بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Meniti Jalan Salaf

product

dzulqarnain.net

Detail | Pencari Ilmu

Tegar Di Atas Sunnah

product

Assunnah

Detail | My Way

Airmatakumengalir Blog

product

Dakwatuna

Detail | ilallaah

Kajian Pembahasan Tentang Islam Jamaah

Kajian pembahasan tentang Islam Jamaah yang di adakan di Radio Assunnah Cirebon sungguh sangat menarik perhatian para pendengar radio.antusias masyarakat yang ingin tau sepak terjang islam jamaah pun sungguh sangat mencengangkan. karna banyak para pendengar ingin mencari tau sisi islam jamaah dari tokoh sentralnya yakni Ustadz Mauludin dan Ustadz Abu Hudzaifah. mereka di undang untuk mengisi kajian pagi di radio Assunnah Cirebon.

 Pada saat kajian interaktif  berlangsung selama hampir dua jam sangat di nanti2kan oleh para pendengar untuk bertanya langsung,telepon Studio pun berdering terus seolah mereka belum merasakan kepuasan maksimal untuk mendengarkan apa sebenarnya itu ISLAM JAMAAH....


Dan bagi anda yang ingin mendengarkan kajian tersebut,silahkan klik disini
atau dengarkan disini

Comments
14 Comments

14 Response to "Kajian Pembahasan Tentang Islam Jamaah"

Angger Shidqiy mengatakan...

perpecahan umat islam , seperti di timur tengah pada dasarnya bukan masalah agama tetapi masalah memperebutkan kekuasaan/politik. Hal ini sudah terjadi sejak jaman muawiyyah hingga sekarang. Agama kemudian menjadi faktor pendorong.

Anonim mengatakan...

Daripada terus menerus menyerang dan menjelek-jelekan LDII yang warganya selalu intensif mengaji dan mengajak mengaji Al Qur'an dan Al Hadits dan intensif beribadah menjauhkan diri dari maksiat, coba para mantan 354 yang menamakan diri sebagai kelompok FRIH itu membuat suatu jama’ah sendiri atau mendirikan pesantren, yang bisa mencerdaskan ummat Islam yang banyak masih jauh dari Al Qur’an & Hadits, banyak ummat Islam yang masih abangan. Mari buktikan niat baik untuk fastabiqul khoirot dengan LDII untuk sama-sama mencerdaskan ummat Islam atas agamanya…..

Anonim mengatakan...

Ustadz Mauludin dan Ustadz Hudzaifah itu ilmu Al Qur'an dan Al Haditsnya sudah banyak, apakah mau seterusnya menghabiskan energy untuk menjelek-jelekan golongan Islam lain ?

Anonim mengatakan...

http://www.jabar.ldii.or.id/orang-yang-berakal-adalah-orang-yang-beramal-untuk-akhirat/

Anonim mengatakan...

http://airmatakumengalir.blogspot.com/2011/08/surat-tobat-surat-pengakuan-dosa.html

Anonim mengatakan...

Sy bangga & brsyukur skli mnjdi org ldii smpai matii,walupun diluar sana bnyk yg mnjelek2 kan ldii,tp sy mlh tmbh yakin & mantap klo ldii satu2nya agama islam yg bnr & yg murni,sy doakan smg ldii aman,slmt,lncr,& brkh illa yaummill kiyammah,aamiiin,,,,,,,,,

Anonim mengatakan...

Sy sngt setuju skli pak,,,klo perlu org2 spt mauluddin cs yg notabene org2 yg mantan LDII itu kita laporkan kepolisi krn sudah menjelek2kan LDII dan memprovokasi ummat islam diindonesia agr ikut membenci LDII,sy ingin org2 spt itu dipenjara krn sudah memfItnah LDII tnp ada bukti,,,

Anonim mengatakan...

Sebenarnya mudah, kalo emang merasa LDII benar dan mantan LDII benar, buat acara debat terbuka dengan semua masyarakat dan kelompok islam lain datang sebagai peserta. Minta MUI menjadi fasilitator.. Ini akan menarik, siapa yang berbohong dan siapa yang tidak.

Anonim mengatakan...

http://kesesatan-frih.blogspot.com/2013/05/sesatnya-pemahaman-mauludin-akhyar.html

Anonim mengatakan...

LDII is THE TRUE ISLAM

Anonim mengatakan...

Baru ditunjukkan kejelekkannya saja sudah mau melapor polisi dengan tuduhan fitnah bagaimana dengan pemahaman ldii yang dengan membabibuta menganggap kafir umat islam diluar golongannya tanpa ilmu ini sebenarnya fitnah yang nyata!! tolong berfikir sedikit saja untuk menelaah nasehat-nasehat yang ada betul tidak apa yang dituduhkan itu, walaupun pada akhirnya tidak anda pakai nasehat tersebut minimal anda sudah bisa membedakan mana yang benar menurut Qur'an dan Hadist dan mana yang menyimpang. Tidak malah bilang semakin mantab seperti orang yang di butakan hatinya.

Anonim mengatakan...

LDII is THE TRUE ISLAM
------------------------------------------
Seko hongkong kuwi kan karepmu, Rosululloh tidak mengenal ldii...

ISLAM IS THE TRUE ISLAM

Anonim mengatakan...

uzlah kok malah podo ngajak debat terbuka,,,
iku jenenge lain uzlah,,,
tapi kampanye

Anonim mengatakan...

Berhujjah lah dengan dalil yang dari nabi....bukan dari OTAK MU YANG KERDIL...

Rasululloh bersabda:" Barangsiapa berkata suatu perkataan yang tidak pernah aku katakan maka hendaklah ia persiapkan tempat duduknya di neraka" (HR Bukhori: 106)

Wahai Rasullulloh, dahulu kami berada pada masa jahiliyyah dan keburukan lalu Alloh mendatangkan kebaikan ini kepada kami, apakah setelah kebaikan ini akan datang keburukan?'. Beliau menjawab:'Ya". Aku bertanya lagi:"Apakah setelah keburukan itu akan datang lagi kebaikan?". Beliau menjawab"Ya, akan tetapi didalamnya ada "dukhn" (kotorannya". Aku bertanya lagi:"Apa kotorannya itu?". Beliau menjawab:Yaitu suatu kaum yang memimpin tanpa mengikuti petunjukku, kamu mengenalnya tapi sekaligus kamu ingkari". Aku kembali bertanya:"Apakah setelah kebaikan (yang ada kotorannya itu) akan timbul lagi keburukan?". Beliau menjawab:"Ya, yaitu para penyeru yang mengajak ke pintu JAHANNAM.SIapa yang memenuhi seruan mereka maka akan dilemparkan kedalamnya". Aku kembali bertanya:"Wahai Rasululloh, berikan sifat-sifat (ciri-ciri) mereka kepada kami". Beliau menjelaskan:"Mereka itu berasal dari kulit-kulit kalian dan berbicara dengan bahasa kalian. Aku katakan:"Apa yang engkau perintahkan kepada kami bila kami menemui (zaman) keburukan itu?. Beliau menjawab:"Carilah jamaah muslimin dengan imam mereka (carilah jamaah islam yang memiliki imam yang berbaiat)". Aku kembali bertanya:"Jika saat itu tidak ada Jamaah Islam dengan Imam mereka (saat itu tidak ada Jamaah Muslim yang memiliki Imam yang dibaiat)?". Beliau menjawab:"Kamu tinggalkan seluruh firqoh (kelompok Jamaah Islam yang tidak memiliki Imam yang dibaiat) sekalipun kamu harus memakan akar pohon hingga maut menjemputmu dan kamu tetap berada didalam keadaan yang demikian itu". (HR Bukhori 3338)