بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

Paradigma Baru Hanya Omong Kosong


BEGINILAH AKAR KESESATAN LDII


  • HARUSNYA ORANG-ORANG YANG MURTAD DARI LDII SEGERA KEMBALI KE LDII LAGI SECEPATNYA, MAU KEMANA KALIAN-KALIAN YANG MURTAD ???
    · · · Kemarin jam 18:39
    • 2 orang menyukai ini.
      • Asep Sumpena HARUSNYA ORANG-ORANG YANG MURTAD DARI LDII SEGERA KEMBALI KE LDII LAGI SECEPATNYA, MAU KEMANA KALIAN-KALIAN YANG MURTAD ???>>>nulis j msh salah,apa ad keluar dari ormas disebut murtad.
      • Abu Unaisah Ibn Safrudin weits.... saya ga pernah masuk gimana bisa dibilang keluar???
      • Satrio Rachmad jelas sudah. orang yang keluar dari LDII dibilang murtad. brarti orang yang sejak awal di luar LDII seperti saya ini pasti dibilang KAFIR.

        Allahu yahdik!
      • Paktaka Obe ldii itu agama apa yaaa????
      • Bithonah Boss Grup ini dihuni ribuan member yg bkn hny para mantan jokam sj. Ada polisi, MUI, dan byk lg. Biarlah mrk yg produk asli ini berbicara agar masyarakat tahu, spt inilah aslinya jokam jk tnp bithonah
        22 jam yang lalu melalui seluler · · 2
      • Vena Winda wkwkwkwk...produk asli...ayoo keluarkan kata-kata ajaibnya..lagi...
      • Ike Celalu Tersenyum apa beda-nya nama AGAMA dan nama ORGANISASI??? di sebut apa org yg keluar dr AGAMA??? dan di sebut apa org yg keluar dr ORGANISASI???
      • Paktaka Obe jika keluar dari organisasi.. dia tidak berhak/ tdk bisa menjadi ketua organisasi tsb disebut mantan anggota..sedangkan .kalo keluar dari agama ..berarti dia pindah agama/keyakinan misalnya dari agama islam pindah ke agama nasrani ato sebaliknya....maaf itu yang saya tau.. mungkin ada yg nambahin..???
      • Bithonah Boss Jokam kebanyakan anggotanya adlh murtadun, yaitu murtad dari NU, Muhammadiyah, Tariqoh, dll. Bahkan imamnya ( Nur Husein) bbrp kali murtad, yaitu murtad dari NU (ktk ke Saudi), murtad dari Salafy (sepulang dari Saudi), murtad dari hizbulloh (setelah mencabut baiatnya dari Wali Al Fatah). Apakah murtad itu spt ini, yaitu orang yg keluar dari hizby, madzhab atau manhaj? Sungguh ini adlh hukum yg kacau!!
        17 jam yang lalu melalui seluler ·
      • Paktaka Obe adik ike : ini generus yang cerdas,, cm mungkin perlu banyak penambahan ilmu untuk bisa membedakan kata murtad dengan keluar...
      • Bung Yamin yang disebut murtad apa ya aaaa ??///
      • Ciko Biko masih bnyk jalan menuju roma, bkn LDII doank untuk cari pahala
        9 jam yang lalu · · 1
      • Ahmad Abu Shofiyya kenapa postingan di atas mengajak kembali kepada LDII bukan kembali kepada ISLAM..??
        4 jam yang lalu melalui seluler ·
      • StefanoFx MCtable berarti salah yaaa posting status di atas, kembali ke LDII secepatnya, ngapain jg kaleeee
      • Andre Tauladan wkwkwk,,,, mau ngapain ke LDII lagi?????
      • Abu Zhafi Masuk LDII lagi ??!! Dibayar sebulan 1 milyar pun emoooh !! apalagi nanti malah disuruh Mbayar persenan... ora sudikk!!
      • Amar Sahiq wah,kalo dibayar satu milyar ana mau tuh. Buat bikin ma'had ahlusunnah.hehe
        2 jam yang lalu melalui seluler ·
      • Hajar Aswad Polos banget ..neng :)
        26 menit yang lalu melalui seluler ·
      • Deka Decea insyaallah nanti idul fitri masuk ke komplek LDII ber silaturrahim sama keluarga

Comments
28 Comments

28 Response to "Paradigma Baru Hanya Omong Kosong"

Anonim mengatakan...

apakah orang ldii juga mengatakan kafir bagi mu'awiyah shohabat nabi yg tidak mau bai'at pada ali

Anonim mengatakan...

Fatwa mui nya singapura soal islam jamaah

http://www.muis.gov.sg/cms/oomweb/fatwa.aspx?id=16994

Anonim mengatakan...

Biarlah orang-orang yg MURTAD dari LDII, toh mereka juga tidak ada GUNAnya di dalam LDII, nanti setelah mereka masuk Neraka Allah, baru mereka akan merasakan penyesalan yang amat sangat, hidup didunia nggak akan lama paling 50 tahun.

Anonim mengatakan...

nulis dhewe,, dikomentari dhewe,, koyo wong edan,,
pantese dadi dhalang ae,, dalang kerusuhan

Anonim mengatakan...

wong ldii geblek - dublek , ora iso nerimo kebenaran lek ora soko cangkeme imame sing nyoto2 seneng duwit iku

idris wibiyanto mengatakan...

Dancok asu

Anonim mengatakan...

Agama yang benar adalah ISLAM, ISLAM yang benar itu yang ber PEMIMPIN, PEMIMPIN yang BENAR itu yang TIDAK mengajukan diri untuk JADI PEMIMPIN, PEMIMPIN yang DIANGKAT itu yang mengatur berdasarkan KITABULLOH, PEMIMPIN dalam ISLAM yang benar itu yang BERBAIAT, BERBAIAT yang BENAR itu yang mengucap IKRAR dan ada proses BERJABAT TANGAN (kecuali wanita bukan muhrim/ anak kecil belum baligh), dan ISLAM ber PEMIMPIN yang BENAR itu yang ada ke PATUHan.....

1. Baiat pertama muncul pertama kali saat ingin perang pertama kali, saat ini lah perintah baiat menjadi wajib, Menurut sejarah baiat ada 2 kali, pertama: baiat perwakilan dan kedua: diteruskan ke baiat secara kaffah oleh seluruh umat muslim
2. Sejak baiat pertama dilakukan, perintah baiat tidak pernah dimansukh, baiat pertama kali dilakukan oleh Nabi lalu segera setelah wafat sebelum menguburkan nabi langsung diadakan musyawarah baiat (saat itu khalifah) penerus (ini menunjukkan bahwa baiat itu sangat teramat penting), saat itu umat islam tidak pernah terjadi kekosongan imam yang dibaiat (khalifah)

sampai runtuhnya khalifah ustman,
3. Nabi mewajibkan umat islam terikat dalam satu wadah Al Jamaah (yang berbaiat)…..
4. Pertanyaannya: apabila tidak terjadi kesepakatan dari seluruh orang Islam dalam hal “siapa”

yang harus dibaiat, maka perintahnya kita harus menyendiri walaupun harus makan akar: apakah

para ulama sudah melakukan ini: “makan akar”…..
5. Nabi sudah menyebutkan bahwa ada jaman dimana banyak khalifah/ imam/ amir yang dibaiat: nabi sudah katakan : ” tetapilah baiatmu yang pertama, dan pukullah baiat imam yang lainnya”…..

Apakah Islam bisa ga pake Pemimpin: (JIDAT MU BENJOL)
“Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Menetapilah kamu (Hudaifah bin Yaman) pada jamaah muslimin dan imam mereka (artinya: carilah Islam yang berbentuk jama’ah dan yang mempunyai imam sebagai pemimpinya), aku (Hudaifah bin Yaman), berkata: “(Bagaimana) jika tidak ada jama’ah dan imam mereka? Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Uzlah-lah (Pisahilah) segala bentuk firqoh-firqoh (ada 72 firqoh Islam), sekalipun kamu hanya makan akar / umbi pohon sehingga maut menjemput kamu sementara kamu atas keadaan demikian”. (HR. Bukhori, Kitabul Fitan).

Anonim mengatakan...

Apa pemimpin ga pake BAEAT: (MATAMU MATA DAJJAL)
“Barangsiapa melepas tangan dari taat akan bertemu dengan Allah pada hari kiyamat dengan tidak punya alasan. Dan barangsiapa mati sedang tidak ada ikatan bai’at pada lehernya maka ia mati seperti matinya orang jahiliyah.” (HR. Muslim dari Abdullah bin Umar, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh : II/136)

Dari Ibnu abbas ia berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barang siapa yang melihat sesuatu yang dibencinya dari pemimpinnya, maka hendaklah ia bersabar, sesungguhnya siapa yang meninggalkan jamaah barang satu jengkal saja lalu ia mati maka kematiannya berada dalam kejahiliyaan”.(HR.Muslim 3/1477 No.1849)

Apa MATI JAHILIYAH BERARTI MASUK SURGA: (KULIT MU BUDUG)
Yang dimaksud “seperti mati Jahiliyah” adalah kematian dalam kesesatan, perpecahan dan tidak mempunyai imam yang dibaiat dan ditaati. (Hamisy Shahih Muslim II/136)

Apa MATI "DALAM KESESATAN" itu BERARTI MASUK SURGA: (SYETAN TERKUTUK)

Apakah Presiden di Negara Sekuler yang terpilih melalui PEMILU yang jelas jelas mencalonkan diri itu bisa di BAEAT: (KEPALA MU MELETUS)
“Sekalipun kamu dipimpin oleh seorang budak Habsyi yang rumpung hidungnya, wajib kamu mendengar dan mentaatinya selama ia memimpin kamu dengan Kitabullah.” (HR.Ibnu Majah dari Ummul Hushain dalam bab Tha’atul Imam: II/201, Muslim, Shahih Muslim: II/130, At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi:

IV/181 No.1706. Lafadz Ibnu Majah)

“Saya dan dua orang dari kaumku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka salah seorang dari keduanya berkata: “Ya Rasulullah, jadikanlah kami sebagai amir.” Dan yang lainnya pun berkata demikian. Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya kami tidak memberikan keamiran ini kepada seseorang yang memintanya dan yang menginginkannya (ambisi).” (HR.Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari dalam Kitabul Ahkam: IX/80)

Siapakah yang dapat diangkat menjadi PEMIMPIN dalam ISLAM:
“Sekalipun kamu dipimpin oleh seorang budak Habsyi yang rumpung hidungnya, wajib kamu mendengar dan mentaatinya selama ia memimpin kamu dengan Kitabullah.” (HR.Ibnu Majah dari Ummul Hushain dalam bab Tha’atul Imam: II/201, Muslim, Shahih Muslim: II/130, At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi:

IV/181 No.1706. Lafadz Ibnu Majah)

ORANG yang mengajukan DIRI menjadi PEMIMPIN,... Dilarang jadi PEMIMPIN di ISLAM: (Wahai Para Salafi, berpikirlah dengan otak yang dikepala jangan yang di dengkul--- TRUS ente semua pikir PEMILU itu bagaimana?.... lalu ente pikir bisa membaeat orang yang ikut PEMILU?....jelas jelas mereka mengajukan diri untuk jadi PEMIMPIN,....trus ente semua ngerasa "membaeat" presiden

ga?... tau baeat seperti apa ga?)

“Saya dan dua orang dari kaumku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka salah seorang dari keduanya berkata: “Ya Rasulullah, jadikanlah kami sebagai amir.” Dan yang lainnya pun berkata demikian. Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya kami tidak memberikan keamiran ini kepada seseorang yang memintanya dan yang menginginkannya (ambisi).” (HR.Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari dalam Kitabul Ahkam: IX/80)

Anonim mengatakan...

3. Nabi mewajibkan umat islam terikat dalam satu wadah Al Jamaah (yang berbaiat)…..
---------------------------------------------------------------
Tolong disebutkan barangkali kami belum tahu apa nama wadah al jamaah dari imam Bukhori, Muslim, Nasa'i, Abu Dawud, Ibnu majah, dll dan juga siapa amirnya yang di bae'at tolong di jelaskan

"4. Pertanyaannya: apabila tidak terjadi kesepakatan dari seluruh orang Islam dalam hal “siapa”
yang harus dibaiat, maka perintahnya kita harus menyendiri walaupun harus makan akar: apakah
para ulama sudah melakukan ini: “makan akar”….
-------------------------------------------------------
perintahnya kita harus menyendiri tapi kenapa anda malah membuat jamaah/firqoh sendiri, berarti siapa yang menentang perintah Rosululloh. Kenapa anda malah menanyakan ulama sudah makan akar apa belum?, Kita pernah meminta fatwa pada ulama haromain tentang pemimpin di indonesia, Mereka berfatwa selama pemimpin itu masih muslim dan sholat, rukun Islam masih tegak di indonesia, maka pemimpin itu sah dan kita wajib toat selama perintahnya tidak maksiat. Yang menganggap pemimpin indonesia bukan amirul mukminin kan anda bahkan anda menganggap thogut, ya seharusnya anda yang harus menyendiri meskipun makan akar hinggga mati, kenapa anda malah menentang perintah rosululloh dengan membuat jamaah sendiri? inilah salah satu pemahaman ldii yang katanya mankul smapai Nabi Muhammad tapi pemahamannya kacau.


Anonim mengatakan...

“Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Menetapilah kamu (Hudaifah bin Yaman) pada jamaah muslimin dan imam mereka, aku (Hudaifah bin Yaman), berkata: “(Bagaimana) jika tidak ada jama’ah dan imam mereka? Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Uzlah-lah(Pisahilah) segala bentuk firqoh-firqoh (ada 72 firqoh Islam), sekalipun kamu hanya makan akar / umbi pohon sehingga maut menjemput kamu sementara kamu atas keadaan demikian”. (HR. Bukhori, Kitabul Fitan).
--------------------------------------------------------------
ISLAM HARUS PUNYA PEMIMPIN itu betul, PEMIMPIN HARUS MENGATUR BERDASAR KITABULLOH DAN SUNNAH ROSULULLOH itu betul, PEMIMPIN HARUS BERBAI'AT itu betul, BAI'AT HARUS IKRAR DAN JABAT TANGAN itu betul, PEMIMPIN YANG BENAR HARUS ADA KETHOATAN dan itu juga betul...karena semua itu ada sunnah/perintahnya dan semua itu WAJIB KITA LAKSANAKAN ketika kita menjumpai/berada di dalam jamaah muslimin dengan imam mereka(negara islam dengan imam/amirul mukminin/kholifah yang syar'i/sah) untuk saat ini minimal seperti Arab Saudi (jika disana ada yang mendirikan keamiran yang baru/belakang sudah pasti akan dihukum pancung "menetapi dalil bunuhlah imam yang belakang").
Pertanyaanya: Bagaimana dengan INDONESIA? Negara/daulah Indonesia kokoh berdiri, Mayoritas penduduknya muslim, rukun islam tegak di Indonesia, pemimpinnya muslim dan menjalankan sholat, tapi belum menjalankan hukum islam. Menurut Fatwa para ulama haromain yang tentu berdasarkan Sunatulloh dan sunnah Rosululloh serta demi kemaslahatan umat muslim maka pemimpin di Indonesia adalam sebagai Amirul mukminin dan kita wajib thoat selama tidak perintah maksiat dan kita harus bersabar.
Bagaimana kalau kita merasa lebih pandai/lebih alim/lebih kaffah dari para ulama haromain(seperti LDII) yang menganggap keamiran di Indonesia tidak sah/thogut? Maka jawabannya ke hadist hudaifah di atas UZLAHLAH(ini perintahnya Rosululloh) jangan malah mendirikan jamaah/firqoh sendiri.
Bagaimana jika keadaannya seperti Indonesia tapi pemimpinya wanita atau laki laki tapi tidak muslim? Maka jawabannya sama kembali ke hadist hudaifah di atas UZLAHLAH dan sabarlah.
Bagaimana jika mayoritas penduduk non muslim pemimpin non muslim tentu hukumnya pasti gak hukum islam? Maka jawabannya sama ke hadist hudaifah di atas UZLAHLAH dengan kesabaran, walaupun makan akar tanaman( mungkin pemimpinnya dzolim melarang penduduknya memeluk agama Islam) maka harus menyendiri/bersembunyi-sembunyi walau harus makan akar2an hinggga maut menjemput.
Jadi kesimpulan jamaah/bai’at/Thoat dalam Islam itu wajib selama kita menjumpai/berada dalam aljamaah muslimin dengan amirul mukminin yang sah. Dan tidak ada 1 pun dalil yang memerintahkan untuk membuat wadah jamaah sendiri/firqoh2. Mmudahan kita diberi kepahaman

Anonim mengatakan...

Yang mau pemilu ya ikut pemilu
yang mau uzlah ya uzlah..
gitu aja kok dibikin repot

Anonim mengatakan...

Alhamdulillah perbanyaklah menuntut ilmu dan berdoa semoga Alloh memberikan hidayah dan dan jalan kebenaran pada kita amin..

Anonim mengatakan...

Yang mau pemilu ya ikut pemilu
yang mau uzlah ya uzlah..
gitu aja kok dibikin repot
--------------------------------------------------
Ngak repot kok mas Islam itu mudah dan memudahkan pada pemeluknya, ada perintah ada larangan kita tinggal istiqomah untuk melaksanakannya terasa ringan dan meringankan, semoga Alloh selalu memberikan hidayah pada kita semua amiin..

Anonim mengatakan...

BEGITULAH PARA PENYERU JAHANNAM..

ALHAMDULLILAH NABI SUDAH PERINGAT KAN TENTANG MANUSIA MACAM ENTE WAHAI PENYERU JAHANNAM


Wahai Rasullulloh, dahulu kami berada pada masa jahiliyyah dan keburukan lalu Alloh mendatangkan kebaikan ini kepada kami, apakah setelah kebaikan ini akan datang keburukan?'. Beliau menjawab:'Ya". Aku bertanya lagi:"Apakah setelah keburukan itu akan datang lagi kebaikan?". Beliau menjawab"Ya, akan tetapi didalamnya ada "dukhn" (kotorannya". Aku bertanya lagi:"Apa kotorannya itu?". Beliau menjawab:Yaitu suatu kaum yang memimpin tanpa mengikuti petunjukku, kamu mengenalnya tapi sekaligus kamu ingkari". Aku kembali bertanya:"Apakah setelah kebaikan (yang ada kotorannya itu) akan timbul lagi keburukan?". Beliau menjawab:"Ya, yaitu para penyeru yang mengajak ke pintu JAHANNAM.SIapa yang memenuhi seruan mereka maka akan dilemparkan kedalamnya". Aku kembali bertanya:"Wahai Rasululloh, berikan sifat-sifat (ciri-ciri) mereka kepada kami". Beliau menjelaskan:"Mereka itu berasal dari kulit-kulit kalian dan berbicara dengan bahasa kalian. Aku katakan:"Apa yang engkau perintahkan kepada kami bila kami menemui (zaman) keburukan itu?. Beliau menjawab:"Carilah jamaah muslimin dengan imam mereka (carilah jamaah islam yang memiliki imam yang berbaiat)". Aku kembali bertanya:"Jika saat itu tidak ada Jamaah Islam dengan Imam mereka (saat itu tidak ada Jamaah Muslim yang memiliki Imam yang dibaiat)?". Beliau menjawab:"Kamu tinggalkan seluruh firqoh (kelompok Jamaah Islam yang tidak memiliki Imam yang dibaiat) sekalipun kamu harus memakan akar pohon hingga maut menjemputmu dan kamu tetap berada didalam keadaan yang demikian itu". (HR Bukhori 3338)

Anonim mengatakan...

Tolong dibaca pelan pelan mas dimana ada kata-kata yang menyeru pada jahanam tolong di tunjukan. Penjelasan diatas juga menjelaskan tentang hadist yang anda sampaikan bahwasanya Rosululloh tidak pernah memerintahkan untuk membuat jamaah/wadah jamaah sendiri tapi uzlahlah/pisahilah jika tidak menjumpai jamaah muslimin dengan imam mereka. Dan perlu anda ketahui Islam/hukum Islam insya Alloh tidak akan tegak tanpa pemimpin yang berdaulah mas! Coba anda berfikir mampu gak ldii menjalankan hukum islam?? Dan penyeru jahanam itu adalah orang yang mengaku muslim tapi mengingkari Sunnah Rosulullah maupun Sunatulloh.

Anonim mengatakan...

BEHUJJAHLAH DENGAN DALIL DARI NABI WAHAI PENYERU JAHANNAM
Rasululloh bersabda:" Barangsiapa berkata suatu perkataan yang tidak pernah aku katakan maka hendaklah ia persiapkan tempat duduknya di neraka" (HR Bukhori: 106)

MAU MATI JAHILIYAH KOK BANGGA.....SILAHKAN MATI DALAM KEADAAN JAHILIYAH WAHAI PENYERU JAHANNAM.....BUKAN URUSAN ANA
“Barangsiapa melepas tangan dari taat akan bertemu dengan Allah pada hari kiyamat dengan tidak punya alasan. Dan barangsiapa mati sedang tidak ada ikatan bai’at pada lehernya maka ia mati seperti matinya orang jahiliyah.” (HR. Muslim dari Abdullah bin Umar, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh : II/136)

Anonim mengatakan...

PEMIMPIN BERDAULAH?????

BAGAIMANA DENGAN HADIST INI, SEORANG BUDAK BISA DIBAIAT (APAKAH BUDAK PUNYA DAULAH KEKUASAAN?????????????????????????????????????????????.......... KECUALI ENTE PAKAI PENDAPAT/LOGIKA/ MENURUT/ AKAL/ DLL /DSB....

KETAHUILAH, PENGGUNAAN PENDAPAT/AKAL/LOGIKA TANPA MENGACU KE NABI, WAAAAAAAAAAAAAAAJIIIIIIIIIIIIIIIB MAAAAAAAAAAAAAAASUUUUUUUK NEEEEEEEEERAAAAAAAAAAAAAAAKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA (tapi percuma beri tau dalil ke PARA PENYERU JAHAAAANAAAAMM, karena dijidat nya sudah ada stempel, pasti ente pakai pendapat lagi,...begitulah kelakuan PARA PENYERU JAHANAM, PENDUSTA AGAMA, PENGAJAK KEJAHILIAHAN)

Rasululloh bersabda:" Barangsiapa berkata suatu perkataan yang tidak pernah aku katakan maka hendaklah ia persiapkan tempat duduknya di neraka" (HR Bukhori: 106)

BUDAK BISA DIBAIAT (PASTI DIBANTAH PAKAI LOGIKA LAGI, BEGITULAH KELAKUAN PARA PENYERU JAHANNAM)
“Barangsiapa melepas tangan dari taat akan bertemu dengan Allah pada hari kiyamat dengan tidak punya alasan. Dan barangsiapa mati sedang tidak ada ikatan bai’at pada lehernya maka ia mati seperti matinya orang jahiliyah.” (HR. Muslim dari Abdullah bin Umar, Shahih Muslim dalam Kitabul Imaroh : II/136)

Anonim mengatakan...

logikanya budak bisa jadi imam yang dibai'at kalau di bisa memberontak pada imam yang sah..
jadi logikanya hadist yg menyatakan 'taatlah walau pada hamba habsi' itu nabi mengisyaratkan bolehnya berontak pada imam yang sah..
padahal nabi melarang berontak pada imam yang sah selagi ia masih sholat..
jadi, 2 hadis itu bertolak belakang secara logika

Altair An-Nur mengatakan...

GOBLOK POOL....

BAIAT HANYA BOLEH DILAKUKAN HANYA APABILA BELUM ADA BAIAT PADA SEORANG IMAM....TOLOL.....Sekarang IMAM nya PARA SALAPRET WAHABRET INDONESIE MAU LENGSER TUH (PADAHAL GA PERNAH DIBAIAT DAN SANG PRESIDEN JUGA TAK MENGAKUI PERNAH BAIAT PARA SALAPRET)....

KOPLAK....LOGIKA DIPAKE = WAJIBBBB MASUUUKK NERAAAKAAA WAHAAAI PENYEERUUUU JAHAANAAAAM

Rasululloh bersabda:" Barangsiapa berkata suatu perkataan yang tidak pernah aku katakan maka hendaklah ia persiapkan tempat duduknya di neraka" (HR Bukhori: 106)

(al-Turmuzi berkata): Sufyan bin Waki’ menceritakan kepada kami, (Sufyan berkata): Suwaid bin `Amr al Kalbi menceritakan kepada kami, (Suwaid berkata): Abu `Awa>nah menceritakan kepada kami dari `Abd al A`la dari Sa`id bin Jubair dari Ibn `Abbas dari Nabi Saw, beliau bersabda; takutlah kalian (hati-hati dalam memegangi) hadis-hadis dariku kecuali yang benar-benar telah aku ajarkan kepada kalian, barangsiapa berbohong atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya dari api neraka, siapa yang mengatakan sesuatu tentang al-Qur’an dengan ra’yu nya (PENDAPATNYA) maka hendaklah ia menempati tempat duduknya dari api neraka

Anonim mengatakan...

"BEHUJJAHLAH DENGAN DALIL DARI NABI WAHAI PENYERU JAHANNAM
Rasululloh bersabda:" Barangsiapa berkata suatu perkataan yang tidak pernah aku katakan maka hendaklah ia persiapkan tempat duduknya di neraka" (HR Bukhori: 106)"
------------------------------------------
Apakah Hadist Hudaifah tsb diatas bukan dalil mas? apakah Hadist itu tidak shohih? coba dibuka lagi bukhorinya!

"MAU MATI JAHILIYAH KOK BANGGA.....SILAHKAN MATI DALAM KEADAAN JAHILIYAH WAHAI PENYERU JAHANNAM.....BUKAN URUSAN ANA"
------------------------------------------------
Itu perintah Rosululloh mas "UZLAHLAH" jika tidak kau JUMPAI jamaah muslimin dengan imam mereka. Apakah ini berarti Nabi memerintahkan umatnya mati dalam keadaan jahiliyah, atau kafir karena gak punya imam, atau ke neraka karena gak punya imam?
Dan yang menganggap pemimpin di indonesia saat ini bukan imam yang sah kan anda! Kalau anda thoat Alloh dan Rosululloh seharusnya anda yang harus UZLAH, bukan malah membuat jamaah sendiri(yang gak ada perintahnya)lalu siapa yang menentang rosululloh? siapa yang penyeru JAHANAM...

Anonim mengatakan...

"BAGAIMANA DENGAN HADIST INI, SEORANG BUDAK BISA DIBAIAT (APAKAH BUDAK PUNYA DAULAH KEKUASAAN?????????????????????????????????????????????.......... KECUALI ENTE PAKAI PENDAPAT/LOGIKA/ MENURUT/ AKAL/ DLL /DSB...."
-----------------------------------------------------
Dijelaskan pakai logika nggak paham, dijelaskan pakai dalil nggak nyabung, sekarang coba anda yang menjelaskan bagaimana seorang budak bisa dibaeat kalau perlu kasih contoh.

Anonim mengatakan...

"logikanya budak bisa jadi imam yang dibai'at kalau di bisa memberontak pada imam yang sah..
jadi logikanya hadist yg menyatakan 'taatlah walau pada hamba habsi' itu nabi mengisyaratkan bolehnya berontak pada imam yang sah..
padahal nabi melarang berontak pada imam yang sah selagi ia masih sholat..
jadi, 2 hadis itu bertolak belakang secara logika"
------------------------------------------------
Jangan dibalik balik mas, jangankan membrontak berdemo saja dilarang mas, tapi kalau kudeta/pembrontakan itu telah terjadi dan Atas Kehendak Allah dapat menggulingkan pemimpin yang sah kita bisa berbuat apa? apa harus ganti membrontak? nggak mas. Makanya dalam hadist itu ada kata2 "walaupun" artinya itu bukan pilihan yang terbaik mas tapi harus kita ambil demi kemaslahatan umat terutama kaum muslimin. Dan perkara pembrontakannya atau kepemimpinannya nanti dia yang mempertanggungjawabkan kepada Alloh. Mudah2an bisa dipahami!!

Anonim mengatakan...

GOBLOK POOL....
BAIAT HANYA BOLEH DILAKUKAN HANYA APABILA BELUM ADA BAIAT PADA SEORANG IMAM....TOLOL.....Sekarang IMAM nya PARA SALAPRET WAHABRET INDONESIE MAU LENGSER TUH (PADAHAL GA PERNAH DIBAIAT DAN SANG PRESIDEN JUGA TAK MENGAKUI PERNAH BAIAT PARA SALAPRET)....
KOPLAK....LOGIKA DIPAKE = WAJIBBBB MASUUUKK NERAAAKAAA WAHAAAI PENYEERUUUU JAHAANAAAAM
-----------------------------------------------------
Salah satu pengikut LDII, komentarnya gak jelas lesannya RUSAK

Altair An-Nur mengatakan...

SALAH SATU PENYERU JAHANNAM,.....MAU MATI JAHILIAH KOK BANGGA, MALAH MEMUSUHI AJARAN YANG BENAR...TAPEEE DEEHHH,....PERCUMA MAS SOK BAGUS BAHASANYA KALAU MAU MATI JAHILLIAH

(pasti mau bantah pakai pendapat lagi,.....memang cuma segitu ilmu dari PARA SALAPRET,....maksimum pakai pendapat MASAIKH)

Altair An-Nur mengatakan...

HADUUUHH...MAS PENGIKUT ALIRAN SALAPRET (WAHABIISME)....PEMIMPIN YANG MANA YANG ENTE MAKSUD?????????????????????????????????????????????????

(KETAUAN TOLOL NYA)

PERNAH BAIAT?????????????????????????????????????????

COBA TANYA KE PRESIDENNYA, DIA MENGAKUI BAIAT ENTE GA????????????????????????????????????

(TOLOL BENER NIH ORANG, PASTI KAGA MAKAN BANGKU SEKOLAH)

Anonim mengatakan...

Nggak perlu di bantah mas lha wong isinya cuma cacimaki doang.....

Anonim mengatakan...

HADUUUHH...MAS PENGIKUT ALIRAN SALAPRET (WAHABIISME)....PEMIMPIN YANG MANA YANG ENTE MAKSUD?????????????????????????????????????????????????
(KETAUAN TOLOL NYA)
PERNAH BAIAT?????????????????????????????????????????
COBA TANYA KE PRESIDENNYA, DIA MENGAKUI BAIAT ENTE GA????????????????????????????????????
(TOLOL BENER NIH ORANG, PASTI KAGA MAKAN BANGKU SEKOLAH)
------------------------------------------------------
Mas altair yang paling pinter.. coba dibaca lagi pelan2 komentar di atas...sudah berulang ulang dijelaskan BAIAT itu wajib jika kita menjumpai/berada di dalam aljamaah dengan imam mereka(imam yang sah dan syar'i) sesuai dengan hadist hudaifah maka harus UZLAH dan kalau UZLAH maka tidak ada BAIAT disitu. sedang di indonesia ini imamnya sah tapi belum sepenuhnya syar'i karena masih berhukum dengan selain hukum islam maka kewajiban kita hanya thoat selama tidak perintah maksiat dan kita harus bersabar.Kenapa kepemimpinannya dianggap sah karena kita masih bebas memeluk agama islam, rukun islam masih tegak di indonesia, azan masih berkumandang di mana-mana, sholat jum'at masih tegak, penetapan puasa romadhon masih diurusi, hari raya islam(idul adha dan idul fitri) masih diberikan, badan zakat juga sudah ada, bebas berjilbab bagi muslimah, ibadah haji masih diurusi dan difasilitasi dan pemimpinnya masih muslim dan sholat.

Anonim mengatakan...

Ralat/tambahan: "sesuai dengan hadist hudaifah maka harus UZLAH jika tidak menjumpai jamaah muslimin dengan imam mereka"