بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

tabahlah wahai istriku.....

engkau adalah ibu dari anak-anakku....
engkau adalah maktabah dari anak-anakmu....
didiklah anak-anakku dengan rindang dan teduhnya ajaran sunnah....

bila pun engkau di maki oleh saudaramu,kerabatmu karna telah meninggalkan klan aqidah takfiri....
maka sesungguhnya ada satu rahasia manisnya iman yang kita rasakan....
bahwa aku akan tetap tabah meskipun keluargamu mengucilkanmu,mengusirmu...
memperlakukan dirimu layaknya kuffar yang hina....

aku sayang kamu....aku begitu tambah mencintaimu ketika kamu tegar di atas sunnah....
buktikan bahwa dirimu bisa menjalankan hari-hari pahit bersamaku...
dan bersabarlah ketika kita harus di usir karna berbeda aqidah...
dan tetaplah berbuat baik kepada saudaramu keluargamu meski mereka sengak melihatmu dengan cadar yang kau balur untuk mencintai Allah...

inilah nikmat.....
dulupun demikian bahwa kita pernah mengkafirkan kaum muslimin diluar kelompoknya,bahkan orang tua sekalipun yang tidak sepaham dengannya......
maka dengan yang menyakitkan ini kita jadikan ibroh....bahwa ibadah kita berada di atas tauhid bukan karna takut ga di saksikan baik oleh penggusur keimanan.


dari aku yang mencintaim,u......

Comments
9 Comments

9 Response to "tabahlah wahai istriku....."

ikhwan ahlus sunnah mengatakan...

Indah dan manisnya iman kalau kita bisa mencintai , membenci dan berlepas diri karena Allah semata bukan karena perintah dan kemauan seseorang ( amir hizby ).

Wajib bagi setiap jiwa muslim untuk senantiasa belajar agama yang benar dengan pemahaman yang benar.

Wajib bagi setiap muslim untuk memperhatikan kemurniah aqidahnya , jauhi takfiri , guluw dalam beragama .

Wajib bagi setiap muslimin memurnikan tauhidnya , jauhi segala amal yang menyesatkan yang kadang tidak disadari bisa mengeluarkan kita dari islam.

Wajib bagi setiap muslim untuk bangga dengan tegak diatas sunnah.

Wajib bagi setiap muslim untuk berlepas diri dari firqah2 ( jamaah minal muslimin )yang ada maupun yang akan ada , dan bersatu dalam jamaah muslimin .

Wajib bagi muslimin untuk puas dan mencukupkan akan Sunnah Rasulullah dan para sahabatnya , dengan meninggalkan apa-apa yang baru dalam agama ini .

alfian mengatakan...

mudah2an kita slalu di beri kesabaran,dalam menjalankan sunnah ini, dan mudah2 sodara2kita di ldii sadar dari kekwliruamya slama ini,,,

Anonim mengatakan...

teman2 ,dari pusat sekarang sudah disampaikan dalil2 tentang bab cadar, jadi mudah2an bagi jamaah yang dulu menganggap cadar itu identik dengan teroris, sekarang jadi berubah, dan mudah2an seiring berjalanya waktu, pusat menyadari kekeliruanya,,,amiin

Anonim mengatakan...

sodara2, kita maklumi kalau pengikut jamaah 354 yang di bawah hanya terbawa para penipu aqidah, pengkhianat risalah,penyeleweng pemahaman para muballigh pusat, / ( menurut mereka ulama pusat, walau ga ada yang tau ilmu musthollah hadits),

kalau mereka manghina, memfitnah, menuduh mengasingkan pada orang2 yang keluar dari 354, itu semua karna kebodohan / kejahilan mereka tentang ilmu agama, walauo
pun secara dunia mereka ada yang bergelar PROF, DR, IR, SH, DRS, ST dll, , ,ada juga yang pintar agamanya, namun manhajnya / cara beragamanya menyimPang dari manhaj SALAFUSSHALLIH,, , nmun mereka menggunakan manhajnya H. NURHASAN,,,tak terlpas dari para pakubumi sekalipun, mereka banyak yang tidak tau apakah itu manhaj SALAF,,,,

kita sebagai yang sudah nengerti apa yang di sebut dengan manhaj salaf, maka jangan bosan2, menjelaskan pada mereka, ratusan bahkan ribuan kali, karna kalau bukan kita, siapa lagi yang tau luar dalamnya 354, ?
adapun mereka mau menerima atau tidak itu bukan urusan kita, itu semua kita serahkan pada Allah, karna hanya Allah yang mampu memberikan hidayah,,,bahkan nabi muhammad pun, tak bisa memberikan hidayah pada abuthallib ,paman yang disayanginya,

sebagai mana kita dahulu , , , yang menganggap dan meyaqini bahwa kebenran adalah apa yang berasal dari pusat, kalau tudak dari pusat maka bagaimanapun baiknya semuanya adalah K A F I R,

nmun yang harus kita perhatikan adalah, : kita harus menguasai dasar2 ilmu kekeliruan 354, lalu kita sampaikan dengan sebaik2nya, istilah jawa : papan empan adepan,,, dan kalau kita tidak tau
jawaban atas pertanyaan mereka,jangan sesekali menggunakan ro,yu, sebaiknya kita arahkan pada ustad2 yang mumpuni.ilmunya yang sudah kita kenal ,

berikan mereka CD, mp3, buku, print situs2 mantan 354, dusurati kaleng, di sms, dll,kalau sekiranya jadi futnah,maka tak mengapa walau sementara kita sembunyikan identitas kita,,

jangan lupa kita berdoa agar Allah memberikan hidayahnya,,, amin...

Anonim mengatakan...

iya betul, setelah saya menyampaikan apa itu salaf, dan siapa yang di sebut salaf, ada yang berkata, SAYA SUDAH PERNAH DI SALAFY 12 THN, SALAFY ITU BEKAS CELANA DALAM SAYA YANG DI BUANG, KENAPA KAMU MASIH MEMAKAINYA ,?! ,,,padahal itu sekelas pengurus daerah, yang katanya ikut menggeledah rumahnya p mauludin pasca pemurtadan beliau,, gimana para jamaahnya yang di bawah ? , , , Masya Alllah,,,subhanallah,,,

Anonim mengatakan...

Puisi diatas bagus sekali

Anonim mengatakan...

itu puisinya aa gym pada istri mudanya

Anonim mengatakan...

kelompok para penyeru jahannam

Wahai Rasullulloh, dahulu kami berada pada masa jahiliyyah dan keburukan lalu Alloh mendatangkan kebaikan ini kepada kami, apakah setelah kebaikan ini akan datang keburukan?'. Beliau menjawab:'Ya". Aku bertanya lagi:"Apakah setelah keburukan itu akan datang lagi kebaikan?". Beliau menjawab"Ya, akan tetapi didalamnya ada "dukhn" (kotorannya". Aku bertanya lagi:"Apa kotorannya itu?". Beliau menjawab:Yaitu suatu kaum yang memimpin tanpa mengikuti petunjukku, kamu mengenalnya tapi sekaligus kamu ingkari". Aku kembali bertanya:"Apakah setelah kebaikan (yang ada kotorannya itu) akan timbul lagi keburukan?". Beliau menjawab:"Ya, yaitu para penyeru yang mengajak ke pintu JAHANNAM.SIapa yang memenuhi seruan mereka maka akan dilemparkan kedalamnya". Aku kembali bertanya:"Wahai Rasululloh, berikan sifat-sifat (ciri-ciri) mereka kepada kami". Beliau menjelaskan:"Mereka itu berasal dari kulit-kulit kalian dan berbicara dengan bahasa kalian. Aku katakan:"Apa yang engkau perintahkan kepada kami bila kami menemui (zaman) keburukan itu?. Beliau menjawab:"Carilah jamaah muslimin dengan imam mereka (carilah jamaah islam yang memiliki imam yang berbaiat)". Aku kembali bertanya:"Jika saat itu tidak ada Jamaah Islam dengan Imam mereka (saat itu tidak ada Jamaah Muslim yang memiliki Imam yang dibaiat)?". Beliau menjawab:"Kamu tinggalkan seluruh firqoh (kelompok Jamaah Islam yang tidak memiliki Imam yang dibaiat) sekalipun kamu harus memakan akar pohon hingga maut menjemputmu dan kamu tetap berada didalam keadaan yang demikian itu". (HR Bukhori 3338)

Anonim mengatakan...

Jikapun saat itu tidak ada jamaah islam dengan imam nereka kita dilarang mengikuti..apalagi masuk kedalam firqoh2 atau golongan2 mereka namun kita harus meninggalkannya, dan karena saat ini kita masih menjumpai/memiliki/mempunyai imam muslim yang sah dan punya wilayah maka kita harus toat selama tidak perintah maksiat. Dan kita tidak hanya meninggalkan firqoh2/golongan2 yang menjadi pemecah belah umat islam namun kita harus mengingkari dan membubarkannya melalui tangan pemimpin wilayah yang sah !!