بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

WASPADALAH TERHADAP HADIAH DARI LDII



Dan supaya diketahui bahwa organisasi kita ini (LDII) sudah sah menurut peraturan perundang2an yang berlaku maka papan nama (LDII) supaya tetap dipasang sebagaimana biasanya dan jangan diturunkan. Bahkan yang sudah rusak dan tulisannya sudah tidak jelas supaya diperbaiki. Kerjakan karena Allah moga2 Allah paring barokah. Alhamdulillah jazakumullahu khoiro.
NB III : Diberitahukan kepada pengurus2 jamaah yang telah menerima uang interest (bunga bank) dari jamaah2, dulu ijtihad dari pusat, supaya diserahkan kepada PEMDA atau GOLKAR, berhubung keadaan sekarang ini ada perubahan situasi, maka uang interest (bunga bank) tersebut bisa diberikan kepada kiyai2 umum (non 354.), pondok2 umum, masyarakat umum dirupakan sembako. Ini sebagai PRAKTEK BUDI LUHUR kita untuk kelancaran quran hadist jamaah ila yaumil qiyamah. Kerjakan karena Allah moga2 Allah paring barokah. Alhamdulillah jazakumullahu khoiro


kebaikan yang terlihat dari 354 hanyalah kebaikan yang tidak terlahir dari hati yang paling dalam,tulus dalam ikhlas untuk membantu, di buktikan dengan IJTIHAD IMAM DI ATAS...adalah bagi jamaahnya yang memiliki uang interest/uang riba/bunga...karna haram untuk mereka makan/komsumsi maka uang tersebut di berikan kepada pejabat,pondok pesantren,kiai/ulama yang notabenenya adalah non 354 semua.....maka alangkah baiknya uang itu mereka gunakan untuk di berikan kepada non 354...parahnya lagi mereka wujudkan dalam bentuk sembako. astagfirullah...

tujuan dari semua itu adalah agar citra buruk LD11 hilang di pandangan masyarakat,sehingga melahirkan suatu retorika bahwa LD11 adalah baik dengan memberi bantuan ini dan itu kepada siapa saja yang mereka inginkan agar cara pandang mereka terhadap LDII berubah.


keadaan paradigma baru yang di hembuskan oleh LDII bahwa mereka tidak ada kaitan dengan islam jamaah,hanya menjadi kebohongan besar,padahal jauh sebelumnya semasa saya masih aktif didalam menjadi dai mereka,sering menjelaskan dan di jelaskan tentang ayat dan sabda di bawah ini :
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kalian orang-orang yang beriman. Jika kalian tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya AKAN MEMERANGI kalian. Dan jika kalian bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagi kalian pokok harta kalian; kalian tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (Al-Baqarah: 278-279)

Disebutkan dalam Ash-Shahih dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau: “Melaknat pelaku riba, yang memberi riba, penulis dan kedua saksinya. Beliau berkata: ‘Mereka semua sama’.”

tapi mengapa ayat Allah dan Sabda nabi tidak tersentuh di lubuk hati untuk menjabarkannya sesuai pemahaman salaful ummah...... kenapa yang ada hanyalah doktrin "ora opo2 wong liyo iku wis qodare ahli nroko wis pantes panganane wong jobo iku haram kabeh"

kasihan kaum muslimin yang berada di lembaga-lembaga,di pondok2 pesantren yang telah menerima uang atau bantuan dari 354.....

Comments
40 Comments

40 Response to "WASPADALAH TERHADAP HADIAH DARI LDII"

Abu Farhan mengatakan...

Doktrin yg ada dalam LDII serupa dgn apa yang ada pada doktrin Yahudi.Sila kaji kitab-kitab Yahudi pasti terdapat persamaan dgn doktrin LDII. LDII menyembunyikan kebatilanya dgn Quran & Sunnah tetapi didalamnya terdapat aqidah yg jauh menyimpang. Hanya kasian penganutnya tidak menyedari ditipu olih pembesar2 kerajaan MADIGOLIAH $$$$$$$$$$$

Anonim mengatakan...

Sekali lagi ikhwan .....hal penting harus di ingat ya ....

LDII itu organisasi dan di organisasi itu secara hukum memang legalitasnya ada dan disahkan oleh lembaga yang di tunjuk oleh pemerintah , makanya dia tidak mengenal amir namun yang ada ketua .

Tidak pula kita pungkiri , bahwa LDII itu sebagai kedok pemahaman kelompok islam jamaah yang sesat dan menyesatkan .

Mulai hari ini , lebih amannya kalau antum tuliskan islam jamaah saja atau kalau di tulis Ldii harus ditambahani yang berpahaman islam jamaah .

Semoga ada manfaatnya.

Anonim mengatakan...

Ya jangan dipaksa istilah seperti itu lah.
Ingat, nggak semua unsur di dalam ldii itu ya cuma sekedar taklid. Daripada sekedar omong lewat blog yang nggak jelas, coba kontak saya: agus setyobudi di mgm@liba.co.id
Janganlah sebuah bentuk "distorsi" atau "ketidaklurusan" yang diakibatkan oleh banyak hal, hanya dihantam kanan-kiri yang nggak jelas jalan untuk melakukan perbaikan. Kalau yang subhat atau yang kesasar sekalian bisa diperbaiki kan akan lebih memperkuat umat islam. Kalau nggak bisa dan memang itu sudah benar-benar nggak bisa, ya sudah dipasrahkan kepada Alloh SWT, biar Alloh SWT yang menghukumi sekarang di dunia dan juga nanti di akherat. Kan sama-sama yakin bahwa itu semua berada di bawah kehendak Alloh SWT.
Saya

Anonim mengatakan...

SUMATERA
spacer

Sumbar Larang Sembilan Aliran Kepercayaan

Padang, 9 April 2011 14:38
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan pelarangan sembilan dari 31 aliran kepercayaan di provinsi itu.

Kepala Kementerian Agama Sumatera Barat, melalui Kepala Bidang Humas M Rifki, Sabtu (9/4), mengatakan, berdasarkan data dari Kejaksaan Tinggi, pada 2011 terdapat sembilan aliran kepercayaan yang dinyatakan dilarang dan dalam pengawasan Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem).

Ia menyebutkan, sembilan aliran kepercayaan yang dilarang dan dalam pengawasan itu masing-masing Jami`atul Islamiyah, Islam Murni, Islam Jama`ah, Inkarsunnah, Ajaran Darul Arqam, Jema`at Ahmadiyah Indonesia, Thariqat Naqsyabandiyah Yayasan Kiblatul Amin II, dan Ajaran Al Qiyadah Islamiyah, Pengajian Abdul Karim Jama`.

"Saat ini terdapat 31 aliran kepercayaan di Sumbar yang berada dalam pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, sembilan di antaranya dilarang," katanya.

Menurut dia, secara umum 31 aliran kepercayaan tersebut dan pengikutnya tersebar di seluruh wilayah di Sumatera Barat yang terdata hingga Maret 2011.

"Dalam hal ini, Kemenag Sumbar berkewajiban melakukan pembinaan bersama dengan instansi terkait, seperti Majelis Ulama Indonesia, Kejaksaan Tinggi, dan Forum Kerukunan Umat Bersama (FKUB) Sumbar," katanya.

Ia mengatakan selain dari sembilan aliran kepercayaan yang dilarang, ada tujuh aliran kepercayaan yang dalam pengawasan Bakorpakem, yakni Naksabandiyah, Sattariyah, Zamaniyah, Muffarradiyah, Baha`i, Ajaran Perkumpulan Siswa Al-kitab Saksi Yahova, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, dan Ajaran Thariqat Suluk Buya Khalidi.

Kemudian, kata dia, aliran kepercayaan yang dilarang dan sudah tidak aktif lagi yaitu Ajaran Ilmu Sejati, Rukun 13, Agama Allah, Al-Jamaah Qur`an dan Hadist, Ajaran Tarikat Mukarabin, Ajaran Payung Tigo Sekaki, Kerajaan Islam Internasional, Tharikat Kasathariyah, Ajaran Pakih Kurin, Ajaran Buya Zed, Ajaran Zaini Dt Rangkayo Besar, Ajaran Attadzkir, Ajaran Yamisa, Ajaran Jama`ah Keimanan dan Alqiyadah Alislamiyah.

Ia mengatakan untuk mencegah terjadinya gesekan antarpenganut kepercayaan, Kemenag Sumbar melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) melakukan pencerdasan kepada masyarakat agar dapat membina toleransi antarpenganut kepercayaan.

"Sedangkan untuk aliran kepercayaan yang dilarang, FKUB akan melakukan pendekatan secara persuasif guna meluruskan pemahaman mereka terhadap ajaran agama yang diakui di Indonesia," katanya. [TMA, Ant]

sumber.... gatra

Anonim mengatakan...

ajaran salafi sebentar lagi dilarang

Anonim mengatakan...

beda salaf dengan salapi(salah pikir)

Anonim mengatakan...

Ajaran salafi sebentar lagi dilarang..? Berarti Agama islam yg sesuai dengan apa2 yg dipraktekkan/diajarkan oleh Nabi & para sahabat serta penerusnya dilarang ?

Anonim mengatakan...

otak hizbi 354 akan memandang salaf dengan perspektif hizbi juga seolah salaf itu organisasi atau kelompok-orang. mereka tidak mengenal apa itu manhaj.

Anonim mengatakan...

untuk berita dari SUMBAR , alhamdulillah .

saya berdo'a keputusan itu akan menular ke para pengambilan keputusan di pusat ( jakarta ) dengan mengeluarkan hal yang serupa untuk seluruh wilayah negara indonesia tercinta ini .

hanya satu islam , yaitu sebagaimana islamnya jaman Nabi dan para sahabat-Nya yang di ikuti oleh generasi kemudian yang konsisten dengan ajaran itu.

tidak ada lagi kelompok2 sempalan semisal LDII atau islam jamaah yang punya amir dan ajaran sendiri2
tidak ada lagi pengkafiran kepada saudaranya yang masih sama2 muslim

tidak ada lagi pengharaman perkawinan karena perbedaan manhaj padahal masih sama2 muslim

dan tidak ada lagi hal-hal yang secara terang2an bukan dari islam namun di klaim sebagai dari islam hanya berdasar kata amir2nya dan imam2nya.

ya Allah kabulkanlah permintaan hamba-Mu ini , satukanlah kami dalam ketaqwaan dan ke ikhlasan kepada-Mu.
Jauhkanlah kami dari perkara-perkara baru yang bukan dari agama-Mu , karena sesungguhnya engkau maha benar bahwa perkara yang baru itu adalah awal dari kesesatan dan tipu daya syetan.

Ya Allah , berilah hidayah kepada saudaraku sesama ahlu kiblat untuk kembali kepada ajaran Rasul-Mu yang telah sempurna ini dan teguhkanlah tekat mereka untuk hijrah.

Anonim mengatakan...

susah dah kalau bersatu masak amirny presiden

Anonim mengatakan...

betul,,betull,betull,,

kl amirnya presiden mintanya supaya bersatu diatas NKRI alias ashobiah

Maaf seribu maaf

Anonim mengatakan...

Jadi yg benar yg mana ? LDII atau NII? sama2 punya amir, sama2 beat, sama2 punya ad pengurus dari pusat sampe RT, sama2 menganggap diluar golonganya kafir.

Kok mirip banget yah..? trus ini yg duluan yg mana? pasti masing2 ngaku yg paling duluan. Main penggal2 kepala dunk..?

Dasar Hizby...!!!

Anonim mengatakan...

bukan cuma ldii dan nii yang bermodal bae'at dengan segudang gombalnya ....masih banyak bung yang semisal .

tapi cirinya kaum hizby ya kayak gitu tuh....

aku berharap mereka saling penggal kepala untuk menentukan siapa yang paling berhak di bae'ti

ngomong2 kata cerita nih , pendiri ldii juga pernah lo menjadi anggota salah satu hizby namun akhirnya dia keluar alias murtad dari amirnya dan mendirikan hizby yang lain yaitu darul hadits /lemkari /ldii alias islam jamaah .

kira-kira alasan dia murtad sama nggak dengan yang dituduhkan ke ust. bambang dkk yang hijrah itu ??

yaitu sakit hati karena pingin jadi ketua atau tidak adil dalam pembagian pendapatan atau lamarannya ditolak ???/ wkwkwkwkkkkk

dasar hizby , maunya menang sendiri ..........goblok kok bangga ya

Anonim mengatakan...

secara demografis,mayoritas rukyah 354 itu grassroot ndeso, jadi maklumin aja kalo mereka goblok tapi bangga.nah brainwash elite 354 itu sangat efektif menjangkit orang-orang bodoh itu. tapi ada juga orang yang punya titel dideret-deret macam abdullah syam menjadi korban pembodohan.

Anonim mengatakan...

BERMULA DARI PENGKAFIRAN, AKHIRNYA PELEDAKAN


http://almanhaj.or.id/content/3041/slash/0

Anonim mengatakan...

NII dan jamaah 354 itu mempunyai akar doktrin yang serupa. keduanya mengusung konsep imamah dan daulah yang bercorak 'negara dalam negara'. keduanya sama-sama mempunyai watak takfir dan hizbi yang kental.bedanya, NII itu terang-terangan dalam misisnya yaitu 'negara islam". nah kalau 354, hal ini disamarkan ke pengikutnya dan diganti terminologisnya menjadi imamah (yang bercorak kepausan vatikan/ imamah syiah). padahal initinya sama. makanya grassroot 354 akan menyangkal kalau golongannya bercorak "daulah" atau 'negara. Mereka ngga sadar telah ditipu oleh pembesarnya dan imamnya bahwa sebenarnya jamaah 354 itu diagendakan memang untuk hal yang bersifat daualah/ negara. Nurhasan dan keturunannnya kepengen jadi penguasa, tapi ngga mampu. mampunya ya itu... nyesatin pengikutnya..

Anonim mengatakan...

ketua umumnya masih ngakuin klo ldii sesat:


www.voa-islam.com/news/tweaking/2011/03/08/13670/ldii-nasihati-ahmadiyah-jeruk-makan/

Anonim mengatakan...

14,5 juta warga diklaim mjd anggota islam jama'ah,,, kasian ya..!! apa yg bisa kita lakukan utk mengentaskan mereka?

Anonim mengatakan...

astaghfirulloh hal adziim .....sungguh suatu aqidah yg sangat parah, takfir !!! se nyata2 nya takfir !!!menganggap para kyai, anak yatim, faqir miskin diluar golongannya adalah kafir, sehingga pantas makan harta riba (sembako) .... inna lillahi wa inna ilaihi roojiuun ....

Lintang Kemukus mengatakan...

duh. Aku lg menyukai cewek ldii..
Gak rela dia ikut ldii, mau beri pemahaman juga sulit. Tertutup.

Anonim mengatakan...

uang interest riba itu yang dipake madzab apa??
gusdur aja punya bank. KL ldii ngasih aq uang interest langsung aq embat. lumayan, drpd korupsi

Anonim mengatakan...

saya hanya ngasih komentar bahwa di indonesia posisi bunga bank itu ada 3 macam perbedaan pendapat ulama. begitu pula asuransi, pegadaian, pegawai perpajakan sampai dengan satpam2nya, tukang kebunnya dll

Anonim mengatakan...

picik

Anonim mengatakan...

perkara ijtihadiyah, yang mana tdk pernah ada hal ini pd zaman rosul, dan kini terjadi dilema, mengingat mengambil bunga Bank berarti memekan riba dan diancam dengan siksaan yang pedih

“ Hai orang -orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkanlah riba (yang belum dipoungut) jika kamu orang-orang yang beriman , maka jika kamu tidak meninggalkan sisa riba , maka ketahuilah bahwa Allah dan Rosul- Nya akan memerangimu dan jika kamu bertaubat (dari mengambil riba) maka bagian pokok hartamu , kamu tidak menganianya dan tidak dianiaya.
(Q,S:AL BAQOROH:278-279).

Namun fakta juga berbicara, bunga Bank di Bank-Bank eropa dan Amerika dari tabungan Umat Islam yang tidak di ambil , di gunakan pihak Bank untuk kegiatan mesionaris dan kristenisasi di dunia Islam , dari sinilah terjadi perbedaan pendapat mengenai pemanfaatan bunga Bank .

Untuk itu akan sy ketengahkan sebagian fatwa ulama` seputar pemanfaatan bunga Bank .
1. Soal : Apakah boleh meminta bunga bank dari tabungan orang yang mati yang menyimpan tabungan itu di bank ? Kalau tidak boleh apakah bunga Bank di biarkan sehingga digunakan Bank untuk kepentingan Bank atau harus bagaimana ?

JAWAB: Jika seorang muslim wafat dan meninggalkan harta di sebagian Bank ribawi dan tabungannya mempunyai bunga, tidak boleh bagi para ahli waris dan selain mereka dari pihak wali mayit untuk mengambil bunga itu demi kepentingan mereka karena Allah telah mengharamkan riba dan Rosulullah telah melaknat para pemakan riba , para penulisnya ( bendahara ) dan para saksinya , tapi jangan kau tinggalkan bunga itu di bank , tapi di ambil dan lansung di manfaatkan untuk proyek-proyek kebajikan seperti menyantuni para faqir, membayar hutang para pengutang dan sebagainya , bagi orang yang bertanggung jawab atas uang pokoknya untuk segera menarik tabungan dari Bank , karena memperahankannya di Bank termasuk menolong Bank dalam perbuatan dosa dan permusuhan, kecuali jika memang terpaksa harus di pertahankan , maka tidak apa-apa dengan catatan tanpa bunga , seperti dalam jawaban soal pertama .
{ ketua: Abdul Aziz bin Baz , wakil: Abdu Rozaq Afifi , anggota: Abdulloh Ghadyan, dan Abdullah Qu`ud } (lihat soal no,3 , fatwa no,3830 , Fatawa Lajnah Daimah 13/350 )

farida naura mengatakan...

bunga bank itu hanya haram utk pihak 1 (penabung/kreditur) beserta tanggungannya...

kalau sudah dipindahkan tangan kpd org lain, maka itu sebagai hadiah/hibah yg halal...

silakan dicari sendiri di fatwa lajna daimah.

jadi, yg mana yang picik ? justru anjuran dari jokam itu sebagai bentuk welas asih, penyambung ukhuwah,,,dan sebagai penghormatan kpd orang2 yg dihormati dari pihak lain.

bodoh banget sih yg posting di blog ini !

Anonim mengatakan...

haram utk LDII halal utk orang luar

Anonim mengatakan...

hehehe....ustad ente bilang, ustad fauzi, daripada bunga bank dibiarkan mengendap di bank, yang mana justru malah akan memperkuat orang2 kafir (pdhal yg punya bank blm tentu org kafir kan ?), lebih baik bunganya itu diambil untuk membantu kepentingan muslim/memperkuat muslim, misalnya disumbangkan utk muslim yg lemah, keberatan utang, dll...asal jangan masuk ke masjid. hehehe....pinteran jokam dong yah daripada talafi2 ??? talafi-yahudi justru malah memperkuat orang2 kafir ya dengan mengendapkan bunga simpanannya di bank ?

Anonim mengatakan...

Blog ini hanya sekumpulan orang tolol...

Anonim mengatakan...

Blog airmataku.mengalir adalah sekumpulan orang bodoh dan tolol...

Anonim mengatakan...

Lebih baik dan lebih bermanfaat kita kunjungi web ldii.tv atau lantabur tv, byk manfaatnya...

Anonim mengatakan...

Adakan mubahalah antara LDII dan non LDII. Terbuka untuk umum. BERANI ?????? Sehingga ketahuan mana yang tolol dan pembohong...

Iwan P mengatakan...

Mantan LDII ini bsnya hy ngomongin LDII, ente yg ngakunya tdk sesat coba tunjukkin cara pengajian ente, trs dimana, kpn pengajiannya biar kita sama2 tahu, klo ente masuk salafi sy sdh tahu kedok salafi hy membahas kajian2 buku terjemahan...sm saja tambah bodoh keluar dr LDII.

Anonim mengatakan...

Tunjukkan satu ayat ataubhadist yang mewajibkan mengikuti madigol. Merdeka

Anonim mengatakan...

hy membahas kajian2 buku terjemahan...sm saja tambah bodoh keluar dr LDII
______________________________
tapi lebih parah lagi sapi perah yang di cekokin makanan sejenis biar menghasilkan susu yang banyak dan kemudian di perah oleh empunya...

Anonim mengatakan...

Mana ayat atau hadistnya yang mewajibkan berbaiat ke pada sulthon auliya ?

Anonim mengatakan...

besok-besok saya posting bagaimana isi CAI

Anonim mengatakan...

Adakan mubahalah, sehingga ketahuan mana yang bohong dan mana yang jujur.

Anonim mengatakan...

Yang gak berfikir tuh orang LDII riba itu hanya uruan pihak 1 dan pihak ke 2 debitur dan kreditur. Kalau anda sudah mengambilnya berati anda sudah berdosa walaupun walaupun uang itu anda kasihkan orang apalagi dengan tujuan mencari simpati, agar dianggap dermawan, agar dianggap peduli sosial dll. Ibarat anda mencuri maka anda sudah berdosa walau semua hasil mencuri itu anda berikan semuanya kepada orang lain.Dosa Anda ad 2:
1. Anda mengambil uang riba yang jelas2 itu haram.
2. Anda dusta memberikan barang/uang yang jelas2 haram kepada orang lain. atau memanfaatkan barang haram.
Dan saya berdoa semoga Allah mengampuni orang2 yang anda beri karena ketidak tahuannya. Dengan kata lain orang yang anda beri tidak berdosa karena tidak tahu uang itu dari mana.

Anonim mengatakan...

LDII itu kalau sudah berurusan dengan uang sudah tidak ada halal dan haram. Jangankan bunga bank yang kurang dari 1% perbulan, kasus MARYOSO yang nyata nyata memberikan bunga riba 5% perbulan itu halal. Dan jangan menyangkal itu oknum karena dari imam kelompok sampai imam pusat mengetahuinya, kita tahukan ketoatan jamaah LDII pada kholifahnya/amirnya. Mereka gak akan berani berbuat kalau gak ada perintah dari amirnya. Bahkan semula para jamaah betanya tanya apa ini bukan riba' setelah menanyakan ke imam kelompok sampai imam pusat ternyata gak apa apa alias halal versi MADIGOLIYAH, akhirnya berbondong2 jamaah menyetor uang, bahkan ada yang jadi pengepul mencari uang di luar jamaah dengan mendapat laba 1% karena bunga yang diberikan hanya 4% sebulan sampai 5 bulan lancar setelah itu macet uang gak kembali jamaah rugi milyaran rupiah bahkan para pengepul samapai sekarang 2014 (10 tahun) masih dikejar2 orang karena gak bisa mengembalikan uangnya. JAMAAH MACAM APA INI?? KEBENARAN MACAM APA YANG ANDA(LDII) BAWA???? TOLONG DIJAWAB DENGAN JELAS JANGAN HANYA BISA MENCACIMAKI....

Anonim mengatakan...

Bunga bank/riba' itu kan bukan hak penabung mau dipakai apapun oleh bank itu bukan urusan penabung kecuali bunga bank kita dianggap halal maka kita akan berurusan dengan Allah, kalau masalah bantu membantu maka kita menabung di bank itu sudah termasuk membantu bank maka dari itu kalau ada tempat yang lebih aman untuk menabung selain bank maka itu yang harus kita ambil