بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

MANKUL "MANUSIA DRAKULA'

A. Sosok Drakula di Masyarakat

    Seluruh manusia di muka bumi, pernah mendengar apa dan bagaimana sosok Drakula si Penghisap Darah. Ada yg menyebutnya juga sebagai Vampire, walau sebenarnya keduanya memiliki latar belakang cerita yang berbeda. Sosok Vampir diceritakan sebagai korban-korban Dracula, yang melalui gigitan di leher, dapat mengubah manusia menjadi Vampir.


    Cerita-cerita seperti ini memang diangkat dr mitos sosok seorang Pangeran Kegelapan bernama Vlad yg mendiami sebuah Puri di puncak Bukit Transylvania, di sebuah wilayah di Rumania. Wujudnya di gambarkan sebagai Pria elegant, berjas panjang, tampan dan memiliki dua taring yang panjang ketika ia sedang kehausan.


    Tapi benarkah sosok ini hanya menjadi mitos atau dongeng hanya untuk mnakuti anak-anak yg nakal ?

    Ternyata, banyak orang yang mencurigai, bahwa penggambaran tokoh drakula yang ada selama ini hanya mengelabui Umat Islam. Sebab, sesungguhnya sosok si Penghisap darah ini nyata adanya. Sosok inilah pembantai 300.000 orang umat Islam.


    B. Pembantaian Umat Muslim

      Vlad III atau Vlad Tepes merupakan putra seorang Panglima Militer bernama Basarab, yang di poskan di Transylvania. Pemilik nama asli Dracula ini dilahirkan pd 1431 M, di Benteng Sighisoara, Rumania. Oleh ayahnya, Vlad III, diangkat sebagai anggota Orde Naga. Kata “Dracul”, merupakan istilah untuk menyebut Naga.



      Vlad III tumbuh sebagai anak yang rendah diri dan tertutup dengan kebiasaan-kebiasaan sadis yang dibawa sejak kecil. Ia sering menangkap tikus dan burung, lalu menyula (menusukkan sesuatu dr lubang dubur atau kemaluan hingga tembus ke mulut, perut, dada atau leher) binatang-binatang tersebut dengan tombak-tombak kecil. Perilaku sadis ini terbawa kepadanya hingga dewasa.


      Ketika Pasukan Ottoman Turki berhasil memenangkan perang, Vlad Dracul memutuskan untuk memeluk Islam. Bukan karena keimanannya, tapi karena ia berpura-pura agar tidak dihukum. Selain itu, ia ingin mempelajari seni tempur pasukan Islam yang luar biasa.


      Penyamarannya begitu sempurna, sehingga kekaisaran Turki membantunya untuk berkuasa di Wallachia. Pada masa inilah teror-teror mengerikan itu mendapatkan momentumnya. Segera setelah ia meimiliki kekuasaan, Vlad Dracul mendeklarasikan pemberontakannya kepada Turki. Para prajurit Turki yg dulu membantunya, ditangkap dan dipenjarakan. Para tenara Islam itu dilempari dengan kotoran dan batu, lalu dipukuli sepanjang menuju tanah lapang.


      Rakyat Wallachia mendukung tindakan penguasa baru mereka. Sesampainya di lapangan, satu per satu prajurit di sula dan di biarkan mati kesakitan serta kehabisan darah. Para pemuda- pemuda Turki yang sedang belajar pun tak lepas dari siksaan Vlad Dracul. Mereka di tangkap, ditelanjangi, dipukul dan dikumpulkan dalam satu bangunan. Setelah itu dibakar hidup-hidup.


      Vlad juga melakukan cara-cara penyiksaan lain, seperti memotong payudara, memaku topi ke kepala korban, menyeret korban dengan kuda, hingga organ tubuhnya terlepas, memanggang hidup-hidup, dan aneka jenis siksaan lain, yang tak terbayangkan deritanya. Total korban Vlad Dracul diperkirakan hingga 300.000 umat Muslim.


      C. Alasan disembunyikannya Kisah Pembantaian Umat Muslim

        Banyak sejarawan Islam mengatakan, bahwa fakta ini disimpan rapat-rapat, oleh Barat, agar umat Islam melupakan sejarah kelam atas pembantaian sadis tersebut. Bagi Barat, Vlad Dracul, adlaah pahlawan perang. Namun bagi tentara muslim, dia adalah seorang murtad yg secara biadab menumpahkan darah umat muslim dengan cara-cara iblis. Kebiadaban Vlad akhirnya dapat ditumpas oleh Sultan Memed II. Mayat Vlad, diyakini telah dikuburkan di sebuah biara bernama Snagov Monastery hingga saat ini.

        D. Pembelokan Fakta Sejarah

          Untuk mengelabui fakta sejarah yg terjadi, dihembuskanlah cerita Pangeran Penghisap darah, dan propaganda yg sangat berbeda dengan fakta sejarah aslinya, agar tidak terjadi pemikiran balas dendam dari Umat Islam.


          SUMBER DISINI


          Mereka tidak Tau bahwa ternyata di sekeliling mereka ada drakula,tapi drakula yang ini sangat aneh dari yang lain....sebab yang lainnya peminum darah manusia tapi yang ini demen ama harta manusia dengan di beri label infaq persenan lewat kajian yang di beri nama MANKUL.

          mau lihat drakulanya ??? klik disini

          Comments
          5 Comments

          5 Response to "MANKUL "MANUSIA DRAKULA'"

          Anonim mengatakan...

          sadis, dan mengenaskan makanya di angkat jadi film layar lebar,...
          btw itu yg bawa ular itu artis mana..?

          Anonim mengatakan...

          Dalil Manqul ada kok....salapret dungu

          Anonim mengatakan...

          Biarkan orang2 ini lama-lama juga akan mati dalam sakit hatinya, bukanya berfikir buat beramal lebih baik kalau memang merasa sudah menemukan kebenaran,ini malah bersusah payah dalam upaya membuat fitnah dan keburukan, lalu apa yang yang mencirikan kalau kalian sudah lebih baik dari orang yang menetapi islam dengan cara berjamaah...?
          kedunguan dan kedengkianlah yang ada dalam hati kalian.

          Anonim mengatakan...

          ldii itu bukan menetapi islam tetapi menetapi peraturannya nurhasan walaupun peraturanya bertentangan dengan Qur'an Hadist, contoh dan buktinya sudah banyak yang diposting disini

          Anonim mengatakan...

          PARA PENYERU JAHANNAM YANG DOYAN PAKAI PENDAPAT ULAMA AKHIR NYA BACOD JUGA...WALAU PUN BACODNYA JUGA PAKAI PENDAPAT SEEH...BEGITULAH PARA PENYERU JAHANNAM

          Rasululloh bersabda:" Barangsiapa berkata suatu perkataan yang tidak pernah aku katakan maka hendaklah ia persiapkan tempat duduknya di neraka" (HR Bukhori: 106)

          Wahai Rasullulloh, dahulu kami berada pada masa jahiliyyah dan keburukan lalu Alloh mendatangkan kebaikan ini kepada kami, apakah setelah kebaikan ini akan datang keburukan?'. Beliau menjawab:'Ya". Aku bertanya lagi:"Apakah setelah keburukan itu akan datang lagi kebaikan?". Beliau menjawab"Ya, akan tetapi didalamnya ada "dukhn" (kotorannya". Aku bertanya lagi:"Apa kotorannya itu?". Beliau menjawab:Yaitu suatu kaum yang memimpin tanpa mengikuti petunjukku, kamu mengenalnya tapi sekaligus kamu ingkari". Aku kembali bertanya:"Apakah setelah kebaikan (yang ada kotorannya itu) akan timbul lagi keburukan?". Beliau menjawab:"Ya, yaitu para penyeru yang mengajak ke pintu JAHANNAM.SIapa yang memenuhi seruan mereka maka akan dilemparkan kedalamnya". Aku kembali bertanya:"Wahai Rasululloh, berikan sifat-sifat (ciri-ciri) mereka kepada kami". Beliau menjelaskan:"Mereka itu berasal dari kulit-kulit kalian dan berbicara dengan bahasa kalian. Aku katakan:"Apa yang engkau perintahkan kepada kami bila kami menemui (zaman) keburukan itu?. Beliau menjawab:"Carilah jamaah muslimin dengan imam mereka (carilah jamaah islam yang memiliki imam yang berbaiat)". Aku kembali bertanya:"Jika saat itu tidak ada Jamaah Islam dengan Imam mereka (saat itu tidak ada Jamaah Muslim yang memiliki Imam yang dibaiat)?". Beliau menjawab:"Kamu tinggalkan seluruh firqoh (kelompok Jamaah Islam yang tidak memiliki Imam yang dibaiat) sekalipun kamu harus memakan akar pohon hingga maut menjemputmu dan kamu tetap berada didalam keadaan yang demikian itu". (HR Bukhori 3338)