بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

bantahan "mengapa salafy indo sesat" bagian pertama


Dangkalnya pengetahuan mereka tentang Islam,Hebatnya ketika mereka di perhadapkan dengan dalil al haq mereka berpaling dan mencari-cari pembenaran tentang aqidah yang mereka bawa.sehingga mereka tidak mengenal penyimpangan-penyimpangan dalam mengenal manhaj dan dalam mengenal generasi terbaik (nabi dan sahabatnya).

Coba perhatikan tulisan-tulisan mereka sedikitpun tidak mencerminkan ke ilmuan,sedikitpun tidak di landasi pada dalil yang haq,yang ada hanya mencerminkan kebodohan tindakkan mereka dalam mencuri ilmu dan di jadikan pembenaran.
Disini kita akan menyibak tulisan jahil dari orang yang ingin menyemat sebagai pembela kelompoknya yakni Ihsan Muhyidin dalam Judulnya
“mengapa Salafy Indo Sesat”.tulisannya ini sekali lagi ingin di jadikan sebagai rujukan oleh jamaahnya sehingga di tambah sematan dalam tulisannya ini “Fakta Ilmiah Aqidah Sesat Salafy Indo Pewaris Khowarij”.tulisannya ini sebagai bentuk antisipasinya bagi jamaah-jamaah yang mencari kebenaran dan meninggalkan pemahamannya.tapi yang terjadi adalah ironi yang tidak sesuai di inginkannya.ternyata bejibun orang-orang meninggalkan aqidah sesat Islam Jamaah (berikut Islam Jamaah LDII telah dilarang oleh pemerintah Singapore).

“Kebanyakan saudara kita yang terpengaruh tersebut pada awalnya “confused” (Jawa; jumboh) sebab golongan Salafy Indo mencitrakan diri mereka sebagai golongan yang berpedoman pada al-Qur’an dan as-Sunnah (jadi seolah-olah ada persamaan dengan pedoman kita, yang membuat berbeda adalah mereka menawarkan Islam yang QH tapi tidak berJama’ah) selain itu mereka memamerkan citra konon mereka lebih “strict” (tegas) di dalam mengamalkan Sunnah” hal 1>>>di atas penulis mengakui bahwa banyak orang-orang ld** telah keluar yang pada awalnya katanya Confused,
betul memang …kita bingung dengan keadaan di dalam LD** segala bentuk aturan main dlm beribadah sudah tidak mengikuti tatanan Allah dan Rasulullah,yang mereka ikuti adalah aturan imam hingga aturan Allah dan Rasul di nomer duakan.coba tanyakan pada mereka LD**,dari mana aturan bahwa :
• Tidak boleh sholat berjamaah di imami oleh selain kelompoknya?
• Tentang Infaq Persepuluhan yang mereka juluki dengan infaq persenan?
• Tentang tidak bolehnya belajar agama islam kepada selain jalur keimaman mereka?
• Tentang surat tobat bagi jamaahnya yang melakukan dosa?
• Bertobat di hadapan amirnya dan menyebutkan semua aibnya di hadapan imamnya?
• Tentang Mengkafirkan kaum muslimin di luar kelompoknya
• Tentang sesebutan kepada kaum muslimin di luar kelompoknya dengan sebutan “wong jobo”hum”wong kafir dll?
• Tentang senam barokah & Kembangan ASAD yang di iringi dengan music?
Penulis ingin mengeruhkan air yang jernih dengan berkata “golongan Salafy Indo mencitrakan diri mereka sebagai golongan yang berpedoman pada al-Qur’an dan as-Sunnah (jadi seolah-olah ada persamaan dengan pedoman kita” dari sini bisa kita lihat bahwa penulis tidak mengenal dakwah salaf dengan baik,kita katakan kepada penulis bahwa kita berpegang teguh kepada Qur an dan Sunnah sesuai pemahaman salaful ummah,bukan sesuai pemahaman orang perorang seperti pemahaman nurhasan seperti poin poin di atas yang saya sebut.akhirnya dengan mengikuti pemahaman orang seperti nurhasan melahirkan pemikiran bathil yakni tidak mengenal Al Wala Wal Baro sesuai dengan pemahaman salaf.
Kita lihat bahwa Al Wala Wal Baro nya mereka terletak pada amirnya mereka (NURKACANG,ABD Dongir,SULTHON OLIVIA).dalam arti yang lebih rinci mereka jamaah akan mengikuti sesuai keinginan amirnya,mencintai apa yang di cintai amirnya membenci apa yang di benci oleh amirnya.sehingga mereka jauh dari kebenaran di karnakan Al Wala wal Baro bukan didasari karna Cinta Allah dan Cinta Rasulullah shalallahu alaihi wassalam.INILAH YANG MENJADI PEMBEDA ANTARA DAKWAH SALAF DENGAN DAKWAH HIZBIYAH.


yang membuat berbeda adalah mereka menawarkan Islam yang QH tapi tidak berJama’ah)>> inilah bodohnya penulis memakai istilah menawarkan Islam,mereka mempunyai pemahaman bahwa dakwah salaf di Indonesia ini mempunyai ciri yang sama dengan kelompok mereka yakni “Menawarkan”mencari pengikut agar masuk pada kelompoknya agar bias berbaiat pada imamnya.berikutnya penulis berkata “QH tapi tidak berJama’ah” >>> lagi-lagi penulis tidak mengilmui makna al jamaah Versi Nabi dan Para sahabat serta ulama yang mengikutinya. Mereka mengenal Al Jamaah sesuai dengan Pemahaman Nurkacang sehingga sampai kini mereka tetap teguh dan berbaiat pada Imam Sulthon Olivia yang tidak mempunyai kekuatan dan kedaulatan yang seharusnya di miliki oleh penguasa.

“Yang menjadi pertanyaan bukankah golongan Salafy Indo berpedoman pada al-Qur’an dan al-Hadits lalu sesatnya di mana ?, atau mungkinkah orang yang berpedoman pada al-Qur’an dan al-Hadits bisa tersesat ? sedangkan Nabi Saw telah bersabda
Telah kutinggalkan di kalangan kalian dua perkara, kalian tidak akan tersesat selagi kalian berpegang teguh pada keduanya (yaitu) kitab Allah (al-Qur’an) dan Sunnah NabiNya (alHadits)”. HR Malik «al-Muwattha’ : 3338”

Perhatikan tulisan jahilnya lagi yang ingin mengaburkan air yang jernih,dalil telah jelas dan menegaskan “tidak akan sesat selagi kalian berpegang teguh pada keduanya kitabillah dan sunnah nabi,lalu sunahnya siapa,Manhaj siapa,aqidah siapa dan fiqh siapa yang mereka anut sehingga Tidak boleh sholat berjamaah di imami oleh selain kelompoknya,Tentang Infaq Persepuluhan yang mereka juluki dengan infaq persenan,Tentang tidak bolehnya belajar agama islam kepada selain jalur keimaman mereka,Tentang surat tobat bagi jamaahnya yang melakukan dosa,Bertobat di hadapan amirnya dan menyebutkan semua aibnya di hadapan imamnya,Tentang Mengkafirkan kaum muslimin di luar kelompoknya,Tentang sesebutan kepada kaum muslimin di luar kelompoknya dengan sebutan “wong jobo”hum”wong kafir dll,Tentang senam barokah & Kembangan ASAD yang di iringi dengan music,tentang halalnya berdusta/bithonah,berlebih-lebihan di dalam sesuci.Ayo….kemana akal sehat penulis,ingin menuduh tapi tertuduh.
“untuk itu dalam artikel ini saya mengajak anda melihat "manhaj" pemahaman golongan Salafy Indo dari dua pilar utama Syari’at Islam yakni; sudut aqidah dan sudut fiqhiyyah” hmmmmm yuk kita lihat lagi tulisan jahilnya Ihsan Muhyidin seolah mengerti manhaj aqidah dan fiqh, mungkin ini akan jadi tanda tanya besar lagi bagi para pengikutnya “opo iku manhaj aqidah dan fiqh”silahkan Tanya pada cak Lek (mubalig)nya yang sebagian besar dari mereka tidak mengenal istilah-istilah demikian.terlepas dari itu kita kupas dulu apa yang di maksudkan oleh penulis yang ingin menuduh tapi tertuduh.
“dari sepak-terjang golongan Salafy Indo yang mudah mengatakan sesat bahkan kafir, pada golongan lain termasuk Jama’ah kita, maka dapat diketahui bahwa mereka mempunyai manhaj aqidah kaum Khawarij (note; walaupun tuduhan yang sama juga mereka lemparkan kepada kita, ya… anggap saja maling teriak maling)>>>> inilah yang saya maksudkan ingin menuduh tapi tertuduh…mari kemari Ihsan CS cobalah duduklah di majlis ilmu kajian salaf maka betapa akan terbukanya pikiran dan syubhat kalian sebagaimana katak terbebas dari tempurung selama ini yang telah di anggap sebagai dunianya (DADIO GURUNE JAGAD).datangkan dengan jelas bukti bahwa kalian adalah GURUNYA ALAM RAYA dan datangkan bukti bahwa dakwah salafi mudah mengatakan sesat bahkan Kafir pada golongan lain. Sekali lagi saya tanyakan “kenapa kalian tidak mau sholat berjamaah dan bermakmum di belakang imam yang bukan imamnya kalian (selain MAKKAH MADINAH)? Ini di akibatkan pemikiran takfiri yang kalian emban. Kemudian lahir dan lahir fikroh sesat yang lainnya,akhirnya kalian jauh dari dakwah salaful ummah.mengapa kalian berbangga dengan komunitas kalian,masjid yang banyak,knp tidak bangga dengan kaum muslimin serta masjid kaum muslimin yang berada seantero penjuru tanah air,itu di karnakan kalian tidak menghargai keislaman seseorang yang di luar kelompok kalian.“maka dapat diketahui bahwa mereka mempunyai manhaj aqidah kaum Khawarij (note; walaupun tuduhan yang sama juga mereka lemparkan kepada kita, ya… anggap saja maling teriak maling”….Mereka yang menuduh tapi tertuduh mereka adalah maling teriak maling,mempunyai manhaj khowarij tapi tidak merasa khowarij.QUL HAATUW BURHANAKUM INKUNTUM SHODIQIIN datangkan bukti jika kalian itu orang jujur.