

lihatlah.

imam kalian bisa apa sekarang, selain bisa mengumpulkan uang kalian?

minta ditaati karena apa? karena imam? jika tidak taat kenapa? neraka? nerakanya siapa?

mars.rachman mengatakan...

Memperlakukan Orang Lain dengan Ketulusan


Ketulusan adalah sesuatu yang gemerlapan dan tembus pandang (transparan), dia tidak seharusnya mengandung unsur lain apa pun juga. Ketulusan juga merupakan semacam tindakan yang mulia. Jika motif ketulusan kita ini adalah berharap mendapat balasan ketulusan dari orang lain, maka tindakan itu sendiri merupakan tindakan yang kurang tulus.
Kebalikan dari ketulusan adalah kemunafikan
Karena suatu ketulusan, kadang bisa membuat keuntungan yang seharusnya kita peroleh berubah menjadi kerugian, walaupun demikian, ketulusan akan membuat lubuk hati kita yang terdalam mendapatkan suatu ketenteraman.
Sebaliknya, kepalsuan (kemunafikan), terkadang bisa membuat kita mendapatkan keuntungan atas kerugian orang lain, walaupun demikian, di dalam lubuk hati kita yang terdalam tidak akan bisa tenteram.
Ketulusan tidak perlu di gembar-gemborkan dengan orang lain
Jika orang lain bisa memahami ketulusan hati yang kita berikan, maka meskipun kita tidak mengatakannya, orang lain itu akan tahu. Jikalau orang lain tidak bisa memahami ketulusan hati kita, dan kita berusaha untuk menerangkan maka acapkali bisa membuat persoalan menjadi semakin runyam.
Kadang kala, kita tertipu oleh orang lain, saat itu kehidupan dengan gamblang akan memberitahukan kepada kita, “Apa dan bagaimana ketidak-tulusan itu.” Namun ia bukan hendak memberitahukan kita, “Harus mencampakkan ketulusan.”
Apa ketulusan itu?
Yang pertama adalah tidak menipu orang lain, yang kedua adalah jangan sampai ditipu oleh orang lain, jika kita bisa memegang kedua prinsip tersebut di atas, maka secara garis besar kita bisa menjadi seorang manusia yang mempunyai jiwa terbuka, berterus terang dan sekaligus penuh martabat.
Menjadi seorang manusia yang berhati tulus, kita akan merasakan sangat santai dalam jiwa dan raga, tak peduli apa pun yang terjadi. Dan seseorang yang munafik atau penuh dengan kepalsuan, dia acapkali akan merasakan kecapaian dalam batin, dipenuhi dengan kedengkian hati, selalu merasa tidak puas atas apa yang dimiliki.
Dengan selalu hidup dengan kesantaian hati, maka kita akan bisa terus-menerus dikelilingi oleh semacam suasana kegembiraan, dan dengan hidup yang kecapaian, kita akan terus-menerus diserang dan diselimuti oleh suasana hati yang kecewa, putus asa.
Ketulusan bagaikan air danau yang anggun berkilau. Tenteram, tidak mengejar nama dan kepentingan, dan indah. Kadang kala dia bisa mendapatkan serangan dari batu dan pasir, tetapi, dia akan mengandalkan kemampuannya untuk memurnikan diri sendiri, dan dengan cepat dia bisa membuat kotoran-kotoran itu mengendap, bisa tetap mempertahankan kecerahan wajahnya.
Seandainya saja, setiap orang di dunia ini masing-masing mau berusaha menjadi air danau yang anggun berkilau, dapat mempunyai sifat hati yang benar-benar tulus, tidak ego dan selalu berpikir demi orang lain, maka bisa kita bayangkan akan betapa indah dunia ini jadinya.



Tuluskah blog ini? 100%=TIDAK
KENAPA??
MEMOJOKAN/MENYERANG/MENYALAHKAN SESAMA MUSLIM.

Asyik ya jadi muslim itu? sesama muslim aja tidak akur Aneh aneh dan aneh. siapa yang aneh? jelas yang bikin dan admin nie blog.

Aneh, dulu LDII sekarang menghujat


Ada APA INI? JELAS
DARI TULISANNYA KURANG BERSYUKUR DAN SALAH NIAT DALAM MENJALANKAN AGAMA.

NIATNYA PASTI DUNIA BUKAN AKHIRAT LAGI.

Anonim mengatakan...

Untuk kasus di PADANG

Kalau yang nggegeri orang yang ngaku islam tp tidak solat2an,suka syirik2,bid'ah2 apa tetap yang nggegeri diposisi yang benar ya mas???

bambang irawan dari alam qubur mengatakan...

dan juga selamat tinggal silahkan k neraka wahai salapret kampret

Anonim mengatakan...

sepertinya, ada bau busuk khowarij masuk ke blog.

abu hasan kemana ya...,?

siapa ustad yg harus kita ikuti wahai abu hasan??? kenapa antum tdk jawab?

bahkan anonim2 bermanhaj khowarij yg bersemangat menjawab.??

nur_abdillah mengatakan...

Silahkan bagi yang bisa menjawab comen ttg penetapan hukum jahiliah secara ilmiah!!

Saya kepengin melihat, dan membandingkan.

karena kalau kita renungkan dg jujur. Kita selama ini juga diajak untuk berwala dengan orang yang sudah (maaf kaf*r).Padahal Syahadat kita menuntut kita supaya berlepas diri pada orang kaf*r wlpn mereka mengaku/merasa masih muslim.Seperti Syehk Muhammad bin Abdul Wahhab, beliau juga memerangi orang2 dari khilafah ustmaniah yang penuh syirik, khurofat, bid'ah2.Sehingga saya baca dlm syarah kasyfusy syubhat beliau Syehk Soleh al fauzan menamai mereka dgn MUSYRIKIN padahal mereka mengaku muslim.Dan dimata dunia pada waktu itu paham Wahabi dikatakan suka mengkafir2kan.
tapi menurut saya memang itu yg benar, sebab orang kalau sudah melakukan pembatal2 keislaman maka hukumnya murt*ad.

Anonim mengatakan...

yg mengatakan dari alam kubur siapa ya???

wah wah wah..., anda berani sekali berkata seperti itu.

apakah anda tidak pernah di terangkan mubalerg anda tentang alam kubur?

anda berkata seperti itu BISA saya tafsirkan:

" yg dalam qubur berkata seperti ini "dan juga selamat tinggal silahkan k neraka wahai salapret kampret"???


anda tahu ini kalimat berbahaya bagi aqidah anda???

silahkan pelajari kitab TAUHID.
http://www.islamhouse.com/p/70872

Anonim mengatakan...

memang lduu' khowarij yg membabi buta

Anonim mengatakan...

ldii ngaku2 nya aja pengikut Muhammad bin Abdul Wahab (pembawa islam yg murni, jauh dari syirik, bid'ah, khurofat, tahayul.
, tetapi tidak satupun kitab beliau di ajarkan di ldii !!

ngaku2 doang ziz.., lil...

wajar aja banyak yg goodbye ldii...

abu hasan mengatakan...

ya..akhi [eks354],antum telah keluar dr neo-khawarij 354,tp ada sebagian dr kalian msk ke neo khawarij baru[IT],SADARLAH ya akhi,antum telah terdoktrin hizbi yg sangat halus kehizisbianya,datanglah nanti ke daurah di jogya yg dihadiri oleh masyaikh dan byk ustad2 salaf,tanyakan akidah ustad AH dan kelompoknya,
barakaallahufiikum

Anonim mengatakan...

@abu hasan.

apa yang anda maksud dengan "kalian"??

apa menurut anda salafy itu pake asosiasi?? menyebut kalian itu terus maksudnya siapa??


hey, bung.. kalo ada yang keluar dari ldii itu baik. titik.

perkara keluarnya ke mana2 itu urusan lain lagi.

gak ngerti masalah ini org..

x354 mengatakan...

jgn terpancing... dengan Abu Hasan dan yg lainnya akhi...pengaruh hadadiyah kini sudah mulai ditinggalkan sebagian ikhwan kita yang smpat terjebak didalamnya... tingggal org2 yang ketinggalan kereta saja yang masih gitu.

Anonim mengatakan...

@abu hasan

anda katakan "datanglah nanti ke daurah di jogya yg dihadiri oleh masyaikh dan byk ustad2 salaf,tanyakan akidah ustad AH dan kelompoknya"

sy jawab: Yah sudah saya tanyakan jauh sebelumnya. dan jawaban dari mereka tidak seperti paranoia yang anda berikan.

mengambil ilmu dari siapa saja yang menyampaikan landasan yang baik.

sejelek2nya org yang anda tuduhkan, wahai LDII... anda masih jauh lebih jelek.

LDII tempatnya pemahaman syi'ah bersemi, tidak hanya itu, di sana tumbuh subur pemahaman khawarij, dan anehnya sebagian org di dalamnya telah jatuh dalam pemahaman mu'tazilah.

si Abu Hasan ini termakan syubhatnya Aziz Mariyoso bin Khianat.

Aziz mengatakan bahwa LDII lah yang salafy, adapun salafy di Indonesia ini adalah hizbiyyah.

Aziz koq dipercaya!!!

dia bahkan tidka mengerti kaidah ilmiyah berbicara dan menyanggah bantahan.

bagi orang yang cerdas, bisa melihat, kenapa aziz hanya berkutat pada diplomasi2 dangkal dalam menyanggah tuduhan?

dan satu lagi buat Abu Hasan. Anda tidak perlu menggulirkan issue murahan di sini. kami tapi apa yang terjadi, karena kami di sini.

kalau anda menakut2i org lain agar tidak ke salaf, dengan mengambing hitamkan ust AH, lalu apa yang anda mau??

apa anda mau mengatakan, "biarlah di hizbi LDII, dari pada keluar"

huh...!! apa kamu mengatakan ini karena aliran dana persenan sudah tersendat? atau jumlah anggota kalian yang sudah menggembos dan akhirnya takut tidak punya bargaining politik massa??

umpama toh org mau keluar dari LDII karena menghindari akidah khawarij LDII, terus jatuh kepada hizbi lain, ya ini masih lebih baik.

LDII dengan platform Khawarijnya, masih lebih buruk dari hizbi2 lain.

LDII praktis berdiri di atas akidah syirk akbar, mengatakan bahwa halal hidupnya jika berbaiat pada imamnya. Di kelompok hizbi lain tidak separah ini. maka lebih baik keluar dr LDII, dari pada di dalam LDII>

adapun setelah keluar dari LDII, lalu masuk ke tempat yang salah, ini bukan masalah yang sama, ini masalah yang berbeda.

fokus dakwah blog ini adalah membuka mata org LDII ttg satu tawaran akidah yang benar, yang selama ini ditutup2i.

eh bung.. yang keluar dari LDII, ada loh yang ke Sufi, ada juga yang jadi pendeta, dll.. apa ini anda mau kaitkan dengan dakwah blog ini??

sungguh anda tidak bisa memakai logika anda.

maka selamat tinggal firqoh LDII.

Anonim mengatakan...

@abu hasan

jelas bagi anda, ketinggalan jaman, tidak up date.

org2 yang keluar dari LDII, mengerti harus bermanhaj apa.

memang ada sebagian yang keluar dr LDII malah menjadi pendeta, atau sufi, tapi apa anda pikir ini tanggung jawab kami?? hey man.. bangunlah. anda sedang berbicara di blog yang ingin membuka mata org2 LDII akan rusaknya akidah mereka, anda tidak sedang berbicara pada satu blog yang merupakan representasi dari organisasi atau apapun. maka anda mau menyalahkan siapa ketika org keluar dari LDII justru jatuh pada pemahaman yang ini dan itu??


masing2 org mengambil jalannya sendiri.

dan selamat tinggal firqoh LDII. karena sefirqoh2nya golongan, tidak akan lebih buruk dari LDII. di sana anda akan mendapatkan perkawinan manhaj ini dan itu, dan dipegang menjadi akidah mereka.

Anonim mengatakan...

Untuk yang tinggal di Surabaya , jangan lupa ya besok :

Hari : Minggu
Tanggal : 12 Desember 2010
Tempat : Masjid Takhobar - TELKOM
Jl. Ketintang No. 156 Surabaya
Jam : 08.00 s/d selesai
Ada kajian yang insyaAllah akan dibawakan oleh Ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat.
Temanya " TELAH DATANG ZAMANNYA ".

Khusus untuk akh. abu hasan dan yang sejenis kalau ada yang tinggal di sekitar Surabaya , sangat diharapkan kedatangannya untuk segera ruju' kepada pemahaman shalafus shalih.

Sungguh banyak yang menisbahkan dirinya kepada manhaj salaf , namun tidak mencerminkan akhlak shalafus shalih.

Anonim mengatakan...

akhi abu hasan..., kami sudah taklim dauroh, yogya juli2010 kemarin.

kami tidak menemukan yg antum tahdzir dari para Masyaikh..

maaf kami tidak seperti anda.
sebaiknya antum seperti ust. zulkarnaen yg mempunyai guru banyak, jadi tidak taqlid buta.

dulu kami terjatuh karena taqlid buta pada Nurhasan Ubaidah.
Maaf kami tidak mau jatuh ke 2x dalam lubang yg sama.

ingat ambon?
janganlah terjatuh 2x ya akhi..

Anonim mengatakan...

h ehe.. jadi penasaran neh ada apa dengan ambon??

he he.. iya neeh abu hasan. koq gak ngerti2 yaah..

dia terbiasa berpikir seperti golongannya.

menyamakan org lain seperti golongannya.

org lain tidak berhizbi2 kayak kalian di LDII...

sukur bangets deh sekarang bisa tau ternyata LDII itu hanya firqoh sj. firkoh sing menyimpang.

abdul_hakim mengatakan...

Saya komentari yang ngomong

"dan selamat tinggal firqoh LDII. karena sefirqoh2nya golongan, tidak akan lebih buruk dari LDII"

"LDII praktis berdiri di atas akidah syirik akbar"

Kalu anda jujur pada diri anda di NU lebih parah mas.Tp anda tidak berani ulas,yah memang begini ulah para penyembunyi ilmu, mirip ahli kitab zaman nabi.

Ketika ditanya oleh orang musyrik quraisy" Siapa yang lebih baik antara kami dengan Muhammad?
mereka menjawab lebih baik kalian orang quraisy.Padahal tahu kalau orang2 musyrik itu lebur 'amalannya.

Saya sebenarnya kasihan sekali pada kalian.mas2 yang ngaku2 SALAFY di Indonesia...

Kalau mereka mengucapkan selamat tinggal dg orang2 LDII karena Persenan, Sambung, dll. Maka seharusnya mereka akan lebih selamat tinggal dgn amir yg menetapkan PPN, PPH, Pajak Bumi.

Kalau mereka Selamat tinggal karena menganggap LDII syirik akbar, tentunya mereka akan lebih selamat tinggal pada amirnya yang menghapus Qur'an & Sunnah kemudian diganti dengan perundang2an JAHILIAH (UUD45 & Pancasila).

Dari tahun 45 loh mas?? Apa mau kalian katakan "mereka orang2 yang bodoh"

Masa bodoh puluhan tahun???

Abu Mufidah mengatakan...

@ Abu Hasan, Abu Naim, Abang, dan SEMUA Pecinta Ruju' ilal Haq

mari kita kembali ke misi dalam BLOG ini, yakni menyadarkan saudara kita dari firqoh LDII menuju manhaj Ahlus Sunnah...

adapun untuk berdiskusi tentang masalah yg lainnya, silahkan kunjungi FORUM lain yg memfasilitasinya...

Manhaj Ahlussunnah adalah manhaj yg terbimbing oleh para 'Ulama, bukan manhaj serampangan dan para 'ulama kita menasehatkan "LI KULLI MAQOM MAQOL" (setiap tempat ada pembicaraan yg sesuai)

Semoga bermanfaat untuk semuanya...

Jayalah AHLUSSUNNAH...

Anonim mengatakan...

@ abdul_hakim :

- kebenaran tidak diukur dari berapa lama mereka exis.

lihatlah yahudi, mereka exis selama ratusan tahun & berhasil mendirikan suatu negara..

- kebenaran tidak diukur dari banyaknya gegeran yg diterima.

lihatlah ahmadiyah yg fasilitasnya banyak dihancurkan massa..

kebenaran semu milik LDII hanyalah doktrin2 yg memperkuat fanatik golongan.

'kebenaran' yg justru bertentangan dgn kebenaran sejati yg dapat dijumpai dengan jelas di kitab-kitab & nasehat para ulama ahlussunnah wal jamaah

Anonim mengatakan...

LANDASAN PEMAHAMAN LDII TTG IMAMAH & JAMAAH DIBANGUN ATAS DASAR HADITS DHOIF & MAUDLU ("laa islama..") YG KEMUDIAN DICAMPUR ADUK DGN DALIL2 SHOHIH,

KEMUDIAN DIOLAH MENURUT LOGIKA.
YG AKHIRNYA MENJADI SUATU KETERANGAN YG ANEH & DIANUT PENGIKUTNYA DGN ALASAN HASIL MANKUL..

JADILAH AKIDAH MEREKA :

- MENGANGGAP KAFIR DI LUAR GOLONGAN LDII YG TIDAK BEAT PADA AMIRNYA (SULTHON AULIA DI BURENGAN KEDIRI)

- TIDAK MAU BERMAKMUM PADA NON-LDII, KARENA TIDAK SAH, DIANGGAP BERMAKMUM PADA ORG KAFIR

- TIDAK MAU SHOLAT JUMAT DGN NON-LDII, KARENA TIDAK SAH JUMATAN DGN ORG NON-LDII YG MREKA ANGGAP SAMA DGN ORANG KAFIR

- TIDAK MAU MENIKAH DENGAN ORANG NON-LDII KARENA DIANGGAP MENIKAHI ORG KAFIR

- TIDAK MAU MEWARIS PADA KELUARGA YG NON-LDII KARENA DIANGGAP NON-KAFIR

- DLL
=====

TELAH DIJELASKAN OLEH PARA ULAMA AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH :

Al-Imam An-Nawawi Rahimahullah berkata:
“Dinamakan Khawarij dikarenakan keluarnya mereka dari jamaah kaum muslimin. Dikatakan pula karena keluarnya mereka dari jalan (manhaj) jamaah kaum muslimin…”
(Al-Minhaj Syarhu Shahih Muslim bin Al-Hajjaj, 7/145)
---
Al-Hafidz Ibnu Hajar Rahimahullah berkata:
“Kemudian mereka berpendapat bahwa siapa saja yang tidak berkeyakinan dengan aqidah mereka, maka ia kafir, halal darah, harta dan keluarganya.”
(Fathul Bari, 12/296-297)
---
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata :
"madzhab mereka adalah tidak berpegang dengan As Sunnah wal Jamaah, tidak mentaati pemimpin (pemerintah kaum muslimin, pen)...
Allah Subhanahu Wata’ala dan Nabi-Nya Sholallahu ‘Alaihi Wasallam menjadikan ketaatan kepada pemimpin sebagai bagian dari agama.
Mereka (Khawarij) menyatakan bahwa pelaku dosa besar (di bawah dosa syirik) telah kafir, tidak diampuni dosa-dosanya, kekal di neraka. Dan ini bertentangan dengan apa yang terdapat di dalam Kitabullah (Al Qur’an)".
(Lamhatun ‘Anil Firaqidh Dhallah, hal. 31-33)
---
Syaikh Shalih al Fauzan :
"Meskipun Khawarij dan Mu'tazilah berbeda pendapat dalam menetapkan hukum bagi pelaku dosa besar di dunia, namun keduanya menghukumi sama di akhirat, yaitu kekal di Neraka".
(Syarh al Aqidah al Wasithiyah. 178-183).

Anonim mengatakan...

LANDASAN PEMAHAMAN LDII TTG IMAMAH & JAMAAH DIBANGUN ATAS DASAR HADITS DHOIF & MAUDLU ("laa islama..") YG KEMUDIAN DICAMPUR ADUK DGN DALIL2 SHOHIH,

KEMUDIAN DIOLAH MENURUT LOGIKA.
YG AKHIRNYA MENJADI SUATU KETERANGAN YG ANEH & DIANUT PENGIKUTNYA DGN ALASAN HASIL MANKUL..

JADILAH AKIDAH MREKA :

- MENGANGGAP KAFIR DI LUAR GOLONGAN LDII YG TIDAK BEAT PADA AMIRNYA (SULTHON AULIA DI BURENGAN KEDIRI)

- TIDAK MAU BERMAKMUM PADA NON-LDII, KARENA TIDAK SAH, DIANGGAP BERMAKMUM PADA ORG KAFIR

- TIDAK MAU SHOLAT JUMAT DGN NON-LDII, KARENA TIDAK SAH JUMATAN DGN ORG NON-LDII YG MREKA ANGGAP SAMA DGN ORANG KAFIR

- TIDAK MAU MENIKAH DENGAN ORANG NON-LDII KARENA DIANGGAP MENIKAHI ORG KAFIR

- TIDAK MAU MEWARIS PADA KELUARGA YG NON-LDII KARENA DIANGGAP NON-KAFIR

- DLL

Anonim mengatakan...

TELAH DIJELASKAN OLEH PARA ULAMA AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH :

Al-Imam An-Nawawi Rahimahullah berkata:
“Dinamakan Khawarij dikarenakan keluarnya mereka dari jamaah kaum muslimin. Dikatakan pula karena keluarnya mereka dari jalan (manhaj) jamaah kaum muslimin…”
(Al-Minhaj Syarhu Shahih Muslim bin Al-Hajjaj, 7/145)
---
Al-Hafidz Ibnu Hajar Rahimahullah berkata:
“Kemudian mereka berpendapat bahwa siapa saja yang tidak berkeyakinan dengan aqidah mereka, maka ia kafir, halal darah, harta dan keluarganya.”
(Fathul Bari, 12/296-297)
---
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata :
"madzhab mereka adalah tidak berpegang dengan As Sunnah wal Jamaah, tidak mentaati pemimpin (pemerintah kaum muslimin, pen)...
Allah Subhanahu Wata’ala dan Nabi-Nya Sholallahu ‘Alaihi Wasallam menjadikan ketaatan kepada pemimpin sebagai bagian dari agama.
Mereka (Khawarij) menyatakan bahwa pelaku dosa besar (di bawah dosa syirik) telah kafir, tidak diampuni dosa-dosanya, kekal di neraka. Dan ini bertentangan dengan apa yang terdapat di dalam Kitabullah (Al Qur’an)".
(Lamhatun ‘Anil Firaqidh Dhallah, hal. 31-33)
---
Syaikh Shalih al Fauzan :
"Meskipun Khawarij dan Mu'tazilah berbeda pendapat dalam menetapkan hukum bagi pelaku dosa besar di dunia, namun keduanya menghukumi sama di akhirat, yaitu kekal di Neraka".
(Syarh al Aqidah al Wasithiyah. 178-183).

Anonim mengatakan...

- TIDAK MAU MEWARIS PADA KELUARGA YG NON-LDII KARENA DIANGGAP KAFIR

Anonim mengatakan...

Untuk Akh abdul_hakim , semoga Allah paring hidayah-Nya ke antum.

Antum sepertinya sama dengan yang lainnya yang baru saja tertidur lantas langsung bicara , sehingga membuat orang yang mendengar pingin ketawa karena omongan antum itu.

Pertama , bloq ini adalah blognya orang yang hijrah dari pemahaman kawarij 354 dan ruju' ke pemahaman ahlus sunnah yang sebenarnya.
Dan bloq ini sebagai sarana/ upaya penyadaran untuk saudara kita yang masih terbuai dengan hayalan madigodiyah , agar segera tersadar akan kesalahannya dan segera ruju' kepada kebenaran yang hakiki.
Pokok bahasan dalam bloq ini adalah manhaj aqidah bukan kepada organisasinya, namun karena islam jamaah itu bersembunyi di balik baju LDII ( organisasi ) , dan tidak bisa dipungkiri bahwa setiap anggota LDII pasti berpaham madigoliyah , maka penyebutannya dimaklumi LDII = madigoliyah =354 dll.
Sedang NU bukan pemahaman /manhaj ya akhi, tapi sebuah organisasi dimana anggotanya terdiri dari berbagai manhaj .
Dan pembahasan masalah organisasi bukan disini tempatnya .
Janganlah antum berusaha membenturkan kaum muslimin satu dengan yang lainnya , bila saudara kita salah patutnya kita nasehati agar supaya jalannya benar dan bukan justru berusaha mengail di air keruh.

Kedua masalah amir , PPh, PPn, PBB , UUD45 dan Pancasila , kita sepakat bahwa hal tersebut bertentangan dengan manhaj ahlus sunnah namun ........, ini yang perlu antum pahami , islampun telah membimbing kita bilamana menghadapi suatu kondisi yang demikian .
Silahkan datang ke majelis ilmu terdekat di tempat antum untuk bertanya langsung kepada para ustadz ato buka internet dan membaca sendiri bagaimana sikap ulama terhadap masalah ini ( jangan ke situs hizby ya ).

Coba direnungkan , kalo yang demikian itu sudah salah maka apakah kita akan memambah beban PPh dan PPn umat ini dengan infak persenan , KTP dengan surat sambung dllllll....
Manfaatnya apa ??????
Sejelek-jeleknya PPh dan PPn masih ada kembalinya untuk warga indonesia ini termasuk antum juga menikmatinya berupa fasilitas jalan raya , sekolah , rumah sakit dll.
Nah infak persenan untuk siapa ? tentunya untuk membuncitkan para pengurus pusat kan ?

Kalau kita-kita diajak untuk selamat tinggal amirnya indonesia ......wah ini kelihatan KGBnya , dan ujung2nya LDII pasti akan menuju kesana , yaitu kudeta dan menggulingkan amir yang sah , iya kan ?

Semoga Allah segera memberi hidayah kepada saudaraku semua yang masih bermimpi di madidoliyah untuk segera ruju' dan meninggalkan firqoh sesat bin jahil ini

Anonim mengatakan...

Untuk Akh abdul_hakim , semoga Allah paring hidayah-Nya ke antum.

Antum sepertinya sama dengan yang lainnya yang baru saja tertidur lantas langsung bicara , sehingga membuat orang yang mendengar pingin ketawa karena omongan antum itu.

Pertama , bloq ini adalah blognya orang yang hijrah dari pemahaman kawarij 354 dan ruju' ke pemahaman ahlus sunnah yang sebenarnya.
Dan bloq ini sebagai sarana/ upaya penyadaran untuk saudara kita yang masih terbuai dengan hayalan madigodiyah , agar segera tersadar akan kesalahannya dan segera ruju' kepada kebenaran yang hakiki.
Pokok bahasan dalam bloq ini adalah manhaj aqidah bukan kepada organisasinya, namun karena islam jamaah itu bersembunyi di balik baju LDII ( organisasi ) , dan tidak bisa dipungkiri bahwa setiap anggota LDII pasti berpaham madigoliyah , maka penyebutannya dimaklumi LDII = madigoliyah =354 dll.
Sedang NU bukan pemahaman /manhaj ya akhi, tapi sebuah organisasi dimana anggotanya terdiri dari berbagai manhaj .
Dan pembahasan masalah organisasi bukan disini tempatnya .
Janganlah antum berusaha membenturkan kaum muslimin satu dengan yang lainnya , bila saudara kita salah patutnya kita nasehati agar supaya jalannya benar dan bukan justru berusaha mengail di air keruh.

Kedua masalah amir , PPh, PPn, PBB , UUD45 dan Pancasila , kita sepakat bahwa hal tersebut bertentangan dengan manhaj ahlus sunnah namun ........, ini yang perlu antum pahami , islampun telah membimbing kita bilamana menghadapi suatu kondisi yang demikian .
Silahkan datang ke majelis ilmu terdekat di tempat antum untuk bertanya langsung kepada para ustadz ato buka internet dan membaca sendiri bagaimana sikap ulama terhadap masalah ini ( jangan ke situs hizby ya ).

Coba direnungkan , kalo yang demikian itu sudah salah maka apakah kita akan memambah beban PPh dan PPn umat ini dengan infak persenan , KTP dengan surat sambung dllllll....
Manfaatnya apa ??????
Sejelek-jeleknya PPh dan PPn masih ada kembalinya untuk warga indonesia ini termasuk antum juga menikmatinya berupa fasilitas jalan raya , sekolah , rumah sakit dll.
Nah infak persenan untuk siapa ? tentunya untuk membuncitkan para pengurus pusat kan ?

Kalau kita-kita diajak untuk selamat tinggal amirnya indonesia ......wah ini kelihatan KGBnya , dan ujung2nya LDII pasti akan menuju kesana , yaitu kudeta dan menggulingkan amir yang sah , iya kan ?

Semoga Allah segera memberi hidayah kepada saudaraku semua yang masih bermimpi di madidoliyah untuk segera ruju' dan meninggalkan firqoh sesat bin jahil ini

Anonim mengatakan...

apa infak persenan mau disamakan dengan ppn/pph ??

apa imamahjamaah 354 membenar praktek isrun persenan dengan menganalogikan penguasa sebuah negara yang memberlakukan pajak?

kalau begitu kenapa mau-maunya bayar isrun persenan?

ternyata isrun/infaq persenan disamakan dengan pajak penghasilan (pph)

abdul_hakim mengatakan...

Mas anonim yang coment "Sedang NU bukan pemahaman /manhaj ya akhi, tapi sebuah organisasi dimana anggotanya terdiri dari berbagai manhaj"

Maaf mas anonim, anda buka buku ANATOLOGI NU mas biar gamblang.

Saya melihat yang beliau ulama terangkan "supaya tetap pada waliyul amri itu yang masih muwahid (maaf setahu saya kata MUWAHID selalu diembel2kan ketika membahas ini.Atau bahasa lain selagi masih muslim wlpn mereka fajir maupun baik kita spy tetap taat pd hal2 yg ma'ruf.

Dan seandainya waliyul amri sdh kufur tp mayoritas masyarakat masih muwahid/muslim maka demi menjaga persatuan & kemaslahatan kaum muslimin, ulama byk berpendapat supaya sabar.

Tapi kata muslim/muwahid itu harus diukur dari kacamata Qur'an&Sunnah.Tidak bisa sebuah masyarakat yg banyak mengaku/menyandarkan pada Islam,tp kebanyakan mereka tidak ibadah atau
syirik pada Alloh dlm peribadatannya. Hukum masyarakat tersebut masih dihukumi masyarakat MUSLIM.Seperti fatwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dlm majmu Fatawa, bahwa hukum dari sebuah negeri itu tergantung pada mayoritas keadaan masyarakat itu sendiri.Bahkan beliau menerangkan salah satu ciri DARUL MUSYRIK adalah lakunya dukun & paranormal dinegeri itu.

Kalau kita perhatikan keadaan masyarakat di Indonesia mmg mengaku beragama Islam, tp kebanyakan mereka hanya mentauhidkan dlm masalah Rububiyah Alloh saja.Padahal inti ajaran Nabi/Islam adalah supaya menyembah Alloh saja & menjauhi toghut.Atau dlm pembahasan aqidah menuntut pada tauhid Uluhiyah (memurnikan dlm beribadah).

Sehingga melihat realita ini saya berpendapat kita supaya berlepas diri dari mereka.

Anonim mengatakan...

mari sementara kita tolerir imamah/imaroh khayali a.k.a penguasa tanpa kekuasaan dan wilayah ala 354 yang ditulis abdul hakim

tapi mengapa imamah 354 dijadikan pintu gerbang untuk mengukur kafir atau tidaknya seseorang? materi CAI, nasihat2 di pengajian kelompok, materi penorobosan, hasil daerahan berulang-ulang mendoktrin itu pada jamaah/ruyah 354?

kalau jamaah 354 menganggap imamnyalah yang sah mengapa di jamaah 354 didoktrin diluar imamahnya adalah kafir? amalannya orang-luar baik yang wajib maupun yang sunnah itu ditolak?

mengapa kalau keluar dari jamaah 354 itu dihukumi murtad?

bukankah itu adalah sedikit contoh saja tapi sudah cukup menjadi indikasi yang kuat bahwa jamaah 354 itu adalah firqoh khawarij detected?

kalau di indonesia ada kemusyrikan apakan itu mendominasi kehidupan keislaman di indonesia? apa anda pernah mengadakan penelitian? anda mengambil kesimpulan dari sugesti dan pengalaman pribadi anda saja.

abu hasan mengatakan...

buat anonim,buat apa antum pergi daurah jogya klo pulang msh bermanhaj IT ,apa antum tdk ty ke masyaikh dan ustadz2 salafi ttg tahdir-nya thd IT ,takut ya ketahuan,sama dong dg aziz dan kholil,pulang dr mekah tetep bermanhaj madigoliyah

ana eks 354,bukan yg antum kira,jadilah salafi sejati ya akhi..!

abu hasan mengatakan...

buat anonim,takut ya tkd dpt kucuran dana yayasan IT,SAMA DONG aziz dan kholil takut tdk dapat isrun,periksa niat antum ya akhi ,jgn cuma ajak orang keluar ldii;entah nanti jd apa,klo jd pendeta dosa antum ,bikin orang murtad,seharusnya antum ajak ke pemahaman salafi ,tapi salafi sejati ya akhi,bukan ke hizbi[IT]YG SAMAR DAN HALUS KEHIZBIANYA.SAMI MAWON MAS

abu hasan mengatakan...

buat anonim ,antum takut juga ya ..?klo keluar dr IT ,tdk dpt dana dr yayasannya,sama dong dg aziz dan kholil,takut tdk kebagian isrun,dan periksa niat antum,jangan cuma mengajak yg penting keluar ldii,entah keluarnya jd apa ,klo keeluar jd pendeta antum dosa menjadikan orang murtad,seharusnya antum ajak kpd pemahaman salafusholih,bukan yg penting keluar ldii itu cuma sakit hati dan salah niat akhi..!

Anonim mengatakan...

Ga ada yg salah dgn Jum’iyyah Ihya’ut Turats...

so, knapa dipermasalahkan hai abu hasan ??

cek ini :

http://rumahku-indah.blogspot.com/2009/04/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_09.html

Anonim mengatakan...

Syaikh Dr. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily ditanya : Syaikh yang mulia, sebagaimana kita ketahui, penyebab terbesar perselisihan salafiyin di Indonesia adalah, bermu’amalah dengan Jum’iyyah Ihya’ut Turats di Kuwait. Sebagian saudara kita menganggap yayasan ini hizbiyyah sururiyah, berdasarkan fatwa beberapa ulama. Mereka mengatakan, orang yang bermu’amalah dengan yayasan ini, berarti ia Sururi. Sebagian dari mereka juga mengatakan, orang yang diam dan tidak melakukan hajr (mengisolasi, memboikot) orang yang bermu’amalah dengan yayasan ini, berarti juga Sururi.

Beliau menjawab:
...
Adapun Yayasan Ihya’ut Turats, ia adalah yayasan yang dibangun untuk mengumpulkan dana-dana (infaq) dan bantuan-bantuan dari orang-orang kaya, seperti pedagang, lalu menyalurkannya kepada kaum muslimin lain yang membutuhkannya untuk amal kebaikan, seperti membuat sumur-sumur, membangun sekolah masjid dan menyantuni para da’i, serta berbagai macam kebaikan lainnya.

Sangat aneh, jika terjadi perpecahan yang diakibatkan oleh permasalahan seperti yayasan ini. Maksudnya, yayasan itu pada dasarnya hanya mengumpulkan dana dan menyalurkannya kepada yang membutuhkannya. Dia bukanlah yayasan dakwah, namun hanya penyalur bantuan.

Saya pernah ditanya oleh sebagian mahasiswa, dan begitu juga sebagian syaikh lainnya, tentang hukum bermu’amalah dengan yayasan ini. Lalu salah satu di antara mereka saya beri jawaban, dan dia memberitahukan kepada saya, bahwa dia telah menanyakan lagi permasalahan ini kepada salah satu kibarul ulama’ (ulama-ulama besar), maka dia pun memberikan jawaban yang sama.

Saya katakan padanya, jika yayasan ini memberikan mukafa’ah atau gaji kepadamu untuk mendukungmu dalam berdakwah ke jalan Allah Azza wa Jalla, engkau mendakwahkan aqidah yang benar dan manhaj yang lurus, sementara yayasan ini juga tidak mencampuri urusan dakwahmu, maka ambillah gaji, dan jangan peduli dengan siapapun juga, karena itu mendukungmu dalam kebaikan.

Namun, jika gaji yang diberikan ini bertujuan agar engkau mengatakan “ini”, serta tidak mengatakan “itu”, bertujuan menutup mulutmu (maksudnya adalah peraturan yayasan yang tidak berdasarkan ilmu, bukan peraturan dari ulama, peraturan-peraturan yang berada diluar ketentuan-ketentuan organisasi), sesungguhnya setiap organisasi mempunyai peraturan, seperti pelaporan dan lain sebagainya, maka ini tidak mengapa, selama tidak bertolak belakang dengan dakwah. Akan tetapi, terkadang ada sebagian pengelola organisasi yang berusaha mencampuri urusan dakwah. Mereka berkehendak mengarahkan para da’i kearah –yang terkadang- bertentangan dengan manhaj Salaf.

Anonim mengatakan...

Syaikh Dr. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily ditanya : Syaikh yang mulia, sebagaimana kita ketahui, penyebab terbesar perselisihan salafiyin di Indonesia adalah, bermu’amalah dengan Jum’iyyah Ihya’ut Turats di Kuwait. Sebagian saudara kita menganggap yayasan ini hizbiyyah sururiyah, berdasarkan fatwa beberapa ulama. Mereka mengatakan, orang yang bermu’amalah dengan yayasan ini, berarti ia Sururi. Sebagian dari mereka juga mengatakan, orang yang diam dan tidak melakukan hajr (mengisolasi, memboikot) orang yang bermu’amalah dengan yayasan ini, berarti juga Sururi.

Beliau menjawab:
...
Adapun Yayasan Ihya’ut Turats, ia adalah yayasan yang dibangun untuk mengumpulkan dana-dana (infaq) dan bantuan-bantuan dari orang-orang kaya, seperti pedagang, lalu menyalurkannya kepada kaum muslimin lain yang membutuhkannya untuk amal kebaikan, seperti membuat sumur-sumur, membangun sekolah masjid dan menyantuni para da’i, serta berbagai macam kebaikan lainnya.

Sangat aneh, jika terjadi perpecahan yang diakibatkan oleh permasalahan seperti yayasan ini. Maksudnya, yayasan itu pada dasarnya hanya mengumpulkan dana dan menyalurkannya kepada yang membutuhkannya. Dia bukanlah yayasan dakwah, namun hanya penyalur bantuan.

Saya pernah ditanya oleh sebagian mahasiswa, dan begitu juga sebagian syaikh lainnya, tentang hukum bermu’amalah dengan yayasan ini. Lalu salah satu di antara mereka saya beri jawaban, dan dia memberitahukan kepada saya, bahwa dia telah menanyakan lagi permasalahan ini kepada salah satu kibarul ulama’ (ulama-ulama besar), maka dia pun memberikan jawaban yang sama.

Saya katakan padanya, jika yayasan ini memberikan mukafa’ah atau gaji kepadamu untuk mendukungmu dalam berdakwah ke jalan Allah Azza wa Jalla, engkau mendakwahkan aqidah yang benar dan manhaj yang lurus, sementara yayasan ini juga tidak mencampuri urusan dakwahmu, maka ambillah gaji, dan jangan peduli dengan siapapun juga, karena itu mendukungmu dalam kebaikan.

Anonim mengatakan...

Al-Muhaddits ‘Abdullâh Al-‘Ubailân ditanya: Fadhîlatu asy-Syaikh, Assalâmu’alaykum Warohmatullâhi Wabarokâtuh. Alloh tahu bahwa saya benar-benar mencintai Anda. Akan tetapi, di sela-sela kunjunganku hari ini di situs Anda, ada sebuah rekaman yang berjudul “ad-Da’wah al-Islâmiyah Wâqi’ wa Thumûhât” (Dakwah Islam antara Realita dan Angan-Angan). Ketika mendengarkan awal kajian ini, saya dapati bahwa ceramah ini merupakan jawaban undangan dari Jum’iyah Ihyâ` at-Turôts, padahal sejauh pengetahuan saya, bahwa jum’iyah ini adalah jum’iyah hizbiyah (lembaga sektarianisme/partisan) yang menyokong kaum hizbiyyun (partisan). Saya mengharap syaikh yang mulia sudi menjelaskan hal yang telah membuatku menjadi bingung ini. Sebab, saya dengar bukan hanya seorang ulama salafiyin saja yang telah menvonis bid’ah jum’iyah ini, seperti : Syaikh Rabî’ al-Madkhalî, Syaikh Muqbil al-Wâdi’î, Syaikh ‘Ubaid al-Jâbirî dan Syaikh Falâh Ismâ’îl Mandakâr dan masih banyak lagi selain mereka. Wassalâmu’alaikum.

Syaikh menjawab:

Perkara ini adalah masalah ijtihâdîyah yang diperselisihkan para ulama. Masyaikh kibâr (senior) seperti Samâhatu asy-Syaikh ‘Abdul ‘Azîz bin Bâz, Syaikh Muhammad al-‘Utsaimîn, Syaikh ‘Abdul Muhsin al-‘Abbâd, Syaikh Shâlih al-Fauzân dan selain mereka, masih menganggap jum’iyah ini sebagai jum’iyah salafiyah. Bahkan yang mengarahkanku untuk memberikan ceramah dan pelajaran (di kegiatan) yang diadakan oleh jum’iyah di Kuwait ini adalah Samâhatu asy-Syaikh ‘Abdul ‘Azîz bin Bâz ketika beliau menjabat sebagai penanggung jawab urusan dakwah di Kerajaan, dan saya saat itu adalah mudîr (direktur) Markaz ad-Da’wah (Islamic Center) di Ha`il. Saya telah pergi (memberikan ceramah) berulang kali dan saya tidak melihat melainkan hanya kebaikan.

Adapun adanya sebagian du’at yang bekerjasama dengan jum’iyah ini dan keadaan mereka diperbincangkan, maka hal ini juga ditemukan di (negeri) kita ini, adanya orang-orang yang berafiliasi dengan sejumlah institusi ilmiah seperti universitas atau perhimpunan dakwah, sedangkan mereka tidak berada di atas metodologi para ulama senior. Kendati demikian, kita tidak mengatakan bahwa Kerajaan (Arab Saudi) mengadopsi manhaj Ikhwânî dan keluar dari metodologi salafiyah.

Jadi, hal ini termasuk perkara ijtihadiyah (debatable) yang hanya diketahui oleh orang-orang yang mendalami dan sudah berpengalaman dengan dakwah, serta mengetahui metodologi syariah di dalam menimbang mashlahat dan mafsadat. Bukanlah pemahaman (fiqih) itu, Anda hanya mengetahui keburukan dan kebaikan saja, namun pemahaman itu adalah Anda dapat mengetahui yang terbaik dari dua kebaikan dan yang terburuk dari dua keburukan.

Sampai detik ini, saya belum pernah tahu bahwa Jum’iyah Ihyâ at-Turôts mengadopsi atau menyeru kepada selain dakwah salafiyah di dalam cetakan (buku-bukunya) atau publikasi-publikasinya. Kemudian, hendaklah difahami bahwa Jum’iyah Ihyâ at-Turôts ini tidaklah beraktivitas secara independen, namun ia termasuk jum’iyah al-khairiyah (lembaga sosial) di negara Kuwait. Hal ini perlu untuk direnungkan. Aktivitas dan upayanya di dalam membendung kristenisasi dan menyebarkan tauhid dan sunnah di puluhan negeri di Asia, Afrika dan selainnya, tidak ada yang mengingkarinya kecuali oleh orang-orang yang menentang.

Semoga Alloh memberikan taufik-Nya kepada kita semua kepada yang dicintai dan diridhai-Nya.

Anonim mengatakan...

Al-Muhaddits ‘Abdullâh Al-‘Ubailân ditanya: Fadhîlatu asy-Syaikh, Assalâmu’alaykum Warohmatullâhi Wabarokâtuh. Alloh tahu bahwa saya benar-benar mencintai Anda. Akan tetapi, di sela-sela kunjunganku hari ini di situs Anda, ada sebuah rekaman yang berjudul “ad-Da’wah al-Islâmiyah Wâqi’ wa Thumûhât” (Dakwah Islam antara Realita dan Angan-Angan). Ketika mendengarkan awal kajian ini, saya dapati bahwa ceramah ini merupakan jawaban undangan dari Jum’iyah Ihyâ` at-Turôts, padahal sejauh pengetahuan saya, bahwa jum’iyah ini adalah jum’iyah hizbiyah (lembaga sektarianisme/partisan) yang menyokong kaum hizbiyyun (partisan). Saya mengharap syaikh yang mulia sudi menjelaskan hal yang telah membuatku menjadi bingung ini. Sebab, saya dengar bukan hanya seorang ulama salafiyin saja yang telah menvonis bid’ah jum’iyah ini, seperti : Syaikh Rabî’ al-Madkhalî, Syaikh Muqbil al-Wâdi’î, Syaikh ‘Ubaid al-Jâbirî dan Syaikh Falâh Ismâ’îl Mandakâr dan masih banyak lagi selain mereka. Wassalâmu’alaikum.

Syaikh menjawab:

Perkara ini adalah masalah ijtihâdîyah yang diperselisihkan para ulama. Masyaikh kibâr (senior) seperti Samâhatu asy-Syaikh ‘Abdul ‘Azîz bin Bâz, Syaikh Muhammad al-‘Utsaimîn, Syaikh ‘Abdul Muhsin al-‘Abbâd, Syaikh Shâlih al-Fauzân dan selain mereka, masih menganggap jum’iyah ini sebagai jum’iyah salafiyah. Bahkan yang mengarahkanku untuk memberikan ceramah dan pelajaran (di kegiatan) yang diadakan oleh jum’iyah di Kuwait ini adalah Samâhatu asy-Syaikh ‘Abdul ‘Azîz bin Bâz ketika beliau menjabat sebagai penanggung jawab urusan dakwah di Kerajaan, dan saya saat itu adalah mudîr (direktur) Markaz ad-Da’wah (Islamic Center) di Ha`il. Saya telah pergi (memberikan ceramah) berulang kali dan saya tidak melihat melainkan hanya kebaikan.

Sampai detik ini, saya belum pernah tahu bahwa Jum’iyah Ihyâ at-Turôts mengadopsi atau menyeru kepada selain dakwah salafiyah di dalam cetakan (buku-bukunya) atau publikasi-publikasinya. Kemudian, hendaklah difahami bahwa Jum’iyah Ihyâ at-Turôts ini tidaklah beraktivitas secara independen, namun ia termasuk jum’iyah al-khairiyah (lembaga sosial) di negara Kuwait. Hal ini perlu untuk direnungkan. Aktivitas dan upayanya di dalam membendung kristenisasi dan menyebarkan tauhid dan sunnah di puluhan negeri di Asia, Afrika dan selainnya, tidak ada yang mengingkarinya kecuali oleh orang-orang yang menentang.

Anonim mengatakan...

Al-Muhaddits ‘Abdullâh Al-‘Ubailân ditanya: Fadhîlatu asy-Syaikh, Assalâmu’alaykum Warohmatullâhi Wabarokâtuh. Alloh tahu bahwa saya benar-benar mencintai Anda. Akan tetapi, di sela-sela kunjunganku hari ini di situs Anda, ada sebuah rekaman yang berjudul “ad-Da’wah al-Islâmiyah Wâqi’ wa Thumûhât” (Dakwah Islam antara Realita dan Angan-Angan). Ketika mendengarkan awal kajian ini, saya dapati bahwa ceramah ini merupakan jawaban undangan dari Jum’iyah Ihyâ` at-Turôts, padahal sejauh pengetahuan saya, bahwa jum’iyah ini adalah jum’iyah hizbiyah (lembaga sektarianisme/partisan) yang menyokong kaum hizbiyyun (partisan). Saya mengharap syaikh yang mulia sudi menjelaskan hal yang telah membuatku menjadi bingung ini. Sebab, saya dengar bukan hanya seorang ulama salafiyin saja yang telah menvonis bid’ah jum’iyah ini, seperti : Syaikh Rabî’ al-Madkhalî, Syaikh Muqbil al-Wâdi’î, Syaikh ‘Ubaid al-Jâbirî dan Syaikh Falâh Ismâ’îl Mandakâr dan masih banyak lagi selain mereka. Wassalâmu’alaikum.

Syaikh menjawab:

Perkara ini adalah masalah ijtihâdîyah yang diperselisihkan para ulama. Masyaikh kibâr (senior) seperti Samâhatu asy-Syaikh ‘Abdul ‘Azîz bin Bâz, Syaikh Muhammad al-‘Utsaimîn, Syaikh ‘Abdul Muhsin al-‘Abbâd, Syaikh Shâlih al-Fauzân dan selain mereka, masih menganggap jum’iyah ini sebagai jum’iyah salafiyah. Bahkan yang mengarahkanku untuk memberikan ceramah dan pelajaran (di kegiatan) yang diadakan oleh jum’iyah di Kuwait ini adalah Samâhatu asy-Syaikh ‘Abdul ‘Azîz bin Bâz ketika beliau menjabat sebagai penanggung jawab urusan dakwah di Kerajaan, dan saya saat itu adalah mudîr (direktur) Markaz ad-Da’wah (Islamic Center) di Ha`il. Saya telah pergi (memberikan ceramah) berulang kali dan saya tidak melihat melainkan hanya kebaikan.

Anonim mengatakan...

(Lanjutan diatas...)

Al-Muhaddits ‘Abdullâh Al-‘Ubailân :

Sampai detik ini, saya belum pernah tahu bahwa Jum’iyah Ihyâ at-Turôts mengadopsi atau menyeru kepada selain dakwah salafiyah di dalam cetakan (buku-bukunya) atau publikasi-publikasinya. Kemudian, hendaklah difahami bahwa Jum’iyah Ihyâ at-Turôts ini tidaklah beraktivitas secara independen, namun ia termasuk jum’iyah al-khairiyah (lembaga sosial) di negara Kuwait. Hal ini perlu untuk direnungkan. Aktivitas dan upayanya di dalam membendung kristenisasi dan menyebarkan tauhid dan sunnah di puluhan negeri di Asia, Afrika dan selainnya, tidak ada yang mengingkarinya kecuali oleh orang-orang yang menentang.

Semoga Alloh memberikan taufik-Nya kepada kita semua kepada yang dicintai dan diridhai-Nya.

Anonim mengatakan...

so, kenapa dipermasalahkan hai abu hasan ??...

perselisihan hanya karena permasalahn dana.
bukan hal penting, seperti akidah..

bersumpahlah demi Allah, antum bukan sang penyaru, hai abu hasn

ABDUSOBUR mengatakan...

kasihan abuhasan,

keluar dari dotrin, masuk ke dalam doktrin.

sebaiknya antum kalo ada dana ikut taklim halaqoh di Makkah, Madinah, Yaman, Yordan dan tempat2 ulama Ahlussunnah yg Mashur. Seperti imam Bukhori yg mempunyai guru lebih dari 1000 guru.
jangan hanya ke yaman doang...

kami tdk mau terjatuh 2x.

taqlid pada nurhasan madoqoliyah.

kasihan... saudara kita ini.

NB. ana tdk ikut2 IT.
karena:
yg lbh penting adalah Persatuan kaum muslimin, wa'tashimu bi hablillahi jamian walaa tafaroqu..

ibnu mengatakan...

ahsan mari sibukkan diri kita dengan mencari ilmu, sesungguhnya ilmu itu bagai lautan luas sementara kita mungkin hanya setetes air. tidak mempertajam perselisihan, barokallohu fiik.

Anonim mengatakan...

betul betul betul...

dengan kita banyak guru dari Ahlussunnah, nanti kita tahu:

1. mana2 guru yg ilmunya banyak.
2. mana2 guru yg akhlaknya baik
3. mana2 guru yg mulutnya kotor
4. mana2 guru yg pendusta
5. mana2 guru yg jorok omongannya..

dan banyak faedahnya berguru pada banyak guru ahlussunnah.

ingat lho.. pada ahlussunnah bukan ahlubid'ah.

abu turob' mengatakan...

lanjut ya.. admin.

mantab diskusinya !!!

abu hasan mengatakan...

buat anonim,tykan ke ust AH ya akhi ,sp gurunya ..? knp antum berguru kpd orang yg tdk pernah berguru ,cuma taqlid sama karya syaih al-abani beliu ya akhi
antum nasehat untuk berguru ke byk ulama,antu sendiri berguru pd orang yg tdk py guru

abu hasan mengatakan...

buat anonim,apa gunanya antum dtg daurah jogya ,klo antum pulang msh berakidah ala IT ,sama dg aziz ,kholil pulang dr mekah akidah msh ldii
knp masyaikh berfatwa spt antum tulis,krn pertanyaannya sama dg ptyaan kholil kpd syaih usman ttg keimamam ldii,ahsan antum tahu maksud ana,
pertanyaan,klo benar fatwa masyaikh begitu,knp keluat TAHDIR dr masyaikh dan para ustad salafi di indonesia ya akhi..? JADILAH SALAFI SEJATI YA AKHI..?

abu hasan mengatakan...

buat anonim,tykan ke ust AH ,sp gurunya ? tdk pernah berguru ya akhi ,cuma taqlid karya syaikh al-abani beliu .

Anonim mengatakan...

ada seorang Ulama islam jama'ah yg di keluarkan dari islam jama'ah dia berkata:

" ilmu yg saya dapatkan di islam jama'ah harus saya bersihkan dulu.
digambarkan sebuah bejana /wadah air, yg berisi air yg keruh (banyak subhat), kemudian isinya di buang dulu, di bersihkan dg air yg bersih, kemudian di isi dg air yg bersih"

saudaraku..., ilmu dari islam jama'ah sbaiknya jangan di pakai lagi, banyak tercampur subhat.

silahkan isi dg pemahaman yg jernih lengkap gratis ilmiah...
www.kajian.net

Anonim mengatakan...

lanjutan:

beliau juga berkata,
saya bagaikan anak TK. (padahal bliau adalah gurunya para MT), ilmunya seperti anak tk. dan para Ustad adalah pembimbing kita.

koment saya"

jangan jauh dari ustad / Ulama', nanti anda tersesat...
boleh baca2 buku beliau para Ustad yg mashur dan Ulama2 yg mashur...,
(maksud saya masyhur bukan Mansur)

Anonim mengatakan...

bangga dengan dauroh yogya?

hehehe...

akan tetapi jangan takabur saudara...

ikhlas perlu di pasang dalam hati.

ldii memang tidak pernah mengadakan dauroh mendatangkan Masyaikh dari Syaikh Ahlussunnah waljama'ah.

tuntutlah ilmu ya akhi...

Anonim mengatakan...

ldii ngaku2 dari th 1941 - 2010 exis.
ilmu ldii dari para Masyaikh dari sumber aslinya Islam Makkah dan Madinah.

ternyata tidak satu orang syaikh pun yg di datangkan ke Indonesia utk memberikan ilmunya langsung pada kita.

Ada apa sebenarnya ini?

Anonim mengatakan...

bahkan para Ulama' Ahlusunnah selalu membimbing kita dengan ilmu ke seluruh antero dunia.(via satelit)

utk di Indonesia silahkan saudara yg punya flexi ketik *55*210756 kemudian panggil call. 24jam.

besok minggu pukul 20.00 wib / 21.00wit silahkan ngaji pada Ulama'ahlussunnah waljama'ah secara mangkul musnad mutasil.

siapkan hp flexi nya. kalau belum ada, ya beli.., pembelaan utk ilmu.

Anonim mengatakan...

kajian rutin setiap hari minggu dan senin pukul 20.00 wib /21.00 wit
oleh seorang Ulama' Pengajar Pasca Sarjana di Universitas Islam Madinah dan Ulama' tetap masjid Nabawi.

Syaikh AbdurRozak bin Abdul Muhsin al-abad al-badr.

silahkan tolabul ilmi ya akhi...

Anonim mengatakan...

iya, saya juga bertanya-tanya. mengapa yang katanya pa nurhasan belajar di makkah dibawah ajaran masyaikh salaf, tapi koq selama ini di lDii / jokam 354 tidak pernah mendatangkan syaikh al haromain? sepertinya pusat takut , kalau mendatangkan para syaikh al haromain,nantinya para syaih tersebut malah mengungkap kebatilan ajaran nurhasan. pusat tidak mau ini terjadi. pusat tau kalau ajaran yang dibawanya itu memang salah dan sesat. makanya efeknya adalah serba ketertutupan dan pembiasan informasi pada pengikutnya. pusat akhirnya takut dan dikejar-kejar oleh kebohongan yang diciptakannya sendiri.
pengikutnya/jamaah tetap dikondisikan sebagai obyek yang pasif dan bodoh atas nama ketoatan pada amir.ketidakberanian pusat untuk kontak pada ulama alharomain membuat kiprah pusat tanpa adanya supervisi. akibatnya kesalahan terjadi begitu berlarut-larut hingga akhirnya mengkristal dan mendarah daging pada keyakinan pengikutnya. outpunya adalah sebuah komunitas khawarijtakfiri tulen seperti jamaah 354. jamaah 354 akhirnya bangga dengan kesolehannya dan yakin menjadi pilihan Tuhan padahal mereka ngga sadar kalau sudah terjerumus begitu dalam dalam kesesatan.

Anonim mengatakan...

majalah hidayatullah bulan ini menampilkan tentang mantan wk 4 (wakil 4)mauludin akhyar
http://majalah.hidayatullah.com/?p=2015

Anonim mengatakan...

kalau zaman abah abduzohir, beliau adalah wakil TERDEKAT.

karena abah lebih percaya pada bp.Mauludin daripada semua wakil4 yg banyak kasus.

KASUS MARYOSO.

apalagi wk4 kasmumet???
otak dari kasus maryoso.
maryoso hanya tukang pijit yg di dalangi oleh kasmumet DAN ucup!!!
(bukan nama sebenarnya)

Sang_Pengamat mengatakan...

Mas2 yangpada sibuk ngeklem dirinya SALAFI sejati

Kalau kalian berselisih,apalagi hanya dalam masalah furu' / masalah bantuan,coba diselesaikan ke ulil amri kalian Presiden & MPR DPR.

Bagi kalian yang penting kan punya wilayah entah mereka masih muslim / tidak pokok punya wilayah.Obama juga punya wilayah mas???
Fir'aun juga punya wilayah mas??

abu hasan mengatakan...

apa kesamaan ust KHOLIL DG UST ABDUL HAKIM ?
UST KHOLIL ULAMANYA HIZBI LDII UST ABDUL HAKIM ULAMANYA IT

SAMA-SAMA ULAMA HIZBIYYAH
BEDANYA UST KHOLIL MURIDNYA SYAIH YAHYA BIN USMAN ,UST ABDUL HAKIM TDAK PUNYA GURU

abu hasan mengatakan...

buat sang pengamat,antum datang dan tanya ke syaaih yahya gurunya kholil,ldii itu salafi atau hizbiyyah,klo hizbi cepat2 tobat neraka dihadapanmu,atau dengar pengakuan ust aziz dan fatwa syaih bazmul gurunya uts aziz ttg ldii

mudah2an dapat hidayah taufik

Anonim mengatakan...

SANG PENYARU ABU HASAN = ORG LDII !!
LIHAT STATEMENTNYA :

"SAMA-SAMA ULAMA HIZBIYYAH
BEDANYA UST KHOLIL MURIDNYA SYAIH YAHYA BIN USMAN ,UST ABDUL HAKIM TDAK PUNYA GURU"..
===

- ABU HASAN MENGAGUNGKAN ULAMANYA SENDIRI.

- ABU HASAN MENJELEKKAN ORG YG BELAJAR DARI ALBANI, DGN MENUDUHNYA TAKLID

- ABU HASAN MENAMPAKAN CIRI KHAS KHAWARIJNYA DENGAN MEMPERMASALAHKAN PERBEDAAN MASALAH DANA DAKWAH.
DIA BAHKAN NGOTOT TTG ITU DENGAN MENGULANG-NGULANG STATEMENT-NYA ("TANYA KE GURU2").

Anonim mengatakan...

SANG PENYARU ABU HASAN = ORG LDII !!
LIHAT STATEMENT-STATEMENTNYA DIATAS !

- ABU HASAN MENGAGUNGKAN KOLIL BUSTOMI.

- ABU HASAN MENJELEKKAN ORG YG BELAJAR DARI ALBANI, DGN MENUDUHNYA TAKLID

- ABU HASAN MENAMPAKAN CIRI KHAS KHAWARIJNYA DENGAN MEMPERMASALAHKAN PERBEDAAN MASALAH DANA DAKWAH.
DIA BAHKAN NGOTOT TTG ITU DENGAN MENGULANG-NGULANG STATEMENT-NYA ("TANYA KE GURU2").

Anonim mengatakan...

SANG PENYARU ABU HASAN = ORG LDII !!
LIHAT STATEMENT-STATEMENTNYA DIATAS !

- ABU HASAN MENGAGUNGKAN KOLIL BUSTOMI.

- ABU HASAN MENJELEKKAN ORG YG BELAJAR DARI ALBANI, DGN MENUDUHNYA TAKLID

- ABU HASAN MENAMPAKAN CIRI KHAS KHAWARIJNYA DENGAN MEMPERMASALAHKAN PERBEDAAN MASALAH DANA DAKWAH.
DIA BAHKAN NGOTOT TTG ITU DENGAN MENGULANG-NGULANG STATEMENT-NYA ("TANYA KE GURU2").

Anonim mengatakan...

SANG PENYARU ABU HASAN = ORG LDII !!
LIHAT STATEMENT-STATEMENTNYA DIATAS !

- ABU HASAN MENGAGUNGKAN KOLIL BUSTOMI.

- ABU HASAN MENJELEKKAN ORG YG BELAJAR DARI ALBANI, DGN MENUDUHNYA TAKLID

- ABU HASAN MENAMPAKAN CIRI KHAS KHAWARIJNYA DENGAN MEMPERMASALAHKAN PERBEDAAN MASALAH DANA DAKWAH.
DIA BAHKAN NGOTOT TTG ITU DENGAN MENGULANG-NGULANG STATEMENT-NYA ("TANYA KE GURU2").

Anonim mengatakan...

pantes. lduu'. memang sering nyamar2.
sperti bunglon.

1. darulhadis
2. ypid
3. lemkari
4. ldii

inilah yg di katakan bunglon.!!!
DASAR BUNGLON KHOWARIJ!!!

abu hasan mengatakan...

buat anonim,marah2 klo tokohnya kena tahdir ciri2 hizbiyyun ,datangkan bukti klo ust AH ,MURIDNYA SYAIH AL-ABANI ,KLO DIA MENJIPLAK KITABNYA , TERUS KLO DI MIMBAR BERKATA ''MENURUT SAYA...MENURUT PENDAPAT SAYA...,ITU BENAR ,BACA BAIK2 ANA PY KOMEN AKHI ,KLO ANA LDXX ANA TDK MENTAHDIR UST AZIZ DAN KHOLIL AKHI
APA KESAMAAN ANTUM DG WARGA LDXX,SAMA2 MUDAH MARAH, MEMVONIS KTK TOKOHNYA KENA TAHDIR,ANTUM MENGKULTUSKAN UST AH ,LDII MENGKULTUSKAN NHS

Anonim mengatakan...

ABU HASAN KETAUAN BELANGNYA,
TUH DIATAS BUKTINYA...

PERCUMA NYAMAR BU,
ORANG2 YG BERUSAHA DI MANHAJ SALAF, OMONGANNYA NGGA NYOLOT KAYA GITU..

CIRI KHAS LDII ADALAH MENGEDEPANKAN HAWA NAFSU, TERMASUK EMOSI..

KOLIL & AZIZ EMANG PANTAS DI-TAHDZIR, BAHKAN OLEH PENGIKUTNYA SENDIRI..
MEREKA BERDUA SUDAH TIDAK ADA WIBAWANYA

abu hasan mengatakan...

@anonim ,ana bicara jujur akhi ,memang uts kholil ,aziz muridnya syaih yahya tdk bs dipungkiri ,tdk mungkin ana bilang ust kholil muridnya ust AH ,UST AH MURIDNYA SYAIH YAHYA ,DUSTA KLO ANA BILANG BGT,KLO ANTUM ANA TDK TAHU ,DULU DI LDII DUSTA ,SKR DI IT ...? TP BIASANYA HIZBIYYUN ITU SAMI MAWON

Anonim mengatakan...

mas abu hasan disini bukan ajang menyebarkan hadadiyah... silahkan nyari forum yg lain... kami sudah bersatu diatas manhaj salaf, adapun masalah personal ustadz2 nya silahkan aja itu bukan urusan kami, urusan kami mencari ilmu,.. !!!

aa mengatakan...

ustadz abdul hakim gak punya guru?? masa sih??... bukannya beliau pernah belajar di LIPIA? masak gak punya guru?!! punya guru atau tidak bukan hujjah!!! yg hujjah itu kitabullah dan sunnah, nt kaya 354 mempermasalahkan guru dan berlebih2an pd guru !!!

abu muhammad al-maki mengatakan...

cara menyembuhkan org seperti Abu Hasan dan lainnya adalah duduk dengan banyak guru salaf (Masyaikh & Ustadz) dari berbagai latar belakang dan macam2 pendidikannya... ini berdasarkan pengalaman ana... nanti juga akan berubah sikapnya... insyaAllah.

Anonim mengatakan...

perkataan abu hasan, "buat anonim,marah2 klo tokohnya kena tahdir ciri2 hizbiyyun" apa benar begitu? apa dalilnya? toh kalau nabi muhammad shallallahu'alaihi wasallam dijelek2in org .. ana -sebagai org Islam- juga marah!! tapi tidak lantas ana jd hizbiyuun.. bukannya Syaikh robi juga kalau ditahdzir sama Syaikh2 lain juga antum marah!!!... lah bukannya itu ciri2....

Anonim mengatakan...

ABU HASAN & BBRAPA ANONIM DIATAS KMUNGKINAN ADALAH 1 ORG KHAWARIJ LDII..

DIA MENGANGKAT-NGANGKAT NAMA KOLIL BUSTOMI YG TELAH JELAS DITAHDZIR OLEH ULAMA SEKALIBER SYAIKH BAZMUL.

SALAFUSSHOLIH TIDAK MEMBESAR2KAN MASALAH KCIL SPRTI JIT..
tidak sprti ldii yg sk brlebihan

SALAFUSSHOLIH TIDAK MENYALAHKAN & MEMBANGGA2KAN GURUNYA...
tidak sperti ldii yg suka ky gtu

Sang_Pengamat mengatakan...

Kalau saya ma' sudah tahu dari dulu kalau orang2 yang ngaku SALAFI di Indonesia berpecah belah.Blok yang satu mengeklem kamilah Salafi yang asli, merekalah Salafi palsu. Yang dituduh pun mengatakan sebaliknya, Sayalah Salafi yang asli merekalah Salafi palsu.

Yang benar majalah As Sunnah,itulah aslinya Salafi di Indonesia, yang satunya mengatakan Justru Asy Syariahlah majalah yang asli Salafi kalau Assunnah itu Sururi/Hizbi.

Ketika saya tanyakan pada mereka "Mengapa kalau kalian mengikuti Manhaj Salaf, malah saling bertengkar sendiri??
Bukankah permasalahan yang kalian permasalahkan hanya masalah dana,alias masalah furu??tinggal kembalikan saja perkara kalian pada ulil amri kalian (MPR DPR) karena orang2 ini mengkiasakan MPR DPR sebagai ahli hal wal aqdhi, karena memiliki kesamaan bisa mengangkat&memberhentikan penguasa).
Sunhanalloh kebodohan macam apa ini??
seakan akan orang2 ini tidak tahu saja arti kalimat AHLI HAL WAL AQDHI.

Kalau kalian menjawab "mereka ulil amri lagi sibuk ngurusi TKI"
Saya balik tanya pada kalian "Apa amirmu hanya bisanya ngurusi dunia saja,mana ijtihadnya untuk masalah agamamu??
Satupun belum pernah saya lihat ijtihad yang mengarah pada Tauhid&Persatuan diatas La ilaha Illalloh.
Apa pernah kalian dengar&melihat orang2 yang sedang Rapat diatas sana bawa Alqur'an&Sunnah untuk rujukan??

Sang_Pengamat mengatakan...

Ini saya cuplikan coment diatas, comentnya orang yang lagi puyeng,,sampai2 pertanyaannya malah menghantam AMIRNYA sendiri..

"Mana penerapan dalil tentang tugas2 Imam yg sesuai dlm kitab ahkamul sulthoniyah?
Tugas-tugas imam/amir
1. MENJAGA AGAMA sesuai dengan dasar-dasarnya yang establish,dan ijma' genearsi salaf, maka jika muncul pembuat bid'ah, atau orang yang sesat/menyimpang yang membuat subhat tentang agama, ia menjelaskan hujjah kepadanya, menerangkan yang benar kepadanya , dan menindaknya sesuai dengan hak-hak dan hukum yang berlaku, agar agama tetap terlindungi dari segala penyimpangan dan umat terlindungi dari usaha penyesatan
2. MENERAPKAN HUKUM di antara dua pihak yang beperkara, dan menghentikan perseteruan di antara dua pihak yang berselisih, agar keadilan menyebar secara merata, maka yang dholim tidak semena-mena dan orang yang teraniaya tidak merasa lemah
3. Melindungi wilayah negara dan tempat-tempat suci, agar manusia dapat leluasa bekerja, dan bepergian ke tempat manapun dengan aman dari gangguan terhadap jiwa dan harta
4. MENEGAKAN SUPREMASI HUKUM (hudud) untuk melindungi larangan-larangan Allah ta'ala dari upaya pelanggaran terhadapnya, dan melindungi hak-hak hamba-hambanya dari upaya pelanggaran dan perusakan terhadapnya
5. Melindungi daerah-daerah perbatasan dengan benteng yang kokoh, dan kekuatan yang tangguh hingga musuh tidak mampu mendapatkan celah untuk menerobos masuk guna merusak kehormatan, atau menumpahkan darah orang muslim atau orang yang berdamai dengan orang muslim (mu'ahid)6. Memerangi orang yang menentang islam setelah sebelumnya ia didakwahi hingga ia masuk islam, atau masuk dalam perlindungan kaum muslimin ( ahlu dzimmah ), agar hak Alloh Ta'ala terealisir yaitu kemenangan-Nya atas seluruh agama.
7. Mengambil Fai' ( harta yang didapatkan kaum muslimin tanpa pertempuran ) dan shodaqoh yang sesuai dengan yang diwajibkan syari'at dan secara ijtihad tanpa adanya rasa takut/intimidasi dan paksaan
8. Menentukan gaji dan apa saja yang diperlukan dalam baitul mal (kas negara) tanpa berlebih-lebihan dan tidak pula kikir, kemudian mengeluarkannya tepat pada waktunya, tidak mempercepat atau menunda pengeluarannya.
9. Mengangkat orang-orang terlatih untuk menjalankan tugas-tugas, dan orang-orang yang jujur untuk mengurusi masalah keuangan, agar tugas-tugas ini dikerjakan oleh orang-orang yang ahli, dan keuangan dipegang oleh orang-orang yang jujur
10. Terjun langsung menangani segala persoalan, dan menginspeksi keadaan, agar ia sendiri yang memimpin umat dan MELINDUNGI AGAMA. Tugas-tugas tersebut tidak boleh ia delegasikan kepada orang lain dengan alasan sibuk istirahat atau ibadah. Jika tugas-tugas tersebut ia limpahkan kepada orang lain, sungguh ia berkhianat kepada umat, dan menipu penasihat, Alloh ta'ala berfirman;
"Hai Daud, Sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, Maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.(Surat shaad ayat 26)

Silahkan direnungi??
Jangan hanya hawa nafsu semua, kalian jangan seperti orang yang ngomong tapi seakan akan tidak menapak bumi??
Maksudnya dilihat dulu keadaan diri sendiri, baru ngomong.
Sejelek jeleknya Al Ma'mun masih menjadikan agama sebagai landasan, cuma dia tergelincir dalam paham batil. Tapi keadaan mayoritas masyarakatnya masih beraqidahkan salaf, sehingga Ahmad bin Hambal menasihati masyarakatnya supaya sabar, karena mendahulukan maslahat dari pada mafsadatnya. hal ini bisa kalian lihat

Sang_Pengamat mengatakan...

Buat mas Abu Hasan & teman2

Saya sarankan kalian cari buku Syarah Kasyfusy syubhat&Pembatal2 Keislaman,semua jelas & gamblang.Tenang buku itu terjemahan dikalangan kalian Pustaka Alhaura (kalian juga kan anti terjemahan selain kelompok kalian).

Semua yang kalian sanggah terbantahkan sendiri dibuku itu.

Semoga Alloh memberi Hidayah pada kalian.

abu hasan mengatakan...

@sang pengamat,komen antum tapsinya amsol di tanyakan ke syaih yahya dan syaih bazmul ,antum akan tahu tapsir menurut salafusholih dan kebenaran,klo antum tapsir sendiri atau pemahaman nurhasan sami mawon ujung2nya antum merasa benar sendiri

syaih yahya dan syaih bazmul salafi
darul hadist di mekah manhaj salafi

nasehat imam antum ''jangan terpengaruh salafi''

skr mengaku ;''kita inilah yg salafi sesungguhnya''[kazdzdab]

takutlah kpd allah ya akhi !

abu hasan mengatakan...

buat eks 354

LDII=IT [iyha'ut turats]

jadi klo antum katanya ruju' ilal haq
tp taqlim ustazd2 IT ,NAMANYA bukan ruju' ,tp GANTI BAJU

ANTUM BLH TANYA PERMASALAHAN INI KEPADA UST MUHAMMAD ,UST ASKARI,UST ZULKARNAIN,UST ABDUL QODIR,UST IBNU YUNUS ,DLL ATAU USTADZ-ustadz salafi yg dibawah bimbingan masyaikh ,antum bs cari no hp-nya melalui majalah asy syariah

Anonim mengatakan...

Fatwa Komite Tetap Penelitian Ilmiah

Dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia

Tentang

Hukum Mengganti Nama Setelah Pulang Haji

Soal :

Apa hukum mengganti nama sebagaimana mayoritas para Jama'ah haji Indonesia, sesungguhnya mereka mengganti nama di Makkah Al-mukarromah atau di Madinah Al-munawwaroh, Apakah hal itu sunnah atau tidak?

Jawab :

Nabi j telah mengganti nama-nama yang jelek menjadi nama-nama yang baik, jika para jama'ah haji Indonesia mengganti nama dikarenakan berkaitan dengan hal tersebut – bukan karena berkaitan dengan selesai menunaikan ibadah haji atau bukan karena ziaroh di masjid Nabawy, bukan karena telah sholat disana - maka boleh, dan jika dikarenakan berkaitan dengan keberadaan mereka di Makkah atau di Madinah atau selesainya mereka dari ibadah haji , misalnya, maka itu adalah bid'ah bukan sunnah.

Anonim mengatakan...

untuk jamaah yang baru pulang haji, di hut mekah masihkah ada praktek ganti nama ktk haji?
kalo iya, amal sholeh fatwa di atas di beri tahu beliau bapak imam atau mubalegh pakubumi.
mugo2 lancar barokah mas.
jazaakallohukhoyro.

Anonim mengatakan...

lho, ganti nama ketika haji khan sudah ijtihad sejak jaman bapak imam abdul dhohir dulu.
sekarang bapak imam abdul aziz tinggal melanjutkan ijtihad yang dulu.
amshol diniati karena Alloh.

Anonim mengatakan...

@ abu hasan..

abu hasan wrotes :
ANTUM BLH TANYA PERMASALAHAN INI KEPADA UST MUHAMMAD ,UST ASKARI,UST ZULKARNAIN,UST ABDUL QODIR,UST IBNU YUNUS ,DLL ATAU USTADZ-ustadz salafi yg dibawah bimbingan masyaikh ,antum bs cari no hp-nya melalui majalah asy syariah

===

ANTUM DUSTA BESAR !!!
TIDAK ADA YG MEMPUNYAI PENGERTIAN SEPERTI ITU..
ANA UDAH TANYA BEBERAPA USTADZ DIATAS

Anonim mengatakan...

@ abu hasan..
===
ANTUM DUSTA BESAR !!!
TIDAK ADA YG MEMPUNYAI PENGERTIAN SEPERTI ITU..
ANA UDAH TANYA BEBERAPA USTADZ DIATAS

Anonim mengatakan...

MANA DALIL-DALIL KALIAN HAI LDII ????...
BEGITU BANGGANYA KALIAN MENGKAFIRKAN & MEMVONIS KEKAL DI NERAKA BAGI ORANG-ORANG NON-LDII !!

APA KETERANGAN KALIAN CUMAN HADITS "laa islamaa.." YG DHOIF LAGI CACAT SERTA KETERANGAN MANKUL YG ANEH (hasil kompilasi + campur aduk dgn hadits shohih) DARI NURHASAN ??..

----
LDII TELAH MENGINGKARI AYAT & KETERANGAN2 INI :

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia Telah berbuat dosa yang besar.” (an-Nisa:48)

Ibnu Umar menceritakan, bahwa kami sahabat Nabi, tidak meragukan lagi terhadap pembunuh jiwa, pemakan harta anak yatim, menuduh berzina wanita yang memelihara kehormatannya, dan saksi palsu (bahwa mereka pasti masuk neraka, berdasar ayat-ayat yg berisi ancaman neraka utk hal-hal itu), hingga turun ayat An Nisaa 48 ini.
Maka sejak saat itu semua sahabat Nabi menahan diri dari kesaksian dan mengembalikan segala urusan kepada Allah.
(Tafsir Ibnu Katsir juz 5, An-Nisaa 48)
-----
Ibn Taimiyah (Majmu' Al-Fatawa (7/218)) :
"Barangsiapa yang berkata, "Sesungguhnya 72 firqah; setiap salah satu dari mereka adalah kafir dengan kekafiran yang engeluarkannya dari agama", maka sungguh ia telah menyelisihi Al-Quran, Sunnah, dan ijma’ para sahabat, bahkan ijma’ para imam yang empat dan selain yang empat. Tak ada diantara mereka yang memvonis kafir setiap kelompok dari 72 kelompok ini".
-----
Syaikh Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baz (Tsalatsu Muhadharat fil Ilmi Wad Da'wah):
Tujuh puluh tiga golongan: yang lolos dan selamat adalah yang mengikuti beliau dan konsekwan dalam agamanya. Dan tujuh puluh dua golongan, di antara mereka ada bermacam-macam, ada yang kafir (karena dosanya), ada yang bermaksiat dan ada yang berbuat bid'ah"

Anonim mengatakan...

Syaikh Muhammad Shalih Utsaimin rahimahullahu mengatakan,
“Karena umumnya orang yang tergesa-gesa dalam memvonis seorang muslim dengan kekafiran biasanya terjangkit penyakit ujub terhadap amalnya dan meremehkan amal orang lain.
Kemudian ia menggabungkan antara ujub terhadap amalnya yang bisa menghanguskan amalnya itu sendiri dan sombong yang mengundang adzab Allah Ta’ala di neraka, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud dari Abu Hurairoh radhiyallahu’anhu bahwa Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, Allah Azza wa Jalla berfirman, “Kesombongan adalah selendang-Ku dan keagungan adalah kain-Ku. Barangsiapa menandingi-Ku dengan
salah satu dari kedunya, maka Aku lemparkan dia ke neraka”.
(Majmu Al-Fatawa Syaikh Utsaimin (2/134 – Fahd Sulaiman)
-----
Terrtulis dalam Fatwa Lajnah Daimah yang diketuai oleh Syaikh Abdul Aziz bin Bazz, anggotanya Syaikh Abdurrazaq Afifi, Syaikh Abdullah bin Qu’ud dan Syaikh Abdullah bin Ghudayyan:
“Hukum bagi orang yang tidak tahu masalah agama berbeda-beda, apakah dia bisa dimaafkan ataukah tidak, tergantung pada sampai atau tidaknya masalah tersebut kepadanya, juga pada jelas atau tidaknya masalah itu sendiri baginya, serta kuat atau tidaknya masalah itu sendiri baginya, serta pada kuat atau tidaknya daya jangkau fikirannya”.
(Fatwa Lajnah Daimah no. 11043).
-----
Syaikh Muhammad bin Ibrohim Alu Syaikh rahimahullahu mengatakan :
“Hal-hal yang sulit dipahami, maka dalam masalah ini seseorang tidak dapat divonis kafir karenanya walaupun hujjah telah disampaikan kepadanya, baik itu menyangkut perkara furu maupun ushul”.
(Fatawa wa Rasail Syaikh Muhammad bin Ibrohim Alu Syaikh 1/59 no. 13)
-----
Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullahu menyatakan:
“Mereka yang menta’wil dari golongan ahli qiblat lalu sesat dan keliru dalam memahami apa yang datang dari Al-Qur’an dan as-Sunnah dengan tetap beriman terhadap Rasul disertai keyakinan terhadap kebenaran setiap perkataannya bahwa itu haq dan mereka memegangnya, kemudian mereka keliru dalam beberapa masalah khabar (keyakinan) atau amalan.
Maka Al-Qur’an dan As-Sunnah menunjukan bahwa mereka itu tidak keluar dari agama dan tidak dihukum dengan hukum-hukum yang berlaku bagi orang kafir. Demikianlah ijma para sahabat radhiyallahu’anhum juga tabi’in dan para imam sesudahnya tentang hal ini”.
(Al-Irsyad ila Ma’rifatil Ahkam hal. 207)
-----
Syaikh Abdul Latif bin Abdurrahman Alu Syaikh :
“Tergesa-gesa dalam memvonis kafir orang yang secara lahiriyah muslim tanpa sandaran syar’i atau keterangan yang memuaskan bertentangan dengan pendapat para ulama ahlus sunnah wal jama’ah. Metode inilah yang dipakai oleh para ahli bid’ah yang sesat, dengan tanpa adanya rasa takut dan cemas terhadap apa yang diperbuat baik berupa perkataan maupun perbuatan.
(ad-Durarus Saniyyah fi Ajwabatun Najdiyah 10/423

Anonim mengatakan...

Syaikh Muhammad Shalih Utsaimin rahimahullahu mengatakan,
“Karena umumnya orang yang tergesa-gesa dalam memvonis seorang muslim dengan kekafiran biasanya terjangkit penyakit ujub terhadap amalnya dan meremehkan amal orang lain.
Kemudian ia menggabungkan antara ujub terhadap amalnya yang bisa menghanguskan amalnya itu sendiri dan sombong yang mengundang adzab Allah Ta’ala di neraka, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud dari Abu Hurairoh radhiyallahu’anhu bahwa Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda, Allah Azza wa Jalla berfirman, “Kesombongan adalah selendang-Ku dan keagungan adalah kain-Ku. Barangsiapa menandingi-Ku dengan
salah satu dari kedunya, maka Aku lemparkan dia ke neraka”.
(Majmu Al-Fatawa Syaikh Utsaimin (2/134 – Fahd Sulaiman)
-----
Terrtulis dalam Fatwa Lajnah Daimah yang diketuai oleh Syaikh Abdul Aziz bin Bazz, anggotanya Syaikh Abdurrazaq Afifi, Syaikh Abdullah bin Qu’ud dan Syaikh Abdullah bin Ghudayyan:
“Hukum bagi orang yang tidak tahu masalah agama berbeda-beda, apakah dia bisa dimaafkan ataukah tidak, tergantung pada sampai atau tidaknya masalah tersebut kepadanya, juga pada jelas atau tidaknya masalah itu sendiri baginya, serta kuat atau tidaknya masalah itu sendiri baginya, serta pada kuat atau tidaknya daya jangkau fikirannya”.
(Fatwa Lajnah Daimah no. 11043).
-----
Syaikh Muhammad bin Ibrohim Alu Syaikh rahimahullahu mengatakan :
“Hal-hal yang sulit dipahami, maka dalam masalah ini seseorang tidak dapat divonis kafir karenanya walaupun hujjah telah disampaikan kepadanya, baik itu menyangkut perkara furu maupun ushul”.
(Fatawa wa Rasail Syaikh Muhammad bin Ibrohim Alu Syaikh 1/59 no. 13)

Anonim mengatakan...

Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullahu menyatakan:
“Mereka yang menta’wil dari golongan ahli qiblat lalu sesat dan keliru dalam memahami apa yang datang dari Al-Qur’an dan as-Sunnah dengan tetap beriman terhadap Rasul disertai keyakinan terhadap kebenaran setiap perkataannya bahwa itu haq dan mereka memegangnya, kemudian mereka keliru dalam beberapa masalah khabar (keyakinan) atau amalan.
Maka Al-Qur’an dan As-Sunnah menunjukan bahwa mereka itu tidak keluar dari agama dan tidak dihukum dengan hukum-hukum yang berlaku bagi orang kafir. Demikianlah ijma para sahabat radhiyallahu’anhum juga tabi’in dan para imam sesudahnya tentang hal ini”.
(Al-Irsyad ila Ma’rifatil Ahkam hal. 207)
-----
Syaikh Abdul Latif bin Abdurrahman Alu Syaikh :
“Tergesa-gesa dalam memvonis kafir orang yang secara lahiriyah muslim tanpa sandaran syar’i atau keterangan yang memuaskan bertentangan dengan pendapat para ulama ahlus sunnah wal jama’ah. Metode inilah yang dipakai oleh para ahli bid’ah yang sesat, dengan tanpa adanya rasa takut dan cemas terhadap apa yang diperbuat baik berupa perkataan maupun perbuatan.
(ad-Durarus Saniyyah fi Ajwabatun Najdiyah 10/423
-----
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Ababathin rahimahullahu mengatakan,
“Wajib bagi orang yang jiwanya bersih untuk tidak berbicara dalam masalah ini kecuali dengan ilmu dan keterangan dari Allah. Dan hati-hatilah memvonis seseorang keluar dari Islam hanya berdasarkan pada pemahamannya sendiri dan anggapan baik akalnya, karena memvonis seseorang keluar dari islam dan memasukannya kedalamnya adalah perkara besar dalam agama”.
(ad-Durarus Saniyyah 10/374).
-----
“Begitupun masalah yang diperselisihkan oleh para ulama bahwa hal itu kufur atau (tidak), maka langkah yang terbaik adalah diam dan tidak melakukan tindakan selama masalah itu tidak ada nash yang jelas dari Nabi shallallahu ’alaihi wasallam. Syaitan telah menggelincirkan sebagian besar manusia dalam masalah ini. Sebagian mereka menganggap masih Muslim, orang yang divonis kufur oleh nash al-Qur’an dan Sunnah serta ijma, sementara sebaliknya sebagian lain memvonis kafir orang yang divonis Muslim oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah serta ijma”.
(ad-Durarus Saniyyah 10/375).
---
Al-Hafidz Ibnu Hajar Rahimahullah berkata:
“Kemudian mereka (khawarij) berpendapat bahwa siapa saja yang tidak berkeyakinan dengan aqidah mereka, maka ia kafir, halal darah, harta dan keluarganya.”
(Fathul Bari, 12/296-297)

Anonim mengatakan...

Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata :
"madzhab mereka adalah tidak berpegang dengan As Sunnah wal Jamaah, tidak mentaati pemimpin (pemerintah kaum muslimin, pen)...
Allah Subhanahu Wata’ala dan Nabi-Nya Sholallahu ‘Alaihi Wasallam menjadikan ketaatan kepada pemimpin sebagai bagian dari agama.
Mereka (Khawarij) menyatakan bahwa pelaku dosa besar (di bawah dosa syirik) telah kafir, tidak diampuni dosa-dosanya, kekal di neraka. Dan ini bertentangan dengan apa yang terdapat di dalam Kitabullah (Al Qur’an)".
(Lamhatun ‘Anil Firaqidh Dhallah, hal. 31-33)
---
Syaikh Shalih al Fauzan :
"Meskipun Khawarij dan Mu'tazilah berbeda pendapat dalam menetapkan hukum bagi pelaku dosa besar di dunia, namun keduanya menghukumi sama di akhirat, yaitu kekal di Neraka".
(Syarh al Aqidah al Wasithiyah. 178-183).
-----
Al-Hafidz Ibnu Hajar Rahimahullah berkata:
“Sebagian besar ahli ushul dari Ahlus Sunnah berpendapat bahwasanya Khawarij adalah orang-orang fasiq, dan hukum Islam berlaku bagi mereka. Hal ini dikarenakan mereka mengucapkan dua kalimat syahadat dan selalu melaksanakan rukun-rukun Islam. Mereka dihukumi fasiq, karena pengkafiran mereka terhadap kaum muslimin berdasarkan takwil (penafsiran) yang salah, yang akhirnya menjerumuskan mereka kepada keyakinan akan halalnya darah, dan harta orang-orang yang bertentangan dengan mereka, serta persaksian atas mereka dengan kekufuran dan kesyirikan.”
(Fathul Bari, 12/314)
-----
Al-Imam Al-Khaththabi Rahimahullah berkata:
“Ulama kaum muslimin telah bersepakat bahwasanya Khawarij dengan segala kesesatannya tergolong firqah dari firqah-firqah muslimin, boleh menikahi mereka, dan memakan sembelihan mereka, dan mereka tidak dikafirkan selama masih berpegang dengan pokok keislaman.”
(Fathul Bari, 12/314)

Anonim mengatakan...

MANA DALIL-DALIL KALIAN HAI LDII ????...
BEGITU BANGGANYA KALIAN MENGKAFIRKAN & MEMVONIS KEKAL DI NERAKA BAGI ORANG-ORANG NON-LDII !!

APA KETERANGAN KALIAN CUMAN HADITS "laa islamaa.." YG DHOIF LAGI CACAT SERTA KETERANGAN MANKUL YG ANEH (hasil kompilasi + campur aduk dgn hadits shohih) DARI NURHASAN ??..

Anonim mengatakan...

renggangkan otot2 dulu,ambil nafas dalam2 keluarkan pelan2,jernihkan hati ikhlas kan niat,mari kita bersatu diatas manhaj dan akidah ashohihah ahlussunnati wal jamaah,jauhkan diri kita dari saling mencela sesama salafiyin apalagi kepada para masyayikh dan para ustadz dari masalah2 khilaf ijtihadiyah ats nama tahdzir,
insyaallah tiga hari lagi kita akan mendapatkan amalan yang mulia dan pahala yang besar bagi yang mengerjakanya

"Waktu Pelaksanaan Puasa ‘Asyura"

Jumhur ulama dari kalangan salaf dan khalaf berpendapat bahwa hari ‘Asyura adalah hari ke-10 di bulan Muharram. Di antara mereka adalah Said bin Musayyib, Al Hasan Al Bashri, Malik, Ahmad, Ishaq dan yang lainnya. Dan dikalangan ulama kontemporer seperti Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Rahimahullah. Pada hari inilah Rasullah Saw semasa hidupnya melaksanakan puasa ‘Asyura. Dan kurang lebih setahun sebelum wafatnya, beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

لَئِنْ بَقِيْتُ إِلَى قَابِلٍ َلأَصُوْمَنَّ التَاسِعَ

“Jikalau masih ada umurku tahun depan, aku akan berpuasa tanggal sembilan (Muharram)”

Para ulama berpendapat perkataan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam , “…aku akan berpuasa tanggal sembilan (Muharram)”, mengandung kemungkinan beliau ingin memindahkan puasa tanggal 10 ke tanggal 9 Muharram dan beliau ingin menggabungkan keduanya dalam pelaksanaan puasa ‘Asyura. Tapi ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam ternyata wafat sebelum itu maka yang paling selamat adalah puasa pada kedua hari tersebut sekaligus, tanggal 9 dan 10 Muharram..

Dan Al Imam Asy-Syaukani dan Al Hafidz Ibnu Hajar mengatakan puasa ‘Asyura ada tiga tingkatan. Yang pertama puasa di hari ke 10 saja, tingkatan kedua puasa di hari ke 9 dan ke 10 dan tingkatan ketiga puasa di hari 9,10 dan 11. Wallahua’lam.

(Dikutip dari tulisan al Ustadz Ja’far Shalih. Judul asli SUNNAH PUASA ‘ASYURA. URL Sumber http://www.ahlussunnah-jakarta.org/detail.php?no=176)

Sumber artikel : http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=1136

Anonim mengatakan...

kunjungi
http://waspada-khawarij.blogspot.com/
anda akan tahu siapa dan bagimana sebenarnya LDII dan PARADIGMA BARUNYA

abu hasan mengatakan...

@anonim ,sabar akhi ,antum py sifat hizbi [cepat memvonis] meski antum kendalikan akhi ,antum ty ttg tahdir beliu[ustadz2] thd IT ,klo memang IT aqidahnya tdk menyimpang/bukan hizbi maka ust abdul qodir dan ust ibn yunus ,tdk akan ruju'[keluar] dr IT akhi

Anonim mengatakan...

memangnya yang dimaksud jamaah dalam hadits Rasulullah SAW itu jamaah 354? memang yang tahu dalil-dalil mengenai wajibnya berjamaah hanya jamaah 354? memang yang mengamalkan dalil wajibnya berjamaah hanya jamaah 354? yang dilakukan jamaah 354 itu berkumpul untuk mewujudkan kelompok/golongan, namun jamaah 354 itu terilusi sedang mewujudkan dalil jamaah

imamah itu bermurodif dengan imaroh (kekuasaan) seperti halnya Rasulullah adalah seorang kepala negara, kepala pemerintahan yang nyata (mauwjud) dan muktabar pada sebuah daulah islamiyyah. begitu juga dengan Abu Bakar, Umar bin Khatab , Usman dan Ali. semuanya memiliki imaroh yang riil tidak imajiner seperti imaroh 354.



konklusinya umat islam di indonesia memiliki imaroh dan dibawah imaroh. kalaupun imaroh di indonesia masih jauh dari ideal, hal ini memang sudah ada dalam sabda nubuwwah Rasulullah bahwa suatu saat memang ada imaroh yang menyelisihi sunnah seperi halnya zaman imam Ahmah bin hambal di daulah khalifah absiyyah yang menganut muktazilah. dalam kondisi seperti itu, syariat islam memrintahkan tetap taat pada imaroh/penguasa daulah wal wilayah selama perintahnya tidak menyelisihi Quran dan sunnah. kalau memang imaroh memerintahkan yang tidak sesuai dengan quran dan sunnah maka tidak ada toat. jadi bukannya membikin imamah imajiner seperti jamaah 354 apalagi sampai membuat patokan imamah 354 sebagai islam atau tidak seseorang, apalagi sampai mendeclear diluar beat imam 354 hidupnya tidak sah, amalannya tidak sah. itu adalah frase-frase khas khawarij hizbiyyun dan jelas sekali terdeteksi firqoh ( menyempal ekslusif yang tercela dalam islam).tak pelak kesombongan dan ujublah yang tercipta. iblis sudah beribadah pada Allah selama 2000 tahun, karena ujub, iblis tergelincir dalam kesesatan

Anonim mengatakan...

seruan untuk sedulur jamaah 354, satu-satunya orang jamaah supaya menghentikan praktek infak / isrun persenan rutin(pajak penghasilan)ke pusat. isrun/infak persenan yang selama ini kita praktekan sebenarnya tidak ada tuntunan syariatnya. bahkan 'pusat' menganalogikan isrun persenan ini dengan penguasa sebuah negeri yang 'berhak' menarik pajak. ini jelas konyol dan batil. selanjutnya, berpuluh-puluh tahun kita lewati, bermilyar-milyar uang kita berikan pada pusat, tetapi sama sekali tidak ada sistem audit independen. jamaah hanya didoktrin supaya huznuzan billah saja pada pengurus pusat untuk mengatur uang tersebut. bilangnya untuk peramutan. Keserbatertutupan , otoriter rezim-pusat, tidak adanya sistem pengawasan dan tak adanya audit independen akan membuka peluang praktek korupsi besar-besaran di pusat. pusat akan menjadi sarang penyamun dan bandit-bandit yang menyelewengkan akidah dan uang pengikutnya. rukyah itu sebenarnya tambang emas wong pusat. ruyah itu sebenarnya obyek eksploitasi rezim imamah 354 (sultan aulia, kasmudi dan kroni). jamaah 354 menganggap imamnya sebagai supir sebuah kendaraan yang menuju surga. jamaah 354 tidak sadar, bahwa mereka sedang dituntun oleh imamnya pada kesesatan dan penyimpangan akidah.jamaah 354 mungkin akan kaget nanti di akhirat, karena selama ini mereka pikir bahwa manhaj 354 made in nurhasan merupakan jalan tunggal masuk surga, ternyata adalah jalan sesat yang menyelisihi tuntunan Quran dan hadits sebenarnya. apakah jamaah 354 adalah kaum yang digambarkan dalam quran bahwa suatu saat diakhirat; rukyah/pengikut akan menuntut para pembesarnya karena sudah menyesatkan, tapi pembesarnya malah meyalahkan balik pengikutnya kenapa mau disesati. nauzubillah min zalik wahai sedulur. mari segera berlepas dari firqoh 354. ajak semua sanak famili dan teman, tetangga yang masih terjerat kesesatan ajaran nurhasan.patut disadari wahai saudaraku yang masih di 354, fenomena jamaah 354 itu sebenarnya hanya skenario dari segelintir orang dipusat untuk memenuhi syahwat dan ambisinya dengan cara melakukan rekayasa akidah (akida engineering) dan memanipulsi sistem keyakinan para pengikutnya dengan cara janji dan jaminan masuk surga (kalau mau dibawah kendalinya) dan ancaman ditakut-takuti masuk nereka apabila keluar dari kendali kontrol pembesarnya. mirip modus operandinya dajjal.semua ini hanyalah permainan psikologi. pembesar 354 itu hanya mengaduk-ngaduk sugestipengikutnya. hati-hatilah terhadap doktrin pembesar 354 yang begitu fantastis, dramatis dan menghipnotis. duh hari gini masih aja percaya jadi satu-satunya kaum pilihan kesayangan Allah, itu cuma menghasilkan efek grandeur delution dan narsisme saja. hasilnya adalah khawarij-khawarij yang fasis dan sombong berbalut kesalehan

baru belajar mengatakan...

ldii khowarij sejati ya akhi...

NB:
ada kemajuan nih..., dulu kenal nya kalimat syukur ajkk.., skarang tambah nih..., smoga terus tambah banyak kosa kata bahasa arab kita...

Anonim mengatakan...

saya yaqin, jumlah ldii yg kira2 300ribu jiwa, InsyaAlloh tahun depan 2011 masehi atau tahun ini 1432 hijriah, akan berkurang banyak, InsyaAlloh, Semoga terkabul, semoga banyak yg belajar, semoga banyak yg pintar, semoga banyak yg ruju' ilal haq.

Anonim mengatakan...

Abdul ‘Aziz bin Baz juga mengatakan, “Sesungguhnya orang-orang yang menyerukan nasionalisme atau sosialisme atau fahaman-fahaman destruktif lain yang berlawanan dengan hukum Islam itu kafir dan sesat, lebih kafir daripada Yahudi dan Nasrani. Mereka itu adalah orang-orang atheis yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Tidak satu pun di antara mereka yang boleh menjadi khathib atau imam di suatu masjid milik umat Islam, dan tidak sah solat di belakang mereka. Setiap orang yang membantu kesesatan mereka, menganggap baik apa yang mereka dakwakan, serta mencaci dan mencemuh pada da'ie yang menyerukan Islam itu juga kafir lagi sesat.

«Paling tua ‹Lebih tua   1 – 200 dari 774   Lebih baru› Terbaru»