بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

SIMAKLAH NOTULEN TAKFIRI LDII ISLAM JAMAAH

Dalam pengajian Pusat Islam Jamaah Burengan Kediri yang bernaung di bawah pohon beringin LDII dan di perahu Wali barokah,di tempat ini sering di gunakan doktrinitas oleh Imam kepada Jamaahnya. Nah baru-baru ini saya mendapatkan resensi notulen yang mungkin bisa anda komsumsi sebagai bekal dalam mendakwahi saudara kita yang masih beraqidah takfiri. Pasal dalam Notulen ini masih berbau segar doktrin takfirinya walu mereka seribu kali mengatakan "New After Paradigm,No takfiri ".


NOTULEN LDII ISLAM JAMAAH JOKAM 354
Imamnya mendoktrin bahwa kalau tidak mengakui jamaahnya dan peraturannya maka orang tersebut bukan jamaahnya,melainkan pembohong,jadi jamaah harus tau bahwa infaq persenan,surat tobat,nikah dalam,baiat dan lain sebagainya adalah aturan imamiyah yang di sejajarkan dengan aturan Allah dan Rasul bahkan melebihi dari firman Allah dan sabda rasulullah.



Doktrin imamiyah berikutnya adalah mentazkiyahkan/merekomendasikan jamaahnya adalah wadah untuk masuk surga,dengan berdalil kitalah Qur an Hadits yang sesuai dengan berjamaah,doktrin subyektif dengan mengatakan “walau orang sejagad mengatakan sesat ,jamaah harus tetap mantap,tetap yakin,karna jamaah sudah mengerti ilmunya,(orang lain diluar kelompoknya tidak mengerti).



Karna menurunnya omset imam atau banyak jamaah yang sudah tidak mau infaq persenan,imamiyah memberikan dan meyakinkan jamaahnya bahwa uang hasil infaqnya di gunakan untuk hal-hal yang baik,bukan untuk foya-foya,bukan untuk nyogok sana nyogok sini,bukan di pinjamkan dengan pengembalian 20-25%.Imamiyah seolah melupakan dengan merasa tidak ada salah dan dosa akan cara mereka menarik infaq persenan,dan melayani pinjaman dengan pengembalian 20-25%.Imamiyah merasa bahwa jamaahnya sudah hilang kepercayaan dengan uang persenan yang di setor bulanan.Imamiyah sudah trauma mendoktrin bahwa harta yang tidak di persenkan akan menjadi ular berkepala botak.



Imamiyah sering memberi tekanan doktrin akan wajibnya taat pada aturannya meski jelas-jelas menyimpang dari aturan Allah dan Rasulullah shallahu alaihi wassalam,kemudian di hiasi dgn nasehat taat padanya adalah kelancaran Quran Hadits,seolah semua titahnya sesuai dengan Quran dan Sunnah.pola dalil yang di ambil dari Quran dan sunnah selalu di arahkan ke pemikiran kelompoknya,tidak meruju pada pemahaman Nabi dan sahabat yang lebih tau dengan duduknya dalil tersebut. Dan apabila mengutip tulisan ulama maka yang mereka ambil hanya prosa yang mendukung pemikirannya,tidak di ambil sekaligus,lalu di tanamkan pada jamaahnya…”inilah yoninya jamaah”.



Dalam tulisan yang saya tandai dengan warna merah di atas,imamiyah memberi pembelajaran yang menyimpang lagi,menjelaskan dengan melemparkan makna,bahwa yang keluar dari jamaahnya bukan semata-mata terpengaruh salafi akan tetapi ada juga yang terpengaruh dengan room wilis “pemahaman wihdatul wujud”.ini menekankan bahwa jamaahlah yang benar,padahal setau saya juga sebagai mantan mubalig mereka”bukankah dengan adanya di ajarkan beladiri Lambaran,ASAD HALUS dengan syarat-syarat tertentu adalah mediasi seseorang mempelajari ilmu manunggaling kawula gusti,dan secara pribadi mungkin dari para jamaah maupun mubalig sering menjumpai cerita berbau mistik,contohnya bapak imam pernah amar ma’rufi Ratu Pantai selatan(Nyi Roro Kidul),bukankah juga pernah anda melihat fotonya Nurhasan dengan permainan ular ,dan beberapa dari mubalignya yang di tugaskan menjadi guru jin,beberapa mubalig yang belajar ilmu kanuragan….subhanallah….bukankah ini adalah jalan-jalannya/mediasi ke ilmu manunggaling kawula gusti”.terbukti bahwa At Tauhid tidak di ajarkan di jamaah.
Selanjutnya imam bukan menasehatkan dengan bahasa Quran dan sunnah malah menggambarkan kebenaran Allah dengan seekor kambing yang di miliki pak haji. sudah tidak ada dalil maka jamaahnya selalu di suguhkan cerita konyol.



Disini lagi,terulang kembali doktrin takfiri yang menyengat,bayangkan saja imamiyah mendoktrin “yang di sebut-sebut saudara jamaah adalah orang yang mengucapkan syahadat,sholat puasa dan haji bagi yang mampu dan di teruskan dengan berbaiat dan bertoat”. Bayangkan saja….rukun islam masih kurang sehingga di tambahi dengan berbaiat dan bertoat,ini sudah bukan rukun islam lagi melainkan rukun imamiyah nurhasaniyah madigoliyah.


MENGIKUTI IMAM LDII ISLAM JAMAAH WAJIB MASUK SURGA
“Hidup sekali ini beribadah dengan di ramut oleh seorang imam bisa beribadah dengan lancer dan mati sewaktu-waktu mendapat jaminan masuk surga selamat dari neraka”,busyet dech…..imam menjadi lambang kehalalan!!!!!!!!!! Lambang keselamatan dari neraka….. kenapa gak di iklankan saja di Media elektronik dan di iklakan di semua stasiun televisi dengan mengatakan “SAYA ABDUL AZIZ SULTON AULIYA ADALAH AMIR ISLAM JAMAAH/LDII YANG KETIGA,SIAPA SAJA YANG MAU BERBAIAT KEPADAKU PASTI AKU JAMIN MASUK SURGA SELAMAT DARI NERAKA”.
Iklan semacam itu lebih bagus dan terkenal agar yang belum tau bisa tau,ternyata ada yang lebih hebat dari Nabi Muhammad yang hanya mentazkiyahkan 10 orang sahabat dan ahlul badar.

INSYA ALLAH BERSAMBUNG.....MUDAH-MUDAHAN JAMAAH-JAMAAH MADIGOL BISA MEMACA TULISAN INI,MINIMAL MEREKA TELAH MELANGGAR IJTIHAD IMAMNYA DENGAN MEMBUKA TULISAN-TULISAN YANG MEMPENGARUHI KEIMANAN....DAN KETAHUILAH WAHAI MADIGOLIYAH BAHWASANYA LETAK HALALNYA DAN SAHNYA ISLAM SESEORANG BUKAN KARNA ADA AMIR YANG DI BAIAT.....

Kuwalat Dengan Qunut

Masih ingatkah kita kejadian Juli,Agustus dan september 1998,tentang Qunut yang di tujukan kepada Bambang Irawan Rohimahullah,isinya adalah "allahumma a'izzal jamaata wa adzilal fir qotal kafaro,allahumma tsabit jamaaatana ala dinika was dud wa thotaka ala man dzolamana was dud wathoataka ala man afsadana,


Insya ALLAH KITA MASIH INGAT DAN MASIH SEGAR HAFALAN DOA QUNUTNYA


Bapak Bambang Irawan ternyata sehat bugar kala itu...dan sampai tahun 2010 kawan-kawan sempat memujinya yang masih sehat bugar naik motor dengan jarak kurang lebih 30 KM pulang pergi.meski isu tentang kematiannya sempat membuat gempar kalangan jamaah 354 dengan mengatakan Bambang Irawan telah tewas seelah di gali kuburannya lidahnya menjulur.bahkan di hina bahwa beliau jadi kere jadi penjual tempe keliling.

kita bandingkan dengan Imam Abd dhohir yang pernah memerintahkan jamaahnya untuk mengqunuti nazailah kepada Bambang Irawan...malah hidupnya sakit-sakitan dengan bomerang dari doanya serta qunutnya "mugo-mugo uripe sengke' kere,deblek,ashor...



dan mudah-mudahan kita dapat hikmah jangan sampai lisan kita antem kromo tho sloro car cor mendoakan jelek pada orang lain,yang belum tentu orang tersebut melakukan perbuatan jelek.

karna takutnya doa akan berbalik pada diri seseorang tersebut.

Tambahan cerita dialog dengan Mbah Asnawi

PAK ASNAWI>>>siapa yang ga kenal dengan nama beliau,nama beliau selalu di sebut-sebut sebagai konco dekat mbah Nurhasan.Maka ada saksi hidup dan mereka langsung bertanya kepada Mbah Asnawi tentang peranan Nurhasan Madigol semasa di makkah...
Pemuda-pemuda ini mempersaksikan dengan bersumpah DEMI ALLAH,dengan diskusi dia ama pak Asnawi sebelum Mbah asnawi meninggal.

Dalam dialog ini di hadiri langsung oleh mereka dan menjadi saksi-saksi adalah
1. Henry Gunawan Ardhi - 081320527727 -0227506906
2. Fery Nayoan Ardy - 081374706995 - 0818231851
3. Abu Abdurrohman - 085717848282

kejadian ini terjadi pada tanggal 20 maret 2003 Jamnya Ba'da dzuhur sampai asar,di kediaman beliau pondok balung jeruk-Pare Kediri.

Mbah kulo ajenge tangled kulo intuk crito nopo bener abah kuwi nyambungne sumur zamzam ning sumur barokah pondok burengan?
jawab pak nur asnawi " cerita kuwi ora bener le,sing bener abah (Nurhasan) kuwi mari mulih haji gowo banyu zamzam sak zirgen,ambe abah banyu zamzam sak zirgen kuwi di lebokne ning sumur barokah kediri lan abah dungo,nyuwun karekso Alloh mugo-mugo sumur barokah ning kediri Allah nyambungne neng sumur zamzam supoyo banyu kuwi dadi obat lan barokah.

komentar penulis : kalau memang pak Nurhasan itu menyambungkan sumur barokah kediri ke sumur zam zam yang ada di makkah,maka harus berapa meterkah pipa paralon yang di pakai untuk menyambung sumur tersebut